FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

AHMADIYAH QADIAN

Halaman 1 dari 17 1, 2, 3 ... 9 ... 17  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

AHMADIYAH QADIAN

Post by mang odoy on Thu Oct 20, 2011 6:37 am

Saya tertarik sekali untuk membahas apa dan bagaimana AHMADIYAH.....kontroversi yang berkepanjangan tanpa ada TITIK TEMU yang jelas...itu kesannya.
Sayangnya...banyak dari Umat Muslim menggannggap bahwa hanya ada satu AHMADIYAH...padahal pada kenyataannya...Ahmadiyah ini terbagi jadi 2 golongan :

1. AHMADIYAH LAHORE (GERAKAN AHMADIYAH)
2. AHMADIYAH QADIAN (JEMAAT AHMADIYAH)

Di tret ini...kita akan mencoba untuk mendiskusikan dan mungkin saya akan undang dari pihak mereka untuk hadir di tret ini...sebagai bahan pencerahan..

Sebagai referensi....silahkan buka situs Ahmadiyah QADIAN yang ini..

www.ahmadiyya.or.id

Wasalam,

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by mang odoy on Mon Jan 23, 2012 12:59 am

mana nih AHMADI nya..?

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by keroncong on Thu Mar 08, 2012 1:44 pm

1. Peristiwa yang sangat memilukan Ummat Islam telah terjadi di negeri ini, Juni-Juli 2000M. Ahmadiyah yang difatwakan oleh MUI sebagai aliran yang sesat dan menyesatkan, dan dinyatakan oleh Rabithah Alam Islami (Liga Dunia Islam) di Makkah sebagai aliran kafir di luar Islam, justru di Indonesia disambut dengan upacara penting oleh Dawam Rahardjo tokoh ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia), Amien Rais (ketua MPR/ Majelis Permusyawaratan Rakyat), dan Presiden Gus Dur (Abdurrahman Wahid). Pers pun berubah jadi corong aliran sesat menyesatkan itu. Hingga pers yang sahamnya dari Ummat Islam pun justru seakan memelopori menyebarkan kesesatan itu. Bahkan, ketika dilabrak agar tidak menjadi corong dan penyebar kesesatan pun, ternyata hanya disikapi dengan memuat sekolom kecil berita yang menunjukkan sesatnya Ahmadiyah. Demikian pula sebuah majalah yang dulunya ditokohi oleh Buya Hamka pun kini berbalik memihak pada pemberitaan yang menyambut baik kehadiran imam aliran sesat dan penerus nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad, dengan menyediakan halaman-halamannya untuk memberitakan. Sementara itu sama sekali tidak menaruh perhatian, kecuali sedikit sekali, terhadap berita yang menyuarakan kebenaran, yakni menunjukkan bahwa Ahmadiyah itu sesat dan menyesatkan..
Upaya LPPI dan Dewan Dakwah melawan Ahmadiyah
2. Musibah semacam itu menjadi keprihatinan bagi Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) dan Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI). Sekjen DDII, H Husein Umar menugaskan H Wahid Alwi, sedang Ketua LPPI M Amien Djamaluddin menugaskan Umar Abduh, Hartono Ahmad Jaiz, Jajat Sudrajat, dan Farid Ahmad Okbah untuk menyatakan kepada pers dalam konferensi di kantor DDII Jakarta, Selasa 4 Juli 2000, bahwa Ahmadiyah adalah aliran yang sesat lagi menyesatkan. Nabinya palsu, kitab sucinya bernama Tadzkirah adalah memalsu dan membajak Al-Qur’an; dan tempat hajinya pun bukan di Makkah, sedang sang nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad pun tidak pernah berhaji ke Makkah. Bahkan di dalam kitab suci Ahmadiyah yakni Tadzkirah itu ada wahyu-wahyu suruhan untuk melamar gadis, ternyata ditolak, lalu turun wahyu lagi bahwa beberapa bulan lagi suami dan orang tuanya yang laki-laki akan meninggal, maka jandanya nanti akan jadi isteri Mirza Ghulam Ahmad. Tetapi itu semua tidak terjadi, walau wahyunya tetap diajarkan, sampai nabi palsunya itu sendiri sampai dicabut nyawanya oleh Malaikat Maut.
3. Konferensi pers yang dihadiri wartawan dari 3 stasiun televisi swasta di Indonesia dan 15 wartawan dari media cetak itu menghadirkan pula mantan da’i Ahmadiyah, Ahmad Hariyadi, yang pernah menantang bermubahalah (do’a saling melaknat atas yang berdusta) dengan Khalifah Ahmadiyah Thahir Ahmad dan sampai melabraknya ke London. Kehadiran Ahmad Hariyadi ke konferensi pers itu guna menjelaskan betapa sesatnya aliran Ahmadiyah itu.
Dalam konferensi pers itu LPPI membagikan hasil-hasil penelitian tentang sesatnya aliran Ahmadiyah. Kesesatan Ahmadiyah itu telah dibukukan dengan judul Ahmadiyah dan Pembajakan Al-Qur’an. Di samping itu LPPI membagikan slebaran bersisi intisari kesesatan Ahmadiyah, dan siaran pers tentang protes keras atas kehadiran Khalifah Ahmadiyah Thahir Ahmad serta adanya tokoh-tokoh Islam Indonesia yang menerimanya.
Masuk ke sarang Ahmadiyah dan ditangkap
4. Sebelum diadakan konferensi pers, LPPI dan Ahmad Hariyadi merencanakan untuk melihat langsung bagaimana keadaan kegiatan Ahmadiyah se-Indonesia di sarangnya, yaitu Kampus Al-Mubarak di Parung Bogor Jawa Barat. Tekad menghadiri upacara Ahmadiyah itu dicanangkan setelah Ahmad Hariyadi yang pernah ditolak ketika ia melabrak Thahir Ahmad ke London ternyata ditolak pula ketika ia masuk ke Hotel Regent di Kuningan Jakarta, Juni 2000, untuk menghadiri dialog antar pakar yang diselenggarakan Ahmadiyah dengan menggunakan forum bernama IFIS yang diketuai M Dawam Rahardjo seorang tokoh ICMI dan Muhammadiyah. Meskipun demikian, Ahmad Hariyadi bertemu dengan bekas-bekas temannya dulu di Ahmadiyah, dan ada semacam perjanjian untuk bisa bertemu lagi. Dari pertemuannya dengan bekas-bekas sesama jama’ah itulah Ahmad Hariyadi bersama 5 orang berangkat ke sarang Ahmadiyah di Parung, Sabtu sore, 1 Juli 2000.
Setelah shalat maghrib di Masjid yang tak jauh dari kompleks Ahmadiyah, rombongan Ahmad Hariyadi sampai di kompleks Ahmadiyah di Parung Bogor yang keadaannya sangat ramai dengan mobil yang berderet di sepanjang pinggir jalan, dan ada tempat parkir khusus yang luas agak jauh dari sarangnya. Ketika mobil rombongan Ahmad Hariyadi diparkir di tempat parkir, dan diteliti nomornya oleh petugas Ahmadiyah, dirasa agak kejauhan untuk jalan ke sarang Ahmadiyah, maka mobil dikeluarkan lagi dan mencari tempat parkir yang dekat dengan sarang Ahmadiyah. Lalu Ahmad Hariyadi dan 4 rekannya (tanpa menyertakan sopir) masuk ke pintu gerbang dan dipersilakan oleh penjaganya. Atas pertolongan Allah, 5 orang itu bisa masuk walau tanpa tanda apa-apa, sedang aslinya penjagaan di pintu gerbang itu tampaknya ketat. Rombongan pun berkeliling melihat-lihat keadaan. Di sarang Ahmadiyah itu tampaknya dibuat barak khemah/ tenda di beberapa tempat, sangat luas. Haryadi memperkirakan barak-barak tenda itu mampu menampung 30.000 orang. Rombongan Ahmad Hariyadi pun saat itu potret-potret bersama di lokasi sarang Ahmadiyah.
Ketika merasa haus, rombongan Ahmad Hariyadi beli minum di salah satu tempat penjualan, karena di dalam kompleks itu siangnya ada pameran yang menjajakan aneka produk Ahmadiyah. Di situ Ahmad Hariyadi bertemu teman lamanya yang tampak sudah tua, matanya yang satu bijil (cacat tak sempurna melihat). Orang Ahmadiyah yang matanya cacat itu berkata sengit terhadap Ahmad Hariyadi, mempersoalkan kenapa bisa masuk. Jawab Ahmad Hariyadi: “Itu di spanduk-spanduk kan sudah ditulis, “Mencintai semuanya, tak seorang pun yang dibenci”, jadi kami ya masuk.” Lelaki bijil itu dengan keras mengatakan: “Kamu tidak mencintai kami, mana bisa kami mencintai kamu. Untuk semuanya itu kan yang mencintai kami!”
Perdebatan kecil itu ditinggalkan, dan rombongan Ahmad Hariyadi masuk ke ruang penerangan da’wah Ahmadiyah. Di sana ada pameran buku-buku Ahmadiyah, siaran televisi Ahmadiyah, dan kliping-klipung koran yang dipampang berderet-deret. Ahmad Hariyadi pun ketemu temannya, sedang rekan-rekan Ahmad Hariyadi melihat-lihat buku, ada pula yang beli. “Di situ ada beberapa wartawan,” kata juru penerangan. Rombongan Ahmad Hariyadi ini lagi asyik-asyiknya di stand penerangan, tiba-tiba serombongan pemuda keamanan Ahmadiyah berjumlah 25-an orang datang dan menangkap Ahmad Hariyadi.
“Selamat malam! Anda Bapak Ahmad Hariyadi, kan?! Saya petugas keamanan di sini! Saya polisi masih aktif. Anda saya amankan! Daripada nanti akan terjadi yang tidak diinginkan, anda kami amankan! Ayo datang ke pos keamanan!” kata ketua keamanan yang disebut keamanan senior, Kolonel Polisi Wiwid.
“Bapak tahu kalau saya Ahmad Hariyadi dari mana?”
“Dari laporan para anak buah. Pokoknya ayo sekarang ke pos keamanan!”
Ahmad Hariyadi bersama 4 orang digiring ke pos, diiringi para petugas keamanan Ahmadiyah yang tampaknya makin banyak. Sampai di pos keamanan Ahmadiyah, keadaan makin ramai, rombongan yang ditangkap ini dikerumuni dan diintip oleh ratusan orang Ahmadiyah. Keadaannya jadi sumpek, halaman dan sekitar pos itu penuh orang. Lalu polisi itu menginterogasi. Mula-mula dengan nada tegas sekali. Tetapi setelah dijelaskan bahwa Ahmad Hariyadi ada janji dengan teman-temannya orang Ahmadiyah, maka kemudian anggota keamanan disebar untuk mencari orang-orang yang ingin ditemui Ahmad Hariyadi. Satu persatu pun mereka datang, dan berbicara-bicara dengan Ahmad Hariyadi.
Di pos keamanan Ahmadiyah yang dilengkapi dengan aneka perangkat komunikasi termasuk walki tolki itu 5 orang yang ditangkap Ahmadiyah ini disuruh menulis data diri masing-masing dan tujuan masuk ke kawasan itu. 5 Orang itu adalah: Ahmad Hariyadi mantan da’i Ahmadiyah, Hartono Ahmad Jaiz dari LPPI/ Dewan Da’wah, Farid Ahmad Okbah dari LPPI/ Al-Irsyad, dan dua pemuda Persis dari Bekasi.
Ahmad Hariyadi pun membagi-bagikan dokumen surat-surat tentang mubahalahnya dengan Thahir Ahmad. Satu persatu teman-teman Ahmad Hariyadi diberi dokumen yang sudah disiapkan, 50 eksemplar. Polisi ketua keamanan pun diberi dokumen itu.
Masing-masing yang ditangkap ini berbicara-bicara dengan orang-orang yang datang ke pos atau petugas di pos itu sambil menunggu orang-orang yang akan ditemui Ahmad Hariyadi. Da’i-da’i Ahmadiyah yang kadang sok berbahasa Inggeris terpaksa kalah dalil ketika berbantahan menghadapi 5 orang yang ditangkap ini di pos itu ketika mempermasalhkan tentang ajaran Ahmadiyah. Ada juga yang mengakui terus terang bahwa acara-acara yang diselenggarakan Dawam Raharjo bersama Ahmadiyah itu didanai/ dibiayai oleh Ahmadiyah. Dana itu diperoleh dari Jama’ah, karena setiap jama’ah dipungut iuran seperenambelas dari hasil kekayaan masing-masing perbulan.
Setelah pembicaraan di pos itu berlangsung 2,5 jam di malam itu, kira-kira jam 10 malam 4 orang yang ditangkap itu minta pamit pulang ke Jakarta. Sedang Ahmad Hariyadi masih bertahan di sarang Ahmadiyah, dan bertekad untuk menemui Khalifah Ahmadiyah Thahir Ahmad esok pagi, Ahad 2 Juli 2000. Namun rupanya suasana di sarang Ahmadiyah itu makin ramai, karena dokumen mubahalah yang Ahmad Hariyadi bawa dan sebarkan itu beredar luas di sarang Ahmadiyah itu. Terjadilah ketegangan bahwa ini akan mengacaukan suasana. Ahmad Hariyadi harus diperkarakan, menurut banyak orang Ahmadiyah itu. Tetapi ketua keamanan yang polisi itu mengatakan, kalau mau diperkarakan, itu masalahnya apa? Orang dia ini masuk baik-baik, mau menemui teman-temannya, jadi kalau mau diperkarakan itu pasalnya apa? Dan slebaran yang ia sampaikan itu mestinya ya dibaca dulu baik-baik, apa isinya, ucap ketua keamanan yang mengaku masuk Ahmadiyah sudah 10 bulan ini.
Ketegangan pun makin tampak memanas, bahkan polisi yang ketua keamanan itu dituduh oleh jemaat Ahmadiyah sebagai orangnya Ahmad Hariyadi. Akhirnya satu jam setelah kepergian 4 orang yang sudah kembali ke Jakarta tersebut, Ahmad Hariyadi “dipaksa” pulang oleh jema’t Ahmadiyah. Tengah malam itu Ahmad Hariyadi diantarkan oleh polisi dan pihak keamanan itu ke terminal Bogor untuk pulang ke Garut. Dari terminal bus Bogor ke Garut itu ditempuh perjalanan bus selama sekitar 6 jam. Jadi Ahmad Hariyadi tidak bisa pula melabrak Thahir Ahmad secara berhadapan muka, walau sudah sampai di sarang Ahmadiyah di Parung.

Masa pemerintahan Gus Dur masa berkembangnya aliran-aliran sesat
Aliran yang jelas-jelas sesat menyesatkan itu ternyata di masa pemerintahan Gus Dur ini justru bisa menghadirkan dedengkotnya ke Indonesia, yaitu apa yang mereka sebut Khalifah ke-4 atau Imam bernama Tahir Ahmad dari London, Juni 2000M. Bahkan penerus nabi palsu itu diantar oleh Dawam Rahardjo (orang Muhammadiyah) untuk sowan/ datang ke Amien Rais ketua MPR, bekas ketua Muhammadiyah, dan Gus Dur presiden RI, bekas ketua umum NU (Nahdlatul Ulama).
Tidak hanya itu, Dawam juga menyelenggarakan acara yang disebut Dialog Pakar Islam, Kamis 29 Juni 2000 di Hotel Regent Jl Rasuna Said Kuningan Jakarta, dengan menghadirkan Tahir Ahmad sang penerus nabi palsu. Acara di hotel mewah dan dihadiri para da’i Ahmadiyah itu diselenggarakan Dawam selaku ketua IFIS (International Forum on Islamic Studies) atas biaya Ahmadiyah, menurut pelacakan Media Dakwah kepada pihak Ahmadiyah. Orang-orang yang didaftar sebagai pembicara selain Dawam Rahardjo sendiri adalah Amien Rais (ketua MPR RI), Tahir Ahmad (penerus nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad), Bahtiar Effendi (dosen IAIN Jakarta), Moeslim Abdurrahman (sosok yang termasuk “pembaharu”/ sekuler model Nurcholish Madjid), Nurcholish Madjid (tokoh sekulerisasi dengan dalih desakralisasi), MM Billah, Azyumardi Azra (Rektor IAIN Jakarta), dan Masdar F Mas’udi (tokoh NU _Nahdlatul Ulama yang menyuarakan agar syari’at berhaji terutama wuquf di Arafah jangan hanya pada bulan Dzul Hijjah, tapi di bulan Syawal dan Dzul Qa’dah pula, agar tidak berdesakan).
Sikap Dawam Rahardjo --yang menjadi “Shohibul Hajat” kehadiran penerus nabi palsu Tahir Ahmad—dikemukakan oleh Ahmad Hariyadi kepada pihak LPPI. Ungkap Ahmad Hariyadi: Dawam Rahardjo dengan sikap ketusnya mematikan hand phone (telepon genggam)nya ketika Ahmad Hariyadi menanyakan tentang berkas-berkas surat yang dikirimkan lewat sekretaris Dawam, setelah Ahmad Hariyadi menjelaskan bahwa berkas surat-surat itu adalah mubahalah (do’a laknat) antara Ahmad Hariyadi dengan penerus nabi palsu, Tahir Ahmad. Hand phone Dawam Rahardjo tetap dimatikan setelah itu, sampai beberapa kali dikontak tetap tak bisa, keluh Ahmad Hariyadi yang tampak kesal menghadapi Dawam Rahardjo seorang pendamping utama kehadiran penerus nabi palsu itu. Akhirnya Ahmad Hariyadi datang ke tempat Jalsah kaum sesat menyesatkan itu di Parung Bogor Jawa Barat, dan ternyata di sana kemudian “ditangkap” dan bahkan setelah itu diantar keluar untuk pulang. Sedang polisi ketua keamanan yang bertugas mengamankan Ahmad Hariyadi dalam lokasi itu, justru kemudian dituduh oleh orang-orang Ahmadiyah sebagai orangnya Ahmad Hariyadi, ungkap Ahmad Hariyadi mengisahkan.
Yang jadi keprihatinan DDII dan LPPI, dihadirkannya penerus nabi palsu ke Indonesia dan bahkan disambut oleh Dawam Rahardjo, Amien Rais, dan Gus Dur itu akan mengakibatkan kaburnya pandangan Ummat Islam, dianggapnya Ahmadiyah itu ajarannya benar. Padahal sudah jelas sesat menyesatkan, dan bahkan sudah ada contoh nyata dalam sejarah Islam bahwa nabi palsu itu diserbu habis-habisan oleh Khalifah Abu Bakar As-Shiddiq dengan mengerahkan tentara sangat banyak. Sedang panglima yang dikirim pun Khalid bin Walid sang pedang Allah, setelah Panglima Usamah ternyata kewalahan menghadapi nabi palsu Musailamah al-Kaddzab dan isterinya, Sajah. Setelah tentara Islam pimpinan Khalid bin Walid ini menyerbu Musailamah Al-Kaddzab di Yamamah, maka sang nabi palsu Musailamah terbunuh bersama 10.000 orang murtad. Hingga sejarawan At-Thabari menyebutkan bahwa belum pernah ada perang sedahsyat itu.
Lha sekarang kok orang-orang yang mengaku pemimpin Islam malahan menyambut kehadiran penerus nabi palsu. Maka DDII dan LPPI sangat prihatin, dan mengadakan konperensi pers untuk menjelaskan kesesatan-kesesatan Ahmadiyah bikinan nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad, dan sekaligus mengemukakan keprihatinan atas kejadian yang berlangsung itu.

Ringkasan kesesatan Ahmadiyah
Dari hasil penelitian LPPI (Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam) ditemukan butir-butir kesesatan dan penyimpangan Ahmadiyah ditinjau dari ajaran Islam yang sebenarnya. Butir-butir kesesatan dan penyimpangan itu bisa diringkas sebagai berikut:
1. Ahmadiyah Qadyan berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad dari India itu adalah nabi dan rasul. Siapa saja yang tidak mempercayainya adalah kafir dan murtad.
2. Ahmadiyah Qadyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci “Tadzkirah”.
3. Kitab suci “Tadzkirah”adalah kumpulan “wahyu” yang diturunkan “Tuhan” kepada “Nabi Mirza Ghulam Ahmad” yang kesuciannya sama dengan Kitab Suci Al-Qur’an dan kitab-kitab suci yang lain seperti; Taurat, Zabur dan Injil, karena sama-sama wahyu dari Tuhan.
4. Orang Ahmadiyah mempunyai tempat suci sendiri untuk melakukan ibadah haji yaitu Rabwah dan Qadyan di India. Mereka mengatakan: “Alangkah celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam Haji Akbar ke Qadyan. Haji ke Makkah tanpa haji ke Qadyan adalah haji yang kering lagi kasar”. Dan selama hidupnya “Nabi” Mirza Ghulam Ahmad tidak pernah pergi haji ke Makkah.
5. Orang Ahmadiyah mempunyai perhitungan tanggal, bulan dan tahun sendiri. Nama-nama bulan Ahmadiyah adalah: 1. Suluh 2. Tabligh 3. Aman 4. Syahadah 5. Hijrah 6. Ihsan 7. Wafa 8. Zuhur 9. Tabuk 10. Ikha’ 11. Nubuwah 12. Fatah. Sedang tahunnya adalah Hijri Syamsi yang biasa mereka singkat dengan HS. Dan tahun Ahmadiyah saat penelitian ini dibuat 1994M/ 1414H adalah tahun 1373 HS. Kewajiban menggunakan tanggal, bulan, dan tahun Ahmadiyah tersendiri tersebut di atas adalah perintah khalifah Ahmadiyah yang kedua yaitu: Basyiruddin Mahmud Ahmad.
6. Berdasarkan firman “Tuhan” yang diterima oleh “Nabi” dan “Rasul” Ahmadiyah yang terdapat dalam kitab suci “Tadzkirah” yang berbunyi:
Artinya: “Dialah Tuhan yang mengutus Rasulnya “Mirza Ghulam Ahmad” dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya atas segala agama-agama semuanya. (kitab suci Tadzkirah hal. 621).
Menunjukkan BAHWA AHMADIYAH BUKAN SUATU ALIRAN DALAM ISLAM, TETAPI MERUPAKAN SUATU AGAMA YANG HARUS DIMENANGKAN TERHADAP SEMUA AGAMA-AGAMA LAINNYA TERMASUK AGAMA ISLAM.
7. Secara ringkas, Ahmadiyah mempunyai nabi dan rasul sendiri, kitab suci sendiri, tanggal, bulan dan tahun sendiri, tempat untuk haji sendiri serta khalifah sendiri yang sekarang khalifah yang ke 4 yang bermarkas di London Inggris bernama: Thahir Ahmad. Semua anggota Ahmadiyah di seluruh dunia wajib tunduk dan taat tanpa reserve kepada perintah dia. Orang di luar Ahmadiyah adalah kafir, sedang wanita Ahmadiyah haram dikawini laki-laki di luar Ahmadiyah. Orang yang tidak mau menerima Ahmadiyah tentu mengalami kehancuran.
8. Berdasarkan “ayat-ayat” kitab suci Ahmadiyah “Tadzkirah”. Bahwa tugas dan fungsi Nabi Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul yang dijelaskan oleh kitab suci umat Islam Al Qur’an, dibatalkan dan diganti oleh “nabi” orang Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad.
Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan bunyi kitab suci Ahmadiyah “Tadzkirah” yang dikutip di bawah ini:
8.1. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:
Artinya: “Sesungguhnya kami telah menurunkan kitab suci “Tadzkirah” ini dekat dengan Qadian-India. Dan dengan kebenaran kami menurunkannya dan dengan kebenaran dia turun”. (Kitab Suci Tadzkirah hal.637).
8.2. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:
Artinya: ”Katakanlah –wahai Mirza Ghulan Ahmad- “Jika kamu benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku”. (Kitab Suci Tadzkirah hal.630)
8.3. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:
Artinya: “Dan kami tidak mengutus engkau –wahai Mirza Ghulam Ahmad- kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam”. (Kitab Suci Tadzkirah hal.634)
8.4. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:
Artinya: “Katakan wahai Mirza Ghulam Ahmad” – Se sungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, hanya diberi wahyu kepadaKu”. (Kitab Suci Tadzkirah hal.633).
8.5. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:
Artinya: “Sesungghnya kami telah memberikan kepadamu “wahai Mirza Ghulam Ahmad” kebaikan yang banyak.” (Kitab Suci Tadzkirah hal.652)
8.6. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:
Artinya: “Sesungguhnya kami telah menjadikan engkau -wahai Mirza Ghulam ahmad– imam bagi seluruh manusia”. (Kitab Suci Tadzkirah hal.630 )
8.7. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah” :
Artinya: Oh, Pemimpin sempurna, engkau –wahai Mirza Ghulam Ahmad– seorang dari rasul–rasul, yang menempuh jalan betul, diutus oleh Yang Maha Kuasa, Yang Rahim”.
8.8. Dan masih banyak lagi ayat–ayat kitab suci Al-Qur’an yang dibajaknya. Ayat–ayat kitab suci Ahmadiyah “Tadzkirah” yang dikutip di atas, adalah penodaan dan bajakan–bajakan dari kitab suci Ummat Islam, Al-Qur’an. Sedang Mirza Ghulam Ahmad mengaku pada ummatnya (orang Ahmadiyah), bahwa ayat–ayat tersebut adalah wahyu yang dia terima dari “Tuhannya” di India.

Dasar Hukum untuk Pelarangan Ahmadiyah di Indonesia
1. Undang-undang No.5 Th.1969 tentang Pencegahan Penyalah Gunaan dan/atau Penodaan Agama menyebutkan;
1.Pasal 1: Setiap orang dilarang dengan sengaja dimuka umum menceriterakan, menganjurkaan atau mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan keagamaan dari agama itu : penafsiran dan kegiatan mana menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama itu.
2.Pasal 4: Pada Kitab Undang–Undang Hukum Pidana diadakan pasal baru yang berbunyi sbb. : PASAL 56 a : Dipidana dengan Pidana penjara selama–lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan: a. yang pokoknya bersifat permusuhan. Penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama di Indonesia. (hal. 87-88)

3. Majelis Ulama Indonesia telah memberikan fatwa bahwa ajaran Ahmadiyah Qadyan sesat menyesatkan dan berada di luar Islam.
4. Surat Edaran Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji Nomor D/BA.01/3099 /84 tanggal 20 September 1984, a.l. :
2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwa Ahmadiyah Qadyan dianggap menyimpang dari Islam karena mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa Nabi Muhammad bukan nabi terakhir.
3. Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas kiranya perlu dijaga agar kegiatan jemaat Ahmadiyah Indonesia (Ahmadiyah Qadyan) tidak menyebarluaskan fahamnya di luar pemeluknya agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat beragama dan mengganggu kerukunan kehidupan beragama.

Sikap Negara-negara Islam dan Organisasi Islam Internasional terhadap Ahmadiyah

1. Malaysia telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Malaysia sejak tanggal 18 Juni 1975.
2. Brunei Darus Salam juga telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh NegaraBrunei Darus Salam.
3. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah kafir dan tidak boleh pergi haji ke Makkah.
4. Pemerintah Pakistan telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah golongan minoritas non muslim.
5. Rabithah ‘Alam Islamy yang berkedudukan di Makkah telah mengeluarkam fatwa bahwa Ahmadiyah adalah kafir dan keluar dari Islam.
Dilindungi sebuah organisasi?
Dalam penelitian ditemukan bukti bahwa ada sebuah organisasi yang memang mengakui pihaknya melindungi Ahmadiyah. Apakah itu termasuk dosa-dosa yang kini ditiru dan diteruskan oleh sebagian tokoh organisasi itu atau tidak, belum ada penjelasan resmi. Kami kutip satu bagian pernyataan resmi dari mereka:
“Ahmadiyah yang dilindungi oleh Muhammadiyah semenjak datangnya di Yogyakarta sebagaimana yang sudah kami jelaskan dalam pemandangan yang dahulu, akhirnya “bak tanaman memakan pagar”’ tidak menambah baik dan majunya Muhammadiyah akan tetapi malah sebaliknya. Memang maksud dan tujuannya berbeda dengan Muhammadiyah. Kini sudah berpisah jauh-jauh, sehingga Muhammadiyah bertambah teguh tidak bercampur lagi.”
Demikian hasil penelitian LPPI, di samping buku khusus tentang sesatnya Ahmadiyah yang diterbitkan oleh lembaga ini, April 2000M, berjudul Ahmadiyah dan Pembajakan Al-Qur’an., setebal 236 halaman. Kalau aliran sesat dan menyesatkan ini dibiarkan, maka akan masuk dan minta jatah ke MUI, ke TVRI, ke RRI, ke lembaga-lembaga lain, dan minta diresmikan pula aneka sarananya, termasuk penyelenggaraan haji bukan ke Makkah, keluh pihak LPPI. #
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by mang odoy on Sat Mar 10, 2012 8:22 pm

2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwa Ahmadiyah Qadyan dianggap menyimpang dari Islam karena mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa Nabi Muhammad bukan nabi terakhir.


Bagaimana dengan Muslim yang MEMPERCAYAI bahwa akan ada NABI LAIN setelah Nabi Muhammad yang akan MENYEMPURNAKAN ajaran Islam....???

Jangan cuman bisa protes ke ahamdiyah qadian...lha sendirinya mempercayai bahwa Nabi Isa as akan datang kembali UNTUK KEJAYAAN ISLAM...

Ahmadiyah Qadian sudah jelas NYELENEH...tapi bagaimana dengan Ahmadiyah Lahore yang mempunyai PANDANGAN BERBEDA tentang sosok MGA ini...???

Kalo saya liat...nasib MGA ini tidak jauh beda dengan YESUS....oleh Kristen ddianggap Tuhan oleh Islam hanya dianggap sebagai Nabi.

Bedanya kalo MGA oleh Ahmadiyah Qadian...dianggap sebagai NABI...tapi Ahmadiyah Lahore hanya mengganggap MGA sebagai MUJADDID. sajah....

Jadi ...mana sebenernya catatan yang benar mengenai MGA ini...???
Ahmadiyah Qadian atow Ahmadiyah Lahore....???

Ada yang bisa jawab.....???

Sayang sekali...para AHMADI ini semuanya PENGECUT...atow emang belon ada yang nyangsang dimari...??



mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by satria bergitar on Sun Mar 11, 2012 3:33 pm

bagi saya MGA adalah salah satu nubuat yang dinyatakan oleh Muhammad SAW sebagai nabi palsu yang akan muncul pada akhir zaman..

Nabi Muhammad SAW bersabda :

"Akan ada di lingkungan umatku 30 orang pembohong yang mendakwakan bahawa ia Nabi. Saya adalah Nabi penutup, tidak ada lagi Nabi sesudahku."
(Hadis riwayat Tirmizi, lihat Sahih Tirmizi juzuk 9, muka surat 63)

Sebagai muslim kita juga harus maklum bahwa memang agama kita sesuai sabda rasul akan terpecah mejadi 73 golongan, bahkan ada diantaranya yang sesat menyesatkan termasuk yg satu tersebut diatas, maka yang perlu kita lakukan ada lah kemali kepada alquran & sunnah rasul

"Bahawasanya bani Israel telah berfirqah sebanyak 72 firqah dan akan berfirqah umatku sebanyak 73 firqah, semuanya akan masuk Neraka kecuali satu." Sahabat-sahabat yang mendengar ucapan ini bertanya: "Siapakah yang satu itu Ya Rasulullah?" Nabi menjawab: " Yang satu itu ialah orang yang berpegang sebagai peganganku dan pegangan sahabat-sahabatku."
(Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Tirmizi, lihat Sahih Tirmizi, juzuj 10, muka surat 109)

"Akan keluar suatu kaum di akhir zaman, orang-orang muda berfahaman jelek. Mereka banyak mengucapkan perkataan "Khairil Bariyah" (Maksudnya dalil atau firman-firman Allah yang di bawa oleh nabi). Iman mereka tidak melampaui kerongkong mereka. Mereka keluar dari agama sebagai meluncurnya anak panah dari busurnya.Kalau orang-orang ini berjumpa denganmu, lawanlah mereka."
(Hadis Sahih Riwayat Imam Bukhari, lihat kitab Fathul Bari juzu 15, mukasurat 315)

Melihat hadis-hadis yang sahih ini dapat diambil kesimpulan:

1. Rasul SAW mengkhabarkan sesuatu yang akan terjadi dalam lingkungan umat Islam secara mukjizat iaitu mengkhabarkan hal-hal yang akan terjadi. Khabar itu tentu baginda terima daripada Allah SWT.

2. Sesudah nabi SAW wafat akan ada perselisishan faham yang banyak samapai 73 faham/iktiqad.

3. Ada segolongan orang-orang muda pada akhir zaman yang selalu mengeluarkan dalil-dalil dari Al Quran, tetapi keimanan mereka tidak melepasi keronkong mereka.

4. Ada 2 golongan yang tidak ada kaitan dengan Islam iaitu kaum Murjiah dan Qadariah.

5. Ada 30 orang pembohong yang akan mendakwa bahawa mereka adalah Nabi, padahal Nabi sesudah Rasul SAW tidak ada lagi. Dan ada orang-orang Khawarij yang jahat.

6. Di antara 73 golongan itu ada yang satu yang benar iaiatu golongan kaum Ahlussunnah wal Jamaah yang selalu berpegang kepada Sunnah Nabi dan Sunnah Khalifah Ar Rasyidin.

7. Mereka ini akan selalu mempertahankan kebenaran iktiqadnya samapai hari Kiamat.
avatar
satria bergitar
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 31
Posts : 1399
Location : Karawang
Join date : 08.12.11
Reputation : 58

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by mang odoy on Mon Mar 12, 2012 2:40 am

gyogaswara wrote:bagi saya MGA adalah salah satu nubuat yang dinyatakan oleh Muhammad SAW sebagai nabi palsu yang akan muncul pada akhir zaman..



Tapi..bagaimana dengan klaim dari Ahmadiyah Lahore yang ini...???

http://ahmadiyah.org/

Bener gak MGA sendiri MENGAKU NABI...????

Susah emang kalo para AHMADI nya sendiri malah NGUMPET dan gak mau memberikan klarifikasi..

Kita disini cuman sebatas nge gosip..ehhh yang digosipinnya kagak ada yang nongol...

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Mon Mar 12, 2012 9:00 am

PERNYATAAN HADHRAT MIRZA GHULAM AHMAD
TENTANG STATUS YANG DISANDANGNYA

Aku bersumpah atas nama Allah bahwa seperti Dia telah bermukaalamah-mukhaathabah dengan Ibrahim as, kemudian dengan Ishak as, dan dengan Yusuf as, dan dengan Musa as, dan dengan Masih Ibnu Maryam as, dan sesudah beliau-beliau itu dengan Nabi kita Muhammad saw, yang demikian rupa keadaannya hingga kepada beliau telah turun wahyu yang paling cemerlang dari semuanya dan paling suci pula. Begitu pula Dia telah menganugerahkan kehormatan mukaalamah-mukhaathabah kepada diriku. Akan tetapi kehormatan ini kuperoleh hanya semata-mata karena mengikuti Rasulullah saw.

Seandainya aku bukan umat Rasulullah saw dan tidak mengikuti beliau, maka sekiranya ada amal-amalku besarnya seperti sejumlah gunung-gunung, namun demikian sekali-kali aku tidak akan mendapat kehormatan mukallamah mukhatabah itu. Sebab, pada waktu sekarang, kecuali kenabian Muhammad, semua kenabian sudah tertutup.

Nabi yang membawa syariat tidak dapat datang lagi, akan tetapi nabi yang tidak membawa syariat adalah mungkin, namun syaratnya ialah ia ummati (bukan dari umat lain). Ringkasnya, atas dasar itu, aku adalah ummati, lagi pula nabi. Dan kenabianku, yakni mukaalamah-mukhaathabah Ilahiyah adalah bayangan dari kenabian Rasulullah saw dan tanpa itu kenabianku tiada artinya. (TajalliyatiIlahiyyah / Penampakan Kebesaran Tuhan, hal. 38-39)

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by mang odoy on Wed Apr 04, 2012 10:49 am

@Kedunghalang wrote:PERNYATAAN HADHRAT MIRZA GHULAM AHMAD
TENTANG STATUS YANG DISANDANGNYA

Aku bersumpah atas nama Allah bahwa seperti Dia telah bermukaalamah-mukhaathabah dengan Ibrahim as, kemudian dengan Ishak as, dan dengan Yusuf as, dan dengan Musa as, dan dengan Masih Ibnu Maryam as, dan sesudah beliau-beliau itu dengan Nabi kita Muhammad saw, yang demikian rupa keadaannya hingga kepada beliau telah turun wahyu yang paling cemerlang dari semuanya dan paling suci pula. Begitu pula Dia telah menganugerahkan kehormatan mukaalamah-mukhaathabah kepada diriku. Akan tetapi kehormatan ini kuperoleh hanya semata-mata karena mengikuti Rasulullah saw.

Seandainya aku bukan umat Rasulullah saw dan tidak mengikuti beliau, maka sekiranya ada amal-amalku besarnya seperti sejumlah gunung-gunung, namun demikian sekali-kali aku tidak akan mendapat kehormatan mukallamah mukhatabah itu. Sebab, pada waktu sekarang, kecuali kenabian Muhammad, semua kenabian sudah tertutup.

Nabi yang membawa syariat tidak dapat datang lagi, akan tetapi nabi yang tidak membawa syariat adalah mungkin, namun syaratnya ialah ia ummati (bukan dari umat lain). Ringkasnya, atas dasar itu, aku adalah ummati, lagi pula nabi. Dan kenabianku, yakni mukaalamah-mukhaathabah Ilahiyah adalah bayangan dari kenabian Rasulullah saw dan tanpa itu kenabianku tiada artinya. (TajalliyatiIlahiyyah / Penampakan Kebesaran Tuhan, hal. 38-39)

anda seorang AHMADI..???
terusin dong...

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Sun Apr 15, 2012 3:16 pm

Assalamu'alaikum wa rahmatullah,

Menurut Al Quran, jika kita ingin termasuk orang-orang yang dianugerahi Nikmat Allah, maka kita harus taat kepada Allah dan Nabi Muhammad saw, dan mereka yang mendapat Nikmat Allah itu adalah Nabiyyin, Shiddiqiin, Syuhada dan Shalihin. Dan mereka itu adalah sahabat (wali-wali Allah) yang sejati (An-Nisa 4:70). Ayat ini mengisyaratkan bahwa kepada orang-orang Islam yang secara paripurna taat kepada perintah Allah dan Nabi Muhammad saw, maka Allah akan menganugerahkan Nikmat Allah yang tertinggi, yakni termasuk di antara para nabi, umat Nabi Muhammad saw.

Orang Islam pertama yang memperoleh kehormatan mendapatkan Nikmat Allah yang tertinggi itu adalah Pendiri Jemaat Ahmadiyah, yakni HMG Ahmad dari Qadian, India (HR Bukhari dalam Kitab Tarikhnya) yang telah dijadikan-Nya sebagai Khalifah Allah (QS An-Nur 24:56) dan diutus-Nya sebagai Imam Mahdi (QS As-Shaf 61:7 & Al Jumu’ah 62:4) dan sebagai perumpamaan Al Masih Ibnu Maryam (QS Az-zukhruf 43:58).

Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa melihatnya (Imam Mahdi), maka bai'atlah kepadanya, walaupun harus merangkak di atas salju, karena dia adalah Khalifah Allah, Al Mahdi." (HR Sunan Abu Daud/Sunan Ibnu Majah).

Jika kita mentaati perintah Rasulullah saw tersebut, maka kita berpeluang termasuk orang-orang yang dianugerahi Nikmat Allah, yakni Nabiyyin, Shiddiqiin, Syuhada dan Shalihin (An-Nisa 4:70), atau menjadi sahabat (wali-wali Allah) sejati, yang ganjarannya adalah surga atau kabar gembira di dunia dan di akhirat (Yunus 10:64).

Apakah anda mau mentaati perintah Rasulullah saw dimaksud?

Wassalam.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Sun Apr 15, 2012 11:42 pm

@Kedunghalang wrote:Begitu pula Dia telah menganugerahkan kehormatan mukaalamah-mukhaathabah kepada diriku. Akan tetapi kehormatan ini kuperoleh hanya semata-mata karena mengikuti Rasulullah saw.

Seandainya aku bukan umat Rasulullah saw dan tidak mengikuti beliau, maka sekiranya ada amal-amalku besarnya seperti sejumlah gunung-gunung, namun demikian sekali-kali aku tidak akan mendapat kehormatan mukallamah mukhatabah itu. Sebab, pada waktu sekarang, kecuali kenabian Muhammad, semua kenabian sudah tertutup.

Nabi yang membawa syariat tidak dapat datang lagi, akan tetapi nabi yang tidak membawa syariat adalah mungkin, namun syaratnya ialah ia ummati (bukan dari umat lain). Ringkasnya, atas dasar itu, aku adalah ummati, lagi pula nabi. Dan kenabianku, yakni mukaalamah-mukhaathabah Ilahiyah adalah bayangan dari kenabian Rasulullah saw dan tanpa itu kenabianku tiada artinya. (TajalliyatiIlahiyyah / Penampakan Kebesaran Tuhan, hal. 38-39)
pertanyaan sayah;
1.klaim kehormatan mirza ghulam atas dasar apa?
2.semua kenabian sudah tertutup tetapi mirza ghulam menyatakan akan tetapi nabi yang tidak membawa syariat adalah mungkin, apa kamsutnyah? dan aku adalah nabi berlawanan dengan pernyataan sia sendiri bahwa kenabian telah tertutup.
3.jika al mahdi adalah nabi,maka sayah adalah orang pertama yg mengingkari.jika al mahdi HANYA org biasa/ulama itu gak ada masalah bagi sayah.
Dari Mush’ab bin Sa’ad dari ayahnya : Bahwasanya Rasulullah Saw berangkat menuju Tabuk dan mengangkat Ali ra sebagai penggantinya di Madinah. Lalu Ali berkata : “Apakah engkau mengangkatku untuk mengurusi anak-anak dan wanita?” Beliau Saw bersabda, “Tidakkah engkau rela (wahai Ali), bahwa kedudukanmu sebagaimana kedudukan Harun terhadap Musa? Akan tetapi, tidak ada nabi setelahku.” [HR. Bukhari].

ttg mirza ghulam ahmad telah sayah bantah di
http://isyfatihah.wordpress.com/2011/05/15/al-ahzab-033040-the-nabi-akhir/

dan......apakah sayah atow mirza ghulam yg mengingkari perintah nabi muhammad saw?


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Mon Apr 16, 2012 11:14 pm

abu hanan bertanya:
1.klaim kehormatan mirza ghulam atas dasar apa?
2.semua kenabian sudah tertutup tetapi mirza ghulam menyatakan akan tetapi nabi yang tidak membawa syariat adalah mungkin, apa kamsutnyah? dan aku adalah nabi berlawanan dengan pernyataan sia sendiri bahwa kenabian telah tertutup.
3.jika al mahdi adalah nabi,maka sayah adalah orang pertama yg mengingkari.jika al mahdi HANYA org biasa/ulama itu gak ada masalah bagi sayah.
Dari Mush’ab bin Sa’ad dari ayahnya : Bahwasanya Rasulullah Saw berangkat menuju Tabuk dan mengangkat Ali ra sebagai penggantinya di Madinah. Lalu Ali berkata : “Apakah engkau mengangkatku untuk mengurusi anak-anak dan wanita?” Beliau Saw bersabda, “Tidakkah engkau rela (wahai Ali), bahwa kedudukanmu sebagaimana kedudukan Harun terhadap Musa? Akan tetapi, tidak ada nabi setelahku.” [HR. Bukhari].

1. HMG Ahmad as menjawab: "kehormatan ini kuperoleh hanya semata-mata karena mengikuti Rasulullah saw."

Rasulullah saw menyampaikan firman Allah: "Katakanlah (olehmu kepada segenap manusia, hai Muhammad), jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihimu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah itu Maha-pengampun, Maha-penyayang." (Ali Imran 3:32).

Di dalam Al Quran, Allah Yang Maha-mengetahui berjanji: "Dan, barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul ini (Nabi Muhammad saw), maka mereka akan termasuk di antara orang-orang yang Nikmat Allah dianugerahkan atas mereka, yakni: nabi-nabi, shiddiq-shiddiq, syahid-syahid, dan orang-orang shaleh. Dan, mereka itulah sahabat (wali-wali Allah) yang sejati. Ini karunia dari Allah, dan cukuplah Allah Yang Maha-mengetahui" (An-Nisa 70-71).

Setelah melalui perjalanan ketakwaan yang panjang, yakni ketaatan yang sempurna kepada Allah dan Nabi Muhammad saw, akhirnya Allah Yang Maha-mengetahui ridha kepada HMG Ahmad as, dan Dia mengutusnya sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi, Al Masih Mau'ud dan menganugerahkan karunia-Nya, yakni Nikmat Allah yang tertinggi sebagai nabi ummati (An-Nisa 4:70/71).

2. Nabi ummati adalah nabi yang tidak membawa syari'at, melainkan mengikuti syari'at Islam (Al Quran & Sunnah/Hadits) yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Dan HMG Ahmad as pun menulis: "Nabi yang membawa syariat tidak dapat datang lagi, akan tetapi nabi yang tidak membawa syariat adalah mungkin, namun syaratnya ialah ia ummati (bukan dari umat lain). Ringkasnya, atas dasar itu, aku adalah ummati, lagi pula nabi. Dan kenabianku, yakni mukaalamah-mukhaathabah Ilahiyah adalah bayangan dari kenabian Rasulullah saw dan tanpa itu kenabianku tiada artinya." (Tajalliyati Ilahiyyah / Penampakan Kebesaran Tuhan, hal. 38-39)

Lebih lanjut HMG Ahmad as menulis: "Nubuwwat dan risalatku ini adalah karena keyakinan kepercayaan akan Muhammad dan Ahmad, dan sekali-kali bukan karena pribadiku sendiri; dan nama ini aku peroleh sebagai buah fana fir-rasul." [Eik galathi ka izalah (Urdu, Memperbaiki Satu Kesalahan), hal.4].

3. Nabi Muhammad saw menubuwwatkan bahwa "Al Mahdi akan diutus Allah dari antara umatku" (HR Ahmad bin Hambal). Artinya Al Mahdi adalah utusan Allah yang dalam Bahasa Arab adalah "Rasul Allah". Jika Allah mengutus manusia, maka menurut Al Quran sudah pasti nabi, dan kita temukan ayat berikut:
"Dan, berapa banyak nabi telah Kami utus kepada kaum terdahulu. Dan, tidak pernah datang kepada mereka seorang nabi, melainkan mereka selalu mencemoohkannya." (Az-Zukhruf 43:7-8). Jadi, jika anda ingin menjadi orang pertama yang mengingkari Al Mahdi itu nabi, maka anda akan termasuk mereka yang mencemoohkan nabi atau utusan Allah.

Apabila di dalam beberapa hadits, anda menemukan sabda Rasulullah saw "tidak ada nabi setelahku", maka maksudnya adalah "tidak ada lagi nabi yang seperti aku" atau "tidak ada lagi nabi yang membawa syari'at baru setelahku" atau "tidak ada lagi nabi yang akan menentang ajaranku", karena nabi ummati adalah nabi yang melaksanakan syari'at Islam dan secara sempurna taat kepada Allah dan Nabi Muhammad saw (An-Nisa 4:70-71).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by bedah tipis on Tue Apr 17, 2012 9:56 am

@mang odoy wrote:
2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwa Ahmadiyah Qadyan dianggap menyimpang dari Islam karena mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa Nabi Muhammad bukan nabi terakhir.


Bagaimana dengan Muslim yang MEMPERCAYAI bahwa akan ada NABI LAIN setelah Nabi Muhammad yang akan MENYEMPURNAKAN ajaran Islam....???

Jangan cuman bisa protes ke ahamdiyah qadian...lha sendirinya mempercayai bahwa Nabi Isa as akan datang kembali UNTUK KEJAYAAN ISLAM...

Ahmadiyah Qadian sudah jelas NYELENEH...tapi bagaimana dengan Ahmadiyah Lahore yang mempunyai PANDANGAN BERBEDA tentang sosok MGA ini...???

Kalo saya liat...nasib MGA ini tidak jauh beda dengan YESUS....oleh Kristen ddianggap Tuhan oleh Islam hanya dianggap sebagai Nabi.

Bedanya kalo MGA oleh Ahmadiyah Qadian...dianggap sebagai NABI...tapi Ahmadiyah Lahore hanya mengganggap MGA sebagai MUJADDID. sajah....

Jadi ...mana sebenernya catatan yang benar mengenai MGA ini...???
Ahmadiyah Qadian atow Ahmadiyah Lahore....???

Ada yang bisa jawab.....???

Sayang sekali...para AHMADI ini semuanya PENGECUT...atow emang belon ada yang nyangsang dimari...??


posting anda telah dipindahkan ke http://www.laskarislam.com/t2324-bedah-tipis-nabi-terakhir-islam

silahkeun dilanjut ke lapak terkait.
edited by sayah
avatar
bedah tipis
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Posts : 95
Join date : 29.01.12
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Tue Apr 17, 2012 11:45 am

@Kedunghalang wrote:
1. HMG Ahmad as menjawab: "kehormatan ini kuperoleh hanya semata-mata karena mengikuti Rasulullah saw."

Rasulullah saw menyampaikan firman Allah: "Katakanlah (olehmu kepada segenap manusia, hai Muhammad), jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihimu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah itu Maha-pengampun, Maha-penyayang." (Ali Imran 3:32).

Di dalam Al Quran, Allah Yang Maha-mengetahui berjanji: "Dan, barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul ini (Nabi Muhammad saw), maka mereka akan termasuk di antara orang-orang yang Nikmat Allah dianugerahkan atas mereka, yakni: nabi-nabi, shiddiq-shiddiq, syahid-syahid, dan orang-orang shaleh. Dan, mereka itulah sahabat (wali-wali Allah) yang sejati. Ini karunia dari Allah, dan cukuplah Allah Yang Maha-mengetahui" (An-Nisa 70-71).

Setelah melalui perjalanan ketakwaan yang panjang, yakni ketaatan yang sempurna kepada Allah dan Nabi Muhammad saw, akhirnya Allah Yang Maha-mengetahui ridha kepada HMG Ahmad as, dan Dia mengutusnya sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi, Al Masih Mau'ud dan menganugerahkan karunia-Nya, yakni Nikmat Allah yang tertinggi sebagai nabi ummati (An-Nisa 4:70/71).
an nisa 70-71 berlaku untuk semua muslim..kehormatan dapat diraih oleh tiap muslim dengan menjalankan ketaatan sempurna.dan mga bukan orang khusus di bidang ini.sebagai bukti bahwa allah memilih mga ??? ketahuilah,keridloan allah tidak dapat diklaim secara sepihak.

@Kedunghalang wrote:2. Nabi ummati adalah nabi yang tidak membawa syari'at, melainkan mengikuti syari'at Islam (Al Quran & Sunnah/Hadits) yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Dan HMG Ahmad as pun menulis: "Nabi yang membawa syariat tidak dapat datang lagi, akan tetapi nabi yang tidak membawa syariat adalah mungkin, namun syaratnya ialah ia ummati (bukan dari umat lain). Ringkasnya, atas dasar itu, aku adalah ummati, lagi pula nabi. Dan kenabianku, yakni mukaalamah-mukhaathabah Ilahiyah adalah bayangan dari kenabian Rasulullah saw dan tanpa itu kenabianku tiada artinya." (Tajalliyati Ilahiyyah / Penampakan Kebesaran Tuhan, hal. 38-39)

Lebih lanjut HMG Ahmad as menulis: "Nubuwwat dan risalatku ini adalah karena keyakinan kepercayaan akan Muhammad dan Ahmad, dan sekali-kali bukan karena pribadiku sendiri; dan nama ini aku peroleh sebagai buah fana fir-rasul." [Eik galathi ka izalah (Urdu, Memperbaiki Satu Kesalahan), hal.4].
para ulama pun dapat dikategorikan sbg nabi tanpa syariat...anda tahu uwais al qarny?beliow lebih pantas menjadi nabi daripada umar bin khattab (menurut sayah pribadi).apakah pendapat sayah bertentangan dengan rasulallah saw?uda tentu karena beliow lebih cenderung memilih ali bin abi thalib jika memang ada nabi baru (meskipun diukur dg definisi kenabian menurut ahmadiyah)...


@Kedunghalang wrote:3. Nabi Muhammad saw menubuwwatkan bahwa "Al Mahdi akan diutus Allah dari antara umatku" (HR Ahmad bin Hambal). Artinya Al Mahdi adalah utusan Allah yang dalam Bahasa Arab adalah "Rasul Allah". Jika Allah mengutus manusia, maka menurut Al Quran sudah pasti nabi, dan kita temukan ayat berikut:
"Dan, berapa banyak nabi telah Kami utus kepada kaum terdahulu. Dan, tidak pernah datang kepada mereka seorang nabi, melainkan mereka selalu mencemoohkannya." (Az-Zukhruf 43:7-8). Jadi, jika anda ingin menjadi orang pertama yang mengingkari Al Mahdi itu nabi, maka anda akan termasuk mereka yang mencemoohkan nabi atau utusan Allah.
sejak kapan al mahdi berarti rasul allah dalam bhs arab?anda mengatakan sayah ingkar quran melalui zukhruf 7-8 ???owh....bukan masalah besar.karena syahadat sayah dan anda PASTI berbeda.


@Kedunghalang wrote:Apabila di dalam beberapa hadits, anda menemukan sabda Rasulullah saw "tidak ada nabi setelahku", maka maksudnya adalah "tidak ada lagi nabi yang seperti aku" atau "tidak ada lagi nabi yang membawa syari'at baru setelahku" atau "tidak ada lagi nabi yang akan menentang ajaranku", karena nabi ummati adalah nabi yang melaksanakan syari'at Islam dan secara sempurna taat kepada Allah dan Nabi Muhammad saw (An-Nisa 4:70-71).
pak halang.........
tiada nabi setelahku = tiada seperti aku?????
anda bisa cek di hadits tirmidzi 2198.



bahasa arab;


anda perhatikan...
in qotho'at dan wa laa nabiyyi (laa dalam lam alif.....)..laa (seperti laa dalam laa ilaha ilalloh) yg berarti meniadakan mutlak kok diartikan bisa dinego?




untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Wed Apr 18, 2012 10:11 am

Abu hanan menulis:
an nisa 70-71 berlaku untuk semua muslim..kehormatan dapat diraih oleh tiap muslim dengan menjalankan ketaatan sempurna.dan mga bukan orang khusus di bidang ini.sebagai bukti bahwa allah memilih mga ??? ketahuilah,keridloan allah tidak dapat diklaim secara sepihak.

Tanggapan:
Ya, memang benar An-Nisa 4:70-71 itu berlaku untuk semua muslim, dan HMG Ahmad as adalah muslim pertama yang dianugerahi Allah kehormatan yang Dia janjikan berkat ketaatannya yang sempurna kepada Allah dan Nabi Muhammad saw. Sebagai bukti bahwa Allah memilih HMG Ahmad as adalah wahyu dari Allah yang diterima HMG Ahmad as. Bukankah Nabi Muhammad saw juga ketika dipilih menjadi utusan Allah kepada segenap manusia dengan wahyu dari Allah?

Abu hanan menulis:
para ulama pun dapat dikategorikan sbg nabi tanpa syariat...anda tahu uwais al qarny?beliow lebih pantas menjadi nabi daripada umar bin khattab (menurut sayah pribadi).apakah pendapat sayah bertentangan dengan rasulallah saw?uda tentu karena beliow lebih cenderung memilih ali bin abi thalib jika memang ada nabi baru (meskipun diukur dg definisi kenabian menurut ahmadiyah)...

Tanggapan:
Apakah Uwais al Qarny, Umar bin Khattab ra dan Ali bin Abi Thalib ra menerima wahyu dari Allah untuk mendakwakan diri sebagai nabi?

Abu hanan menulis:
sejak kapan al mahdi berarti rasul allah dalam bhs arab?anda mengatakan sayah ingkar quran melalui zukhruf 7-8 ???owh....bukan masalah besar.karena syahadat sayah dan anda PASTI berbeda.

Tanggapan:
Sejak Nabi Muhammad saw bersabda: "Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman." (HR Ahmad bin Hambal no. 10898).

Kalimat ALMAHDI YANG DIUTUS ALLAH KE TENGAH UMMATKU mengisyaratkan bahwa AL MAHDI adalah UTUSAN ALLAH yang dipilih-Nya dari kalangan umat Nabi Muhammad saw. Artinya, Al Mahdi adalah Rasul Allah / Rasulullah dari kalangan umat Islam. Saya mengucapkan dua kalimah syahadat sebagai berikut: "Laa ilaha illallahu, Muhammad-ar-Rasulullah" (Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad utusan Allah). Jika berbeda dengan syahadat anda, silahkan tuliskan syahadat anda, agar saya tahu dimana perbedaannya!

Abu hanan menulis:
pak halang.........
tiada nabi setelahku = tiada seperti aku?????
anda bisa cek di hadits tirmidzi 2198.

anda perhatikan...
in qotho'at dan wa laa nabiyyi (laa dalam lam alif.....)..laa (seperti laa dalam laa ilaha ilalloh) yg berarti meniadakan mutlak kok diartikan bisa dinego?

Tanggapan:
Saya tidak mempersalahkan kata "laa", melainkan kata "nabi" yang terdiri dari beberapa jenis kenabian. HMG Ahmad (Imam Mahdi) as menjelaskan tentang jenis-jenis kenabian sebagai berikut:

1. Nabi Tasyri' yakni nabi yang membawa syari'at, contohnya: Nabi Adam as, Nabi Nuh as, Nabi Ibrahim as, Nabi Musa as dan Nabi Muhammad saw.

2. Nabi Mustaqil, yakni nabi yang mandiri yang membawa syari'at maupun yang tidak membawa syari'at, contohnya: semua nabi sejak Nabi Adam as sampai dengan Nabi Muhammad saw adalah para Nabi Mustaqil.

Inilah dua jenis kenabian yang telah tertutup rapat-rapat sejalan dengan diutus-Nya Nabi Muhammad saw sebagai Rasulullah wa Khaataman-Nabiyyiin, sebagaimana diisyaratkan dalam HR Tirmidzi di atas.

3. Nabi Ghairi Tasyri' wa Ghairi Mustaqil, yakni nabi yang mendapat kehormatan dari Allah untuk Mukallamah Mukatabah Ilahiyyah berkat ketaatannya yang sempurna kepada Nabi Muhammad saw, contohnya baru satu orang, yakni HMG Ahmad (Imam Mahdi) as dari Qadian, India.

Inilah jenis kenabian, yang baru terbuka sejalan dengan diutus-Nya Nabi Muhammad saw sebagaimana diisyaratkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ali bin Abu Thalib ra, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Aku diutus sebagai Pembuka dan Penutup (para nabi)." (Kanzul Ummal).


Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by mang odoy on Wed Apr 18, 2012 10:39 am

@bedah tipis wrote:
@mang odoy wrote:
2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwa Ahmadiyah Qadyan dianggap menyimpang dari Islam karena mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa Nabi Muhammad bukan nabi terakhir.


Bagaimana dengan Muslim yang MEMPERCAYAI bahwa akan ada NABI LAIN setelah Nabi Muhammad yang akan MENYEMPURNAKAN ajaran Islam....???

Jangan cuman bisa protes ke ahamdiyah qadian...lha sendirinya mempercayai bahwa Nabi Isa as akan datang kembali UNTUK KEJAYAAN ISLAM...

Ahmadiyah Qadian sudah jelas NYELENEH...tapi bagaimana dengan Ahmadiyah Lahore yang mempunyai PANDANGAN BERBEDA tentang sosok MGA ini...???

Kalo saya liat...nasib MGA ini tidak jauh beda dengan YESUS....oleh Kristen ddianggap Tuhan oleh Islam hanya dianggap sebagai Nabi.

Bedanya kalo MGA oleh Ahmadiyah Qadian...dianggap sebagai NABI...tapi Ahmadiyah Lahore hanya mengganggap MGA sebagai MUJADDID. sajah....

Jadi ...mana sebenernya catatan yang benar mengenai MGA ini...???
Ahmadiyah Qadian atow Ahmadiyah Lahore....???

Ada yang bisa jawab.....???

Sayang sekali...para AHMADI ini semuanya PENGECUT...atow emang belon ada yang nyangsang dimari...??


telah dipindahkeun

Pak Admin...SAMPAH kaya gini kok dibiarin...????

@mang....
uda bebas polusi dan disiapin lapak baru buat @BT...


by sayah

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by mang odoy on Wed Apr 18, 2012 10:43 am

@kedunghalang

Okeh...bro KEDUNGHALANG rupanya seorang AHMADI QADIAN....

Saya ucapkan terimakasih atas partisipasinya disini,,,silahkan berikan KLARIFIKASI sesuai dengan KAPASITAS anda..

Mudah2an rekan rekan muslim disini bisa menambah wawasan dengan kedatangan bro KH disini....

Untuk sementara saya mantow aja dulu,,,sambil nunggu kesempatan buat masuk,,,,cieeeeee....

Silahkan mbah abu,,,,untuk menggeber duluan....

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Wed Apr 18, 2012 1:46 pm

@mang odoy wrote:
@bedah tipis wrote:
@mang odoy wrote:
2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwa Ahmadiyah Qadyan dianggap menyimpang dari Islam karena mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa Nabi Muhammad bukan nabi terakhir.


Bagaimana dengan Muslim yang MEMPERCAYAI bahwa akan ada NABI LAIN setelah Nabi Muhammad yang akan MENYEMPURNAKAN ajaran Islam....???

Jangan cuman bisa protes ke ahamdiyah qadian...lha sendirinya mempercayai bahwa Nabi Isa as akan datang kembali UNTUK KEJAYAAN ISLAM...

Ahmadiyah Qadian sudah jelas NYELENEH...tapi bagaimana dengan Ahmadiyah Lahore yang mempunyai PANDANGAN BERBEDA tentang sosok MGA ini...???

Kalo saya liat...nasib MGA ini tidak jauh beda dengan YESUS....oleh Kristen ddianggap Tuhan oleh Islam hanya dianggap sebagai Nabi.

Bedanya kalo MGA oleh Ahmadiyah Qadian...dianggap sebagai NABI...tapi Ahmadiyah Lahore hanya mengganggap MGA sebagai MUJADDID. sajah....

Jadi ...mana sebenernya catatan yang benar mengenai MGA ini...???
Ahmadiyah Qadian atow Ahmadiyah Lahore....???

Ada yang bisa jawab.....???

Sayang sekali...para AHMADI ini semuanya PENGECUT...atow emang belon ada yang nyangsang dimari...??


sapa bilang muhammad nabi terakhir eslam...alloh swt masih akan mengutus kadal..karena manusia tidak percaya pada muhammad.....KADAL NABI TER AKHIR ESLAM.....QURAN DENGAN TEGAS DAN JELAS....MENGATAKAN..

[27.82] Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.

Pak Admin...SAMPAH kaya gini kok dibiarin...????
biarin mang....ntar sayah kasi tanggapan..itung2 buat pr..hahahaha


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Wed Apr 18, 2012 2:30 pm

@Kedunghalang wrote:
Tanggapan:
Ya, memang benar An-Nisa 4:70-71 itu berlaku untuk semua muslim, dan HMG Ahmad as adalah muslim pertama yang dianugerahi Allah kehormatan yang Dia janjikan berkat ketaatannya yang sempurna kepada Allah dan Nabi Muhammad saw. Sebagai bukti bahwa Allah memilih HMG Ahmad as adalah wahyu dari Allah yang diterima HMG Ahmad as. Bukankah Nabi Muhammad saw juga ketika dipilih menjadi utusan Allah kepada segenap manusia dengan wahyu dari Allah?
ketika lam alif (laa) telah meniadakan kenabian dan kerasulan itu uda berarti jalur wahyu uda terputus..



bukankah mga uda menentang al ahzab 40?

@Kedunghalang wrote:
Tanggapan:
Apakah Uwais al Qarny, Umar bin Khattab ra dan Ali bin Abi Thalib ra menerima wahyu dari Allah untuk mendakwakan diri sebagai nabi?
mereka tidak sekalipun mendakwahkan sbg nabi...anda ingat musailamah al kadzab?dia mendakwahkan diri sbg nabi dan mengaku mendapat wahyu.dan al kadzab tidak memusuhi nabi muhammad.jadi latar belakang masalah adalah sama antara mga dg al kadzab.tidak menyatakan memusuhi islam tetapi merusak islam dari dalam.

@Kedunghalang wrote:
Tanggapan:
Sejak Nabi Muhammad saw bersabda: "Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman." (HR Ahmad bin Hambal no. 10898).

Kalimat ALMAHDI YANG DIUTUS ALLAH KE TENGAH UMMATKU mengisyaratkan bahwa AL MAHDI adalah UTUSAN ALLAH yang dipilih-Nya dari kalangan umat Nabi Muhammad saw. Artinya, Al Mahdi adalah Rasul Allah / Rasulullah dari kalangan umat Islam. Saya mengucapkan dua kalimah syahadat sebagai berikut: "Laa ilaha illallahu, Muhammad-ar-Rasulullah" (Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad utusan Allah). Jika berbeda dengan syahadat anda, silahkan tuliskan syahadat anda, agar saya tahu dimana perbedaannya!
syahadat anda sama dengan sayah tetapi ketika anda mengakui bahwa ada nabi setelah nabi muhammad maka tak sepantasnyah anda bersyahadat seperti itu.konsekuensi logis dari penolakan al ahzab 40.

@Kedunghalang wrote:
Tanggapan:
Saya tidak mempersalahkan kata "laa", melainkan kata "nabi" yang terdiri dari beberapa jenis kenabian. HMG Ahmad (Imam Mahdi) as menjelaskan tentang jenis-jenis kenabian sebagai berikut:

1. Nabi Tasyri' yakni nabi yang membawa syari'at, contohnya: Nabi Adam as, Nabi Nuh as, Nabi Ibrahim as, Nabi Musa as dan Nabi Muhammad saw.

2. Nabi Mustaqil, yakni nabi yang mandiri yang membawa syari'at maupun yang tidak membawa syari'at, contohnya: semua nabi sejak Nabi Adam as sampai dengan Nabi Muhammad saw adalah para Nabi Mustaqil.

Inilah dua jenis kenabian yang telah tertutup rapat-rapat sejalan dengan diutus-Nya Nabi Muhammad saw sebagai Rasulullah wa Khaataman-Nabiyyiin, sebagaimana diisyaratkan dalam HR Tirmidzi di atas.

3. Nabi Ghairi Tasyri' wa Ghairi Mustaqil, yakni nabi yang mendapat kehormatan dari Allah untuk Mukallamah Mukatabah Ilahiyyah berkat ketaatannya yang sempurna kepada Nabi Muhammad saw, contohnya baru satu orang, yakni HMG Ahmad (Imam Mahdi) as dari Qadian, India.

Inilah jenis kenabian, yang baru terbuka sejalan dengan diutus-Nya Nabi Muhammad saw sebagaimana diisyaratkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ali bin Abu Thalib ra, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Aku diutus sebagai Pembuka dan Penutup (para nabi)." (Kanzul Ummal).
lha kan uda jelas PENUTUP kenapa mga masih mendakwahkan diri sbg nabi?

selanjutnyah...sayah gak bahas dagelan mga menjadi nabi karena klaim yg uda jelas bertentangan dg al ahzab 40.

kita lanjutkan ke wahyu.....
anda bilang mga tidak membawa syariat baru,betul?
jelaskan pada sayah ttg wahyu yg pertama kali diterima mga.....silahkeun.


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Wed Apr 18, 2012 4:39 pm

Abu hanan:
ketika lam alif (laa) telah meniadakan kenabian dan kerasulan itu uda berarti jalur wahyu uda terputus..

bukankah mga uda menentang al ahzab 40?

Tanggapan:
Jalur wahyu syari'at memang sudah terputus, karena Allah sudah menurunkan Al Quran sebagai kumpulan wahyu syari'at terakhir yang sempurna dan tiada keraguan di dalamnya. Tetapi, Allah Al Mutakallim (Yang Maha-berkata-kata kepada hamba-hamba-Nya) masih tetap berkata-kata lewat wahyu non-syari'at kepada manusia. Al Quran mendukungnya:
"Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.” (QS Asy-Syura 42:51)

Dengan demikian, maka HMG Ahmad as tidak menentang Al Ahzab 40, melainkan menggenapi nubuatan-nubuatan tentang kedatangan Imam Mahdi yang ada di dalam Al Quran maupun Hadits. Tuhfa Baghdad adalah satu buku karya HMG Ahmad as yang ditulis dalam bahasa Urdu dan belum ada terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Saya menyarankan agar anda tidak membahas buku Tuhfa Baghdad yang diterjemahkan oleh non-Jemaat Ahmadiyah, karena anda akan keliru memahaminya.

Abu hanan:
mereka tidak sekalipun mendakwahkan sbg nabi...anda ingat musailamah al kadzab?dia mendakwahkan diri sbg nabi dan mengaku mendapat wahyu.dan al kadzab tidak memusuhi nabi muhammad.jadi latar belakang masalah adalah sama antara mga dg al kadzab.tidak menyatakan memusuhi islam tetapi merusak islam dari dalam.

Tanggapan:
Jika tidak mendakwakan diri sebagai nabi artinya bukan nabi. Jika mengaku menerima wahyu perintah untuk mendakwakan diri sebagai nabi, padahal Allah tidak mewahyukannya, maka artinya dia pembohong, dan sangsi Allah adalah di dalam Al Haqqah, itulah Musailamah Al Kadzab. Tetapi, HMG Ahmad as adalah Imam Mahdi yang menggenapi nubuatan Nabi Muhammad saw dalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Akan datang suatu golongan pejuang Islam dari wilayah India yang dipimpin oleh Imam Mahdi yang namanya Ahmad." (HR Bukhari dalam Kitab Tarikhnya). Sejak awal abad ke-14 Hijriah sampai sekarang, tidak ada seorang pun pemimpin pejuang Islam dari wilayah India yang mendakwakan diri sebagai Imam Mahdi, kecuali HMG Ahmad as karena beliau mendakwakan diri atas perintah dan bimbiangan wahyu Allah.

Abu hanan:
syahadat anda sama dengan sayah tetapi ketika anda mengakui bahwa ada nabi setelah nabi muhammad maka tak sepantasnyah anda bersyahadat seperti itu.konsekuensi logis dari penolakan al ahzab 40.

Tanggapan:
Kalimah Syahadat itu adalah suatu maqam dari Allah yang hanya Dia anugerahkan kepada Nabi Muhammad saw, karena melalui perantaraan beliau saw agama telah Dia sempurnakan, Dia ridhoi dan Dia berinama Islam. Dan Nikmat Allah (kenabian) yang dianugerahkan kepada Nabi Muhammad saw pun Khaataman-Nabiyyiin (Yang Sempurna di antara para nabi) artinya Muhammad adalah Rasulullah saw dan Penutup Para Nabi Pembawa Syari'at. Tidak ada penolakan terhadap Al Ahzab 40, karena tidak seorang nabi pun yang memiliki Kalimat Syahadat, melainkan hanya Nabi Muhammad Rasulullah saw. Dan, orang yang mengucapkan Kalimat Syahadat dengan sungguh-sungguh, maka dia adalah orang Islam.

Abu hanan:
lha kan uda jelas PENUTUP kenapa mga masih mendakwahkan diri sbg nabi?

Tanggapan:
Oooh, rupanya anda tidak paham makna hadits yang diriwayatkan oleh Ali bin Abu Thalib, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Aku diutus sebagai PEMBUKA dan PENUTUP (para nabi)." (Kanzul Ummal Jilid 11, no.31994).

Silahkan baca lagi penjelasan HMG Ahmad as tentang jenis-jenis kenabian, lalu jawab dua pertanyaan berikut:
(1) Sebutkan dua jenis kenabian yang telah tertutup rapat-rapat sejalan dengan diutus-Nya Nabi Muhammad saw sebagai Rasulullah wa Khaataman-Nabiyyiin!
(2) Sebutkan jenis kenabian yang baru terbuka sejalan dengan diutus-Nya Nabi Muhammad saw!

Abu hanan:
selanjutnyah...sayah gak bahas dagelan mga menjadi nabi karena klaim yg uda jelas bertentangan dg al ahzab 40.

kita lanjutkan ke wahyu.....
anda bilang mga tidak membawa syariat baru,betul?
jelaskan pada sayah ttg wahyu yg pertama kali diterima mga.....silahkeun.

Tanggapan:
Kalau begitu, saya juga tidak akan bahas dagelan pertanyaan anda yang hanya bertujuan untuk memperolok-olokan nabi/utusan Allah (Az-Zukhruf 43:7-8).



Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Wed Apr 18, 2012 5:46 pm

@Kedunghalang wrote:
Tanggapan:
Jalur wahyu syari'at memang sudah terputus, karena Allah sudah menurunkan Al Quran sebagai kumpulan wahyu syari'at terakhir yang sempurna dan tiada keraguan di dalamnya. Tetapi, Allah Al Mutakallim (Yang Maha-berkata-kata kepada hamba-hamba-Nya) masih tetap berkata-kata lewat wahyu non-syari'at kepada manusia. Al Quran mendukungnya:

"Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.” (QS Asy-Syura 42:51)

Dengan demikian, maka HMG Ahmad as tidak menentang Al Ahzab 40, melainkan menggenapi nubuatan-nubuatan tentang kedatangan Imam Mahdi yang ada di dalam Al Quran maupun Hadits. Tuhfa Baghdad adalah satu buku karya HMG Ahmad as yang ditulis dalam bahasa Urdu dan belum ada terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Saya menyarankan agar anda tidak membahas buku Tuhfa Baghdad yang diterjemahkan oleh non-Jemaat Ahmadiyah, karena anda akan keliru memahaminya.
pengertian wahyu dapat dimaknai dan dikaji dari beberapa segi.
1.wahyu yg diterima ibunda nabi musa tidak serta merta menjadikan beliow (ibunda) menjadi nabi..
QS yusuf 109
Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan orang laki-laki yang Kami berikan wahyu kepadanya diantara penduduk negeri. Maka tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul) dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memikirkannya

kedua org tsb tidak serta merta menjadi nabi atow rasul..

kedung halang wrote:
Tanggapan:
Jika tidak mendakwakan diri sebagai nabi artinya bukan nabi. Jika mengaku menerima wahyu perintah untuk mendakwakan diri sebagai nabi, padahal Allah tidak mewahyukannya, maka artinya dia pembohong, dan sangsi Allah adalah di dalam Al Haqqah, itulah Musailamah Al Kadzab. Tetapi, HMG Ahmad as adalah Imam Mahdi yang menggenapi nubuatan Nabi Muhammad saw dalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Akan datang suatu golongan pejuang Islam dari wilayah India yang dipimpin oleh Imam Mahdi yang namanya Ahmad." (HR Bukhari dalam Kitab Tarikhnya). Sejak awal abad ke-14 Hijriah sampai sekarang, tidak ada seorang pun pemimpin pejuang Islam dari wilayah India yang mendakwakan diri sebagai Imam Mahdi, kecuali HMG Ahmad as karena beliau mendakwakan diri atas perintah dan bimbiangan wahyu Allah.

hadits yg anda sertakan bisa dikasi link?nomor?

kedung halang wrote:
Tanggapan:
Kalimah Syahadat itu adalah suatu maqam dari Allah yang hanya Dia anugerahkan kepada Nabi Muhammad saw, karena melalui perantaraan beliau saw agama telah Dia sempurnakan, Dia ridhoi dan Dia berinama Islam. Dan Nikmat Allah (kenabian) yang dianugerahkan kepada Nabi Muhammad saw pun Khaataman-Nabiyyiin (Yang Sempurna di antara para nabi) artinya Muhammad adalah Rasulullah saw dan Penutup Para Nabi Pembawa Syari'at. Tidak ada penolakan terhadap Al Ahzab 40, karena tidak seorang nabi pun yang memiliki Kalimat Syahadat, melainkan hanya Nabi Muhammad Rasulullah saw. Dan, orang yang mengucapkan Kalimat Syahadat dengan sungguh-sungguh, maka dia adalah orang Islam.
sayah tidak tanggapi karena kelanjutan untuk kenabian dapat dilakukan dengan uji wahyu.
kedung halang wrote:
Tanggapan:
Oooh, rupanya anda tidak paham makna hadits yang diriwayatkan oleh Ali bin Abu Thalib, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Aku diutus sebagai PEMBUKA dan PENUTUP (para nabi)." (Kanzul Ummal Jilid 11, no.31994).

Silahkan baca lagi penjelasan HMG Ahmad as tentang jenis-jenis kenabian, lalu jawab dua pertanyaan berikut:
(1) Sebutkan dua jenis kenabian yang telah tertutup rapat-rapat sejalan dengan diutus-Nya Nabi Muhammad saw sebagai Rasulullah wa Khaataman-Nabiyyiin!
(2) Sebutkan jenis kenabian yang baru terbuka sejalan dengan diutus-Nya Nabi Muhammad saw!
sayah uda baca dan sayah tau....dan itu adalah titik perbedaan antara lahore dan qadian.

kedung halang wrote:
Tanggapan:
Kalau begitu, saya juga tidak akan bahas dagelan pertanyaan anda yang hanya bertujuan untuk memperolok-olokan nabi/utusan Allah (Az-Zukhruf 43:7-8).
owh...jadi anda tidak ingin ada pihak yg berkeinginan menguji wahyu yg diterima mga?bukankah anda bilang sebaiknyah tidak membaca terjemahan non ahmadiyah?


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Wed Apr 18, 2012 6:32 pm

sayah lanjutkan....ttg wahyu.
وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الإنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُونَ
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka mewahyukan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.

pak kedung.........
anda bisa perhatikan bahwa wahyu dapat berasal dari dua sumber,allah dan setan.

secara Arab وَحَى (waḥā) yang berarti memberi wangsit, mengungkap, atau memberi inspirasi tanpa perlu ada pihak lain yg mengetahui....

dan disinilah sayah mengajak anda menguji wahyu yg diterima mga.dan keotentikan hadits
"Akan datang suatu golongan pejuang Islam dari wilayah India yang dipimpin oleh Imam Mahdi yang namanya Ahmad."

dan sayah tidak mentolerir tiap sampah...dari siapapun.garansi dari sayah agar anda tidak terganggu berbagai macam komentar sampah.....yg mengolok dan menghujat keyakinan anda dalam konteks emosional.ditret ini,siapapun anda akan kami akan berlakukan secara terhormat.


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by mang odoy on Thu Apr 19, 2012 2:50 am

@kedunghalang

maaf bro MENYELA dikit,,,bagimana kalo anda pake pasilitas QUOTE di forum ini,,,supaya ENAK DIBACA dan tidak membingungkan pembaca...kalo anda masih bingung,,,silahkan tanya sama Mbah Abu Hanan..beliau pasti dengan suka cita akan membantu anda.

Terima Kasih

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Thu Apr 19, 2012 6:15 am

Assalamu'alaikum wa rahmatullah,
@ Abu Hanan
@ Mang Odoy

Sebelum diskusi ini dilanjutkan, terlebih dulul saya ingin mendapatkan konfirmasi anda berdasarkan jawaban-jawaban yang saya sampaikan:

(1) Apakah anda sudah memahami dan percaya bahwa akidah Ahmadiyah itu adalah "Laa ilaaha illallahu, Muhammad-ar-Rasulullah yang berarti Islam?

(2) Apakah anda setuju bahwa wahyu yang sudah tertutup itu adalah wahyu syari'at, sedangkan wahyu non-syari'at atau wahyu mubasyirat dlsb masih terbuka?

(3) Apakah anda setuju bahwa etika berdiskusi itu harus dengan cara yang sebaik-baiknya sebagaimana Allah anjurkan dalam An-Nahl 16:125/126?

Wassalam.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Admin on Thu Apr 19, 2012 6:59 am

@Kedunghalang

Fasilitas Quote digunakan untuk memudahkan pembaca dalam membaca kalimat2 yg dikutipkan dari netter lain...

Fasilitas ini dapat digunakan dengan meng-klik Quote button yg ada di atas pada setiap postingan (postingan mana saja yg mau anda kutipkan).

Kalimat didalamnya boleh anda kurangi dengan tujuan hanya mengambil inti persoalannya, dan kemudian berkomentarlah di luar quote..
Code:
[quote=''Abu Hanan'']bla..bla[/quote]your text here
avatar
Admin
Administrator
Administrator

Male
Posts : 1099
Kepercayaan : Islam
Location : Tanah Melayu
Join date : 03.08.11
Reputation : 56

http://www.laskarislam.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Thu Apr 19, 2012 8:39 am

Assalamualikum wa rahmatullah,
@ Admin

Terimakasih atas penjelasannya tentang fasilitas quote. Insya-Allah, nanti akan saya coba. Jazakumullah ahsanal jaza.

Wassalam.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 17 1, 2, 3 ... 9 ... 17  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik