FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Halaman 5 dari 11 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 9, 10, 11  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by mang odoy on Sun Sep 14, 2014 11:03 pm

First topic message reminder :

Untuk menambah corak baru dan wawasan di forum ini..
Saya buka tret ini..

Silahkan kalow ada sanggahan,,

Wasalam,

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down


Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by ngayarana on Wed Oct 01, 2014 2:28 pm

Namun Benarkan Nabi Adam Turun di Sunda Land, ini yang masih menjadi Misteri.......

Saya pernah baca baca salah satu web yang membahas geologi, di katakan menurut teorinya, Bumi kita ini sudah seperti ini sejak 20 Juta tahun yang lalu...., dan tidak pernah ada yang namanya Sunda land ataupun Benua Sunda.....??!! ngupil

Jaman Miosen Tengah (14Mya)


untuk referensi silahkan baca baca di mari, mungkin bisa di ambil manfaatnya.

http://rovicky.wordpress.com/2009/11/29/benua-geologi-benua-sejarah-dan-benua-khayalan-%E2%80%93-3/

piss piss
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Wed Oct 01, 2014 5:29 pm

@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@mang odoy wrote:Yang saya minta... kata TURUNLAH dalam bentuk kata Perintah seperti IHBITHU.. yg mayoritas Ilmuwan Muslim menterjemahkan menjadi TURUNLAH. Cuman India doang yang ngotot bahwa Ihbithu ini artinya PERGILAH. Demi untuk mendukung doktrin Ahmadiyah bahwa Adam Hawa diciptakan dan hidup untuk pertama kali pra Pelanggaran di Jannah yg terletak di Planet Bumi sekarang..mirip keyakinan Kristen. Padahal di PL aja.. di Kitab Kejadian... dari mulai Kitab Kejadian 3 sampe Kejadian 8..yg mana sejarah Adam samoe generasi Nuh... sama sekali tidak disebutkan Nama Tempat.

Waduh, waduh, waduh TUKANG KLAIM & TUKANG TUDUH masih belum puas juga? Kan sudah saya tulis:
Nuzul (turun) itu dari nazala, kalau kata perintah "turunlah" dalam Bahasa Arab inzil atau "turunkanlah" anzil.



Berkata Isa ibnu Maryam, "Ya Allah, Tuhan kami, turunkanlah kapada kami hidangan dari langit supaya menjadi suatu hari raya bagi kami, bagi orang-orang yang awal dari kami dan yang datang di belakang kami, dan sebagai Tanda kebenaran dari Engkau, dan berilah kami rezeki dan Engkau-lah sebaik-baik Pemberi rezeki. (Al Maidah 5:114/115).
Kalau kita mengamati kaidah bahasa Arab antara kata Hubut (Ihbitu) dan Nuzul (Inzil) sebenarnya mengandung arti sama, yaitu "Turun" baik menggunakan kalimat perintah ataupun bukan.
Namun perlu kita cermati bahwa kedua kata itu di gunakan dalam situasi yang berbeda.

Perlu kita ketahui bahwa kata “Nuzul”  di dalam kaidah bahasa Arab (Bahasa Alqur’an)  berarti Turun dengan ada yang menurunkan dan ada yang di turunkan, seperti contoh ayat di atas, atau ayat yang lain seperti :

وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا

“Dan kami (Allah)turunkan dari langit Air yang sangat bersih “.(Al Furqon 48)

Dari frase kalimat di atas jelas terlihat siapa yang menurunkan dan apa yang di turunkan.

Sedangkan “Hubut”  (Ihbitu) berarti turun tanpa ada yang menurukan atau turun sendiri seperti kalimat yang kita perbincangkan di atas yang di dalamnya mengandung kalimat perintah (Fi'il Amar) atau dalam ayat berikut :

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوْبُكُم مِّنْ بَعْدِ ذَلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً وَ إِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ وَ إِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاء وَ إِنَّ مِنْهَا لَمَا

يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللهِ وَ مَا اللهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ


“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh (turun), karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.” (Albaqoroh : 74)

Dari frase kalimat di atas (Bold) dapat kita lihat bahwa jatuhnya batu tersebut tanpa ada yang menjatuhkan tetapi jatuh karena takut kepada Allah SWT.

Kata يَهْبِطُ dalam Al Baqarah 2:74/75 tidak bisa diartikan meluncur jatuh (turun), melainkan merendahkan diri/rendah hati, karena takut kepada Allah.  Ayat ini sedang membicarakan tentang قُلُوْبُكُم, yakni "hatimu" yang diumpamakan menjadi keras seperti kerasnya batu, bukan sedang membicarakan tentang kerasnya batu.
@ngayarana wrote:
Kata Ihbitu tidak bisa kita artikan hanya “keluarlah”  saja, tanpa mengandung arti turun, dikarenakan dalam kaidah bahasa  Arab (Alqur’an) untuk kata ini di gunakan kata Khuruj (Ukhruj) sebagai mana contoh ayat berikut :

قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ

“Allah berfirman: 'Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk,” (Al Hijr 34)

Dan dapat di simpulkan bahwa kalimat "Ihbitu" pada ayat yang kita perbincangkan di atas berarti kata perintah untuk turun dari suatu tempat yang lebih tinggi.

Anda benar bahwa "Ihbitu" pada ayat yang kita perbincangkan di atas berarti kata perintah untuk turun/keluar dari suatu tempat yang lebih tinggi, tetapi tidak bisa diartikan surga, karena menurut Al Qur'an, surga itu adalah suatu tempat yang jika orang sudah memasukinya, maka dia tidak akan dikeluarkan darinya: Tidak akan menyentuh mereka di dalamnya keletihan dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya. (Al Hijr 15:48/49). Begitupula dengan terjemahan Al Hijr 15:34/35, seharusnya: Allah  berfirman, “Maka keluarlah dari sini, karena sesungguhnya engkau terkutuk,". Tidak ada ayat suci Al Qur'an yang menegaskan bahwa Nabi Adam as diciptakan Allah di surga, melainkan di bumi ini juga diciptakan, dihidupkan (dan dijadikan sebagai Khalifah-Nya yang pertama di bumi, Al Baqarah 2:30/31) dan di bumi ini juga dimatikan (Al 'Araf 7:25/26)

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by mang odoy on Wed Oct 01, 2014 10:25 pm

@ngayarana wrote:Namun Benarkan Nabi Adam Turun di Sunda Land, ini yang masih menjadi Misteri.......

Saya pernah baca baca salah satu web yang membahas geologi, di katakan menurut teorinya, Bumi kita ini sudah seperti ini sejak 20 Juta tahun yang lalu...., dan tidak pernah ada yang namanya Sunda land ataupun Benua Sunda.....??!! ngupil

Jaman Miosen Tengah (14Mya)


untuk referensi silahkan baca baca di mari, mungkin bisa di ambil manfaatnya.

http://rovicky.wordpress.com/2009/11/29/benua-geologi-benua-sejarah-dan-benua-khayalan-%E2%80%93-3/

piss piss

Teori bahwa trciptanya Universe dan Planet kita yg katanya jutaan tahun yang lalu... sulit dibuktikan..

Tapi kalow Sundaland tadinya..merupakan satu kepulauan luas atow Benua..banyak bukti yang bisa kita telusuri..

Masalah penamaan.. selayaknya kita bisa perpikir luas dan tidak picik. Ketika Adam diturunkan di bumi..dan klaim saya di Sundaland.... sudah pasti...bahwa daerah yang dinjaknya pertama kali bekum punya nama. Tapi seiring dengan berjalannya waktu...Adam terus berketurunan..maka satu persatu..tempat dimana mereka tinggal..dinamai.

Singkirkan dulu dogma..bahwa Sunda adalah salah satu ras di provinsi Jawa Barat..NKRI. Supaya tidak pabaliut... kaya si Segorowedi..

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by mang odoy on Wed Oct 01, 2014 10:30 pm

http://en.m.wikipedia.org/wiki/Sundaland#History




Dikalangan Ilmuwan International.. nama Sundaland sudah lama dikenal..


mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by SEGOROWEDI on Thu Oct 02, 2014 10:18 am

@mang odoy wrote:
Dari Generasi Adam sampe Nuh... berketurunan di Sundaland....tanah subur nan indah dan logis kalow di Sundaland..Adam bisa memaksimalkan pengetahuan yg didapatnya selama di Jannah yg digambarkan dalam Quran sebagai daerah Tropis. Beda kalo di arab.. mo apa yang di olah... paling banter bikin istana istanaan dari pasir gurun..wkwkwk

Coba postingnya ... intelek dikit lah.... gaya posting Gereja Ortodoknya di buang... katro gw liatnya..

sundalandnya manaaaaaaaa??
ketika bertemu di arab/jabal rahmah kan belum punya anak
gimana/generasi ke berapa nyebar sam[ai pedalaman amazon, kalimantan dan papua
kok sampai hari ini keturunannya masih primitif


SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Thu Oct 02, 2014 6:51 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@mang odoy wrote:
Dari Generasi Adam sampe Nuh... berketurunan di Sundaland....tanah subur nan indah dan logis kalow di Sundaland..Adam bisa memaksimalkan pengetahuan yg didapatnya selama di Jannah yg digambarkan dalam Quran sebagai daerah Tropis. Beda kalo di arab.. mo apa yang di olah... paling banter bikin istana istanaan dari pasir gurun..wkwkwk

Coba postingnya ... intelek dikit lah.... gaya posting Gereja Ortodoknya di buang... katro gw liatnya..

sundalandnya manaaaaaaaa??
ketika bertemu di arab/jabal rahmah kan belum punya anak
gimana/generasi ke berapa nyebar sam[ai pedalaman amazon, kalimantan dan papua
kok sampai hari ini keturunannya masih primitif

Jika mengingat hadits yang menyatakan bahwa Allah telah menjadikan 100.000 Adam, mungkin saja Adam yang dijadikan sebagai Khalifah-Nya di bumi (Sundaland), bukan Adam yang terdekat kepada kita.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by SEGOROWEDI on Thu Oct 02, 2014 6:58 pm


siapa yang nyeplos adam ada 100.000???

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by SEGOROWEDI on Thu Oct 02, 2014 7:00 pm


trus..
suku priitif papua atau amazon ketrurunan adam arab jabal rahmah bin jannah
atau keturunan adam lain??

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Thu Oct 02, 2014 7:19 pm

@SEGOROWEDI wrote:
siapa yang nyeplos adam ada 100.000???

Nabi Muhammad saw hanya menyampaikan segala yang dikatakan Tuhan kepadanya (Ulangan 18:18).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Thu Oct 02, 2014 7:20 pm

@SEGOROWEDI wrote:
trus..
suku priitif papua atau amazon ketrurunan adam arab jabal rahmah bin jannah
atau keturunan adam lain??

Orang-orang yang menyembah selain Allah Ar-Rabbul Aalamin juga masih primitif.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by ngayarana on Fri Oct 03, 2014 11:07 am

@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@mang odoy wrote:Yang saya minta... kata TURUNLAH dalam bentuk kata Perintah seperti IHBITHU.. yg mayoritas Ilmuwan Muslim menterjemahkan menjadi TURUNLAH. Cuman India doang yang ngotot bahwa Ihbithu ini artinya PERGILAH. Demi untuk mendukung doktrin Ahmadiyah bahwa Adam Hawa diciptakan dan hidup untuk pertama kali pra Pelanggaran di Jannah yg terletak di Planet Bumi sekarang..mirip keyakinan Kristen. Padahal di PL aja.. di Kitab Kejadian... dari mulai Kitab Kejadian 3 sampe Kejadian 8..yg mana sejarah Adam samoe generasi Nuh... sama sekali tidak disebutkan Nama Tempat.

Waduh, waduh, waduh TUKANG KLAIM & TUKANG TUDUH masih belum puas juga? Kan sudah saya tulis:
Nuzul (turun) itu dari nazala, kalau kata perintah "turunlah" dalam Bahasa Arab inzil atau "turunkanlah" anzil.



Berkata Isa ibnu Maryam, "Ya Allah, Tuhan kami, turunkanlah kapada kami hidangan dari langit supaya menjadi suatu hari raya bagi kami, bagi orang-orang yang awal dari kami dan yang datang di belakang kami, dan sebagai Tanda kebenaran dari Engkau, dan berilah kami rezeki dan Engkau-lah sebaik-baik Pemberi rezeki. (Al Maidah 5:114/115).
Kalau kita mengamati kaidah bahasa Arab antara kata Hubut (Ihbitu) dan Nuzul (Inzil) sebenarnya mengandung arti sama, yaitu "Turun" baik menggunakan kalimat perintah ataupun bukan.
Namun perlu kita cermati bahwa kedua kata itu di gunakan dalam situasi yang berbeda.

Perlu kita ketahui bahwa kata “Nuzul”  di dalam kaidah bahasa Arab (Bahasa Alqur’an)  berarti Turun dengan ada yang menurunkan dan ada yang di turunkan, seperti contoh ayat di atas, atau ayat yang lain seperti :

وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا

“Dan kami (Allah)turunkan dari langit Air yang sangat bersih “.(Al Furqon 48)

Dari frase kalimat di atas jelas terlihat siapa yang menurunkan dan apa yang di turunkan.

Sedangkan “Hubut”  (Ihbitu) berarti turun tanpa ada yang menurukan atau turun sendiri seperti kalimat yang kita perbincangkan di atas yang di dalamnya mengandung kalimat perintah (Fi'il Amar) atau dalam ayat berikut :

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوْبُكُم مِّنْ بَعْدِ ذَلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً وَ إِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ وَ إِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاء وَ إِنَّ مِنْهَا لَمَا

يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللهِ وَ مَا اللهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ


“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh (turun), karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.” (Albaqoroh : 74)

Dari frase kalimat di atas (Bold) dapat kita lihat bahwa jatuhnya batu tersebut tanpa ada yang menjatuhkan tetapi jatuh karena takut kepada Allah SWT.

Kata يَهْبِطُ dalam Al Baqarah 2:74/75 tidak bisa diartikan meluncur jatuh (turun), melainkan merendahkan diri/rendah hati, karena takut kepada Allah.  Ayat ini sedang membicarakan tentang قُلُوْبُكُم, yakni "hatimu" yang diumpamakan menjadi keras seperti kerasnya batu, bukan sedang membicarakan tentang kerasnya batu.
Pak...., Yang bicara kerasnya batu siapa......?, bukankah saya sedang membicarakan tentang penggunaan kata "Hubut" itu..., dimana kata tersebut  artinya sama dengan kata "nuzul" namun di gunakan pada situasi yang berbeda......?
Yang namanya ayat perumpamaan ya di buat sepersis mungkin, agar umat Rosulullah SAW dapat dengan mudah memahaminya.
kedunhalang wrote:
@ngayarana wrote:
Kata Ihbitu tidak bisa kita artikan hanya “keluarlah”  saja, tanpa mengandung arti turun, dikarenakan dalam kaidah bahasa  Arab (Alqur’an) untuk kata ini di gunakan kata Khuruj (Ukhruj) sebagai mana contoh ayat berikut :

قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ

“Allah berfirman: 'Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk,” (Al Hijr 34)

Dan dapat di simpulkan bahwa kalimat "Ihbitu" pada ayat yang kita perbincangkan di atas berarti kata perintah untuk turun dari suatu tempat yang lebih tinggi.

Anda benar bahwa "Ihbitu" pada ayat yang kita perbincangkan di atas berarti kata perintah untuk turun/keluar dari suatu tempat yang lebih tinggi,

berarti Clear ya......
tetapi tidak bisa diartikan surga, karena menurut Al Qur'an, surga itu adalah suatu tempat yang jika orang sudah memasukinya, maka dia tidak akan dikeluarkan darinya: Tidak akan menyentuh mereka di dalamnya keletihan dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya.
Saya rasa sudah kita bahas masalah ini di thead yang lain, bahwa Jannah yang di maksud bukan Jannah setelah kita mati pak, apa perlu di ulang ulang lagi.....?
(Al Hijr 15:48/49). Begitupula dengan terjemahan Al Hijr 15:34/35, seharusnya: Allah  berfirman, “Maka keluarlah dari sini, karena sesungguhnya engkau terkutuk,".
Hmmmm....begini lho pak..., maksudnya yang sedang saya Fokuskan bahwa kata perintah untuk "keluarlah" itu menggunakan kata "Fakhruj" gitu looh..., bukan bicara surganya...
Tapikan anda juga harus tau kata "Minha" itu kata ganti untuk "Jannah" yang sementara ini saya artikan "Surga", kalo boleh saya koreksi harusnyaterjemahannya seperti ini :
"Allah berfirman: "keluarlah dari sana...(Jannah/surga), karena sesungguhnya engkau terkutuk.".
Nah ayat inikan di tunjukkan untuk Iblis yang membangkang perintah Allah SWT, kalo kita perhatikan...., berarti si Iblis ini di usir dari Jannah kan...?, Nah kalo jannah disini berada di Bumi...., si Iblis ini sekarang berada dimana...?
Tidak ada ayat suci Al Qur'an yang menegaskan bahwa Nabi Adam as diciptakan Allah di surga,
Inget pak...kata yang di gunakan adalah "Inni Jaa'ilun Fil ardhi..." bukan "Inni khooliqun fil ardhi...", sekarang coba bedakan kalimat itu.....?
melainkan di bumi ini juga diciptakan, dihidupkan (dan dijadikan sebagai Khalifah-Nya yang pertama di bumi, Al Baqarah 2:30/31) dan di bumi ini juga dimatikan (Al 'Araf 7:25/26)
قَالَ اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ وَلَكُمْ فِي الأرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَى حِينٍ

Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan".(23)

. قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ

Allah berfirman: "Di sana (di bumi itu) kamu hidup dan di sana (di bumi itu) kamu mati, dan dari sana (di bumi itu (pula)) kamu akan dibangkitkan. (25)
(Al A'raf : 24-25)
Perhatikan kata Bumi itu menggunakan kata ganti فِيهَا, setelah sebelumnya ayat 24 menerangkan tentang di perintahkannya Adam untuk turun dari Jannah.
Jadi apakah anda tetap berkeyakinan bahwa Jannah yang sedang kita perbincangkan ini berada di Bumi ini....?
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by ngayarana on Fri Oct 03, 2014 11:25 am

@mang odoy wrote:
@ngayarana wrote:Namun Benarkan Nabi Adam Turun di Sunda Land, ini yang masih menjadi Misteri.......

Saya pernah baca baca salah satu web yang membahas geologi, di katakan menurut teorinya, Bumi kita ini sudah seperti ini sejak 20 Juta tahun yang lalu...., dan tidak pernah ada yang namanya Sunda land ataupun Benua Sunda.....??!! ngupil

Jaman Miosen Tengah (14Mya)


untuk referensi silahkan baca baca di mari, mungkin bisa di ambil manfaatnya.

http://rovicky.wordpress.com/2009/11/29/benua-geologi-benua-sejarah-dan-benua-khayalan-%E2%80%93-3/

piss piss

Teori bahwa trciptanya Universe dan Planet kita yg katanya jutaan tahun yang lalu... sulit dibuktikan..

Tapi kalow Sundaland tadinya..merupakan satu kepulauan luas atow Benua..banyak bukti yang bisa kita telusuri..
Bukannya sama mang, itu semua berdasarkan Teori....?

Masalah penamaan.. selayaknya kita bisa perpikir luas dan tidak picik. Ketika Adam diturunkan di bumi..dan klaim saya di Sundaland.... sudah pasti...bahwa daerah yang dinjaknya pertama kali bekum punya nama. Tapi seiring dengan berjalannya waktu...Adam terus berketurunan..maka satu persatu..tempat dimana mereka tinggal..dinamai.
Hanya karena daerah Sundaland merupakan dearah yang Subur, daerah tropis, banyak hutan dan lain sebagainya dan langsung kita definisikan di situ....?
Bagaimana dengan daerah Amazon, wilayah Papua, atau seperti hadist yang saya kemukakan di depan, tentang suburnya tanah Arab sebelum seperti sekarang, dan saya yakini hadist itu sahih...?

Singkirkan dulu dogma..bahwa Sunda adalah salah satu ras di provinsi Jawa Barat..NKRI. Supaya tidak pabaliut... kaya si Segorowedi..
Ini bukan masalah Dogma mang..., semua bisa berteori, tapi apakah teori itu bisa kita terima berdasarkan ilmu pengetahuan, sejarah atau Agama...?
Bukaknkah pernah saya sampaikan ke mamang, bahwa kalo kita bicara masalah ini, selayaknya kita "Mengosongkan gelas yang ada, tanpa harus memecahkan Gelasnya...?"
piss piss
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by abu hanan on Fri Oct 03, 2014 5:19 pm

ehm..inti pesan hanya karena arabia nan tandus..gak fairlah..ini seperti kasi perbandingan kuda dengan jingkrak aka ferari..
adam turun di jaman apa dan kapan arabia jadi tandus..lha kalow adam turun taun 1,lalu arabia gersang tahun 100..jelas gak konek..

masalah dimana adam turun itu diurus belakangan..sepakati dulu era penurunannyah..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Fri Oct 03, 2014 10:02 pm

@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@mang odoy wrote:Yang saya minta... kata TURUNLAH dalam bentuk kata Perintah seperti IHBITHU.. yg mayoritas Ilmuwan Muslim menterjemahkan menjadi TURUNLAH. Cuman India doang yang ngotot bahwa Ihbithu ini artinya PERGILAH. Demi untuk mendukung doktrin Ahmadiyah bahwa Adam Hawa diciptakan dan hidup untuk pertama kali pra Pelanggaran di Jannah yg terletak di Planet Bumi sekarang..mirip keyakinan Kristen. Padahal di PL aja.. di Kitab Kejadian... dari mulai Kitab Kejadian 3 sampe Kejadian 8..yg mana sejarah Adam samoe generasi Nuh... sama sekali tidak disebutkan Nama Tempat.

Waduh, waduh, waduh TUKANG KLAIM & TUKANG TUDUH masih belum puas juga? Kan sudah saya tulis:
Nuzul (turun) itu dari nazala, kalau kata perintah "turunlah" dalam Bahasa Arab inzil atau "turunkanlah" anzil.



Berkata Isa ibnu Maryam, "Ya Allah, Tuhan kami, turunkanlah kapada kami hidangan dari langit supaya menjadi suatu hari raya bagi kami, bagi orang-orang yang awal dari kami dan yang datang di belakang kami, dan sebagai Tanda kebenaran dari Engkau, dan berilah kami rezeki dan Engkau-lah sebaik-baik Pemberi rezeki. (Al Maidah 5:114/115).
Kalau kita mengamati kaidah bahasa Arab antara kata Hubut (Ihbitu) dan Nuzul (Inzil) sebenarnya mengandung arti sama, yaitu "Turun" baik menggunakan kalimat perintah ataupun bukan.
Namun perlu kita cermati bahwa kedua kata itu di gunakan dalam situasi yang berbeda.

Perlu kita ketahui bahwa kata “Nuzul”  di dalam kaidah bahasa Arab (Bahasa Alqur’an)  berarti Turun dengan ada yang menurunkan dan ada yang di turunkan, seperti contoh ayat di atas, atau ayat yang lain seperti :

وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا

“Dan kami (Allah)turunkan dari langit Air yang sangat bersih “.(Al Furqon 48)

Dari frase kalimat di atas jelas terlihat siapa yang menurunkan dan apa yang di turunkan.

Sedangkan “Hubut”  (Ihbitu) berarti turun tanpa ada yang menurukan atau turun sendiri seperti kalimat yang kita perbincangkan di atas yang di dalamnya mengandung kalimat perintah (Fi'il Amar) atau dalam ayat berikut :

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوْبُكُم مِّنْ بَعْدِ ذَلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً وَ إِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ وَ إِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاء وَ إِنَّ مِنْهَا لَمَا

يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللهِ وَ مَا اللهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ


“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh (turun), karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.” (Albaqoroh : 74)

Dari frase kalimat di atas (Bold) dapat kita lihat bahwa jatuhnya batu tersebut tanpa ada yang menjatuhkan tetapi jatuh karena takut kepada Allah SWT.

Kata يَهْبِطُ dalam Al Baqarah 2:74/75 tidak bisa diartikan meluncur jatuh (turun), melainkan merendahkan diri/rendah hati, karena takut kepada Allah.  Ayat ini sedang membicarakan tentang قُلُوْبُكُم, yakni "hatimu" yang diumpamakan menjadi keras seperti kerasnya batu, bukan sedang membicarakan tentang kerasnya batu.

Pak...., Yang bicara kerasnya batu siapa......?, bukankah saya sedang membicarakan tentang penggunaan kata "Hubut" itu..., dimana kata tersebut  artinya sama dengan kata "nuzul" namun di gunakan pada situasi yang berbeda......?
Yang namanya ayat perumpamaan ya di buat sepersis mungkin, agar umat Rosulullah SAW dapat dengan mudah memahaminya.

Kata يَهْبِطُ yang berasal dari "hubut" dalam Al Baqarah 2:74/75 tidak bisa diartikan meluncur jatuh (turun), melainkan merendahkan diri/rendah hati, karena inti pembahasan dalam ayat ini adalah tentang قُلُوْبُكُم, yakni "hatimu" yang diumpamakan menjadi keras seperti kerasnya batu.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Fri Oct 03, 2014 10:13 pm

@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
Kata Ihbitu tidak bisa kita artikan hanya “keluarlah”  saja, tanpa mengandung arti turun, dikarenakan dalam kaidah bahasa  Arab (Alqur’an) untuk kata ini di gunakan kata Khuruj (Ukhruj) sebagai mana contoh ayat berikut :

قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ

“Allah berfirman: 'Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk,” (Al Hijr 34)

Dan dapat di simpulkan bahwa kalimat "Ihbitu" pada ayat yang kita perbincangkan di atas berarti kata perintah untuk turun dari suatu tempat yang lebih tinggi.

Anda benar bahwa "Ihbitu" pada ayat yang kita perbincangkan di atas berarti kata perintah untuk turun/keluar dari suatu tempat yang lebih tinggi,

berarti Clear ya......

tetapi tidak bisa diartikan surga, karena menurut Al Qur'an, surga itu adalah suatu tempat yang jika orang sudah memasukinya, maka dia tidak akan dikeluarkan darinya: Tidak akan menyentuh mereka di dalamnya keletihan dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya.

Saya rasa sudah kita bahas masalah ini di thead yang lain, bahwa Jannah yang di maksud bukan Jannah setelah kita mati pak, apa perlu di ulang ulang lagi.....?

(Al Hijr 15:48/49). Begitupula dengan terjemahan Al Hijr 15:34/35, seharusnya: Allah  berfirman, “Maka keluarlah dari sini, karena sesungguhnya engkau terkutuk,".

Hmmmm....begini lho pak..., maksudnya yang sedang saya Fokuskan bahwa kata perintah untuk "keluarlah" itu menggunakan kata "Fakhruj" gitu looh..., bukan bicara surganya...
Tapikan anda juga harus tau kata "Minha" itu kata ganti untuk "Jannah" yang sementara ini saya artikan "Surga", kalo boleh saya koreksi harusnyaterjemahannya seperti ini :
"Allah berfirman: "keluarlah dari sana...(Jannah/surga), karena sesungguhnya engkau terkutuk.".
Nah ayat inikan di tunjukkan untuk Iblis yang membangkang perintah Allah SWT, kalo kita perhatikan...., berarti si Iblis ini di usir dari Jannah kan...?, Nah kalo jannah disini berada di Bumi...., si Iblis ini sekarang berada dimana...?

Setan dan Iblis tetap saja berada di bumi yang tugasnya adalah untuk menggoda manusia sehingga tidak beriman kepada dan/atau membangkang terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya. Jadi orang-orang yang tidak mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya untuk bai'at kepada Allah di tangan Khalifah-Nya, mereka itu termasuk orang-orang yang sudah tergoda setan dan berperilaku seperti iblis, yakni membangkang terhadap perintah Allah.

Saya ulang lagi, kata ganti haa dalam ungkapan min-haa tidak menunjuk kepada surga di akhirat, sebab surga itu sesuatu tempat, yang setan dan iblis tidak mungkin memasukinya dan menggoda serta membangkang untuk bersujud kepada Allah bersama Adam as, dan dari tempat itu, tiada seorang pun akan dikeluarkan (Al Hijr 15:49). Kata ganti itu menunjuk kepada keadaan nikmat dan bahagia, yang dialami oleh manusia di dunia ini, sebelum seorang nabi datang kepada mereka. Dalam keadaan demikian, kendatipun mungkin mereka terperosok ke dalam kepercayaan-kepercayaan yang keliru, namun karena belum sampai menolak seorang nabi, mereka sama sekali tidak mahrum dari anugerah nikmat-nikmat Ilahi yang digambarkan dalam Alquran sebagai jannah (kebun).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Fri Oct 03, 2014 11:07 pm

@ngayarana wrote:
Tidak ada ayat suci Al Qur'an yang menegaskan bahwa Nabi Adam as diciptakan Allah di surga,

Inget pak...kata yang di gunakan adalah "Inni Jaa'ilun Fil ardhi..." bukan "Inni khooliqun fil ardhi...", sekarang coba bedakan kalimat itu.....?


Dan ketika Tuhan engkau berkata kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi;” berkata mereka, “Apakah Engkau akan menjadikan di dalamnya orang yang akan membuat kekacauan di dalamnya dan akan menumpahkan darah?  Padahal kami bertasbih dengan pujian Engkau dan kami mensucikan Engkau.” Berfirman Dia, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Al Baqarah 2:30/31)


Dan ingatlah ketika Tuhan engkau berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menciptakan manusia dari tanah liat kering yang berdenting, dari lumpur hitam yang telah diberi bentuk; (Al Hijr 15:28/29)

Allah menjadikan (jaa'ilun fil ardhi) seorang Khalifah di bumi, dan Allah menciptakan (khaaliqun) manusia dari tanah liat. Dari dua struktur kalimat di atas nampak jelas perbedaannya bukan?

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by ngayarana on Fri Oct 03, 2014 11:09 pm

@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:

Waduh, waduh, waduh TUKANG KLAIM & TUKANG TUDUH masih belum puas juga? Kan sudah saya tulis:
Nuzul (turun) itu dari nazala, kalau kata perintah "turunlah" dalam Bahasa Arab inzil atau "turunkanlah" anzil.



Berkata Isa ibnu Maryam, "Ya Allah, Tuhan kami, turunkanlah kapada kami hidangan dari langit supaya menjadi suatu hari raya bagi kami, bagi orang-orang yang awal dari kami dan yang datang di belakang kami, dan sebagai Tanda kebenaran dari Engkau, dan berilah kami rezeki dan Engkau-lah sebaik-baik Pemberi rezeki. (Al Maidah 5:114/115).
Kalau kita mengamati kaidah bahasa Arab antara kata Hubut (Ihbitu) dan Nuzul (Inzil) sebenarnya mengandung arti sama, yaitu "Turun" baik menggunakan kalimat perintah ataupun bukan.
Namun perlu kita cermati bahwa kedua kata itu di gunakan dalam situasi yang berbeda.

Perlu kita ketahui bahwa kata “Nuzul”  di dalam kaidah bahasa Arab (Bahasa Alqur’an)  berarti Turun dengan ada yang menurunkan dan ada yang di turunkan, seperti contoh ayat di atas, atau ayat yang lain seperti :

وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا

“Dan kami (Allah)turunkan dari langit Air yang sangat bersih “.(Al Furqon 48)

Dari frase kalimat di atas jelas terlihat siapa yang menurunkan dan apa yang di turunkan.

Sedangkan “Hubut”  (Ihbitu) berarti turun tanpa ada yang menurukan atau turun sendiri seperti kalimat yang kita perbincangkan di atas yang di dalamnya mengandung kalimat perintah (Fi'il Amar) atau dalam ayat berikut :

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوْبُكُم مِّنْ بَعْدِ ذَلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً وَ إِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ وَ إِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاء وَ إِنَّ مِنْهَا لَمَا

يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللهِ وَ مَا اللهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ


“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh (turun), karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.” (Albaqoroh : 74)

Dari frase kalimat di atas (Bold) dapat kita lihat bahwa jatuhnya batu tersebut tanpa ada yang menjatuhkan tetapi jatuh karena takut kepada Allah SWT.

Kata يَهْبِطُ dalam Al Baqarah 2:74/75 tidak bisa diartikan meluncur jatuh (turun), melainkan merendahkan diri/rendah hati, karena takut kepada Allah.  Ayat ini sedang membicarakan tentang قُلُوْبُكُم, yakni "hatimu" yang diumpamakan menjadi keras seperti kerasnya batu, bukan sedang membicarakan tentang kerasnya batu.

Pak...., Yang bicara kerasnya batu siapa......?, bukankah saya sedang membicarakan tentang penggunaan kata "Hubut" itu..., dimana kata tersebut  artinya sama dengan kata "nuzul" namun di gunakan pada situasi yang berbeda......?
Yang namanya ayat perumpamaan ya di buat sepersis mungkin, agar umat Rosulullah SAW dapat dengan mudah memahaminya.

Kata يَهْبِطُ yang berasal dari "hubut" dalam Al Baqarah 2:74/75 tidak bisa diartikan meluncur jatuh (turun), melainkan merendahkan diri/rendah hati, karena inti pembahasan dalam ayat ini adalah tentang قُلُوْبُكُم, yakni "hatimu" yang diumpamakan menjadi keras seperti kerasnya batu.
Apa bedanya pak..., Merendah dengan menurun sampai meluncur..., intinya kan dari Atas jadi ke bawah, dari tinggi diri menjadi rendah diri, so...apa yang mau di pertahankan.
yang disini saya bicarakan fokusnya penggunaan kata "hubut" dan "nuzul" yang berarti sama hanya situasinya yang berbeda.
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Fri Oct 03, 2014 11:30 pm

@ngayarana wrote:
melainkan di bumi ini juga diciptakan, dihidupkan (dan dijadikan sebagai Khalifah-Nya yang pertama di bumi, Al Baqarah 2:30/31) dan di bumi ini juga dimatikan (Al 'Araf 7:25/26)
[/justify]
قَالَ اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ وَلَكُمْ فِي الأرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَى حِينٍ

Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan".(23)

. قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ

Allah berfirman: "Di sana (di bumi itu) kamu hidup dan di sana (di bumi itu) kamu mati, dan dari sana (di bumi itu (pula)) kamu akan dibangkitkan. (25)
(Al A'raf : 24-25)
Perhatikan kata Bumi itu menggunakan kata ganti فِيهَا, setelah sebelumnya ayat 24 menerangkan tentang di perintahkannya Adam untuk turun dari Jannah.
Jadi apakah anda tetap berkeyakinan bahwa Jannah yang sedang kita perbincangkan ini berada di Bumi ini....?

Tafsir Al Qur'an, Al Baqarah 2:36/37 oleh Hadhrat Khalifatul Masih II ra wrote:
ا هبطوا (go forth) berasal dari kata هبط yang artinya, dia turun atau hinggap atau pergi ke bawah. Tetapi, ketika kata itu diikuti dengan kata depan من pada umumnya berarti, dia pergi atau berangkat. Jadi, kalimat هبط من الوادى berarti, dia pergi atau berangkat dari lembah itu (Al Kulliyat by Abu'l Baqa'al Husaini). Namun Tata Bahasa Arab memungkinkan kata depannya dihilangkan. Jadi, kata ا هبطوا dalam ayat tersebut berarti, pergilah atau berangkatlah. Selanjutnya di dalam Al Baqarah 2:38/39 kita baca  اهبطوا منها yang artinya, keluarlah darinya atau berangkatlah darinya.

Dengan demikian, maka jannah dalam ayat tersebut tidak berarti di luar bumi, karena tidak ada sedikitpun indikasi bahwa jannah yang pernah ditempati Adam itu berada di luar bumi, walaupun diartikan "turunlah" hanya mengisyaratkan tempat yang lebih tinggi, tetapi masih tetap berada di bumi ini juga.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Fri Oct 03, 2014 11:35 pm

@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
Kalau kita mengamati kaidah bahasa Arab antara kata Hubut (Ihbitu) dan Nuzul (Inzil) sebenarnya mengandung arti sama, yaitu "Turun" baik menggunakan kalimat perintah ataupun bukan.
Namun perlu kita cermati bahwa kedua kata itu di gunakan dalam situasi yang berbeda.

Perlu kita ketahui bahwa kata “Nuzul”  di dalam kaidah bahasa Arab (Bahasa Alqur’an)  berarti Turun dengan ada yang menurunkan dan ada yang di turunkan, seperti contoh ayat di atas, atau ayat yang lain seperti :

وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا

“Dan kami (Allah)turunkan dari langit Air yang sangat bersih “.(Al Furqon 48)

Dari frase kalimat di atas jelas terlihat siapa yang menurunkan dan apa yang di turunkan.

Sedangkan “Hubut”  (Ihbitu) berarti turun tanpa ada yang menurukan atau turun sendiri seperti kalimat yang kita perbincangkan di atas yang di dalamnya mengandung kalimat perintah (Fi'il Amar) atau dalam ayat berikut :

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوْبُكُم مِّنْ بَعْدِ ذَلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً وَ إِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ وَ إِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاء وَ إِنَّ مِنْهَا لَمَا

يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللهِ وَ مَا اللهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ


“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh (turun), karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.” (Albaqoroh : 74)

Dari frase kalimat di atas (Bold) dapat kita lihat bahwa jatuhnya batu tersebut tanpa ada yang menjatuhkan tetapi jatuh karena takut kepada Allah SWT.

Kata يَهْبِطُ dalam Al Baqarah 2:74/75 tidak bisa diartikan meluncur jatuh (turun), melainkan merendahkan diri/rendah hati, karena takut kepada Allah.  Ayat ini sedang membicarakan tentang قُلُوْبُكُم, yakni "hatimu" yang diumpamakan menjadi keras seperti kerasnya batu, bukan sedang membicarakan tentang kerasnya batu.

Pak...., Yang bicara kerasnya batu siapa......?, bukankah saya sedang membicarakan tentang penggunaan kata "Hubut" itu..., dimana kata tersebut  artinya sama dengan kata "nuzul" namun di gunakan pada situasi yang berbeda......?
Yang namanya ayat perumpamaan ya di buat sepersis mungkin, agar umat Rosulullah SAW dapat dengan mudah memahaminya.

Kata يَهْبِطُ yang berasal dari "hubut" dalam Al Baqarah 2:74/75 tidak bisa diartikan meluncur jatuh (turun), melainkan merendahkan diri/rendah hati, karena inti pembahasan dalam ayat ini adalah tentang قُلُوْبُكُم, yakni "hatimu" yang diumpamakan menjadi keras seperti kerasnya batu.

Apa bedanya pak..., Merendah dengan menurun sampai meluncur..., intinya kan dari Atas jadi ke bawah, dari tinggi diri menjadi rendah diri, so...apa yang mau di pertahankan.
yang disini saya bicarakan fokusnya penggunaan kata "hubut" dan "nuzul" yang berarti sama hanya situasinya yang berbeda.

"Merendahkan diri" atau "rendah hati" lebih tepat untuk hal-hal yang bersifat ruhaniah (contohnya "hati"), sedangkan "menurun" sampai "meluncur" lebih tepat untuk hal-hal yang secara fisik (contohnya "batu").

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by ngayarana on Fri Oct 03, 2014 11:39 pm

@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
Hmmmm....begini lho pak..., maksudnya yang sedang saya Fokuskan bahwa kata perintah untuk "keluarlah" itu menggunakan kata "Fakhruj" gitu looh..., bukan bicara surganya...
Tapikan anda juga harus tau kata "Minha" itu kata ganti untuk "Jannah" yang sementara ini saya artikan "Surga", kalo boleh saya koreksi harusnyaterjemahannya seperti ini :
"Allah berfirman: "keluarlah dari sana...(Jannah/surga), karena sesungguhnya engkau terkutuk.".
Nah ayat inikan di tunjukkan untuk Iblis yang membangkang perintah Allah SWT, kalo kita perhatikan...., berarti si Iblis ini di usir dari Jannah kan...?, Nah kalo jannah disini berada di Bumi...., si Iblis ini sekarang berada dimana...?

Setan dan Iblis tetap saja berada di bumi yang tugasnya adalah untuk menggoda manusia sehingga tidak beriman kepada dan/atau membangkang terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya. Jadi orang-orang yang tidak mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya untuk bai'at kepada Allah di tangan Khalifah-Nya, mereka itu termasuk orang-orang yang sudah tergoda setan dan berperilaku seperti iblis, yakni membangkang terhadap perintah Allah.
Lha...katanya sudah di Fakhruj (di usir) tuh dari jannah yang berada di Bumi, terus kenapa masih berada di Bumi....?
Terus siapa yang ngasih tugas kepada Setan dan Iblis untuk statment berikutnya itu....?

Saya ulang lagi, kata ganti haa dalam ungkapan min-haa tidak menunjuk kepada surga di akhirat, sebab surga itu sesuatu tempat, yang setan dan iblis tidak mungkin memasukinya dan menggoda serta membangkang untuk bersujud kepada Allah bersama Adam as, dan dari tempat itu, tiada seorang pun akan dikeluarkan (Al Hijr 15:49).
Kok masih bolak balik disini aja sih, Siapa yang bilang surga Akherat....? lha wong kiamat aja belum kok, tapi yang pasti Adam terusir dari Jannah (terserah anda mau artikan Apa)

يَا بَنِي آَدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ

""Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat tertipu oleh syaiton sebagaimana dia telah mengeluarkan kedua Ibu Bapakmu dari Jannah ." (QS : Al A'raf  : 27)

Bagaimana dengan Ayat diatas, mau anda artikan apa deari Jannah di atas....?
Kata ganti itu menunjuk kepada keadaan nikmat dan bahagia, yang dialami oleh manusia di dunia ini, sebelum seorang nabi datang kepada mereka. Dalam keadaan demikian, kendatipun mungkin mereka terperosok ke dalam kepercayaan-kepercayaan yang keliru, namun karena belum sampai menolak seorang nabi, mereka sama sekali tidak mahrum dari anugerah nikmat-nikmat Ilahi yang digambarkan dalam Alquran sebagai jannah (kebun).
Kita bicara Adam apa Iblis nih dalam pembahasan ini...
Adam di Jannah/kebun/surga (lokasi di Bumi) lalu "Ukhruj" buat si Iblis....Logika ayatnya gimana si pak.....?
Jelasin dong.....(Asli Bingung saya.....)pusing pusing

Ada yang Nonton...ketawa guling ketawa guling
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by ngayarana on Fri Oct 03, 2014 11:47 pm

@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
Tidak ada ayat suci Al Qur'an yang menegaskan bahwa Nabi Adam as diciptakan Allah di surga,

Inget pak...kata yang di gunakan adalah "Inni Jaa'ilun Fil ardhi..." bukan "Inni khooliqun fil ardhi...", sekarang coba bedakan kalimat itu.....?


Dan ketika Tuhan engkau berkata kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi;” berkata mereka, “Apakah Engkau akan menjadikan di dalamnya orang yang akan membuat kekacauan di dalamnya dan akan menumpahkan darah?  Padahal kami bertasbih dengan pujian Engkau dan kami mensucikan Engkau.” Berfirman Dia, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Al Baqarah 2:30/31)


Dan ingatlah ketika Tuhan engkau berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menciptakan manusia dari tanah liat kering yang berdenting, dari lumpur hitam yang telah diberi bentuk; (Al Hijr 15:28/29)

Allah menjadikan (jaa'ilun fil ardhi) seorang Khalifah di bumi, dan Allah menciptakan (khaaliqun) manusia dari tanah liat. Dari dua struktur kalimat di atas nampak jelas perbedaannya bukan?
Iya......., ada gak Ayatnya yang mengatakan "Inni Khooliqun fil Ardhi..." gak ada kan....?
Ayat berikutnya pun tidak menunjukkan Adam di Ciptakan di Bumi tapi dari ..., (inget DARI atau Min) Tanah dan seterusnya....
Faham kan maksud saya....?
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Sat Oct 04, 2014 12:00 am

@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
Hmmmm....begini lho pak..., maksudnya yang sedang saya Fokuskan bahwa kata perintah untuk "keluarlah" itu menggunakan kata "Fakhruj" gitu looh..., bukan bicara surganya...
Tapikan anda juga harus tau kata "Minha" itu kata ganti untuk "Jannah" yang sementara ini saya artikan "Surga", kalo boleh saya koreksi harusnyaterjemahannya seperti ini :
"Allah berfirman: "keluarlah dari sana...(Jannah/surga), karena sesungguhnya engkau terkutuk.".
Nah ayat inikan di tunjukkan untuk Iblis yang membangkang perintah Allah SWT, kalo kita perhatikan...., berarti si Iblis ini di usir dari Jannah kan...?, Nah kalo jannah disini berada di Bumi...., si Iblis ini sekarang berada dimana...?

Setan dan Iblis tetap saja berada di bumi yang tugasnya adalah untuk menggoda manusia sehingga tidak beriman kepada dan/atau membangkang terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya. Jadi orang-orang yang tidak mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya untuk bai'at kepada Allah di tangan Khalifah-Nya, mereka itu termasuk orang-orang yang sudah tergoda setan dan berperilaku seperti iblis, yakni membangkang terhadap perintah Allah.

Lha...katanya sudah di Fakhruj (di usir) tuh dari jannah yang berada di Bumi, terus kenapa masih berada di Bumi....?
Terus siapa yang ngasih tugas kepada Setan dan Iblis untuk statment berikutnya itu....?

Saya kasih contoh: Nabi Muhammad saw diusir dari kampung halamannya di Mekkah, kemudian hijrah ke Madinah. Mekkah dan Madinah sama-sama berada di bumi. Begitupula dengan JANNAH yang pernah didiami oleh Adam as berada di bumi, lalu Allah memerintahkan agar keluar darinya, ya masih tetap di bumi ini juga.

"Tugas" untuk setan dan iblis lebih tepat disebut "karakter" atau "sifat-sifat" setan dan iblis.


Saya ulang lagi, kata ganti haa dalam ungkapan min-haa tidak menunjuk kepada surga di akhirat, sebab surga itu sesuatu tempat, yang setan dan iblis tidak mungkin memasukinya dan menggoda serta membangkang untuk bersujud kepada Allah bersama Adam as, dan dari tempat itu, tiada seorang pun akan dikeluarkan (Al Hijr 15:49).

Kok masih bolak balik disini aja sih, Siapa yang bilang surga Akherat....? lha wong kiamat aja belum kok, tapi yang pasti Adam terusir dari Jannah (terserah anda mau artikan Apa)[/quote]

Jelas, jannah yang darinya Adam dikeluarkan adalah di bumi, bukan di luar bumi.

@ngayarana wrote:
يَا بَنِي آَدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ

""Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat tertipu oleh syaiton sebagaimana dia telah mengeluarkan kedua Ibu Bapakmu dari Jannah ." (QS : Al A'raf  : 27)

Bagaimana dengan Ayat diatas, mau anda artikan apa deari Jannah di atas....?

Jannah di dalam bumi.

@ngayarana wrote:
Kata ganti itu menunjuk kepada keadaan nikmat dan bahagia, yang dialami oleh manusia di dunia ini, sebelum seorang nabi datang kepada mereka. Dalam keadaan demikian, kendatipun mungkin mereka terperosok ke dalam kepercayaan-kepercayaan yang keliru, namun karena belum sampai menolak seorang nabi, mereka sama sekali tidak mahrum dari anugerah nikmat-nikmat Ilahi yang digambarkan dalam Alquran sebagai jannah (kebun).

Kita bicara Adam apa Iblis nih dalam pembahasan ini...
Adam di Jannah/kebun/surga (lokasi di Bumi) lalu "Ukhruj" buat si Iblis....Logika ayatnya gimana si pak.....?
Jelasin dong.....(Asli Bingung saya.....)pusing pusing

Ada yang Nonton...ketawa guling ketawa guling

Sesungguhnya jannah yang pernah ditempati Adam dan digambarkan dalam Al Qur'an itu sama dengan anugerah nikmat-nikmat Ilaahi yang dialami setiap manusia di dunia sebelum seorang Khalifah/Nabi/Rasul datang kepada mereka.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Sat Oct 04, 2014 12:06 am

@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
Tidak ada ayat suci Al Qur'an yang menegaskan bahwa Nabi Adam as diciptakan Allah di surga,

Inget pak...kata yang di gunakan adalah "Inni Jaa'ilun Fil ardhi..." bukan "Inni khooliqun fil ardhi...", sekarang coba bedakan kalimat itu.....?


Dan ketika Tuhan engkau berkata kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi;” berkata mereka, “Apakah Engkau akan menjadikan di dalamnya orang yang akan membuat kekacauan di dalamnya dan akan menumpahkan darah?  Padahal kami bertasbih dengan pujian Engkau dan kami mensucikan Engkau.” Berfirman Dia, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Al Baqarah 2:30/31)


Dan ingatlah ketika Tuhan engkau berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menciptakan manusia dari tanah liat kering yang berdenting, dari lumpur hitam yang telah diberi bentuk; (Al Hijr 15:28/29)

Allah menjadikan (jaa'ilun fil ardhi) seorang Khalifah di bumi, dan Allah menciptakan (khaaliqun) manusia dari tanah liat. Dari dua struktur kalimat di atas nampak jelas perbedaannya bukan?

Iya......., ada gak Ayatnya yang mengatakan "Inni Khooliqun fil Ardhi..." gak ada kan....?
Ayat berikutnya pun tidak menunjukkan Adam di Ciptakan di Bumi tapi dari ..., (inget DARI atau Min) Tanah dan seterusnya....
Faham kan maksud saya....?

Allah menciptakan manusia dari tanah itu sudah jelas di bumi, jadi tidak perlu menunjukkan ayat suci Al Qur'an yang menyatakan "Inni Khooliqun fil Ardhi..." Sedangkan, kalimat "Inni jaa'ilun filardhi khalifah" itu ada ayatnya, yakni Al Baqarah 2:30/31, mungkin maksudnya untuk menegaskan bahwa Adam dijadikan Allah sebagai Khalifah-Nya di bumi, bukan di tempat lain.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by ngayarana on Sat Oct 04, 2014 12:21 am

@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
melainkan di bumi ini juga diciptakan, dihidupkan (dan dijadikan sebagai Khalifah-Nya yang pertama di bumi, Al Baqarah 2:30/31) dan di bumi ini juga dimatikan (Al 'Araf 7:25/26)
[/justify]
قَالَ اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ وَلَكُمْ فِي الأرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَى حِينٍ

Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan".(23)

. قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ

Allah berfirman: "Di sana (di bumi itu) kamu hidup dan di sana (di bumi itu) kamu mati, dan dari sana (di bumi itu (pula)) kamu akan dibangkitkan. (25)
(Al A'raf : 24-25)
Perhatikan kata Bumi itu menggunakan kata ganti فِيهَا, setelah sebelumnya ayat 24 menerangkan tentang di perintahkannya Adam untuk turun dari Jannah.
Jadi apakah anda tetap berkeyakinan bahwa Jannah yang sedang kita perbincangkan ini berada di Bumi ini....?

Tafsir Al Qur'an, Al Baqarah 2:36/37 oleh Hadhrat Khalifatul Masih II ra wrote:
ا هبطوا (go forth) berasal dari kata هبط yang artinya, dia turun atau hinggap atau pergi ke bawah. Tetapi, ketika kata itu diikuti dengan kata depan من pada umumnya berarti, dia pergi atau berangkat. Jadi, kalimat هبط من الوادى berarti, dia pergi atau berangkat dari lembah itu (Al Kulliyat by Abu'l Baqa'al Husaini). Namun Tata Bahasa Arab memungkinkan kata depannya dihilangkan. Jadi, kata ا هبطوا dalam ayat tersebut berarti, pergilah atau berangkatlah. Selanjutnya di dalam Al Baqarah 2:38/39 kita baca  اهبطوا منها yang artinya, keluarlah darinya atau berangkatlah darinya.
Bingung ya pak...Nafsirinnya, pertama artinya Turun atau hinggap dan seterusnya
terus bila ada "Min" Jadi berangkat atau pergi dan seterusnya
Nah...Al A'raf 24 itu kalimat "Ihbituu" gak ada "Min" nya kan..., jadi artinya gimana....lol ?

Dengan demikian, maka jannah dalam ayat tersebut tidak berarti di luar bumi, karena tidak ada sedikitpun indikasi bahwa jannah yang pernah ditempati Adam itu berada di luar bumi, walaupun diartikan "turunlah" hanya mengisyaratkan tempat yang lebih tinggi, tetapi masih tetap berada di bumi ini juga.
Gak ada Indikasi gimana ....? dua ayat di atas dengan jelas mengindikasikan sebelum Adam di turunkan tempatnya bukan di Bumi ini.
Lihat saja redaksi ayatnya pada Al A'raf 24 jelas banget kok.
Awalnyakan di suruh Turun.., boleh lah di suruh pergi dan seterusnya..., lalu Bold diberikan tempat kediaman di Bumi dan seterusnya......
Bahkan lebih di perjelas lagi oleh ayat berikutnya Al A'raf 25, yang intinya Disana kamu hidup, disana kamu mati, dan di sana kamu di bangkitkan.
Saya yakin anda Faham.... ehmm
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Kedunghalang on Sat Oct 04, 2014 12:42 am

@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
melainkan di bumi ini juga diciptakan, dihidupkan (dan dijadikan sebagai Khalifah-Nya yang pertama di bumi, Al Baqarah 2:30/31) dan di bumi ini juga dimatikan (Al 'Araf 7:25/26)
[/justify]
قَالَ اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ وَلَكُمْ فِي الأرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَى حِينٍ

Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan".(23)

. قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ

Allah berfirman: "Di sana (di bumi itu) kamu hidup dan di sana (di bumi itu) kamu mati, dan dari sana (di bumi itu (pula)) kamu akan dibangkitkan. (25)
(Al A'raf : 24-25)
Perhatikan kata Bumi itu menggunakan kata ganti فِيهَا, setelah sebelumnya ayat 24 menerangkan tentang di perintahkannya Adam untuk turun dari Jannah.
Jadi apakah anda tetap berkeyakinan bahwa Jannah yang sedang kita perbincangkan ini berada di Bumi ini....?

Tafsir Al Qur'an, Al Baqarah 2:36/37 oleh Hadhrat Khalifatul Masih II ra wrote:
ا هبطوا (go forth) berasal dari kata هبط yang artinya, dia turun atau hinggap atau pergi ke bawah. Tetapi, ketika kata itu diikuti dengan kata depan من pada umumnya berarti, dia pergi atau berangkat. Jadi, kalimat هبط من الوادى berarti, dia pergi atau berangkat dari lembah itu (Al Kulliyat by Abu'l Baqa'al Husaini). Namun Tata Bahasa Arab memungkinkan kata depannya dihilangkan. Jadi, kata ا هبطوا dalam ayat tersebut berarti, pergilah atau berangkatlah. Selanjutnya di dalam Al Baqarah 2:38/39 kita baca  اهبطوا منها yang artinya, keluarlah darinya atau berangkatlah darinya.
Bingung ya pak...Nafsirinnya, pertama artinya Turun atau hinggap dan seterusnya
terus bila ada "Min" Jadi berangkat atau pergi dan seterusnya
Nah...Al A'raf 24 itu kalimat "Ihbituu" gak ada "Min" nya kan..., jadi artinya gimana....lol ?

Dengan demikian, maka jannah dalam ayat tersebut tidak berarti di luar bumi, karena tidak ada sedikitpun indikasi bahwa jannah yang pernah ditempati Adam itu berada di luar bumi, walaupun diartikan "turunlah" hanya mengisyaratkan tempat yang lebih tinggi, tetapi masih tetap berada di bumi ini juga.
Gak ada Indikasi gimana ....? dua ayat di atas dengan jelas mengindikasikan sebelum Adam di turunkan tempatnya bukan di Bumi ini.
Lihat saja redaksi ayatnya pada Al A'raf 24 jelas banget kok.
Awalnyakan di suruh Turun.., boleh lah di suruh pergi dan seterusnya..., lalu Bold diberikan tempat kediaman di Bumi dan seterusnya......
Bahkan lebih di perjelas lagi oleh ayat berikutnya Al A'raf 25, yang intinya Disana kamu hidup, disana kamu mati, dan di sana kamu di bangkitkan.
Saya yakin anda Faham.... ehmm

Jannah adalah suatu tempat yang letaknya lebih tinggi dibandingkan dengan suatu dataran yang lebih rendah di luar jannah yang juga letaknya di bumi. Jadi, sama sekali tidak ada indikasi bahwa jannah itu terletak di luar bumi.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: ADAM diturunkan di SUNDALAND (Benua Sunda) ...!!

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 5 dari 11 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 9, 10, 11  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik