FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

pembusukan polri karena kpk dan presiden

Halaman 3 dari 3 Previous  1, 2, 3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by abu hanan on Sat Feb 07, 2015 11:40 am

First topic message reminder :

bubur ajah,aksi panggung boneka tampil dengan kemasan baru sejak episode dpr tandingan usai..dan sayah belum sempat mengumpulkan data2/isu terkini jadi silahkeun beropini ria tentang jurus mabuk budi gunawan,kebrutalan polri,patungnyah jokowi maupun kpk yang kehilangan induk..

manggah..




Merger topics with Polri Pembusukan karena mempunyai tujuan dan tema yang sama.

Moderator 3.


PERATURAN DAN PANDUAN UMUM | FAQ | ADA MASALAH..?? l PENGADUAN
Like dan Follow !
facebook.com/laskarislamcom
@LaskarIslamcom
untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 218

Kembali Ke Atas Go down


Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by abu hanan on Sat Apr 25, 2015 12:44 am

sayah masih susah bayangkan kalow jendral tni dinyatakan tersangka oleh kpk..gimana kira2 reaksi militer?apakah kirim orang buat bersihin kpk dg cara halus?
dari ditabrak sampe mati ato diledakkan?

sejauh ini..tni ibarat makhluk suci..tak tersentuh audit..seperti f-16 lagi operasi wilayah..kira2 avturnyah apakah aman dari sunatan massal?

tapi trit ini lagi non militer..nah gimana kapolri baru didampingi wakapolri,apakah anda berdua berani mengundang auditor independen untuk general cek up internal kepolisian ri?


PERATURAN DAN PANDUAN UMUM | FAQ | ADA MASALAH..?? l PENGADUAN
Like dan Follow !
facebook.com/laskarislamcom
@LaskarIslamcom
untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 218

Kembali Ke Atas Go down

POLRI membusuk!

Post by isaku on Fri May 01, 2015 11:29 pm

Selamat datang orde kegelapan.



Tidak bermaksud membela seseorang yang bahkan tidak dikenal, tapi tidak rela dan tidak ikhlas mengeluarkan pajak untuk polisi bajingan.





#novelbaswedan

piss

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3532
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by isaku on Mon May 04, 2015 6:01 pm

@isaku wrote:Selamat datang orde kegelapan.



Tidak bermaksud membela seseorang yang bahkan tidak dikenal, tapi tidak rela dan tidak ikhlas mengeluarkan pajak untuk polisi bajingan.





#novelbaswedan

piss
G ada nih polisi yang nyamperin :)

Maaf untuk kata2 yang di-strike.


Saya setuju dan harus diusut polisi yang sembarangan bikin mati orang, tapi bukan dengan cara jadi pahlawan kesiangan ujug2 usut setelah belasan tahun kemudian, ditambah pula kata2 asbun "mencegah terdakwa menghilangkan barang bukti", barang bukti kok disimpan bertahun2, ada juga dibuang belasan tahun yang lalu.

Yang mantap lagi, laptop, hp + dokumen2 orang digondol, mau melenyapkan barang bukti milik sendiri ya???


ehmm

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3532
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by abu hanan on Mon May 04, 2015 6:46 pm

ada jendral tiga bintang bertanya "apa kehebatan novel baswedan?"

dan pertanyaan itu telah dijawab oleh karyawannyah sendiri..para penyidik polisi mengambil sejumlah barang milik novel kecuali kaos kaki dan sandal novel..wkwkwk..disitulah kehebatan novel..segitu takutnyah si tiga bintang sampe2 yang tak terkait kasus 2004 pun diangkut..syukurlah novel baswedan gak simpan majalah porno..semisal ada pun boleh jadi akan diangkut plus tuduhan baru..novel baswedan mendukung pornografi..xixixi..

tentang 4 rumah novel..sayah yakim si tiga bintang akan nambah properti bila sukses membuktikan keberadaan rumah novel..

sayah tidak berkata bahwa kpk saat ini dikepung polisi sebagai pelampiasan sakit hati dari "we know who"..sayah hanya berkata ini adalah titik balik kepolisian..ketakutan sejumlah jendral korup akan sotomatis terkuak oleh publik(bukan kpk,karena saat ini kpk sedang Kapok Periksa Kepolisian)..
premanisme by polisi akan berhadapan dengan pemegang kedaulatan negeri ini..ketika itu terjadi,bolehlah sayah bertanya"apa kehebatan budi gunawan dan budi waseso?"..


PERATURAN DAN PANDUAN UMUM | FAQ | ADA MASALAH..?? l PENGADUAN
Like dan Follow !
facebook.com/laskarislamcom
@LaskarIslamcom
untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 218

Kembali Ke Atas Go down

Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by isaku on Tue May 05, 2015 3:43 pm

KEGANJILAN KASUS NOVEL


Berita lama, tapi masih relevan.

sumber/

Jumat, 19 Oktober 2012 08:59 WIB
10 Keganjilan Kasus Novel
Zamzam Siregar — HARIAN TERBIT

JAKARTA– Tim Pembela Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan 10 keganjilan dalam kriminalisasi Kompol Novel Baswedan dan AKP Yuri Siahaan oleh Polda Bengkulu. Novel ditetapkan tersangka terkait tewasnya seorang pencuri sarang burung walet di Bengkulu tahun 2004.

“Keganjilan pertama adalah jarak antara pembuatan Laporan Polisi (LP) dengan penangkapan hanya berselang empat hari. LP dibuat tanggal 1 Oktober 2012 yaitu LP.A/1265/2012/SPKT, sementara pengepungan KPK dan upaya penangkapan Novel tanggal 5 Oktober 2012,” ujar anggota Tim Pembela Penyidik KPK, Nurkholis Hidayat di Jakarta, Kamis (18/10).

Keganjilan kedua yakni surat permohonan keadilan dari Yulisman mewakili Iwan Siregar dan Dedi Nuryadi dibuat tanggal 21 September 2012. Sementara hasil pemeriksaan forensik file pembuatan surat tertanggal 29 September dengan komputer dan dimodifikasi tanggal 3 Oktober 2012.

Keganjilan ketiga adalah surat permohonan keadilan terdapat blank draft untuk diparaf dikonsep oleh pejabat Polri yakni Kabidkeu, Kasetum dan Wakapolda Bengkulu.

Keganjilan keempat bahwa sidang disiplin tidak merekomendasikan pidana. Novel dan kawan-kawan hanya menjalani sidang disiplin bukan sidang etik dan hanya dikenai teguran keras. ?Sidang disiplin Novel tidak merekomendasikan ke Direskrim untuk tindak lanjut proses pidana, katanya.

Keganjilan kelima adalah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan salah tempat. Olah TKP dilakukan di lokasi 100 meter dari gerbang Taman Wisata Alam Pantai Panjang. Tanggal 11 OKtober dilakukan olah TKP tanpa dihadiri dua pelapor kasus Novel, sedangkan Dedi Mulyadi dan Erwansyah Siregar tidak dikeluarkan dari mobil,” kata Nurkholis.

Pengangkatan peluru Keganjilan keenam adalah operasi pengangkatan peluru dilakukan pada hari pengepungan yang terjadi di KPK, katanya. “Operasi pengangkatan peluru pada hari yang sama dengan upaya penangkapan Novel pada 5 Oktober 2012. Selanjutnya Direskrimum Polda Bengkulu, Kombes Pol Dedi Irianto dalam konferensi pers langsung menuduh Novel sebagai pelaku penembakan,” ujarnya.

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3532
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by isaku on Tue May 05, 2015 3:54 pm

sumber

Jakarta – KabarNet: Perseteruan antara KPK-Polri kian memanas saat sejumlah anggota Polri dari Kepolisian Daerah Bengkulu, Kepolisian Daerah Metro Jaya, dan Markas Besar Polri mengeruduk gedung KPK, Jumat malam (05/10). Mereka, yang sebagian tidak menggunakan seragam, ditengarai ingin menjemput paksa seorang penyidik senior di KPK bernama Novel Baswedan. Novel dianggap terlibat dalam aksi pembunuhan pada 2004 lalu. Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Bengkulu, Komisaris Besar Dedy Irianto, menuding Novel menembak tersangka yang terlibat kasus pencurian.

Anehnya pihak kepolisian kini terfokus pada salah seorang tersangka yang diduga melakukan pencurian sarang burung wallet yang bernama Iwan. Bahkan hingga saat ini polisi belum bisa memastikan apakah Kompol Novel Bswedan yang melakukan penembakan terhadap Iwan. Penyelidikan masih terus berlangsung. “Saya belum bisa pastikan. Itu bagian dari pemeriksaan,” ujar Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2012).

Untuk tahap penyelidikan, saat ini pihaknya mengaku baru melakukan uji balistik. Namun dia mengaku belum mengetahui hasil dari uji balistik tersebut. Boy mengatakan, senjata yang disita oleh pihak kepolisian, diduga milik Novel karena itu merupakan senjata organik Polri. “Senjata sudah ketemu, senjata dinas Polri, jenis Revolver,” imbuhnya.

Lalu apa kata Novel Baswedan?.. Budi Setyarso dari Tempo menemui penyidik alumnus Akademi Kepolisian 1998 itu pada pukul 01.30, Sabtu, 6 Oktober 2012. “Ini rekayasa, kekejian luar biasa,” ujarnya. Oleh Kepolisian, ia dituding terlibat pembunuhan tersangka pencuri ketika menjabat Kepala Satuan Reserse Kepolisian Resor Bengkulu, delapan tahun silam.

Sebenarnya apa yang terjadi pada 2004?.. Waktu itu saya baru seminggu menjadi Kepala Satuan Reserse setelah menjabat Kepala Urusan Pembinaan Operasi. Ada pencuri yang ditangkap, sempat ditembak, kemudian dihakimi massa. Ketika saya datang, pencuri itu tewas. Saya melihat tidak mungkin bisa mengusut siapa yang bertanggung jawab atas kematian itu. Akhirnya saya putuskan, saya ambil tanggung jawab. Jadi, ketika peristiwa terjadi, saya sebenarnya tidak di lokasi.

Anda keras dalam menangani perkara korupsi di Korps Lalu Lintas, mungkin karena itu Anda diincar?.. Kami mengusut kasus ini bukan untuk merusak institusi Polri, melainkan justru memperbaikinya. Kami memiliki solusi, bukan mengobrak-abrik. Saya tidak berhenti setelah kriminalisasi ini. Akan saya buka semuanya. Kalau perlu, saya akan bicara kepada pers, kalau diizinkan pimpinan KPK.

Apa rencana Anda menghadapi kasus ini? Saya akan menyiapkan penasihat hukum. Akan saya hadapi perkara ini. (wawancara Majalah Tempo)

Seperti diberitakan sebelumnya, Novel dituduh bertanggung jawab atas penganiayaan enam pencuri walet sehingga meninggal pada 2004. Kala itu, Novel menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal pada polres di Polda Bengkulu. Kepolisian Daerah Bengkulu mencoba menangkap Novel di KPK. Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Bengkulu, Komisaris Besar Dedy Irianto, menuding Novel menembak tersangka yang terlibat kasus pencurian.

Sedangkan pemimpin KPK menduga tuduhan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap penyidiknya. Sebab, Novel adalah penyidik berbagai kasus besar korupsi, seperti kasus korupsi simulator kemudi. Kemarin, Novel juga yang memeriksa tersangka simulator kemudi, Inspektur Jenderal Djoko Susilo.

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3532
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by isaku on Tue May 05, 2015 4:05 pm

SIAPA NOVEL

SUMBER

Jakarta – KabarNet: Suasana menegangkan terjadi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, saat belasan polisi menggeruduk kantor lembaga anti korupsi. Banyak pihak yang menyayangkan aksi pengepungan gedung KPK oleh sejumlah aparat Polda Metro Jaya dan Polda Bengkulu di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat malam, 5 Oktober 2012. Momentum ini menjadi penting karena kejadian pengepungan ini berkaitan dengan kelanjutan pemberantasan kasus korupsi skala besar di negeri ini.

Masyarakat tak boleh diam melihat kejadian ini, karena bila kriminalisasi terhadap KPK ini berlanjut, maka tipis harapan kasus korupsi kelas kakap di Indonesia bisa diungkap dan pelakunya diganjar hukuman. Drama penggerebekan oleh pihak kepolisian yang bisa disaksikan langsung dengan mata kepala tersebut mengincar satu sosok penting KPK yang menjadi kunci pengungkapan beberapa kasus korupsi yang kita ketahui belakangan ini.

Bayangkan, mereka datang untuk menangkap salah satu penyidik terbaik KPK, Komisaris Pol. Novel Baswedan. Banyak yang melihat penyerbuan itu dipenuhi kejanggalan. Novel berperan penting dalam mengungkap kasus dugaan korupsi proyek simulator ujian Surat Izin Mengemudi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Novel juga dikenal sebagai penyidik kasus korupsi Wisma Atlet yang menyeret mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin. Metode penyidikan dengan sistem whistle-blower yang dikembangkan Novel mendapat protes dari para legislator di komisi hukum DPR. Novel pula yang pernah menghalangi para anggota DPR yang ingin menjenguk Nazaruddin di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Pernah ada upaya penekanan yang dilakukan oleh pihak Nazaruddin dengan mendesak pimpinan KPK mengganti Novel. Hasilnya, bukan Novel yang diganti. Malah atasan Novel, Brigjen Pol Yurod Saleh, yang dikembalikan pimpinan KPK ke Mabes Polri.

Pengungkapan barang bukti kasus Nazaruddin itu kini telah merembet ke kasus lain. Novel pula yang akhirnya menahan mantan anggota DPR Angelina Sondakh (Angie) dalam kasus suap soal penganggaran di Kemenpora dan Kemendikbud. Kasusnya berkembang ke dugaan suap cek pelawat yang berhasil menjebloskan Nunun Nurbaeti, istri Mantan Wakapolri Adang Daradjatun, ke penjara. Novel pula yang menyidik kasus suap penganggaran pengadaan kitab suci Al-Qur’an dengan tersangka legislator Partai Golkar, Zulkarnaen Djabar. Saat itu Novel turut menggeledah ruang Zulkarnaen.

Novel beberapa kali berperan aktif dalam operasi penggeledahan atau pun operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Dia merupakan penyidik yang berperan aktif dalam penangkapan Bupati Buol Amran Batalipu, yang saat itu tertangkap tangan menerima uang Rp 3 miliar dari Yani Anshori, manajer PT Hardaya Inti Plantations, yang mana proses operasi itu diwarnai dengan penghadangan oleh puluhan pendukung Amran. Novel yang saat itu mengendarai motor untuk melakukan pengejaran, bahkan sempat akan ditabrak oleh rombongan Bupati Amran Batalipu. Beruntung dia bisa menghindar, sedangkan motornya ringsek.

Puncaknya adalah, Novel menjadi ketua satuan tugas penyidikan kasus simulator SIM Korlantas Mabes Polri. Novel salah seorang penyidik KPK yang dengan keras menghadang upaya penghentian penggeledahan KPK di markas Korlantas bulan Juli lalu. Ketika itu Novel menunjukkan surat perintah pengadilan yang dimiliki KPK untuk menggeledah markas Korlantas, ketika ada petugas kepolisian dengan pangkat yang jauh lebih tinggi darinya yang sempat mempertanyakan izin KPK menggeledah. Ketika itu Novel menunjukkan surat perintah pengadilan yang dimiliki KPK untuk menggeledah markas Korlantas. Perdebatan pun terjadi. Ada informasi yang menyebutkan bahwa sejak itu nama Novel masuk dalam daftar incaran.

Pada Jumat tanggal 05 Oktober 2012, Novel adalah salah satu penyidik KPK yang melakukan pemeriksaan langsung kepada Irjen Djoko Susilo, tersangka kasus Simulator SIM. Seorang perwira menengah berpangkat Kompol memeriksa jenderal aktif berbintang dua. Atas adegan inilah, hubungan KPK – Polri kembali retak.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengakui, Novel adalah salah satu penyidik dengan kategori par excellence yang dimiliki KPK. Suatu saat Johan pernah mengungkapkan kepada sejumlah media, ingin mempublikasikan sosok Novel karena kemampuannya sebagai penyidik yang selalu diandalkan KPK dalam menuntaskan kasus korupsi skala besar. Novel kini tengah menghadapi ancaman penangkapan dari instansi asalnya. Dia dituduh terlibat kasus penganiayaan semasa bertugas sebagai polisi di Bengkulu delapan tahun lalu.

Sampai kini belum diketahui, mengapa kasus yang telah lama berlalu dan kabarnya telah selesai secara etik tersebut diangkat kembali untuk menjerat penyidik terbaik KPK ini. Yang jelas, Kompol Novel sampai saat ini adalah penyidik dengan kategori par excellence di KPK.

Belakangan Novel dituduh telah melakukan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian terhadap salah satu dari enam pencuri sarang burung walet. Tuduhan penganiayaan oleh Novel itu terjadi saat menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Bengkulu, Sumatera Selatan, pada tahun 2004.

Alasan yang dipakai Kepolisian Polda Bengkulu terkait kasus Novel mengherankan dan menimbulkan banyak pertanyaan. Bayangkan, Kasus tersebut sudah terjadi delapan tahun lalu ketika Novel menjabat Kepala Satuan reserse Kriminal Polda Bengkulu, tetapi baru dipersoalkan saat ini. Kejanggalan itu semakin kuat karena upaya penangkapan terjadi ketika Novel tengah menangani kasus dugaan korupsi proyek simulator di Korps Lalu Lintas Polri.

Lalu bagaimana dengan kesimpulan sidang etik Polri delapan tahun silam yang menyatakan Novel bukan pelakunya? Dan sebagai bentuk pertanggungjawaban seorang atasan terhadap perbuatan anak buahnya, Novel hanya mendapat teguran keras. Apakah sidang etik itu rekayasa atau memang atas dasar fakta?

Tindakan Polri yang mengundang pertanyaan itu, seharusnya dapat menjelaskan kepada publik berbagai kejanggalan dalam kasus yang dituduhkan kepada anggota Polri, Kompol Novel Baswedan. Langkah itu untuk mengklarifikasi penilaian adanya upaya kriminalisasi terhadap KPK. Jika tidak dapat menjelaskan secara logis, maka jangan salahkan apabila publik beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh Polri adalah bentuk kriminalisasi terhadap anggota KPK, disamping juga merupakan bentuk balas dendam terhadap KPK.

Mengapa yang dibidik hanya Novel? Jawaban logisnya adalah, karena Novel merupakan penyidik KPK yang membongkar kasus Simulator SIM. Dia bahkan lebih tahu seluk-beluk kasus korupsi tersebut dibanding para pimpinan KPK, sehingga keadaan ini dianggap membahayakan pihak kepolisian. Polri khawatir kasus ini merembet ke kasus-kasus lain yang mungkin melibatkan sejumlah petinggi Polri lainnya.

Polri seharusnya tidak perlu takut apabila pada akhirnya kasus ini akan melebar ke mana-mana, termasuk jika ada pejabat tinggi polri lainnya yang disinyalir terlibat, demi terwujudnya cita-cita Indonesia bebas korupsi

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3532
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by abu hanan on Tue May 05, 2015 5:15 pm

beberapa waktu lalu ketika budi gunawan dijadikan tsrsangka kan mencuat kata "pengkhianat"..boleh jadi ini adalah manifestasi dari ungkapan itu..

dan sayang sekali justru bibit pengkhianatan ini muncul dari kinerja polisi sendiri..meskipun novel gak bisa disebut sebagai pengkhianat karena ketika itu ditetaplan sebagai tersangka kan si novel uda bukan polisi..dan kalo merasa dikhianti mengapa tak ambil jurus produktif?seperti beberkan secara jujur asal usul harta dll..bukan malah berlindung di balik penjelasan ppatk ato lebih parah pake jurus dewa mabuk seperti sekarang..gentayangan di gedung kpk..


PERATURAN DAN PANDUAN UMUM | FAQ | ADA MASALAH..?? l PENGADUAN
Like dan Follow !
facebook.com/laskarislamcom
@LaskarIslamcom
untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 218

Kembali Ke Atas Go down

Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by abu hanan on Tue May 05, 2015 10:14 pm

Liputan6.com, Jakarta -
Kabareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso mengatakan penyidik bekerja profesional dan hati-hati dalam menetapkan status tersangka.
Begitu juga saat menetapkan status tersangka terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dalam kasus penganiayaan.

Jenderal bintang tiga itu menuturkan, tidak ada untung yang diperoleh pihaknya atas kasus Novel. Bukti-bukti yang dikantongi penyidik kuat.

"Oh tidaklah (kriminalisasi). Iya dong objektif dan profesional itu pastilah. Saya berkali-kali membuktikan tidaklah. Kita polisi apalagi Bareskrim apa untungnya mengkriminalisasi?" kata pria yang karib disapa Buwas ini di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

m.liputan6.com/news/read/2226497/kabareskrim-apa-untungnya-mengkriminalisasi-novel-baswedan

pasti gak untunglah karena kesempatan untuk menghilangkan bukti korup yang ( mungkin) disimpan novel baswedan menjadi ada..

kalo profesional?itu konyol jendral..dari 2004 sampe novel baswedan undur diri dari kepolisian itu bareskrim lagi tidur ato pingsan?jelas kami bertanya kenapa kasus novel diangkat lagi ketika situasi jendral2 dalam krisis?

dan profesionalisme polisi pasti sayah jempol deh bila sertakan fotocopi ala abraham samad dalam kasus novel..dan setiap orang pun tau bahwa fotokopi adalah dokumen yang mudah direkayasa..

objektif pak?tunjukkan dulu asal usul rekening budi gunawan..


PERATURAN DAN PANDUAN UMUM | FAQ | ADA MASALAH..?? l PENGADUAN
Like dan Follow !
facebook.com/laskarislamcom
@LaskarIslamcom
untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 218

Kembali Ke Atas Go down

Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by abu hanan on Wed May 06, 2015 12:37 am

ngarsip dululah..


Berikut delapan kasus penembakan oleh
polisi:
1. Kasus penembakan oleh anggota Polres Gowa tercatat dengan LBP/169/IX/2009 Siaga B tanggal 8 Oktober 2009 di Polda Sulselbar.
Terdapat dua orang korban, yakni Seribu Dg Pulo, dinyatakan meninggal dunia, dan Mustari Dg Gading, yang mengalami cacat seumur hidup karena luka tembak.

2. Kasus penembakan pada tanggal 2 Juli 2011 oleh anggota Polsekta Rappocini (Briptu Syukur) dengan LPB/202VII/2011 SPK tertanggal 5 Juli 2011 di Polda Sulselbar. Korban bernama Surullah alias Bagong mengalami beberapa luka tembak di tubuhnya.

3. Kasus penembakan di Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, pada bulan Oktober 2011, dengan korbannya bernama Ansu yang mengalami luka tembak pada paha.

4. Kasus penembakan oleh anggota Patmor Polsek Rappocini. Andi Ade Kurniawan dan Fasruddin Arsal sudah ditetapkan sebagai tersangka. Peristiwa terjadi pada tanggal 23 Januari 2014. Penyidikannya di Polda
Sulselbar.

5. Kasus penembakan pada tanggal 4 Agustus 2014 oleh Bripka Muslimin, anggota Provost Polsek Tallo, dan sudah berstatus tersangka, tetapi belakangan pelaku dilepas. Peristiwa tercatat dalam LP Nomor STBL/1985/VII/Polda Sulselbar/Restabes Makassar tertanggal 6 agustus 2014.

6. Kasus penyerangan polisi ke dalam kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan korbannya Asep alias Ikhsan Arham (wartawan Rakyat Sulsel) pada tanggal 13 November 2014. Peristiwa tercatat dengan LP/2893/XI/2014/Polda Sulselbar/Restabes Makassar tertanggal 14 November 2014.

7. Kasus penyerangan polisi ke dalam kampus UNM dengan korban Iqbal Lubis (fotografer Tempo) pada tanggal 13 November 2014. Peristiwa tercatat dengan LP/2893/XI/2014/Polda Sulselbar/Restabes Makassar tertanggal 14 November 2014.

8. Kasus penyerangan polisi ke dalam kampus UNM dengan korban Ikrar wartawan Celebes TV. Peristiwa tercatat dalam LP /2893/XI/2014/Polda Sulselbar Restabes Makassar tertanggal 14 November 2014. Sementara itu, kasus penembakan lainnya di Sulsel tercatat masih dalam proses penyelidikan, tetapi hingga saat ini belum dituntaskan. Salah satunya ialah kasus penyerobotan lahan milik Syamsuddin Dg Nyomba (masyarakat sipil) oleh Yunus Rifai, oknum anggota Polres Gowa.

http://regional.kompas.com/read/2015/05/05/20262931/Budi.Waseso.Ditantang.Tuntaskan.8.Kasus.Penembakan.oleh.Polisi.di.Sulselbar



PERATURAN DAN PANDUAN UMUM | FAQ | ADA MASALAH..?? l PENGADUAN
Like dan Follow !
facebook.com/laskarislamcom
@LaskarIslamcom
untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 218

Kembali Ke Atas Go down

Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by abu hanan on Wed May 06, 2015 12:38 am

ngarsip dululah..


Berikut delapan kasus penembakan oleh
polisi:
1. Kasus penembakan oleh anggota Polres Gowa tercatat dengan LBP/169/IX/2009 Siaga B tanggal 8 Oktober 2009 di Polda Sulselbar.
Terdapat dua orang korban, yakni Seribu Dg Pulo, dinyatakan meninggal dunia, dan Mustari Dg Gading, yang mengalami cacat seumur hidup karena luka tembak.

2. Kasus penembakan pada tanggal 2 Juli 2011 oleh anggota Polsekta Rappocini (Briptu Syukur) dengan LPB/202VII/2011 SPK tertanggal 5 Juli 2011 di Polda Sulselbar. Korban bernama Surullah alias Bagong mengalami beberapa luka tembak di tubuhnya.

3. Kasus penembakan di Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, pada bulan Oktober 2011, dengan korbannya bernama Ansu yang mengalami luka tembak pada paha.

4. Kasus penembakan oleh anggota Patmor Polsek Rappocini. Andi Ade Kurniawan dan Fasruddin Arsal sudah ditetapkan sebagai tersangka. Peristiwa terjadi pada tanggal 23 Januari 2014. Penyidikannya di Polda
Sulselbar.

5. Kasus penembakan pada tanggal 4 Agustus 2014 oleh Bripka Muslimin, anggota Provost Polsek Tallo, dan sudah berstatus tersangka, tetapi belakangan pelaku dilepas. Peristiwa tercatat dalam LP Nomor STBL/1985/VII/Polda Sulselbar/Restabes Makassar tertanggal 6 agustus 2014.

6. Kasus penyerangan polisi ke dalam kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan korbannya Asep alias Ikhsan Arham (wartawan Rakyat Sulsel) pada tanggal 13 November 2014. Peristiwa tercatat dengan LP/2893/XI/2014/Polda Sulselbar/Restabes Makassar tertanggal 14 November 2014.

7. Kasus penyerangan polisi ke dalam kampus UNM dengan korban Iqbal Lubis (fotografer Tempo) pada tanggal 13 November 2014. Peristiwa tercatat dengan LP/2893/XI/2014/Polda Sulselbar/Restabes Makassar tertanggal 14 November 2014.

8. Kasus penyerangan polisi ke dalam kampus UNM dengan korban Ikrar wartawan Celebes TV. Peristiwa tercatat dalam LP /2893/XI/2014/Polda Sulselbar Restabes Makassar tertanggal 14 November 2014. Sementara itu, kasus penembakan lainnya di Sulsel tercatat masih dalam proses penyelidikan, tetapi hingga saat ini belum dituntaskan. Salah satunya ialah kasus penyerobotan lahan milik Syamsuddin Dg Nyomba (masyarakat sipil) oleh Yunus Rifai, oknum anggota Polres Gowa.

http://regional.kompas.com/read/2015/05/05/20262931/Budi.Waseso.Ditantang.Tuntaskan.8.Kasus.Penembakan.oleh.Polisi.di.Sulselbar



PERATURAN DAN PANDUAN UMUM | FAQ | ADA MASALAH..?? l PENGADUAN
Like dan Follow !
facebook.com/laskarislamcom
@LaskarIslamcom
untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 218

Kembali Ke Atas Go down

Re: pembusukan polri karena kpk dan presiden

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 3 dari 3 Previous  1, 2, 3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik