FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Halaman 3 dari 12 Previous  1, 2, 3, 4 ... 10, 11, 12  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by paman tat on Sat Mar 07, 2015 5:56 am

First topic message reminder :

Pernyataan Sikap PGI Mengenai Hukuman Mati


NET
ILUSTRASI : Satuan regu tembak yang siap melaksanakan eksekusi hukuman mati 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) memberikan pandangan mengenai hukuman mati terhadap sejumlah orang yang telah diberlakukan di Indonesia.
Pandangan dan sikap PGI tersebut sudah disampaikan kepada Presiden RI dalam bentuk surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat Lebang, dan Sekretaris Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, M.Th. Berikut pandangan PGI.
PGI juga mengirimkan rilis melalui Jeirry Sumampow, S.Th, Sekretaris Eksekutif Bidang Diakonia PGI kepada Tribunnews.com dengan lima pernyataan sikap. Lima pernyataan sikap tersebut adalah:
1. Hukuman mati menodai rasa kemanusiaan dan keadilan dan karena itu bertentangan dengan hakekat kehidupan yang diberikan Allah, Sang Pencipta dan Pemelihara Kehidupan. Hukuman mati tak lagi memberikan ruang bagi orang untuk melakukan perbaikan diri atau pertobatan. Karena itu, maka kami menolak adanya pemberlakukan hukuman mati sebagai bentuk hukuman terhadap kejahatan.
2. Agar Bapak Presiden RI lebih bijaksana dalam mempertimbangkan kembali rencana eksekusi hukuman mati yang rencananya akan dilaksanakan beberapa hari ke depan. Kami berdoa agar Bapak Presiden tetap konsisten menerapkan konstitusi NKRI dalam terang Sila Kedua Pancasila, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.
3. Agar Bapak Presiden RI sebagai Kepala Negara mendorong penataan regulasi yang terkait dengan masih dicantumkannya hukuman mati dalam berbagai regulasi negara ini. Kami berharap agar sangsi hukuman mati dihapus dalam semua regulasi tersebut sesuai dengan substansi yang terkandung dalam konstitusi kita, pasal 28 I ayat (1) UUD 1945.
4. Kami menyerukan agar semua umat kristiani mendoakan Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo, agar diberikan hikmat dan kebijaksanaan dalam menyikapi pelaksanaan hukuman mati.
5.Kami mendoakan agar para korban yang menghadapi eksekusi hukuman mati diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi proses-proses yang akan berlangsung selanjutnya.
avatar
paman tat
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 369
Kepercayaan : Islam
Location : hongkong
Join date : 05.07.13
Reputation : 15

Kembali Ke Atas Go down


Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by SEGOROWEDI on Fri Mar 13, 2015 9:53 am


- nyandu = pilihan (berawal dari milih nyoba)
tapi mati terbunuh dibom muslim kaffah, bukan pilihan..

- kalau nyetopnya bener
bahkan bisa 0% narkobanya

- baca poin 1!

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by aliumar on Fri Mar 13, 2015 10:52 am

Tapi kemudian kejadiannya berulang lagi ... masalah hidup masih ada ... dia DITAWARI LAGI dengan iming2 yang sama

Akhirnya ... dia "pakai" lagi untuk kedua kalinya TAPI BELUM TENTU murni karena pilihan bebasnya ... bisa aja karena terpengaruh pengalaman pertama (yang bikin happy dsb tersebut)

dan begitu seterusnya sampai beberapa kali
keputusan untuk nyoba lagi narkoba yg ke-2, ke-3, ke-4, ke-5 ....ke-10 .....JUGA TETAP saja MASIH MERUPAKAN pilihan bebas nya sendiri yg ingin nyoba lagi narkoba.

Keputusan untuk nyoba LAGI narkoba utk ke-sekian kali nya, yg sampai kemudian membuat dia jadi addict, JUGA TETAP saja MASIH MERUPAKAN pilihan bebas nya sendiri yg ingin nyoba lagi narkoba.

Akhirnya ... dia "pakai" lagi untuk kedua kalinya TAPI BELUM TENTU murni karena pilihan bebasnya
Anda salah.

Justru kalau mau dibandingkan keputusan nya utk nyoba pertama kali, maka keputusan untuk nyoba LAGI narkoba utk yg ke-2, ke-3 , dst, lebih dominan faktor internal diri sendiri, karena sudah mengalami "enak"nya narkoba pada pemakaian yg pertama kali, sehingga ingin nyoba LAGI.
Sehingga keputusan utk nyoba narkoba yg ke-2, ke-3 dst justru "makin lebih murni" hasil dari kehendak bebasnya sendiri krn sudah merasakan "enak"nya narkoba saat pemakaian pertama kali, sehingga mereka dgn kehendak bebas nya lagi, ingin "kenikmatan" tsb LAGI.

Coba dipikir, kalau narkoba itu setelah nyoba pertama kali ternyata "tidak enak" menurut mereka, maka kan tentu mereka dgn kehendak bebasnya, ga akan mau lagi mengkonsumsi kembali utk yg kedua kali nya.

Jadi sekali lagi, yg nyandu, yg mati krn narkoba, semua bergantung dari keputusan dari pilihan bebas diri sendiri.

Selama org tsb dgn pilihan bebasnya memutuskan untuk TIDAK mau nyoba utk yg kedua kalinya, maka selama itu pula dia kemungkinan besar tidak/belum akan mengalami addict.

Sekalipun ada bandar narkoba, selama org nya, dgn pilihan bebasnya, menolak utk mencoba zat nyandu yg bernama narkoba, maka selama itu pula org tsb tidak akan mati over dosis kecanduan.

Sebaliknya, selama masih ada pengebom ataupun sucide bomber, maka selama itu pula bakal ada nyawa org lain yg hilang.


Sudah sangat jelas sekali perbedaan antara yg biru dengan yg merah.

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by frontline defender on Fri Mar 13, 2015 3:27 pm

post #48? ehmm
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by SEGOROWEDI on Fri Mar 13, 2015 4:34 pm

@frontline defender wrote:
@SEGOROWEDI wrote:kerangkeng aja seumur hidup..
benahi sistem dan sdm pengerangkengnya
dan benahi mental generasinya
kalau dikerangkeng terus tobat & berkelakuan baik, boleh dilepasin apa nggak? piss

namanya aja lembaga pemasyarakatan..
kalau sudah tobat dan hidup baik ya dimasyarakatkan to..
bukannya malah dimatiin..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by dee-nee on Sat Mar 14, 2015 8:44 am

@SEGOROWEDI wrote:
- nyandu = pilihan (berawal dari milih nyoba)
tapi mati terbunuh dibom muslim kaffah, bukan pilihan..

- kalau nyetopnya bener
bahkan bisa 0% narkobanya

- baca poin 1!

ya mau gimana kek kalian berteori pake ilmu suka2 wal sok tau demi membela orang yang jualan barang haram

faktanya : secara hukum ... pemasok, pengedar, penjual mendapat hukuman JAUH LEBIH BERAT dibanding pemakai

wong jelas kok cara mereka jualan aja udah nipu >>> namanya juga udah barang haram ... mana ada orang jualan barang haram jujur

dan hukuman bagi penipu yang menjual barang pembunuh nyawa >>> hukum mati
status hukum-nya sama dengan teroris .... karena sama2 membunuh
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by dee-nee on Sat Mar 14, 2015 9:41 am

@aliumar wrote:
Tapi kemudian kejadiannya berulang lagi ... masalah hidup masih ada ... dia DITAWARI LAGI dengan iming2 yang sama

Akhirnya ... dia "pakai" lagi untuk kedua kalinya TAPI BELUM TENTU murni karena pilihan bebasnya ... bisa aja karena terpengaruh pengalaman pertama (yang bikin happy dsb tersebut)

dan begitu seterusnya sampai beberapa kali
keputusan untuk nyoba lagi narkoba yg ke-2, ke-3, ke-4, ke-5 ....ke-10 .....JUGA TETAP saja MASIH MERUPAKAN pilihan bebas nya sendiri yg ingin nyoba lagi narkoba.

Keputusan untuk nyoba LAGI narkoba utk ke-sekian kali nya, yg sampai kemudian membuat dia jadi addict, JUGA TETAP saja MASIH MERUPAKAN pilihan bebas nya sendiri yg ingin nyoba lagi narkoba.

wong dia ditipu kok ... gimana bisa pilihan bebas ??

bold : sama aja dengan kasus ada perempuan desa ditawari jadi penjaga toko di kota ... ternyata di kota dia malah dipaksa jadi psk
apa semua itu karena pilihan bebas dia ?? sehingga anda bisa bilang "itu salah kamu ... berawal dari pilihan bebas kamu yang mau aja ditawari orang ga jelas" >>> point saya >>> bold merah

perempuan itu juga GA MILIH jadi psk ... dia maunya jadi penjaga toko (seperti yang dikatakan si tukang tipu) ... karena FAKTANYA ada juga yang beneran jadi penjaga toko

pemakai juga GA MILIH jadi pecandu ... dia maunya cuma lepas sebentar dari masalah (seperti yang dikatakan si tukang tipu) .... karena FAKTANYA ada juga pemakai yang ga jadi pecandu

@aliumar wrote:
Akhirnya ... dia "pakai" lagi untuk kedua kalinya TAPI BELUM TENTU murni karena pilihan bebasnya
Anda salah.

Justru kalau mau dibandingkan keputusan nya utk nyoba pertama kali, maka keputusan untuk nyoba LAGI narkoba utk yg ke-2, ke-3 , dst, lebih dominan faktor internal diri sendiri, karena sudah mengalami "enak"nya narkoba pada pemakaian yg pertama kali, sehingga ingin nyoba LAGI.
Sehingga keputusan utk nyoba narkoba yg ke-2, ke-3 dst justru "makin lebih murni" hasil dari kehendak bebasnya sendiri krn sudah merasakan "enak"nya narkoba saat pemakaian pertama kali, sehingga mereka dgn kehendak bebas nya lagi, ingin "kenikmatan" tsb LAGI.

Ga dong ... kan dari awal dia pakai juga karena dia merasa DIA TIDAK AKAN NYANDU ... seperti kata si penjual ... dan nyatanya memang begitu karena nyoba pertama kali memang tidak disebut nyandu

Ketika dia nyoba ke-2 kali dst >>> dia lebih gampang lagi dikibulin sama si penjual ... berdasarkan pengalaman pertama BAHWA DIA MEMANG GA NYANDU

semakin dia ditipu (artinya semakin dia masuk perangkap si penjual) ... semakin dia nyoba2 terus BERDASARKAN PENGALAMAN SEBELUMNYA BAHWA DIA GA NYANDU >>> kaya gini kok disebut pilihan bebas ??

@aliumar wrote:Coba dipikir, kalau narkoba itu setelah nyoba pertama kali ternyata "tidak enak" menurut mereka, maka kan tentu mereka dgn kehendak bebasnya, ga akan mau lagi mengkonsumsi kembali utk yg kedua kali nya.

Jadi sekali lagi, yg nyandu, yg mati krn narkoba, semua bergantung dari keputusan dari pilihan bebas diri sendiri.

apa urusannya dengan enak ga enak ... wong faktanya memang enak kok buat mereka
tapi point-nya ... mereka tidak pernah mencoba narkoba karena milih untuk mati

mereka nyoba karena mereka ditawari .... pake cara nipu lagi >>> mana ada coba orang ketipu kok disebut pilihan bebas ??

@aliumar wrote:Selama org tsb dgn pilihan bebasnya memutuskan untuk TIDAK mau nyoba utk yg kedua kalinya, maka selama itu pula dia kemungkinan besar tidak/belum akan mengalami addict.

mana dia tau kalau dia akan addict ??
wong penjual-nya bilang ga akan addict kok ... dan memang dia juga ga mau addict

@aliumar wrote:Sekalipun ada bandar narkoba, selama org nya, dgn pilihan bebasnya, menolak utk mencoba zat nyandu yg bernama narkoba, maka selama itu pula org tsb tidak akan mati over dosis kecanduan.

lah bandar narkoba kan jualan ... dengan cara apapun dia akan usaha supaya dagangan-nya laku
tapi kan intinya jelas ... narkoba itu haram ... gimana coba caranya jualan barang haram dengan cara halal ??

logika anda aneh tau ga sih .... itu sama aja dengan :

Sekalipun ada penipu .... selama orang-nya tidak tertipu maka tidak akan ada masalah" >>> jadi yang salah adalah yang ketipu ... bukan si penipu ... silahkan yang ketipu tanggung sendiri akibatnya

Sekalipun ada maling .... selama orang-nya selalu berjaga2 maka tidak akan kemalingan" >>> jadi yang salah adalah yang kemalingan ... bukan si maling ... silahkan yang kemalingan tanggung sendiri akibatnya

@aliumar wrote:Sebaliknya, selama masih ada pengebom ataupun sucide bomber, maka selama itu pula bakal ada nyawa org lain yg hilang. Sudah sangat jelas sekali perbedaan antara yg biru dengan yg merah.

sama aja ... mau suicide bomber kek ... mau bandar narkoba kek >>> selama ada mereka maka selama itu pula bakal ada nyawa org lain yg hilang

ga ada bedanya ... dua2nya pembunuh

bahkan ... bisa juga calon2 suicide bomber itu termasuk dari mereka2 yang "tertipu" (terbrainwashed) >>> makanya ada yang disebut deradikalisasi >>> tujuannya untuk mencegah supaya mereka tidak terpengaruh (tertipu/terbrainwashed) untuk jadi "pengantin"

point saya : tidak ada yang disebut pilihan bebas ketika seseorang dalam kondisi TERTIPU atau TERJEBAK

orang2 yang melakukan tindakan2 kriminal (termasuk jadi PSK, pengantin bom, pecandu) kebanyakan dari mereka adalah korban yang TERTIPU atau TERJEBAK terkait masalah sosial yang mereka hadapi ...

KECUALI bila dalam pengadilan mereka2 ini kemudian terbukti sebagai PENIPU dan PENJEBAK -nya itu sendiri (artinya otak dari kejahatan tersebut)
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by SEGOROWEDI on Sat Mar 14, 2015 10:48 am

@dee-nee wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
- nyandu = pilihan (berawal dari milih nyoba)
tapi mati terbunuh dibom muslim kaffah, bukan pilihan..

- kalau nyetopnya bener
bahkan bisa 0% narkobanya

- baca poin 1!

ya mau gimana kek kalian berteori pake ilmu suka2 wal sok tau demi membela orang yang jualan barang haram
faktanya : secara hukum ... pemasok, pengedar, penjual mendapat hukuman JAUH LEBIH BERAT dibanding pemakai
wong jelas kok cara mereka jualan aja udah nipu >>> namanya juga udah barang haram ... mana ada orang jualan barang haram jujur

dan hukuman bagi penipu yang menjual barang pembunuh nyawa >>> hukum mati
status hukum-nya sama dengan teroris .... karena sama2 membunuh

bukan membela..
tapi yang mereka lakukan beda dengan yang dilakukan bomber muslim kaffah
bernarkoba/tidak itu pilihan ada padamu; tapi mati dibom muslim kaffah bukan pilihanmu

kamu yang salah milih, kok orang yang dihukum mati..
statusnya jauh beda (lihat yang dibold!)

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by dee-nee on Sat Mar 14, 2015 1:48 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@dee-nee wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
- nyandu = pilihan (berawal dari milih nyoba)
tapi mati terbunuh dibom muslim kaffah, bukan pilihan..

- kalau nyetopnya bener
bahkan bisa 0% narkobanya

- baca poin 1!

ya mau gimana kek kalian berteori pake ilmu suka2 wal sok tau demi membela orang yang jualan barang haram
faktanya : secara hukum ... pemasok, pengedar, penjual mendapat hukuman JAUH LEBIH BERAT dibanding pemakai
wong jelas kok cara mereka jualan aja udah nipu >>> namanya juga udah barang haram ... mana ada orang jualan barang haram jujur

dan hukuman bagi penipu yang menjual barang pembunuh nyawa >>> hukum mati
status hukum-nya sama dengan teroris .... karena sama2 membunuh

bukan membela..
tapi yang mereka lakukan beda dengan yang dilakukan bomber muslim kaffah
bernarkoba/tidak itu pilihan ada padamu; tapi mati dibom muslim kaffah bukan pilihanmu

kamu yang salah milih, kok orang yang dihukum mati..
statusnya jauh beda (lihat yang dibold!)

underline : mati karena ditipu oleh orang2 yang dibela PGI juga bukan pilihan para pemakai
pemakai ga milih mati kok ... gimana bisa disebut salah milih

penipu is penipu ...
kan sudah jelas .... orang2 yang dibela oleh PGI adalah penipu .... yang karena tindakannya menyebabkan orang lain kehilangan nyawa >>> ya harus dihukum mati lah
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by SEGOROWEDI on Sat Mar 14, 2015 4:38 pm


kok nipu bagaimana?
semua kan sudah tahu risiko dan bahaya narkoba
mengambil keputusan nyoba berisiko addicted dan itu juga pelanggaran hukum

tapi mati dibomb jihadis kaffah, bukan plihan..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by aliumar on Sat Mar 14, 2015 5:11 pm

Sekalipun ada bandar narkoba, selama org nya, dgn pilihan bebasnya, menolak utk mencoba zat nyandu yg bernama narkoba, maka selama itu pula org tsb tidak akan mati over dosis kecanduan.

Sebaliknya, selama masih ada pengebom ataupun sucide bomber, maka selama itu pula bakal ada nyawa org lain yg hilang.

wong dia ditipu kok ... gimana bisa pilihan bebas ??
setelah ga bisa membantah fakta perbedaan yg begitu jelas antara yg biru dan yg merah di atas, kamu mulai melencengkan dgn buat2 alasan baru ke perihal "menipu".

Omong kosong kalau mereka, para pemakai itu tidak tau kalau barang itu narkoba barang yg terlarang, krn faktanya saat memakai narkoba, mereka mengkonsumsinya dalam kondisi sembunyi2. Artinya mereka tau kalau itu narkoba, barang terlarang.

Coba ada ga pemakai narkoba yg mengkonsumsi barang tsb di restaurant, kafe, food court mall, atau tempat2 umum/ tempat2 terbuka?

Tidak pernah kan. Kenapa?
Karena mereka SUDAH TAU kalau barang yg ditawarkan dan kemudian dikonsumsi mereka itu adalah narkoba, barang terlarang. Makanya mereka sembunyi2 mengkonsumsinya.

Dan dari SD sudah diajarkan, kalau yg namanya narkoba itu bikin nyandu.

Jadi apanya yg nipu?

Nipu yg bagaimana?

Penipuan yg kayak gimana?

Omong Kosong !!!


mana dia tau kalau dia akan addict ??
wong penjual-nya bilang ga akan addict kok ... dan memang dia juga ga mau addict

Mereka bukannya tidak tau. Mereka sudah tau, lha wong dari SD sudah diajarkan, kalau yg namanya narkoba itu bikin nyandu.
Tapi mereka dgn pilihan bebasnya lebih mengejar kenikmatan dulu.

Sama spt lelaki hidung belang. Para lelaki hidung belang juga SUDAH tau dan sadar koq akan AKIBAT bakal bisa kena HIV, Hepatitis dan penyakit kelamin, kalau suka main cewe2 PSK, tapi tetap aja kenapa masih ada yg nekat cari PSK ?

Lha ini yg sudah jelas2 sering diajarin dari kecil, lewat sekolah, guru2 agama, orang tua, dan media2 massa (cetak atau elektronik) bahwa yg namanya narkoba itu hampir pasti bisa bikin kecanduan, masih nekat nyoba. Mereka jelas lebih mencari "kenikmatan sesaat". Jadi sekali lagi, OMONG KOSONG kalau mereka TIDAK TAU bakal nyandu.

1. Mereka dalam mengkomsumsi narkoba, sembunyi2---> mengindikasikan mereka SUDAH TAU kalau barang yg ditawarkan dan dikomsumsi mereka itu adalah narkoba, barang terlarang, barang haram, makanya dalam mengkomsumsi mereka sembunyi2.

2. Dari sejak SD pun lewat berbagai media, baik di sekolah, maupun di rumah (oleh org tua), lewat berbagai media massa di masyarakat, mereka sudah sering diajarkan, dan SUDAH TAU juga kalau namanya narkoba itu bikin nyandu.

(1) + (2) ----> OMONG KOSONG argumen kamu ttg "menipu".

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by dee-nee on Sat Mar 14, 2015 8:24 pm

@aliumar wrote:
Sekalipun ada bandar narkoba, selama org nya, dgn pilihan bebasnya, menolak utk mencoba zat nyandu yg bernama narkoba, maka selama itu pula org tsb tidak akan mati over dosis kecanduan.

Sebaliknya, selama masih ada pengebom ataupun sucide bomber, maka selama itu pula bakal ada nyawa org lain yg hilang.

wong dia ditipu kok ... gimana bisa pilihan bebas ??
setelah ga bisa membantah fakta perbedaan yg begitu jelas antara yg biru dan yg merah di atas, kamu mulai melencengkan dgn buat2 alasan baru ke perihal "menipu".

bold hitam : kok dibilang alasan ?? >>> dari awal saya sudah bilang "jangan samakan orang jualan narkoba dengan jualan barang halal" >>> masalahnya justru anda yang ga mau terima argumen saya .... masalahnya karena dalam logika anda mereka jualan kaya salesman "mau sukur ga mau ya udah" >>> salesman aja maksa-nya minta ampun apalagi mereka

KARENA TIDAK PERNAH ADA CERITANYA ORANG JUALAN BARANG HARAM DENGAN CARA YANG BENAR ... DENGAN CARA YANG HALAL >>> dan ini logis khususnya bagi orang yang ngerti agama

>>> dan kalau anda masih berpikir mereka jualan dengan cara baik2 >>> berjuta2 kali saya katakan "ANDA NAIF"
makanya berulang2 kali juga saya bilang .... LIHAT FAKTA ... kalau perlu dateng ke kantor polisi atau BNN trus tanya ke mereka GIMANA CARA-NYA para bandar itu jualan ??


Point saya : mau suicide bomber kek ... mau bandar narkoba kek >>> selama ada mereka maka selama itu pula bakal ada nyawa org lain yg hilang

cuma bedanya : suicide bomber langsung membunuh ... pengedar tidak langsung membunuh >>> kalimat saya yang ini sudah membantah statement anda yang ungu ... bahwa bedanya YA CUMA ITU (masalah langsung dan tidak langsung) >>>> tapi dua2nya tetap membunuh

@aliumar wrote:Omong kosong kalau mereka, para pemakai itu tidak tau kalau barang itu narkoba barang yg terlarang, krn faktanya saat memakai narkoba, mereka mengkonsumsinya dalam kondisi sembunyi2. Artinya mereka tau kalau itu narkoba, barang terlarang.

Coba ada ga pemakai narkoba yg mengkonsumsi barang tsb di restaurant, kafe, food court mall, atau tempat2 umum/ tempat2 terbuka?

Tidak pernah kan. Kenapa?
Karena mereka SUDAH TAU kalau barang yg ditawarkan dan kemudian dikonsumsi mereka itu adalah narkoba, barang terlarang. Makanya mereka sembunyi2 mengkonsumsinya.

Mereka TAU BAHWA ITU BARANG TERLARANG ... tapi mereka GA TAU BAHWA MEREKA PASTI akan menjadi pecandu
baca argumen saya :

ketika mereka mencoba PERTAMA KALI >>> masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi ... karena orang nyoba pertama kali GA LANGSUNG NYANDU .... orang nyoba pertama kali juga BUKAN karena INGIN JADI PECANDU >>> bahkan pakai berulang2 kali pun BELUM TENTU disebut PECANDU

dan kalau anda mau bicara tentang mereka yang menggunakan barang terlarang >>> itulah balik2nya saya bilang "JANGAN JUALAN MORAL SAMA MEREKA" >>> ga akan laku

Orang yang mencuri ayam karena kelaparan >>> udah ga mikirin apakah mencuri itu salah atau benar
Orang yang terjebak dalam bisnis pelacuran karena butuh uang >>> udah ga mikirin apakah berzina itu salah atau benar
Orang yang masuk dalam linkungan narkoba karena masalah hidup mereka >>> udah ga mikirin apakah menggunakan narkoba itu salah atau benar

Semua itu terjadi karena FAKTOR masalah sosial yang mereka hadapi >>> makanya saya bilang ke anda "JANGAN SOMBONG mentang2 anda sudah berlaku sesuai moral" >>> orang2 seperti mereka JANGAN DISALAHKAN ... tapi JUSTRU DILINDUNGI (DIBANTU) supaya keluar dari lingkungan setan mereka

Yang saya heran >>> posisi anda disini justru MENYALAHKAN KORBAN NARKOBA dan malah MEMBELA SI SETAN

@aliumar wrote:Dan dari SD sudah diajarkan, kalau yg namanya narkoba itu bikin nyandu.

Jadi apanya yg nipu?

Nipu yg bagaimana?

Penipuan yg kayak gimana?

Omong Kosong !!!

hati2 takabur ... jangan sampai nanti anak atau keluarga anda yang tiba2 ketipu oleh para pengedar
silahkan bela2 para penjahat itu >>> biarkan para bandar itu enak2 di penjara makan uang rakyat ... sementara anda sibuk ngurusin anggota keluarga anda karena terjebak oleh mereka

point saya : JANGAN SOMBONG dengan keimanan anda >>> iblis is deceiver >>> dia bisa menjelma jadi malaikat di depan anda sekalipun ... padahal faktanya mereka sedang menipu

terserah kalau anda berpikir para pengedar itu jualan narkoba layaknya manusia baik2 yang jualan barang halal >>> karena dari situ pun sebetulnya anda SUDAH TERTIPU (untungnya anda tidak tertipu langsung)


@aliumar wrote:

mana dia tau kalau dia akan addict ??
wong penjual-nya bilang ga akan addict kok ... dan memang dia juga ga mau addict

Mereka bukannya tidak tau. Mereka sudah tau, lha wong dari SD sudah diajarkan, kalau yg namanya narkoba itu bikin nyandu.
Tapi mereka dgn pilihan bebasnya lebih mengejar kenikmatan dulu.

saya ulang ya :

pecandu artinya dia PUNYA KEBUTUHAN ... kan banyak artis2, politisi, aparat dsb yang "pakai" tapi ga nyandu
jadi anda yang terlalu naif kalau berpikir ... semua yang "pakai" SUDAH PASTI nyandu

sama aja kaya rokok ... saya punya teman yang merokok hanya untuk "gaul" >>> tapi di luar dari komunitasnya dia ga ngerokok >>> artinya : dia merokok tapi BUKAN PECANDU rokok

tau ga kasus-nya rafi ahmad ... apa yang dia "pakai" (saya lupa namanya) ... kata polisi disebut zat adiktif yang mempunyai tingkat kecanduan sangat rendah .. bahkan lebih rendah dari rokok dan alkohol

ga semua YANG PAKAI zat adiktif langsung nyandu >>> tergantung jenis obatnya ... tergantung manusianya
TAPI ketika seseorang SUDAH NYANDU ... jelas dia sudah ga punya pilihan bebas

Apalagi ... kalau ternyata dia dibohongin sama si pengedar ... bilangnya "Ini obat yang dipake rafi ... ga sampe bikin nyandu kok" >>> kalau gini kasusnya gimana ?? menurut anda brengsek ga si pengedar ini ??

jawab dong yang pink ini >>> brengsek ga mereka ??

@aliumar wrote:Sama spt lelaki hidung belang. Para lelaki hidung belang juga SUDAH tau dan sadar koq akan AKIBAT bakal bisa kena HIV, Hepatitis dan penyakit kelamin, kalau suka main cewe2 PSK, tapi tetap aja kenapa masih ada yg nekat cari PSK ?

kalau mereka pakai pelindung gimana ?? >>>> naif banget sih anda

1. Kalau anda bicara tentang orang2 kaya yang main perempuan level atas >>> ada sekian banyak cara bagi mereka untuk melindungi diri dari HIV, dsb (dilihat dari kemampuan finansial, dan pengetahuan mereka)
2. Kalau anda bicara tentang supir2 truk yang main perempuan kelas warung remang2 >>> mereka juga ga akan tahu dampak perbuatan mereka (dilihat dari pengetahuan mereka yang masih rendah)

jadi statement anda diatas mau merujuk ke laki2 hidung belang model apa ?? no 1 atau 2 ??

yang jadi masalah .... bukan karena pengetahuan mereka tentang AKIBAT-nya nanti >>> tapi bagaimana orang tersebut mengerti apakah yang dilakukan itu salah atau benar ... halal atau haram ... bermoral atau tidak >>> kalau otaknya udah ga ngurusin dosa ... apalagi ngurusin HIV, Hepatitis, dsb  

point saya : ketika seseorang melakukan dosa (pada saat itu ya) .... ibaratnya mata dan hati dia sudah tertutup (atau ditutup) untuk bisa melihat akibatnya nanti

maka sama saja kasusnya dengan pengguna narkoba .... ketika mereka memakai obat2an itu .... mata dan hati mereka pun sudah tertutup untuk ngurusin akibat-nya nanti

tapi bedanya antara lelaki hidung belang dengan pengguna narkoba : (saya ulang lagi)

TIDAK PERNAH ada ceritanya manusia punya kebutuhan BELI NARKOBA untuk pertama kali-nya
TIDAK PERNAH ada orang yang dengan segala niat diri sendiri (bukan karena hasutan atau ikut2an) datengin bandar narkoba

"tidak ada orang nyoba narkoba KALAU BARANG ITU TIDAK ADA DI DEPAN DIA"  

sekarang pernah ga ada orang beli narkoba hanya karena dengar dari orang lain .... lalu (dengan keinginan sendiri) mereka pergi ke bandar MENDATANGI barang itu ?? >>> ga pernah ada ... yang ada JUSTRU barang itu harus ada dulu di depan matanya (tuh barang yang datengin dia dulu) ... dicobain ... baru dia minta lagi ... baru dia MULAI MENDATANGI barang itu (itupun karena addict)

Jadi ... kalau supply-nya di hentikan >>> orang juga ga akan nyari2 UNTUK PERTAMA KALINYA

anda ga bisa bicara soal penyalahgunaan narkoba kok cuma uplek ngurusin mental dan moral si pemakai >>> makanya saya sebut jangan naif

masalah anda adalah karena selalu melihat kasus terpisah2 .... terlalu naif (kalau ga mau disebut terlalu dangkal)

kasusnya : si A mati karena narkoba >>> statement anda langsung "A yang salah" ... "A yang ga punya mental" ... "A yang harus nanggung akibatnya"
>>> udah selesai dan anda menolak bila kasus ini dihubungkan dengan si bandar, si boss, si jaringan, si cartel, si pengedar, dsb

@aliumar wrote:Lha ini yg sudah jelas2 sering diajarin dari kecil, lewat sekolah, guru2 agama, orang tua, dan media2 massa (cetak atau elektronik) bahwa yg namanya narkoba itu hampir pasti bisa bikin kecanduan, masih nekat nyoba. Mereka jelas lebih mencari "kenikmatan sesaat". Jadi sekali lagi, OMONG KOSONG kalau mereka TIDAK TAU bakal nyandu.

underline : see ... anda bicara tentang mereka2 yang TIDAK PUNYA masalah hidup lagi kan ...

saya ulang

misalnya penyuluhan tentang bahaya narkoba di sekolah2 >>> bukan saya bilang kegiatan ini tidak penting ... karena tujuannya adalah edukasi

tapi yang jadi masalah ... yang dateng ke acara itu kebanyakan pelajar baik2 yang ga punya masalah dalam hidup mereka (sekolah dibayarin orang tua ... alhamdulliah punya orang tua dan keluarga baik2 dan rukun ... alhamdullilah hidupnya lurus2 aja .... nilai2 agama dan moral mereka beres)

>>> tapi trus gimana dengan mereka2 yang ga seberuntung itu ?? apakah mereka mau datang ke acara beginian ?? apakah anda mau menyalahkan moral dan mental mereka yang tidak beruntung ??

Faktanya: yang terkena adalah mereka2 yang justru bermasalah dalam hidup .... anak2 yang broken home, yang hidup di rumah2 padat penduduk banyak preman-nya, yang orang tuanya sibuk kerja, yang suka tawuran, yang suka nongkrong2 di terminal, yang bandel suka bolos sekolah, yang suka gaul di diskotik2 >>> DAN INI ADALAH MASALAH SOSIAL yang bisa terjadi di seluruh belahan dunia manapun ... di negara manapun  

anda ga bisa membela yang merah ini karena anda sendiri terlalu "malas" untuk memberi empati pada mereka

konyolnya ... untuk ngeles bahwa sebetulnya anda (dan segorowedi) yang bermasalah dengan masalah "kemanusiaan" >>> anda bolak balik terus ... padahal maksudnya sudah saya jelaskan dari awal (sampai akhirnya harus saya ulang2 lagi)

anda bicara kemanusiaan untuk penjahat yang di hukum mati ... tapi ga punya rasa kemanusiaan bagi si korban

@aliumar wrote:1. Mereka dalam mengkomsumsi narkoba, sembunyi2---> mengindikasikan mereka SUDAH TAU kalau barang yg ditawarkan dan dikomsumsi mereka itu adalah narkoba, barang terlarang, barang haram, makanya dalam mengkomsumsi mereka sembunyi2.

2. Dari sejak SD pun lewat berbagai media, baik di sekolah, maupun di rumah (oleh org tua), lewat berbagai media massa di masyarakat, mereka sudah sering diajarkan, dan SUDAH TAU juga kalau namanya narkoba itu bikin nyandu.

(1) + (2) ----> OMONG KOSONG argumen kamu ttg "menipu".

baca statement saya yang hijau
dan inget kalimat saya yang ini

disini PGI justru harus hati2 ... karena statement naif mereka yang bicara soal "kemanusiaan" TANPA MELIHAT siapa yang mereka bela ... akibatnya bisa merugikan diri (bangsa) mereka sendiri

saya mah sudah mafhum dengan statement2 naif begini ... kan memang begitu kelakuan kalian ... naif tapi sok tau ... teriak2 soal kemanusiaan tapi yang dibela penjahat
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by dee-nee on Sun Mar 15, 2015 4:46 am

@SEGOROWEDI wrote:
kok nipu bagaimana?
semua kan sudah tahu risiko dan bahaya narkoba
mengambil keputusan nyoba berisiko addicted dan itu juga pelanggaran hukum

tapi mati dibomb jihadis kaffah, bukan plihan..

bold : ya melanggar hukum ... tapi itu paradigma sebelumnya ... makanya saya sebut di thread sebelah
bagi para pecandu ... hukumannya bukan penjara tapi rehabilitasi

Ya mereka melanggar hukum >>> tapi seperti saya sebut ke aliumar "diatas

Orang yang mencuri ayam karena kelaparan >>> udah ga mikirin apakah mencuri itu salah atau benar
Orang yang terjebak dalam bisnis pelacuran karena butuh uang >>> udah ga mikirin apakah berzina itu salah atau benar
Orang yang masuk dalam linkungan narkoba karena masalah hidup mereka >>> udah ga mikirin apakah menggunakan narkoba itu salah atau benar

pointnya : dalam sudut pandang hukum .... para pecandu TIDAK mendapat jenis hukuman yang sama dengan pengedar, penjual, dan bandar
dan FAKTANYA ... dari dulu sampai sekarang .... hukuman bagi pengedar, penjual, dan bandar JAUH LEBIH BERAT dibanding hukuman bagi pemakai

harusnya disini kalau logika kalian nyampe >>> sudah bisa dilihat SIAPA yang lebih melakukan pelanggaran hukum ... penjual atau pengguna ??

balik ke tulisan saya yang merah : setau saya-pun bagi mereka yang terlibat jaringan terorisme ... BILA tidak terbukti mereka adalah otak dari jaringan tersebut ... artinya hanya ikut2an atau kena "brainwashed"

>>> yang dilakukan kepada mereka adalah deradikalisasi >>> artinya tidak diperlakukan sama dengan mereka2 yang terbukti sebagai otak atau "tokoh utama" jaringan tersebut
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by SEGOROWEDI on Sun Mar 15, 2015 3:43 pm

penjual maupun pengguna sama-sama pelanggar hukum..
bahwa hukumannya beda, itu soal lain..

terbrainwashed atau tidak..
para korban yang mati akibat ulah bomber muslim-muslim kaffah bukan pilihannya
tapi korban narkoba, itu pilihannya sendiri

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by frontline defender on Mon Mar 16, 2015 11:39 am

@SEGOROWEDI wrote:namanya aja lembaga pemasyarakatan..
kalau sudah tobat dan hidup baik ya dimasyarakatkan to..
bukannya malah dimatiin..
jadi menurutmu hukuman yang ada kemungkinan untuk lepas nya itu, sebanding dengan hukuman yang tidak ada kemungkinan untuk lepas nya, dalam hal mengancam orang agar tidak melakukan?

ehmm
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by Paradise OK on Mon Mar 16, 2015 12:02 pm

yang kemarin divonis hukuman mati mdpt grasi (tidak dihukum mati), dgn alasan krn SUDAH TAUBAT
gmana klo sdh trlanjur dibunuh ?



Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by Paradise OK on Mon Mar 16, 2015 12:14 pm

@frontline defender wrote:
@SEGOROWEDI wrote:kerangkeng aja seumur hidup..
benahi sistem dan sdm pengerangkengnya
dan benahi mental generasinya
kalau dikerangkeng terus tobat & berkelakuan baik, boleh dilepasin apa nggak? piss
kenapa tidak ?

Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by SEGOROWEDI on Mon Mar 16, 2015 1:35 pm

@frontline defender wrote:
@SEGOROWEDI wrote:namanya aja lembaga pemasyarakatan..
kalau sudah tobat dan hidup baik ya dimasyarakatkan to..
bukannya malah dimatiin..
jadi menurutmu hukuman yang ada kemungkinan untuk lepas nya itu, sebanding dengan hukuman yang tidak ada kemungkinan untuk lepas nya, dalam hal mengancam orang agar tidak melakukan?

ehmm

omong yang jelas!

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by dee-nee on Wed Mar 18, 2015 3:53 am

@SEGOROWEDI wrote:penjual maupun pengguna sama-sama pelanggar hukum..
bahwa hukumannya beda, itu soal lain..


terbrainwashed atau tidak..
para korban yang mati akibat ulah bomber muslim-muslim kaffah bukan pilihannya
tapi korban narkoba, itu pilihannya sendiri

beresin dulu yang merah : bandar narkoba LAYAK atau TIDAK bila saya sebut sebagai pembunuh ??

sisanya diberesin setelah mas wedi jawab pertanyaan saya
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by SEGOROWEDI on Thu Mar 19, 2015 11:45 am

@dee-nee wrote:
@SEGOROWEDI wrote:penjual maupun pengguna sama-sama pelanggar hukum..
bahwa hukumannya beda, itu soal lain..


terbrainwashed atau tidak..
para korban yang mati akibat ulah bomber muslim-muslim kaffah bukan pilihannya
tapi korban narkoba, itu pilihannya sendiri

beresin dulu yang merah : bandar narkoba LAYAK atau TIDAK bila saya sebut sebagai pembunuh ??

sisanya diberesin setelah mas wedi jawab pertanyaan saya

- tidak
sebab mo beli/tidak pilihan ada padamu..

- beda dengan bomber muslim kafah
mati bukan pilihanmu..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by frontline defender on Thu Mar 19, 2015 1:19 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@frontline defender wrote:
@SEGOROWEDI wrote:namanya aja lembaga pemasyarakatan..
kalau sudah tobat dan hidup baik ya dimasyarakatkan to..
bukannya malah dimatiin..
jadi menurutmu hukuman yang ada kemungkinan untuk lepas nya itu, sebanding dengan hukuman yang tidak ada kemungkinan untuk lepas nya, dalam hal mengancam orang agar tidak melakukan?

ehmm
omong yang jelas!
kedua hukuman ini :

1. hukuman yang ada kemungkinan untuk lepas nya
2. hukuman yang tidak ada kemungkinan untuk lepas nya

apakah sebanding dalam hal mengancam orang agar tidak melakukan?

basi
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by SEGOROWEDI on Thu Mar 19, 2015 6:24 pm


omong yang jelas!

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by Paradise OK on Thu Mar 19, 2015 7:14 pm

dibanyak tempat make bahasa kumur2 biar kelihatan cendikiawan utk mengaburkan
ketika dijawab dgn menggunakan bahasa yg sama
bingung dgn pertanyaan/pernyataannya sendiri



Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by Paradise OK on Thu Mar 19, 2015 7:18 pm

make/tidak narkoba adalah pilihan
pilihan tergantung pengetahuan & iman
klo mo ke agama, ajaran agama ke iman
make narkoba dosa ...

klo jihad bom bunuh diri TIDAK ADA PILIHAN
pokoke sapu rata atas nama alloh wts...EDIT SWT
larinya bukan ke ajaran agama
bahkan ajaran kitab
kitab yg diyakini suci firman alloh swt

nyambung ke iman ... pas dgn forum ini



Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by dee-nee on Thu Mar 19, 2015 9:16 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@dee-nee wrote:
@SEGOROWEDI wrote:penjual maupun pengguna sama-sama pelanggar hukum..
bahwa hukumannya beda, itu soal lain..


terbrainwashed atau tidak..
para korban yang mati akibat ulah bomber muslim-muslim kaffah bukan pilihannya
tapi korban narkoba, itu pilihannya sendiri

beresin dulu yang merah : bandar narkoba LAYAK atau TIDAK bila saya sebut sebagai pembunuh ??

sisanya diberesin setelah mas wedi jawab pertanyaan saya

- tidak
sebab mo beli/tidak pilihan ada padamu..

- beda dengan bomber muslim kafah
mati bukan pilihanmu..

ngulang lagi

- mati juga bukan pilihan pengguna
- korban bom akhirnya mati juga atas pilihan bebas mereka datang ke lokasi bom

sama ajah ... kedua korban tidak milih untuk mati ...
kedua korban mati akibat perilaku suicide bomber atau bandar narkoba
artinya suicider bomber dan bandar narkoba adalah pembunuh

kecuali kalau orang2 "naif sok tau" yang memang sukanya tebang pilih alias standar ganda
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by dee-nee on Thu Mar 19, 2015 9:30 pm

@Paradise OK wrote:make/tidak narkoba adalah pilihan
pilihan tergantung pengetahuan & iman
klo mo ke agama, ajaran agama ke iman
make narkoba dosa ...

klo jihad bom bunuh diri TIDAK ADA PILIHAN
pokoke sapu rata atas nama alloh wts...EDIT SWT
larinya bukan ke ajaran agama
bahkan ajaran kitab
kitab yg diyakini suci firman alloh swt

nyambung ke iman ... pas dgn forum ini

merah : anda bicara pengguna (korban) narkoba
biru : anda bicara pelaku bom

diskusi anda jaka sembung ....

point merah anda bicara tentang si korban
point biru anda bicara tentang si pelaku

saya ulang ya

konyolnya ... untuk ngeles bahwa sebetulnya kalian yang bermasalah dengan "kemanusiaan" >>> kalian bolak balik terus ... padahal maksudnya sudah saya jelaskan dari awal (sampai akhirnya harus saya ulang2 lagi)

kalian bicara kemanusiaan untuk penjahat yang di hukum mati ... tapi ga punya rasa kemanusiaan bagi si korban

jangan pake emosi kalau diskusi ..,
ntar malah ketauan kalau kalian memang secara ga langsung SUDAH TERTIPU untuk jadi pembantu2nya para bandar (penjahat)

ga jauh2 dari sifat manusia zombie (brainwashed) lagi toh .... hidup kok kerjanya dikibulin terus
itulah saya bilang ... kalian itu naif tapi sok tau


Terakhir diubah oleh dee-nee tanggal Sat Mar 21, 2015 4:26 am, total 1 kali diubah
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: giliran terpidana mati narkoba, PGI bilang Hukuman mati itu tidak manusiawi.....

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 3 dari 12 Previous  1, 2, 3, 4 ... 10, 11, 12  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik