FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Halaman 2 dari 12 Previous  1, 2, 3, ... 10, 11, 12  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by frontline defender on Thu Jun 12, 2014 7:59 pm

First topic message reminder :

Matius :
10:40. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
10:41. Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.


kok cuman mentok sampai Nabi? kenapa nggak sekalian saja diajarkan menyambut Tuhan sebagai Tuhan? mana
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down


Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by SEGOROWEDI on Sat Jul 05, 2014 2:48 pm

@frontline defender wrote:
@SEGOROWEDI wrote:ini pahami dulu om..
kamu, Aku, Dia, nabi, dan orang benar bukan sosok yang sama
maka judulmu itu salah
jadi jawabanmu terhadap pertanyaan post #13 adalah "ya"? ketiwi 

#16 dibaca!

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Sat Jul 05, 2014 8:27 pm

@frontline defender wrote:1. utusan/murid/pengikut Yesus disambut sebagai nabi?
2. kalau Yesus Tuhan berarti masih ada oknum pengutus Tuhan disitu, karena Yesus itu diutus!

 piss 

1. 10:41 Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.(maknanya baca di #16)

2. Sudah tahu TUHAN, mana bisa ada oknum diatas/lebih tinggi dari/yang mengutus TUHAN, makna kalimat "Dia yang mengutus Aku" disini (Matius 10 : 40) tidak dipahami secara harfiah

ALLAH mengutus ALLAH

Bapa mengutus Yesus Kristus sama halnya Allah mengutus Sang Firman, jadi bisa diartikan Allah mengutus Allah (baca selengkapnya Injil Yohanes pasal 1).

1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. ....dst

...1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran...dst

Bandingkan dengan :

Yesaya 55:11
LAI TB,
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Bukankah Allah dapat "mengutus" firman-Nya seperti Yesaya 55:11 di atas ?

Yesus Kristus "diutus" Bapa, datang ke dunia dalam daging (inkarnasi) untuk melakukan misi penyelamatan bagi umat manusia, sama sekali tidak mengecilkan Hakikat Yesus sebagai Allah.



Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Kedunghalang on Sun Jul 06, 2014 1:31 am

@Paradise OK wrote:
@frontline defender wrote:1. utusan/murid/pengikut Yesus disambut sebagai nabi?
2. kalau Yesus Tuhan berarti masih ada oknum pengutus Tuhan disitu, karena Yesus itu diutus!

 piss 

1. 10:41 Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.(maknanya baca di #16)

2. Sudah tahu TUHAN, mana bisa ada oknum diatas/lebih tinggi dari/yang mengutus TUHAN, makna kalimat "Dia yang mengutus Aku" disini (Matius 10 : 40) tidak dipahami secara harfiah

ALLAH mengutus ALLAH

Bapa mengutus Yesus Kristus sama halnya Allah mengutus Sang Firman, jadi bisa diartikan Allah mengutus Allah (baca selengkapnya Injil Yohanes pasal 1).

1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. ....dst

...1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran...dst

Bandingkan dengan :

Yesaya 55:11
LAI TB,
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Bukankah Allah dapat "mengutus" firman-Nya seperti Yesaya 55:11 di atas ?

Yesus Kristus "diutus" Bapa, datang ke dunia dalam daging (inkarnasi) untuk melakukan misi penyelamatan bagi umat manusia, sama sekali tidak mengecilkan Hakikat Yesus sebagai Allah.

Sungguh INTERPOLASI yang SANGAT PARAH. Dalam Injil Matius 15:24, jelas sekali Yesus berkata: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." dan perkataan Yesus itu dikonfirm di dalam Al Qur'an: "Dan ingatlah ketika Isa ibnu Maryam berkata, “Hai, Bani Israil, sesungguhnya aku Rasul Allah kepadamu membenarkan apa yang ada sebelumku yaitu Taurat, dan memberi khabar suka tentang seorang rasul yang datang sesudahku namanya Ahmad.” Maka tatkala ia datang kepada mereka dengan bukti-bukti jelas, mereka berkata, “Ini adalah sihir yang nyata.” (Ash-Shaf 61:6/7).

Untuk nubuatan Yesus/Isa Ibnu Maryam as mengenai kedatangan Paraklit (paraclete) atau Penolong atau Ruh Kebenaran, lihat Injil Yohanes 14:16-17 ; 15:26; yang dari situ kesimpulan berikut dengan jelas dapat diambil;
(a) Paraklit (Paraclete) atau Penolong atau Ruh Kebenaran tidak dapat datang sebelum Yesus/Isa Ibnu Maryam as meninggalkan dunia ini.
(b) Beliau akan tinggal di dunia untuk selama-lamanya, akan mengatakan banyak hal yang Yesus/Isa Ibnu Maryam as sendiri tidak dapat mengatakan karena dunia belum dapat menanggungnya pada waktu itu.
(c) Beliau akan memimpin umat manusia kepada segala kebenaran.
(d) Beliau tidak akan bicara atas kehendak sendiri, tetapi apa pun yang didengar beliau, itu pulalah yang akan diucapkan oleh beliau.
(e) Beliau akan memuliakan Yesus/Isa Ibnu Maryam as dan memberikan kesaksian atas kebenarannya.

Uraian mengenai Paraklit (Paraclete) atau Penolong atau Ruh Kebenaran itu serasi benar dengan kedudukan dan tugas Nabi Muhammad saw sebagaimana diterangkan dalam Al Qur'an. Nabi Muhammad saw datang sesudah Yesus/Isa Ibnu Maryam as meninggal dunia, beliau adalah nabi pembawa syariat terakhir, dan Al Qur'aan merupakan syariat suci terakhir, diwahyukan untuk seluruh umat manusia hingga Hari Kiamat (Al Maidah 5:3/4). Beliau tidak berkata atas kehendak sendiri, melainkan apa pun yang didengar beliau dari Tuhan, itu pulalah yang diucapkan beliau (An-Najm 53:4). Beliau memuliakan Nabi isa (Al Baqarah 2:254; Ali Imran 3:56). Nubuatan dalam Injil Yohanes di atas adalah sesuai dengan nubuatan yang disebut dalam ayat yang sedang dibahas kecuali bahwa bukan nama Ahmad yang tercantum di situ melainkan Paraklit (Paraclete). Para penulis Kristen menantang ketepatan versi Al Qur'an mengenai nubuatan itu, sambil mendasarkan pernyataan-pernyataan mereka pada perbedaan kedua nama itu, dengan tidak memperlihatkan kesamaan sifat-sifat yang dituturkan oleh Bible dan Al Qur'an. Pada hakikatnya, Yesus/Isa Ibnu Maryam as memakai bahasa Arami dan Ibrani. Bahasa Arami adalah bahasa ibu beliau dan bahasa Ibrani adalah bahasa agama beliau. Versi Bible sekarang adalah terjemahan dari bahasa Arami dan bahasa Ibrani ke dalam bahasa Yunani. Suatu penerjemahan dengan sendirinya tidak dapat membawakan sepenuh keindahan gubahan aslinya. Bahasa-bahasa mempunyai batas-batasnya masing-masing. Demikian pula mengenai kaum yang mempergunakan bahasa itu. Batas-batas mereka itu nampak pula dalam karya-karya mereka. Bahasa Yunani mempunyai penggunaan kata lain, ialah, Periklutos, yang mempunyai persamaan arti dengan Ahmad dalam bahasa Arab. Jack Finegan, seorang ahli ilmu agama Kristen kenamaan, mengatakan di dalam kitabnya bernama, “Archaeology of World Religions” berkata, “kalau dalam bahasa Yunani kata Paracletos (Penghibur) sangat cocok dengan kata Periclutos (termasyhur), maka kata itu berarti nama-nama Ahmad dan Muhammad”. Lebih-lebih, “The Damascus Document” (Dokumen atau Naskah asal Damaskus), suatu Naskah yang ditemukan menjelang akhir abad ke-19 dalam gereja Yahudi di Ezra, Mesir Kuno (halaman 2) melukiskan bahwa dengan Al Masih-Nya Dia memberitahukan kepada mereka Rohulkudus-Nya. Sebab dialah Emeth ialah, Al-Amin (si Jujur), dan sesuau dengan nama-Nya demikian pula nama mereka ….Emeth” dalam bahasa Ibrani berarti “Kebenaran” atau si Jujur (Al-Amin) dan orang yang kebaikannya dawam” (Strahan’s Fourth Gospel, 141). Kata ini ditafsirkan oleh orang-orang Yahudi, “Cap (Materai) Tuhan.” Dengan sendirinya, meskupun Yesus/Isa Ibnu Maryam as mungkin telah mempergunakan nama Ahmad, persamaan bunyi lafal antara kedua kata (Ahmad dan Emeth) itu telah membuat para penulis di kemudian hari menulis kata Emeth sebagai alih-alih kata “Ahmad” yang adalah persamaan kosa-kata dalam bahasa Ibrani. Jadi, nubuatan yang disebut dalam ayat ini ditujukan kepada Nabi Muhammad Rasulullah saw; tetapi sebagai kesimpulan dapat pula dikenakan kepada HMG Ahmad (Khalifah Allah, Imam Mahdi & The Promised Messiah), Pendiri Jemaat Muslimin Ahmadiyah, sebab beliau telah dipanggil dengan nama Ahmad di dalam wahyu (Barahin Ahmadiyah). Dalam diri beliau terwujud kedatangan kedua atau diutusnya yang kedua kali Rasul Allah sebagaimana diuraikan dalam Al Jumu'ah 62:3/4 dan telah pula dinyatakan dengan jelas dalam Injil Barnabas, yang dianggap oleh kaum gerejani tidak sah. Tetapi pada pihak lain mereka menganggapnya otentik (dapat dipercaya), seotentik setiap dari keempat Injil.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 06, 2014 7:36 am


interpolasi?
apa itu kata yang ditandai oleh ezra
jangan asal mangap

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by frontline defender on Sun Jul 06, 2014 10:42 am

@Paradise OK wrote:
1. 10:41 Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.(maknanya baca di #16)

2. Sudah tahu TUHAN, mana bisa ada oknum diatas/lebih tinggi dari/yang mengutus TUHAN, makna kalimat "Dia yang mengutus Aku" disini (Matius 10 : 40) tidak dipahami secara harfiah

ALLAH mengutus ALLAH

Bapa mengutus Yesus Kristus sama halnya Allah mengutus Sang Firman, jadi bisa diartikan Allah mengutus Allah (baca selengkapnya Injil Yohanes pasal 1).

1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. ....dst

...1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran...dst

Bandingkan dengan :

Yesaya 55:11
LAI TB,
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Bukankah Allah dapat "mengutus" firman-Nya seperti Yesaya 55:11 di atas ?

Yesus Kristus "diutus" Bapa, datang ke dunia dalam daging (inkarnasi) untuk melakukan misi penyelamatan bagi umat manusia, sama sekali tidak mengecilkan Hakikat Yesus sebagai Allah.
Yohanes :
1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:2. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
1:3. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Yesaya 55:11
LAI TB,
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.


sudah jelas disitu bahwa Firman/Kuasa Allah itu bukan Allah sendiri, tapi apa yang bersama dengan Allah, menunjukkan adanya eksistensi Allah, serta melaksanakan perintah Allah! lagipula di ayat lain juga dijelaskan bahwa Firman Allah tsb ternyata mempunyai kehendak sendiri yang berbeda dengan kehendak Allah :

Yohanes 5:30. Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

jadi mengutus disitu, mau tidak mau, memang harus dipahami secara harafiah!

 piss
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Kedunghalang on Sun Jul 06, 2014 10:49 am

@SEGOROWEDI wrote:
interpolasi?
apa itu kata yang ditandai oleh ezra
jangan asal mangap

INTERPOLASI itu sudah menjalar kepada para penulis Injil, sehingga seorang utusan Allah dijadikan Tuhan, disembah dan dijadikan Tiga Tuhan. SEGO harus menghilangkan sifat SETAN.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Sun Jul 06, 2014 7:22 pm

@frontline defender wrote:
@Paradise OK wrote:
1. 10:41 Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.(maknanya baca di #16)

2. Sudah tahu TUHAN, mana bisa ada oknum diatas/lebih tinggi dari/yang mengutus TUHAN, makna kalimat "Dia yang mengutus Aku" disini (Matius 10 : 40) tidak dipahami secara harfiah

ALLAH mengutus ALLAH

Bapa mengutus Yesus Kristus sama halnya Allah mengutus Sang Firman, jadi bisa diartikan Allah mengutus Allah (baca selengkapnya Injil Yohanes pasal 1).

1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. ....dst

...1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran...dst

Bandingkan dengan :

Yesaya 55:11
LAI TB,
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Bukankah Allah dapat "mengutus" firman-Nya seperti Yesaya 55:11 di atas ?

Yesus Kristus "diutus" Bapa, datang ke dunia dalam daging (inkarnasi) untuk melakukan misi penyelamatan bagi umat manusia, sama sekali tidak mengecilkan Hakikat Yesus sebagai Allah.
Yohanes :
1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:2. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
1:3. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Yesaya 55:11
LAI TB,
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.


sudah jelas disitu bahwa Firman/Kuasa Allah itu bukan Allah sendiri, tapi apa yang bersama dengan Allah, menunjukkan adanya eksistensi Allah, serta melaksanakan perintah Allah!

jika itu pemahaman anda, maka Allah seolah2 menjadi dua oknum, yi. oknum Allah dgn FirmanNya/Kuasa-Nya, mungkin pemahaman anda/islam tatkala allah swt-mu berfirman maka allah swt-mu menjadi dua oknum yg berbeda, yi oknum allah swt-mu dan firmannya/kuasanya. beda lagi dgn pemahaman kami bahwa Allah adalah Sang Firman/KuasaNya itu sendiri.

lagipula di ayat lain juga dijelaskan bahwa Firman Allah tsb ternyata mempunyai kehendak sendiri yang berbeda dengan kehendak Allah :

Yohanes 5:30. Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

jadi mengutus disitu, mau tidak mau, memang harus dipahami secara harafiah!

 piss

Memahami Yohanes 5:30

Yohanes 5:30
Aku tidak dapat berbuat apa- apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku


Pertama, mari kita memahami konteksnya..

Narasi yang ditulis dalam Yohanes 5:19-47 adalah merupakan kesaksian Yesus tentang diri-Nya terhadap orang-orang Yahudi didalam Bait Allah di Yerusalem..

Untuk mengetahui latar belakang yang menyebabkan Yesus memberikan kesaksian terhadap orang-orang Yahudi, mari kita lihat kisah sebelumnya dalam Yohanes 5:1-18.

Yohanes 5:1-18 menuliskan kisah ketika Yesus berada di Yerusalem pada hari Sabat..

Dalam kisah ini ada peristiwa penyembuhan ilahi yaitu dimana Yesus menyembuhkan seorang yang sudah lumpuh tak berdaya selama 38 tahun..

Setelah menyembuhkan orang tersebut Yesus menyuruh orang tersebut berjalan dan membawa tilamnya..

Hal ini di lihat orang Yahudi yang sangat menghormati hari Sabat dan untuk mengangkat tilam pun hal itu dilarang..(Yohanes 5:9-10).

Seorang yang disembuhkan Yesus tersebut kemudian menceritakan semuanya kepada orang Yahudi yang tentunya marah ketika ada seseorang yang melanggar hari Sabat yang sangat dihormati Yahudi.

Ketika mereka mengetahui bahwa Yesus telah melanggar hari Sabat, maka mereka pun berusaha menganiyaya Yesus.

Pada situasi inilah Yesus kemudian berkata kepada orang-orang Yahudi yang marah tersebut :

“Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.”

Orang-orang Yahudi yang mendengar perkataan Yesus tersebut makin marah dan bahkan berusaha untuk membunuh-Nya..

Ada dua pandangan orang Yahudi yang menyulut kemarahan mereka terhadap Yesus dalam peristiwa ini yang ditulis dalam Yohanes 5:18 yaitu:

- Karena Yesus melanggar dan meniadakan hari Sabat..
- Karena Yesus menyamakan diri-Nya dengan Allah.


Oleh karena ketidak percayaan mereka, Yesus pun mendeklarasikan diri-Nya kepada orang-orang Yahudi untuk mengerti bahwa Ia adalah Anak Allah yang tidak terpisahkan dari hakikat Bapa dalam hal pekerjaan/pelayanan, penghakiman-Nya maupun kehendak ilahi yang satu dengan Allah..

Yohanes 5:19-47 adalah sebuah narasi yang berisi deklarasi Yesus yang secara tegas untuk membuat orang Yahudi mengerti tentang hakikat-Nya yang tidak bisa terpisahkan dari Bapa..

Segala pekerjaan Yesus adalah pekerjaan ilahi yang sama seperti pekerjaan Allah.

Yohanes 5:19
“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.


Yohanes 5:21
Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.


Penghakiman Yesus adalah penghakiman ilahi.

Yohanes 5:22-23
Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa.Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.


Secara tegas Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai Anak Allah yang tidak terpisahkan dari Allah dan melakukan semuanya dengan kehendak Allah bukan kehendak siapa pun juga selain Allah..

Yohanes 5:30
“Aku tak dapat berbuat apa-apa atas kemauan-Ku sendiri. Aku hanya menghakimi sesuai dengan yang diperintahkan Allah. Dan keputusan-Ku adil, sebab Aku tidak mengikuti kemauan sendiri, melainkan kemauan Bapa yang mengutus Aku.


Tidak ada tindakan yang terpisah dan tidak ada keberadaan yang terpisah, tetapi sama dalam keberadaan dan dalam tindakan, kesatuan yang paling sempurna antara Yesus dan Bapa.

Yesus tidak melakukan yang seturut dengan kehendak siapa pun melainkan melakukan kehendak keberadaan-Nya sendiri sebagai Sang Khalik/Bapa



Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Sun Jul 06, 2014 7:47 pm

@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
interpolasi?
apa itu kata yang ditandai oleh ezra
jangan asal mangap

INTERPOLASI itu sudah menjalar kepada para penulis Injil, sehingga seorang utusan Allah dijadikan Tuhan, disembah dan dijadikan Tiga Tuhan. SEGO harus menghilangkan sifat SETAN.

terinterpolasi itu mana buktinya, tunjukkan isi kitab yang mana ?, anda salah mengartikan tulisan di Jewish Enciclopedia hubungannnya dgn kisah sejarah Ezra, jangan disamakan dgn acara bakar2 quran kafilah utsmani dan atau sejarah kelam lainnya ttg penulisan/pewarisan alquran

jangan suka ikut2an berburuk prasangka/nuduh kiri kanan kyk allah swt-mu plus muhammad saw-mu, yg notabenenya mereka sendiri tdk dpt membuktikan/menunjukkan injil/bible yg mana telah rusak, dikorupsi, terinterpolasi dll

kalau allah swt-mu plus muhammad saw-mu tdk mampu membuktikan/menunjukkannya, mungkin anda bisa bantu mereka2 tunjukkan ayat alkitab yg mana salah dan perlu dikoreksi dgn alquran ? (biar teori interpolasimu sejalan dgn ajaran/tuduhan tuhanmu dan nabimu)

dan atau misal. allah swtmu ngomong gini : yg tersirat dlm bible pasal/ayat sekian dan sekian adalah salah/telah dikorupsi dll, maka saya (tuhanmu) menggantinya dgn ayat ini dan itu ......(biar teori interpolasimu sejalan dgn ajaran/tuduhan dri tuhanmu dan nabimu)



Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by frontline defender on Sun Jul 06, 2014 8:50 pm

@Paradise OK wrote:jika itu pemahaman anda, maka Allah seolah2 menjadi dua oknum, yi. oknum Allah dgn FirmanNya/Kuasa-Nya, mungkin pemahaman anda/islam tatkala allah swt-mu berfirman maka allah swt-mu menjadi dua oknum yg berbeda, yi oknum allah swt-mu dan firmannya/kuasanya. beda lagi dgn pemahaman kami bahwa Allah adalah Sang Firman/KuasaNya itu sendiri.
allah swt saya mana yang anda maksud? Islam tidak mengajarkan istilah allah swt yang bukan Tuhan! lagipula ini bukan soal pemahamanmu atau pemahamanku, tapi soal pemahaman menurut Alkitab/Bible, kalau Bible memang bilang Allah itu sama dengan FirmanNya, ya sudah saya ndak ada masalah dengan itu, lakum dinukum wa liyadin!

@Paradise OK wrote:Memahami Yohanes 5:30

Yohanes 5:30
Aku tidak dapat berbuat apa- apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku


Pertama, mari kita memahami konteksnya..

Narasi yang ditulis dalam Yohanes 5:19-47 adalah merupakan kesaksian Yesus tentang diri-Nya terhadap orang-orang Yahudi didalam Bait Allah di Yerusalem..

Untuk mengetahui latar belakang yang menyebabkan Yesus memberikan kesaksian terhadap orang-orang Yahudi, mari kita lihat kisah sebelumnya dalam Yohanes 5:1-18.

Yohanes 5:1-18 menuliskan kisah ketika Yesus berada di Yerusalem pada hari Sabat..

Dalam kisah ini ada peristiwa penyembuhan ilahi yaitu dimana Yesus menyembuhkan seorang yang sudah lumpuh tak berdaya selama 38 tahun..

Setelah menyembuhkan orang tersebut Yesus menyuruh orang tersebut berjalan dan membawa tilamnya..

Hal ini di lihat orang Yahudi yang sangat menghormati hari Sabat dan untuk mengangkat tilam pun hal itu dilarang..(Yohanes 5:9-10).

Seorang yang disembuhkan Yesus tersebut kemudian menceritakan semuanya kepada orang Yahudi yang tentunya marah ketika ada seseorang yang melanggar hari Sabat yang sangat dihormati Yahudi.

Ketika mereka mengetahui bahwa Yesus telah melanggar hari Sabat, maka mereka pun berusaha menganiyaya Yesus.

Pada situasi inilah Yesus kemudian berkata kepada orang-orang Yahudi yang marah tersebut :

“Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.”

Orang-orang Yahudi yang mendengar perkataan Yesus tersebut makin marah dan bahkan berusaha untuk membunuh-Nya..

Ada dua pandangan orang Yahudi yang menyulut kemarahan mereka terhadap Yesus dalam peristiwa ini yang ditulis dalam Yohanes 5:18 yaitu:

- Karena Yesus melanggar dan meniadakan hari Sabat..
- Karena Yesus menyamakan diri-Nya dengan Allah.


Oleh karena ketidak percayaan mereka, Yesus pun mendeklarasikan diri-Nya kepada orang-orang Yahudi untuk mengerti bahwa Ia adalah Anak Allah yang tidak terpisahkan dari hakikat Bapa dalam hal pekerjaan/pelayanan, penghakiman-Nya maupun kehendak ilahi yang satu dengan Allah..

Yohanes 5:19-47 adalah sebuah narasi yang berisi deklarasi Yesus yang secara tegas untuk membuat orang Yahudi mengerti tentang hakikat-Nya yang tidak bisa terpisahkan dari Bapa..

Segala pekerjaan Yesus adalah pekerjaan ilahi yang sama seperti pekerjaan Allah.

Yohanes 5:19
“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.


Yohanes 5:21
Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.


Penghakiman Yesus adalah penghakiman ilahi.

Yohanes 5:22-23
Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa.Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.


Secara tegas Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai Anak Allah yang tidak terpisahkan dari Allah dan melakukan semuanya dengan kehendak Allah bukan kehendak siapa pun juga selain Allah..

Yohanes 5:30
“Aku tak dapat berbuat apa-apa atas kemauan-Ku sendiri. Aku hanya menghakimi sesuai dengan yang diperintahkan Allah. Dan keputusan-Ku adil, sebab Aku tidak mengikuti kemauan sendiri, melainkan kemauan Bapa yang mengutus Aku.


Tidak ada tindakan yang terpisah dan tidak ada keberadaan yang terpisah, tetapi sama dalam keberadaan dan dalam tindakan, kesatuan yang paling sempurna antara Yesus dan Bapa.

Yesus tidak melakukan yang seturut dengan kehendak siapa pun melainkan melakukan kehendak keberadaan-Nya sendiri sebagai Sang Khalik/Bapa
logika darimana itu satu visi misi pekerjaan sama dengan satu oknum? mari kita lihat lagi :

Yohanes 5:19. Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak

ada diri Yesus di satu sisi, & ada Bapa di lain sisi! lagipula bagaimana anda dapat menjelaskan Tuhan yang tidak dapat mengerjakan sesuatu dari DiriNya sendiri? jadi ayat itu merupakan bantahan Yesus terhadap pernyataan Farisi yang menyamakan dirinya dengan Allah!

 piss
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Kedunghalang on Sun Jul 06, 2014 9:59 pm

@Paradise OK wrote:
@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
interpolasi?
apa itu kata yang ditandai oleh ezra
jangan asal mangap

INTERPOLASI itu sudah menjalar kepada para penulis Injil, sehingga seorang utusan Allah dijadikan Tuhan, disembah dan dijadikan Tiga Tuhan. SEGO harus menghilangkan sifat SETAN.

terinterpolasi itu mana buktinya, tunjukkan isi kitab yang mana ?, anda salah mengartikan tulisan di Jewish Enciclopedia hubungannnya dgn kisah sejarah Ezra, jangan disamakan dgn acara bakar2 quran kafilah utsmani dan atau sejarah kelam lainnya ttg penulisan/pewarisan alquran

jangan suka ikut2an berburuk prasangka/nuduh kiri kanan kyk allah swt-mu plus muhammad saw-mu, yg notabenenya mereka sendiri tdk dpt membuktikan/menunjukkan injil/bible yg mana telah rusak, dikorupsi, terinterpolasi dll

kalau allah swt-mu plus muhammad saw-mu tdk mampu membuktikan/menunjukkannya, mungkin anda bisa bantu mereka2 tunjukkan ayat alkitab yg mana salah dan perlu dikoreksi dgn alquran ? (biar teori interpolasimu sejalan dgn ajaran/tuduhan tuhanmu dan nabimu)

dan atau misal. allah swtmu ngomong gini : yg tersirat dlm bible pasal/ayat sekian dan sekian adalah salah/telah dikorupsi dll, maka saya (tuhanmu) menggantinya dgn ayat ini dan itu ......(biar teori interpolasimu sejalan dgn ajaran/tuduhan dri tuhanmu dan nabimu)

Karena INTERPOLASI itu sudah terlalu banyak di dalam Bible (PL&PB), tetapi yang sangat prinsip adalah tentang status Yesus/Isa Ibnu Maryam as. Menurut Al Qur'an Yesus atau Isa Ibnu Maryam as adalah seorang utusan Allah kepada Bani Israil, sebagaimana firman-Nya:
Dan ingatlah  ketika Isa ibnu Maryam berkata, “Hai, Bani Israil, sesungguhnya aku Rasul Allah kepadamu membenarkan apa yang ada sebelumku yaitu Taurat, dan memberi khabar suka tentang seorang rasul yang datang sesudahku namanya Ahmad.” Maka tatkala ia datang kepada mereka dengan bukti-bukti jelas, mereka berkata, “Ini adalah sihir yang nyata.” (Ash-Shaf 61:6/7). Ayat suci Al Qur'an tersebut sesuai dengan perkataan Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." (Matius 15:24).  Jadi, Al Qur'an dan Injil Matius sepakat bahwa Yesus atau Isa Ibnu Maryam as itu hanyalah seorang Utusan Allah kepada Bani Israil.

Dengan demikian, maka Yesus atau Isa ibnu Maryam as bukan Tuhan, sebagaimana tertulis di dalam Al Qur'an: "Dan, ketika Allah berfirman, "Hai Isa ibnu Maryam, adakah engkau berkata kepada manusia, "Jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah?" Ia menjawab, "Maha Suci Engkau. Tidak layak bagiku mengatakan apa yang bukan hakku; sekiranya aku telah mengatakannya tentu Engkau mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada dalam diriku, dan aku tidak mengetahui apa yang ada dalam diri Engkau. Sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib. (Al Maidah 5:116/117).

Ayat ini menunjuk kepada kebiasaan Gereja Kristen yang menisbahkan kekuatan-kekuatan Uluhiyyah (ketuhanan) kepada Maryam. Pertolongan Maryam dimohon dalam Litania (suatu bentuk sembahyang), sedangkan dalam Katakisma (Cathechism, yakni, dasar-dasar ajaran agama berupa tanya-jawab) Gereja Romawi ditanamkan I’tikad bahwa beliau itu bunda Tuhan. Gerejawan-gerejawan di zaman lampau menganggap beliau mempunyai sifat-sifat Tuhan dan hanya beberapa tahun yang silam, Paus Pius XII telah memasukkan paham kenaikan Maryam ke langit dalam ajaran Gereja. Semua ini sama halnya dengan menaikkan beliau ke jenjang Ketuhanan dan inilah apa yang dicela oleh umat Protestan dan disebut sebagai Mariolatry (pemujaan Dara Maria). Ungkapan bahasa Arab dalam teks yang diterjemahkan sebagai “tidak layak bagiku “ dapat ditafsirkan sebagai : Tidak patut bagiku atau tidak mungkin bagiku atau aku tidak berhak berbuat demikian, dan sebagainya.

Kemudian Al Qur'an menjelaskan bagaimana Yesus atau Isa Ibnu Maryam as berkata: "Tidak pernah aku mengatakan kepada mereka selain apa yang telah Engkau perintahkan kepadaku, yaitu, "Beribadahlah kepada Allah, Tuhan-ku dan Tuhan-mu." Dan aku menjadi saksi atas mereka selama aku berada di antara mereka, akan tetapi, setelah Engkau mewafatkan aku maka Engkau-lah Yang menjadi Pengawas atas mereka dan Engkau adalah Saksi atas segala sesuatu; (Al Maidah 5:117/118).

Sesungguhnya, Yesus atau Isa Ibnu Maryam as itu mengajarkan kepada umatnya untuk menyembah hanya satu Tuhan, dan ajaran Yesus ini terdapat dalam Injil: "Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti." (Matius 4:10 & Lukas 4:8) Dengan demikian, maka Al Qur'an dan Injil sepakat bahwa Yesus atau Isa Ibnu Maryam bukan Tuhan, melainkan hanya Utusan Tuhan kepada Bani Israil (Ash-Shaf 61:6/7 & Matius 15:24). Bahkan Yesus atau Isa Ibnu maryam as memerintahkan kepada umatnya untuk menyembah hanya satu Tuhan (Matius 4:10 & Lukas 4:8), yakni yang disempurnakan Tuhan dalam Al Qur'an, yakni Allah Ar-Rabbul 'Aalamin, Tuhan Yang Menciptakan dan Memelihara sekalian alam dengan segala isinya, yang memiliki 99 Asmaa-ul-Husnaa (Nama-Nama Tuhan Yang Terindah).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Mon Jul 07, 2014 1:34 pm

@Paradise OK wrote:jika itu pemahaman anda, maka Allah seolah2 menjadi dua oknum, yi. oknum Allah dgn FirmanNya/Kuasa-Nya, mungkin pemahaman anda/islam tatkala allah swt-mu berfirman maka allah swt-mu menjadi dua oknum yg berbeda, yi oknum allah swt-mu dan firmannya/kuasanya. beda lagi dgn pemahaman kami bahwa Allah adalah Sang Firman/KuasaNya itu sendiri.

@frontline defender wrote: allah swt saya mana yang anda maksud? Islam tidak mengajarkan istilah allah swt yang bukan Tuhan! lagipula ini bukan soal pemahamanmu atau pemahamanku, tapi soal pemahaman menurut Alkitab/Bible, kalau Bible memang bilang Allah itu sama dengan FirmanNya, ya sudah saya ndak ada masalah dengan itu, lakum dinukum wa liyadin!

tanggapan saya di atas menjawab  pernyataan anda berikut di bawah ini (tanda merah) bahwa Allah dan Firman Allah adalah dua sosok yang berbeda, padahal dalam pemahamannya adalah Allah yang esa. Sebab Allah dan Firman Allah adalah Ousia yg Ekad/Esa

@frontline defender wrote:
sudah jelas disitu bahwa Firman/Kuasa Allah itu bukan Allah sendiri, tapi apa yang bersama dengan Allah, menunjukkan adanya eksistensi Allah, serta melaksanakan perintah Allah!

@Paradise OK wrote:Memahami Yohanes 5:30

Yohanes 5:30
Aku tidak dapat berbuat apa- apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku


Pertama, mari kita memahami konteksnya..

Narasi yang ditulis dalam Yohanes 5:19-47 adalah merupakan kesaksian Yesus tentang diri-Nya terhadap orang-orang Yahudi didalam Bait Allah di Yerusalem..

Untuk mengetahui latar belakang yang menyebabkan Yesus memberikan kesaksian terhadap orang-orang Yahudi, mari kita lihat kisah sebelumnya dalam Yohanes 5:1-18.

Yohanes 5:1-18 menuliskan kisah ketika Yesus berada di Yerusalem pada hari Sabat..

Dalam kisah ini ada peristiwa penyembuhan ilahi yaitu dimana Yesus menyembuhkan seorang yang sudah lumpuh tak berdaya selama 38 tahun..

Setelah menyembuhkan orang tersebut Yesus menyuruh orang tersebut berjalan dan membawa tilamnya..

Hal ini di lihat orang Yahudi yang sangat menghormati hari Sabat dan untuk mengangkat tilam pun hal itu dilarang..(Yohanes 5:9-10).

Seorang yang disembuhkan Yesus tersebut kemudian menceritakan semuanya kepada orang Yahudi yang tentunya marah ketika ada seseorang yang melanggar hari Sabat yang sangat dihormati Yahudi.

Ketika mereka mengetahui bahwa Yesus telah melanggar hari Sabat, maka mereka pun berusaha menganiyaya Yesus.

Pada situasi inilah Yesus kemudian berkata kepada orang-orang Yahudi yang marah tersebut :

“Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.”

Orang-orang Yahudi yang mendengar perkataan Yesus tersebut makin marah dan bahkan berusaha untuk membunuh-Nya..

Ada dua pandangan orang Yahudi yang menyulut kemarahan mereka terhadap Yesus dalam peristiwa ini yang ditulis dalam Yohanes 5:18 yaitu:

- Karena Yesus melanggar dan meniadakan hari Sabat..
- Karena Yesus menyamakan diri-Nya dengan Allah.


Oleh karena ketidak percayaan mereka, Yesus pun mendeklarasikan diri-Nya kepada orang-orang Yahudi untuk mengerti bahwa Ia adalah Anak Allah yang tidak terpisahkan dari hakikat Bapa dalam hal pekerjaan/pelayanan, penghakiman-Nya maupun kehendak ilahi yang satu dengan Allah..

Yohanes 5:19-47 adalah sebuah narasi yang berisi deklarasi Yesus yang secara tegas untuk membuat orang Yahudi mengerti tentang hakikat-Nya yang tidak bisa terpisahkan dari Bapa..

Segala pekerjaan Yesus adalah pekerjaan ilahi yang sama seperti pekerjaan Allah.

Yohanes 5:19
“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.


Yohanes 5:21
Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.


Penghakiman Yesus adalah penghakiman ilahi.

Yohanes 5:22-23
Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa.Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.


Secara tegas Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai Anak Allah yang tidak terpisahkan dari Allah dan melakukan semuanya dengan kehendak Allah bukan kehendak siapa pun juga selain Allah..

Yohanes 5:30
“Aku tak dapat berbuat apa-apa atas kemauan-Ku sendiri. Aku hanya menghakimi sesuai dengan yang diperintahkan Allah. Dan keputusan-Ku adil, sebab Aku tidak mengikuti kemauan sendiri, melainkan kemauan Bapa yang mengutus Aku.


Tidak ada tindakan yang terpisah dan tidak ada keberadaan yang terpisah, tetapi sama dalam keberadaan dan dalam tindakan, kesatuan yang paling sempurna antara Yesus dan Bapa.

Yesus tidak melakukan yang seturut dengan kehendak siapa pun melainkan melakukan kehendak keberadaan-Nya sendiri sebagai Sang Khalik/Bapa

logika darimana itu satu visi misi pekerjaan sama dengan satu oknum? mari kita lihat lagi :

Yohanes 5:19. Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak

ada diri Yesus di satu sisi, & ada Bapa di lain sisi! lagipula bagaimana anda dapat menjelaskan Tuhan yang tidak dapat mengerjakan sesuatu dari DiriNya sendiri? jadi ayat itu merupakan bantahan Yesus terhadap pernyataan Farisi yang menyamakan dirinya dengan Allah!

 piss

Bapa adalah Emosi/Hati Allah dan Pusat/Otak Allah, maka Bapa tidak bisa dilihat. Bapa dikenal sebagai Hati Allah atau Suara Allah.

Seperti Yesus katakan:
Yohanes 1:18
Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.


Tapi Bapa tidak sendiri, Bapa mempunyai pribadi yang lahir/timbul dari diriNya sendiri.Tanpa sebuah pribadi, Allah tidak bisa berbuat apa2. Seperti hukum tanpa penegak hukum, adalah mati. seperti anda tanpa Roh/Jiwa/Otak anda ibarat mayat berjalan, Apalagi Allah jauh lebih sempurnah dari anda dan saya

Bapa ada di dalam sebuah Pribadi yang terlahir/keluar dari padaNya, sehingga disebutNya AnakKu, atau Anak Allah. Anak Allah menurunkan/mewarisi kuasa, hikmat, martabat, apapun yang dimilki Bapa.

Apapun yang ada pada Bapa, maka ada pada Anak. Tapi kelahiran Anak tidak bisa ditentukan waktunya, karena Anak ada semenjak Bapa ada.

Pada saat Bapa ada, maka Anak ada. Bapa ada pada saat kekal, maka Anak pun sudah ada dalam kekal

Bahkan, tidak ada Bapa, jika tidak ada Anak, karena Bapa dan Anak adalah Satu sejak mula. Oleh karena Anak, maka Bapa menjadi nyata, dan bisa dilihat.

YOHANES
1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.


Tanpa Bapa, Anak tidak akan lahir, namun tanpa Anak, Bapa tidak akan nyata. Anak hidup oleh Bapa, dan Bapa hidup oleh Anak.




Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Mon Jul 07, 2014 2:42 pm

[quote="Kedunghalang"]
@Paradise OK wrote:
@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
interpolasi?
apa itu kata yang ditandai oleh ezra
jangan asal mangap

INTERPOLASI itu sudah menjalar kepada para penulis Injil, sehingga seorang utusan Allah dijadikan Tuhan, disembah dan dijadikan Tiga Tuhan. SEGO harus menghilangkan sifat SETAN.

terinterpolasi itu mana buktinya, tunjukkan isi kitab yang mana ?, anda salah mengartikan tulisan di Jewish Enciclopedia hubungannnya dgn kisah sejarah Ezra, jangan disamakan dgn acara bakar2 quran kafilah utsmani dan atau sejarah kelam lainnya ttg penulisan/pewarisan alquran

jangan suka ikut2an berburuk prasangka/nuduh kiri kanan kyk allah swt-mu plus muhammad saw-mu, yg notabenenya mereka sendiri tdk dpt membuktikan/menunjukkan injil/bible yg mana telah rusak, dikorupsi, terinterpolasi dll

kalau allah swt-mu plus muhammad saw-mu tdk mampu membuktikan/menunjukkannya, mungkin anda bisa bantu mereka2 tunjukkan ayat alkitab yg mana salah dan perlu dikoreksi dgn alquran ? (biar teori interpolasimu sejalan dgn ajaran/tuduhan tuhanmu dan nabimu)

dan atau misal. allah swtmu ngomong gini : yg tersirat dlm bible pasal/ayat sekian dan sekian adalah salah/telah dikorupsi dll, maka saya (tuhanmu) menggantinya dgn ayat ini dan itu ......(biar teori interpolasimu sejalan dgn ajaran/tuduhan dri tuhanmu dan nabimu)
@Kedunghalang wrote:
Karena INTERPOLASI itu sudah terlalu banyak di dalam Bible (PL&PB), tetapi yang sangat prinsip adalah tentang status Yesus/Isa Ibnu Maryam as.


buktinya mana yg SUDAH  ter ... INTERPOLASI dan yang mana belum ter ... INTERPOLASI ? (saking banyaknya wong tunjukkan buktinya)
oleh siapa ?
kapan peristiwanya ?
dimana kejadiannya ?
dengan fakta sejarah, misalnya acara bakar2 sate kafilah utsmani jelas disana ada peristiwa INTERPOLASI -nya

@Kedunghalang wrote:
Menurut Al Qur'an Yesus atau Isa Ibnu Maryam as adalah seorang utusan Allah kepada Bani Israil, sebagaimana firman-Nya:
Dan ingatlah  ketika Isa ibnu Maryam berkata, “Hai, Bani Israil, sesungguhnya aku Rasul Allah kepadamu membenarkan apa yang ada sebelumku yaitu Taurat, dan memberi khabar suka tentang seorang rasul yang datang sesudahku namanya Ahmad.” Maka tatkala ia datang kepada mereka dengan bukti-bukti jelas, mereka berkata, “Ini adalah sihir yang nyata.” (Ash-Shaf 61:6/7). Ayat suci Al Qur'an tersebut sesuai dengan perkataan Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." (Matius 15:24).  Jadi, Al Qur'an dan Injil Matius sepakat bahwa Yesus atau Isa Ibnu Maryam as itu hanyalah seorang Utusan Allah kepada Bani Israil.


awalnya utusan untuk bangsa Israel Ya, pada awal pelayananNya, tapi ada perintah selanjutnya untuk memberitakan kabar baik/Injil ke seluruh bangsa/dunia. muhammad tidak sempat dengar/catat barangkali, maka fikir2 dulu cocokmologi ayat2 alkitab dgn ayat2 alquran. berikut di bawah ini perintah Yesus :
Matius
28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."


@Kedunghalang wrote:
Dengan demikian, maka Yesus atau Isa ibnu Maryam as bukan Tuhan, sebagaimana tertulis di dalam Al Qur'an: "Dan, ketika Allah berfirman, "Hai Isa ibnu Maryam, adakah engkau berkata kepada manusia, "Jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah?" Ia menjawab, "Maha Suci Engkau. Tidak layak bagiku mengatakan apa yang bukan hakku; sekiranya aku telah mengatakannya tentu Engkau mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada dalam diriku, dan aku tidak mengetahui apa yang ada dalam diri Engkau. Sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib. (Al Maidah 5:116/117).

kapan Yesus ngomongnya seperti itu, muhammad nyontek/dengar dari siapa trus saksinya/sumbernya dari mana ? (tanda merah)
ayat di atas jelas bertentangan dengan pernyataan2 Yesus sendiri dari Injil , dimana Yesus menyatakan keMahakuasaanNya  sebagai  Sang Khalik/ALLAH. beberapa contoh berikut di bawah ini :

Wahyu :
22:13 Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."

Yohanes
11:25 Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,

9:2 Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."

3 contoh pernyataan2 di atas adalah pernyataan/kuasa yg hanya ada pada Allah/Tuhan, berarti Yesus adalah Tuhan

@Kedunghalang wrote:
Ayat ini menunjuk kepada kebiasaan Gereja Kristen yang menisbahkan kekuatan-kekuatan Uluhiyyah (ketuhanan) kepada Maryam. Pertolongan Maryam dimohon dalam Litania (suatu bentuk sembahyang), sedangkan dalam Katakisma (Cathechism, yakni, dasar-dasar ajaran agama berupa tanya-jawab) Gereja Romawi ditanamkan I’tikad bahwa beliau itu bunda Tuhan. Gerejawan-gerejawan di zaman lampau menganggap beliau mempunyai sifat-sifat Tuhan dan hanya beberapa tahun yang silam, Paus Pius XII telah memasukkan paham kenaikan Maryam ke langit dalam ajaran Gereja. Semua ini sama halnya dengan menaikkan beliau ke jenjang Ketuhanan dan inilah apa yang dicela oleh umat Protestan dan disebut sebagai Mariolatry (pemujaan Dara Maria). Ungkapan bahasa Arab dalam teks yang diterjemahkan sebagai “tidak layak bagiku “ dapat ditafsirkan sebagai : Tidak patut bagiku atau tidak mungkin bagiku atau aku tidak berhak berbuat demikian, dan sebagainya.

dongeng anda di atas sumbernya darimana ?

@Kedunghalang wrote:
Kemudian Al Qur'an menjelaskan bagaimana Yesus atau Isa Ibnu Maryam as berkata: "Tidak pernah aku mengatakan kepada mereka selain apa yang telah Engkau perintahkan kepadaku, yaitu, "Beribadahlah kepada Allah, Tuhan-ku dan Tuhan-mu." Dan aku menjadi saksi atas mereka selama aku berada di antara mereka, akan tetapi, setelah Engkau mewafatkan aku maka Engkau-lah Yang menjadi Pengawas atas mereka dan Engkau adalah Saksi atas segala sesuatu; (Al Maidah 5:117/118).

Sesungguhnya, Yesus atau Isa Ibnu Maryam as itu mengajarkan kepada umatnya untuk menyembah hanya satu Tuhan, dan ajaran Yesus ini terdapat dalam Injil: "Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti." (Matius 4:10 & Lukas 4:8) Dengan demikian, maka Al Qur'an dan Injil sepakat bahwa Yesus atau Isa Ibnu Maryam bukan Tuhan, melainkan hanya Utusan Tuhan kepada Bani Israil (Ash-Shaf 61:6/7 & Matius 15:24). Bahkan Yesus atau Isa Ibnu maryam as memerintahkan kepada umatnya untuk menyembah hanya satu Tuhan (Matius 4:10 & Lukas 4:8), yakni yang disempurnakan Tuhan dalam Al Qur'an, yakni Allah Ar-Rabbul 'Aalamin, Tuhan Yang Menciptakan dan Memelihara sekalian alam dengan segala isinya, yang memiliki 99 Asmaa-ul-Husnaa (Nama-Nama Tuhan Yang Terindah).

tulisan tanda merahmu saya ibaratkan seperti ini
gurumu umar bakti berkata kepada anda : hormatilah gurumu, hanya kepada gurumu sajalah engkau berbakti
bukan berarti umar bakri itu bukan seorang guru

apanya yg disempurnakan kalau ayat2 dalam kitab sebelumnya lebih jelas/tegas/sudah ada, apa gak kebalik, nyiplak kitab tentangga keliru mengidentifikasi outputnya isi buku muhammad saw kontradiksi semua dengan kitab yg sudah eksis > 600 tahun sebelum buku karangan muhammad saw cs datang kemudian

perlu anda ketahui ada dongeng kalangan Yahudi/faham gnostik  di jazirah arab waktu itu banyak di adobsi oleh/mempengaruhi pemikiran2 muhammad saw cs masuk dalam kasanah  islam, contoh misalnya :  dongeng nabi isa bikin burung dri tanah liat. jadi hubungannya dgn pemahaman kisah n. isa jika sdh berbau sumbernya salah kaprah , maka sudah jelas hal2 lainnya yg berhubungan dgn kisah Isa Almasih dalam alquran adalah dongeng omong kosong.





Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Kedunghalang on Mon Jul 07, 2014 6:57 pm

Perkataan Yesus di dalam Injil: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." (Matius 15:24).

Yesus mengajarkan kepada umatnya untuk menyembah hanya satu Tuhan, dan ajaran Yesus ini terdapat dalam Injil: "Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti." (Matius 4:10 & Lukas 4:8).  Ajaran Yesus agar umatnya menyembah satu Tuhan, tidak bisa diibaratkan dengan berbakti kepada seorang guru Umar Bakri, karena Allah yang harus disembah itu adalah Tuhan Yang Maha Esa.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Mon Jul 07, 2014 9:14 pm

Matius 15:24 : "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel"

Benarkah demikian?, Karena ayat tsb tidak berdiri sendirian, dan untuk memahaminya harus kita baca dan dipelajari pada keseluruhan ayat-ayat dalam satu perikopnya sbb :

Matius 15:21-28 Perempuan Kanaan yang percaya

15:21 Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.
15:22 Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."
15:23 Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."
15:24 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
15:25 Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
15:26 Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
15:27 Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
15:28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.


Ayat 24 Seringkali diklaim oleh orang-orang di luar Kristus sebagai suatu pernyataan yang rasialis. Padahal justru sebaliknya ada pengajaran yang sangat berharga bisa dipetik dari kisah itu. Yesus kala itu berada didalam lingkungan masyarakat yang memiliki pola pikir bahwa orang-orang Yahudi adalah umat pilihan Allah; sedangkan bangsa lain tidak berhak menerima berkat Allah. Bangsa lain lebih rendah dan sebagainya. Yesus menjawab "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel". Hal ini adalah untuk menguji iman perempuan tersebut dan bahkan lebih jauh lagi Yesus mengucapkan kata-kata yang kedengarannya “kasar” sekali yaitu "anjing".

Mengapa Yesus menggunakan kata “anjing” dalam kasus tersebut? Karena memang orang-orang Yahudi menganggap orang-orang Kanaan rendah dan menyebut orang-orang Kanaan “anjing”.

Dan Yesus “sengaja” mengangkat topik ini.

KUNARION "ANAK ANJING"


Banyak orang Yahudi saat itu menyebut orang non-Yahudi sebagai anjing κυων - "kuôn"(Yunani). Namun dalam perikop Matius 15:21-28 Yesus Kristus menggunakan bentuk diminutive (makna kecil) dari kata κυων - "kuôn" (anjing) dengan κυναριον - "kunarion" (anjing kecil), tempat rumah tangga, bukan anjing liar (KUON atau כלב - "KELEV", Ibrani) .

Matius 15:26
LAI TB,
Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."

Translit interlinear,
ho {Ia} de {tetapi} apokritheis {menjawab} eipen {berkata} ouk {tidak} estin {(itu) adalah} kalon {baik} labein {mengambil} ton arton {roti} tôn teknôn {anak-anak} kai {dan} balein {melemparkan} tois {kepada} kunariois {anjing-anjing (kecil/ piaraan)}


Dalam perikop Matius 15:21-28, Tuhan Yesus membandingkan kata-kata :
"domba-domba yang hilang" (τα προβατα τα απολωλοτα - 'ta probata ta apololota', ayat 24), "anak-anak", (τεκνον - "teknôn", ayat 26 di atas) adalah orang Yahudi sebagai suatu bangsa dan umat Allah dalam pengertian luas, sedangkan bangsa lain tidak disebut anak.

"Roti", (Yunani, αρτος - 'artos') yang dimiliki oleh bangsa Yahudi adalah mujizat Yesus Kristus dalam pelayanan-Nya menyembuhkan penyakit dan mengusir roh-roh jahat.

"Anjing", (κυναριον - 'kunarion', harfiah "anjing kecil" atau "anak anjing"), adalah istilah kalangan Yahudi bagi bangsa kafir. Yesus Kristus tidak berbicara menggunakan suara hati-Nya melainkan menggunakan ungkapan umum di kalangan Yahudi. Orang Yahudi biasa mengatakan bangsa kafir sebagai hewan buas di padang, kerbau, kambing dan keledai.

Suatu ilustrasi dari Zohar in Exodus:

Seorang raja menyediakan makan malam bagi putra-putranya. Sementara mereka makan daging yang terhidang, raja ini memberikan tulang-tulang kepada anjing, tetapi karena putra-putranya tidak menyenangkan hati sang Raja, maka diberikannya daging yang terhidang kepada anjing-anjing. Demikianlah ketika bangsa Israel melakukan kehendak Allah, mereka makan sehidangan di meja Allah dan pesta itu disediakan bagi mereka, serta sisa-sisa makanan diberikan kepada bangsa kafir, tetapi saat mereka tidak melakukan kehendak Allah, maka pesta itu diberikan buat anjing termasuk segala sisa-sisa makanan.

Yesus Kristus mempertentangkan dua hal : anak-anak "teknôn" dan anak anjing "kunarion", namun tanggapan perempuan kanaan itu menunjukkan iman dan kerendahan hatinya, yang merupakan inti dari pengajaran kisah ini.

Matius 15:27
LAI TB,
Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."

Translit,
hê de eipen nai kurie kai gar ta kunaria esthiei apo tôn psikhiôn tôn piptontôn apo tês trapezês tôn kuriôn autôn

Perempuan Kanaan ini tidak membela diri ataupun tersinggung dikatakan sebagai "kunarion", namun ia mengambil kesempatan dari setiap kata yang diucapkan Yesus bahwa anak anjing "kunarion" akan memakan remah-remah ψιχιονo - "psikhiôn" (juga dalam bentuk diminutive) yang jatuh dari meja κυριων - "kuriôn"/ tuan kecil mereka, yaitu anak-anak tadi.

Dalam Markus 7:27 mencatat perkataan Yesus Kristus "biarlah anak-anak kenyang dahulu", hal ini menimbulkan harapan bagi perempuan itu bahwa gilirannya akan tiba dan ia memperoleh hasilnya, bahwa Yesus Kristus melakukan penyembuhan bagi anaknya dari jarak jauh.

INTI PENGAJARAN

Satu hal yang kita harus perhatikan dalam kisah ini adalah bahwa Yesus telah menyembuhkan begitu banyak orang tetapi tidak semuanya memiliki IMAN seperti perempuan Kanaan ini, yang justru dari kalangan yang terhina dengan sebutan “anjing”. Bukan itu saja perempuan Kanaan tidak merasa tersinggung dan bahkan mempunyai keberanian untuk tetap memohon;

ayat 27 Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."

Perempuan Kanaan itu tetap dengan berani memohon agar anak perempuannya disembuhkan oleh Yesus, luar biasa. Ia mengatakan bahwa ia tidak meminta apa yang diperuntukkan bagi orang Israel tetapi ia hanya meminta yang layak ia dapatkan, yakni remah-remahnya. Di sini kita melihat bagaimana besar imannya, karena ia tidak memaksakan kehendaknya tetapi ia benar-benar memfokuskan permohonnya kepada belas-kasihan dari Yesus. Ia tetap menganggap suatu anugerah walaupun dia hanya mendapatkan remah-remah, sesuatu yang tidak lagi dihargai orang lain.

Pelajaran besar yang diambil dari iman perempuan Kanaan itu bahwa dia tidak goyah ketika Yesus menjawab “tidak patutlah mengambil roti yang disedikan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.", dia balik menjawab dengan keberanian yang luar biasa “bahwa anjing yang berada di bawah meja itu makan remah-remah roti yang jatuh”.

Seorang perempuan dari kalangan kafir dan seorang dari warga kelas dua, keprihatinannya terhadap anak perempuannya telah membuat dia berani menembus batas-batas budaya, tradisi dan gender dengan ketabahan dan keberanian. Inilah yang kemudian membuat Tuhan Yesus menjadi kagum.

Dalam kejadian itu, terbukti bahwa pelayanan Yesuspun menembus batas-batas kebiasaan eksklusifitas Yahudi, Perempuan Kanaan itupun mendapat belas-kasihan dari Yesus. Perempuan ini telah datang pada alamat yang tepat, dia memiliki sikap yang benar, dan mendapatkan anugerah-Nya yang telah terbukti mendobrak pola pikir rasialis bangsa Yahudi masa itu. Yesus berkata "Hai Ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Yesus telah dibuat kagum oleh iman dan kesederhanaan pola pikir dari perempuan Kanaan itu. Pujian semacam ini sangat jarang diucapkan oleh Yesus!

INJIL UNTUK SEMUA BANGSA :

Matius 10:5-6
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.


Ayat tersebut sering juga diklaim oleh kalangan non-Kristen, bahwa Injil hanya diperuntukkan bagi orang-orang Israel saja. Tetapi harus dipahami bahwa hal tersebut adalah merupakan perintah yang sifatnya temporary yang diperuntukkan ketika murid-murid Yesus melaksanakan awal-awal penginjilan. Bahwa Pengabaran Injil mempunyai tahapan-tahapan, mulai dari lingkungannya (orang-orang Yahudi), kemudian orang-orang di Yudea, Samaria, kemudian terus berjalan keluar, menyebar ke bangsa-bangsa lain (Kitab Kisah Para Rasul menuliskan perjalanan mereka mengabarkan Injil Yesus kepada bangsa-bangsa), Hal tersebut sesuai Amanat Agung Yesus Kristus :

Matius 28:19-20
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."



Terlebih jauh lagi pada Kitab Kisah Para Rasul lebih jelas lagi tahapan-tahapannya bahwa pelayanan dimulai dari Yudea kemudian Samaria bahkan sampai ke ujung bumi.

Kisah Para Rasul 1:7-8, menuliskan,
JawabNya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasaNya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."


Yudea dan Samaria adalah langkah yang harus dilewati untuk kemudian sampai ke ujung-ujung bumi. Waktu murid-murid Yesus melangkah ke bangsa-bangsa, tentunya Yudea dan Samaria itu menjadi tanggung-jawab terlebih dahulu. Bagaimana mengukur keberhasilan mereka menjadi berkat bagi bangsa-bangsa adalah sangat tergantung kepada keberhasilan mereka melayani di wilayah Yudea dan Samaria. Kemudian dengan jelas pula kita baca dalam ayat dibawah ini :

Kisah Para Rasul 16:10
Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.


Yesus memerintahkan murid-muridnya untuk keluar dari lingkup Israel dan mengabarkan Injil kepada bangsa-bangsa lain. Rasul Paulus dikenal sebagai Rasul yang banyak melakukan terobosan-terobosan sehingga Injil bisa diterima oleh segala macam lapisan, orang Yahudi, non Yahudi dan bangsa-bangsa lain.

Yesus yang universal, artinya Karya Agung Keselamatan dan berkat Kehidupan Kekal dari Tuhan Yesus Kristus diperuntukkan kepada semua orang dan tidak dapat dibatasi oleh dinding-dinding suatu negara, suku bangsa, ras dan budaya.

Untuk itulah Dia datang. Dan semua orang dapat menikmati kasihNya.




Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Mon Jul 07, 2014 9:23 pm

@Kedunghalang wrote:
Yesus mengajarkan kepada umatnya untuk menyembah hanya satu Tuhan, dan ajaran Yesus ini terdapat dalam Injil: "Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti." (Matius 4:10 & Lukas 4:8).  Ajaran Yesus agar umatnya menyembah satu Tuhan, tidak bisa diibaratkan dengan berbakti kepada seorang guru Umar Bakri, karena Allah yang harus disembah itu adalah Tuhan Yang Maha Esa.

Matius
4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"


Tentu ayat diatas tidak boleh dicuplik sendirian, dan kemudian dugunakan untuk menyerang eksistensi ketuhanan Yesus Kristus.

Kita baca selengkapnya

Matius 4:1-11 PERCOBAAN DI PADANG GURUN

4:1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.
4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.
4:3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."
4:4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
4:5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,
4:6 lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu."
4:7 Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"
4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
4:9 dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."
4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.


Yesus sebagai manusia, tidak luput dari pencobaan.
Sebagai perbandingan Adam-Hawa yang belum pernah berbuat dosa-pun dihasut oleh iblis dalam bentuk ular. Bedanya dengan Yesus Kristus, Dia tidak jatuh dalam dosa.


PENJELASAN :

Ini pekerjaan Roh sebab adalah perlu bagi Yesus untuk mengatasi pencobaan. Ayat 2-4 Empat puluh hari di padang gurun sesudah pembabtisanNya mencerminkan 40 orang Israel di padang gurun.

Ayat 6 "Jika Engkau Anak Allah"(bandingkan dengan Matius 27:40,43). Pernyataan Allah dalam Matius 3:17 diuji (bandingkan dengan Kejadian 3:1). Membuat batu menjadi roti merupakan taktik iblis yang melihat posisi Yesus yang "sedang lapar". Tetapi dengan tegas Yesus menjawab godaan itu dengan mengutip Firman Allah daru Ulangan 8:3 : "ada tertulis......" sambil menunjuk kembali pada sikap sungut-sungut Israel tentang Manna (Bilangan 11: 4-9).

Jadi pencobaan pertama ini sifatnya kepada pencobaan kepada "tubuh manusia" (keinginan daging) bandingkan pencobaan ini dengan Kejadian 3:6 (baik untuk dimakan...). Atas pencobaan pertama ini Yesus menang atas tipu daya iblis, yaitu dengan tidak menuruti sahutan iblis, jika saja Yesus menurutinya artinya Yesus "bisa diperintah" oleh iblis.

Pencobaan kedua (ayat 5-7) "Bubungan"barangkali adalah suatu menara atau penyangga. Kata "membawa-Nya" tidak dimaksudkan secara harfiah. Kemudian iblis kembali mencobainya dengan mengutip ayat dari Mazmur 91:11-12 secara licik. Tetapi Yesus membali menjawabnya dengan mengutip Firman Tuhan dari Ulangan 6:16 "Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!", kalimat ini secara eksplisit menyatakan bahwa Yesus itu Tuhan!.

Eksistensi Yesus sebagai manusia masih dicobai dengan pencobaan ketiga (ayat 8-10) "Gunung yang sangat tinggi" nampaknya kalimat ini adalah kalimat alegoris. Ayat yang dikutip dari Ulangan 6:13 menunjuk kembali kepada peristiwa tentang "anak lembu emas" (Keluaran 32:1-6). Inilah puncak dari pencobaan itu, yakti pencobaan terhadap jiwa (keangkuhan hidup; bandingkan dengan Kejadian 3:5--> Kamu akan menjadi seperti Allah). Jawaban Yesus yang dikutip dari Ulangan 6:13 itu menunjuk secara eksplisit bahwa bahwa Yesus adalah Tuhan, walaupun penyampaiannya dikatakan dengan kata ganti orang ke-3 "Dia, KepadaNya".




Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Kedunghalang on Mon Jul 07, 2014 9:39 pm

@ Paradise OK

Sepanjang apa pun anda menulis dan menjelaskan, tetapi sayang sekali anda tidak akan mampu mengubah perkataan Yesus di dalam Injil: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." (Matius 15:24) "Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti." (Matius 4:10 & Lukas 4:8).

Seorang Nabi/Rasul Allah seperti Yesus tidak mungkin mengatakan ANJING kepada Non-Yahudi.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Mon Jul 07, 2014 10:41 pm

@Kedunghalang wrote:@ Paradise OK

Sepanjang apa pun anda menulis dan menjelaskan, tetapi sayang sekali anda tidak akan mampu mengubah perkataan Yesus di dalam Injil: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." (Matius 15:24),

kalau mungkin alur berfikir anda masih jalan anda tentu akan paham dgn postingan saya ini :

Yudea dan Samaria adalah langkah yang harus dilewati untuk kemudian sampai ke ujung-ujung bumi. Waktu murid-murid Yesus melangkah ke bangsa-bangsa, tentunya Yudea dan Samaria itu menjadi tanggung-jawab terlebih dahulu. Bagaimana mengukur keberhasilan mereka menjadi berkat bagi bangsa-bangsa adalah sangat tergantung kepada keberhasilan mereka melayani di wilayah Yudea dan Samaria.

Bahwa Pengabaran Injil mempunyai tahapan-tahapan, mulai dari lingkungannya (orang-orang Yahudi), kemudian orang-orang di Yudea, Samaria, kemudian terus berjalan keluar, menyebar ke bangsa-bangsa lain (Kitab Kisah Para Rasul menuliskan perjalanan mereka mengabarkan Injil Yesus kepada bangsa-bangsa), Hal tersebut sesuai Amanat Agung Yesus Kristus :

Matius 28:19-20
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."


Kisah Para Rasul 1:7-8,
JawabNya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasaNya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi


"Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti." (Matius 4:10 & Lukas 4:8).
TUHAN BEKATA :
"Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"

dengan mengeluarkan pernyataan tersebut apakah TUHAN kehilangan eksistensinya sebagai TUHAN ?

Seorang Nabi/Rasul Allah seperti Yesus tidak mungkin mengatakan ANJING kepada Non-Yahudi. [/quote]

krn anda hanya melihat anjingnya sebagai serigala hutan yg bengis super buas

Anjing", (κυναριον - 'kunarion', harfiah "anjing kecil" atau "anak anjing"), adalah istilah kalangan Yahudi bagi bangsa kafir. Yesus Kristus tidak berbicara menggunakan suara hati-Nya melainkan menggunakan ungkapan umum di kalangan Yahudi. Orang Yahudi biasa mengatakan bangsa kafir sebagai hewan buas di padang, kerbau, kambing dan keledai.

justeru sebaliknya

Yesus Kristus menggunakan bentuk diminutive (makna kecil) dari kata κυων - "kuôn" (anjing) dengan κυναριον - "kunarion" (anjing kecil), tempat rumah tangga,

bukan anjing liar (KUON atau כלב - "KELEV", Ibrani) seperti difikiran anda


Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Kedunghalang on Mon Jul 07, 2014 11:05 pm

Anda jelas tidak akan mampu mengubah penegasan Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari antara umat Israel." (Matius 15:24). Tetapi, jika di dalam Injil diyakini terdapat perkataan Yesus yang menyatakan: "Karena itu pergilah, Jadikanlah semua bangsa murid-KU........" (Matius 28:19), maka akan menghasilkan dua pendapat:

1. Injil sudah TERINTERPOLASI, karena: a) berisi ayat-ayat yang kontradiktif, b) menjadikan Yesus sebagai Tuhan, yang bertentangan dengan Hukum Taurat.

2. Yesus memang hanya diutus kepada domba-domba yang hilang di antara umat Israel, dan yang dimaksud semua bangsa dalam Matius 28:19 adalah semua bangsa dalam kalangan Bani Israil, karena pernyataan Yesus dalam Matius 15:24 telah dikonfirm oleh firman Allah dalam Al Qur'an (Ash-Shaf 61:6/7).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Mon Jul 07, 2014 11:26 pm

@Kedunghalang wrote:
Anda jelas tidak akan mampu mengubah penegasan Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari antara umat Israel." (Matius 15:24). Tetapi, jika di dalam Injil diyakini terdapat perkataan Yesus yang menyatakan: "Karena itu pergilah, Jadikanlah semua bangsa murid-KU........" (Matius 28:19), maka akan menghasilkan dua pendapat:

1. Injil sudah TERINTERPOLASI, karena: a) berisi ayat-ayat yang kontradiktif, b) menjadikan Yesus sebagai Tuhan, yang bertentangan dengan Hukum Taurat.

kontradiktif yg mana ?
klo anda msh bisa berfikir jernih, sederhananya seperti ini :
startanya/mulainya di Israel. selanjutnya ke luar Israel
ibarat :
awalnya muhammad saw di kampung mekah, lalu keluar kampung, ke : jazirah arab, Mesir, Irak, Iran, dll dll dll dll ....go international gitcu lho......
@Kedunghalang wrote:
2. Yesus memang hanya diutus kepada domba-domba yang hilang di antara umat Israel, dan yang dimaksud semua bangsa dalam Matius 28:19 adalah semua bangsa dalam kalangan Bani Israil, karena pernyataan Yesus dalam Matius 15:24 telah dikonfirm oleh firman Allah dalam Al Qur'an (Ash-Shaf 61:6/7).

ternyata dan ternyata ..... koq pemahamannya sedangkal itu ??? gak habis fikir Q


Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Kedunghalang on Mon Jul 07, 2014 11:38 pm

Yesus memang hanya utusan Allah kepada Bani Israil, walaupun ajarannya ke luar dari tanah Israel, maka penganutnya juga orang-orang Yahudi (bukan non-Yahudi) yang berdomisili di luar Israel. Sedangkan Nabi Muhammad saw diutus Allah kepada sekalian manusia di dunia.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Mon Jul 07, 2014 11:44 pm


kalau masih kurang ngerti dengan ini :

Matius 28:19-20
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

saya perjelas dgn ini :

Kisah Para Rasul 1:7-8,
JawabNya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasaNya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi

Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Kedunghalang on Mon Jul 07, 2014 11:52 pm

Matius 28:19-20 dan Kisah Para Rasul 1:7-8, KONTRADIKTIF dengan Matius 15:24.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Mon Jul 07, 2014 11:57 pm

@Kedunghalang wrote:
Matius 28:19-20 dan Kisah Para Rasul 1:7-8, KONTRADIKTIF dengan Matius 15:24.

saya memakluminya krn jalan pemikiran anda hanya selefel kontradiktif

Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Kedunghalang on Tue Jul 08, 2014 12:01 am

@Paradise OK wrote:
@Kedunghalang wrote:
Matius 28:19-20 dan Kisah Para Rasul 1:7-8, KONTRADIKTIF dengan Matius 15:24.

saya memakluminya krn jalan pemikiran anda hanya selefel kontradiktif

KONTRADIKTIF itu sama dengan INKONSISTEN

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Paradise OK on Tue Jul 08, 2014 12:05 am

@Kedunghalang wrote:
@Paradise OK wrote:
@Kedunghalang wrote:
Matius 28:19-20 dan Kisah Para Rasul 1:7-8, KONTRADIKTIF dengan Matius 15:24.

saya memakluminya krn jalan pemikiran anda hanya selefel kontradiktif

KONTRADIKTIF itu sama dengan INKONSISTEN

krn level berfikir anda dan junjunganmu cuma sampe di kebiasaan KONTRADIKTIF itu sama dengan INKONSISTEN

Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Matius 10:41 ; Yesus Mengajarkan untuk Menyambut Beliau sebagai Nabi & Orang Benar

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 12 Previous  1, 2, 3, ... 10, 11, 12  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik