FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

AHMADIYAH QADIAN

Halaman 3 dari 17 Previous  1, 2, 3, 4 ... 10 ... 17  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

AHMADIYAH QADIAN

Post by mang odoy on Thu Oct 20, 2011 6:37 am

First topic message reminder :

Saya tertarik sekali untuk membahas apa dan bagaimana AHMADIYAH.....kontroversi yang berkepanjangan tanpa ada TITIK TEMU yang jelas...itu kesannya.
Sayangnya...banyak dari Umat Muslim menggannggap bahwa hanya ada satu AHMADIYAH...padahal pada kenyataannya...Ahmadiyah ini terbagi jadi 2 golongan :

1. AHMADIYAH LAHORE (GERAKAN AHMADIYAH)
2. AHMADIYAH QADIAN (JEMAAT AHMADIYAH)

Di tret ini...kita akan mencoba untuk mendiskusikan dan mungkin saya akan undang dari pihak mereka untuk hadir di tret ini...sebagai bahan pencerahan..

Sebagai referensi....silahkan buka situs Ahmadiyah QADIAN yang ini..

www.ahmadiyya.or.id

Wasalam,

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down


Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Tue Apr 24, 2012 11:04 pm

Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

@abu hanan wrote:
Mengenai LAA,itu sayah ajak anda menempatkan diri sbg dan dalam posisi seolah2 nabi Muhammad.jika anda mendapatkan kesan yg lain dari kalimat syahadat (maksud sayah,anda berbeda dalam memahami yah biarlah allah yg menilai)
Sayah ulangi,
dan sayah berkata, laa ilaha illalloh,muhammad-ar-rasulullah, dapat anda pahami dengan menanamkan bahwa anda berada di situasi nabi muhammad yg berarti hanya allah satu2nya tuhan dan akulah (nabi muhammad) satu2nya nabi dan utusan.
inilah LAA yg sayah kamsutkan,suatu intisari dari 6ribu lebih ayat suci dan hadits2 suci.dan itu pula,sayah katakan pada anda,kemungkinan kamsut mga mencapai derajat rohani yg tinggi setelah melalui proses kasyaf yg juga dapat dialami oleh milyaran muslim yg istiqomah 99% meneladani nabi suci muhammad saw

Saya sudah menjelaskan bahwa maqam syahadat adalah satu-satunya maqam yang Allah anugerahkan kepada junjungan kita yang mulia Nabi Besar Muhammad Mustafa Rasulullah saw yang tidak dimiliki oleh nabi-nabi yang lain. Melalui perantaraan Rasulullah saw, Allah telah menyempurnakan agama bagi manusia, Allah telah melengkapkan Nikmat-Nya (kenabian) kepada Rasulullah saw, dan Dia telah meridhoinya dan telah memberinya nama, ISLAM (Al Maidah 5:3). Maqam syahadat ini adalah cerminan kedekatan Nabi Muhammad saw, yang tidak pernah dicapai oleh nabi-nabi lain, dengan Allah pada peristiwa Mi'raj yang tercatat dalam Al Qur'an:
"Kemudian ia, Nabi Muhammad saw, mendekat Allah, lalu Dia, Allah kian dekat kepadanya; Maka jadilah ia, seakan-akan, seutas tali dari dua buah busur, atau lebih dekat lagi." (An-Najm 53:9-10).

Mungkin saja ada beberapa umat Islam yang istiqamah dalam meneladani Nabi Muhammad saw hingga mencapai derajat ruhani yg tinggi melalui proses kasyaf. Tetapi, adakah di antara mereka yang mendakwahkan diri diutus Allah sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud seperti HMG Ahmad as?

@abu hanan wrote:
kedung halang wrote:
Pertanyaan (1):
Adakah di dalam Al Quran dan Hadits, firman Allah dan sabda Rasulullah saw yang mengisyaratkan tentang waktu kedatangan Khalifah Allah, Imam Mahdi? Bagi yang bisa menjawab pertanyaan ini, silahkan.

Al Quran = tiada
Hadits = ada

Jika ada di dalam Hadits, boleh ditampilkan di sini?

@abu hanan wrote:

Hadits pertama,HR Imam Ibnu Majah 4075
dan sayah berkata,masih dalam riwayat imam ibnu majah 4075;
dari utsman bin abu syuaibah telah menceritakan kepada kami abu daud al hafari telah menceritakan kepada kami yasin dari ibrahim bin muhammad bin al hafari dari ayahnya dari ali,dia berkata;
rasulullah saw bersabda; al mahdiy minnaa ( al mahdi dari kami) ahlal baiti (ahli bayt) yushlikhuhuullahu (allah memperbaikinya-tersirat gender-lelaki) fii laylatin (dalam semalam)

hadits diatas menegaskan bahwa al mahdi adalah keturunan fatimah binti muhammad rasul allah.
dan sayah bertanya pada anda,bagemana silsilah mga ?

Maaf, dalam Tarjamah Sunan Ibnu Majah oleh Al Ustadz H. Abdullah Shonhaji dkk yang diterbitkan CV Asy-Syifa - Semarang, hadits nomor 4075 adalah tentang Ya-juj Ma-juj dengan perawi Hisyam bin 'Ammar ra, Yahya bin Hamzah ra dan banyak lagi. Boleh, anda sebutkan buku haditsnya?

@abu hanan wrote:
TTg wahyu,sayah gak merasa ada masalah jika mga menyatakan;
kedung halang wrote:
wahyu mubasyirat dan/atau wahyu non-syari'at masih terbuka, karena Allah adalah Al Mutakallim yakni Yang Maha Berkata-kata kepada hamba-hamba-Nya yang terpilih (Asy-Syura).
Nabi yang membawa syariat tidak dapat datang lagi, akan tetapi nabi yang tidak membawa syariat adalah mungkin, namun syaratnya ialah ia ummati (bukan dari umat lain). Ringkasnya, atas dasar itu, aku adalah ummati, lagi pula nabi. Dan kenabianku, yakni mukaalamah-mukhaathabah Ilahiyah adalah bayangan dari kenabian Rasulullah saw dan tanpa itu kenabianku tiada artinya. (TajalliyatiIlahiyyah / Penampakan Kebesaran Tuhan, hal. 38-39)

Inilah yg sayah kamsutkan bahwa wahyu akan terus berlangsung selama kehidupan masih ada di muka bumi.tetapi wahyu yg bagemana?
wahyu dalam arti ilham seperti yg terjadi pada ibunda nabi musa dan lebah senantiasa terjadi selama kehidupan manusia masih berlangsung.

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah....An Nahl 68
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya....asy syams 15

bukankah ilham (asy syams 15) adalah berkategori wahyu yg non syariat?dan disitu juga mencakup mimpi yg mubasyirat.

Syukurlah, anda sepaham bahwa wahyu non-syariat baru, mubasyirat dan/atau nubuat dari Allah masih tetap berlanjut hingga kiamat, karena Allah Al Mutakallim masih berkata-kata kepada hamba-hamba-Nya yang terpilih. Mungkin anda pernah membaca riwayat bagaimana para sahabat ra menerima wahyu dari Allah, ketika hendak menguburkan jasad suci Nabi Muhammad saw. Nah, wahyu semacam itu adalah salah-satunya.

@abu hanan wrote:
Dan jika maksud mga adalah sbg khalifah atow imam mahdi pun sayah tetap akan berdiri di seberang karena klaim khalifah dan imam mahdi belum terpenuhi atas syarat yg diajukan hadits (yg anda lampirkan diatas);

1.Mewartakan kepada kami, Muhammad bin Yahya dan Ahmad bin Yusuf, mereka berkata: Mewartakan kepada kami 'Abdur-Razzaq, dari Sufyan Ats-Tsauriy, dari Khalid Al Hadzdza, dari Abu Qilabah, dari Abu Asma Ar-Rahabiy, dari Tsauban, dia berkata: Rasulullah saw bersabda: "Ada tiga orang saling berperang di dekat simpangan Ka'bah kalian. Semuanya itu anak seorang Khalifah. Kemudian tidak ada yang jadi Khalifah bagi salah satu di antara mereka. Lalu muncullah beberapa bendera hitam dari arah sebelah timur, maka mereka membunuh kamu sekalian dengan satu pembunuhan yang belum pernah dilakukan pembunuhan itu oleh suatu kaum".

Selanjutnya, beliau menuturkan sesuatu yang saya tidak mengingatnya. Maka, beliau bersabda: "Maka bila kalian melihatnya, maka berbai'atlah kalian kepadanya, walau dengan berjalan mengingsut di atas salju, sebab dia adalah Khalifah allah, yaitu Al Mahdiy."

tafsir hadits uda sayah sertakan diatas...

2. HR imam ibnu majah 4075
juga uda sayah hadirkan diatas.

adakah mga memenuhi syarat yg diminta hadits tsb?

Menurut Al Quran, syarat untuk menjadi seorang Khalifah di bumi adalah orang Islam yang beriman dan beramal shaleh sebagaimana firman-Nya:

"Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dari antara kamu dan beramal shaleh, bahwa Dia pasti akan menjadikan bagi mereka itu Khalifah di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan Khalifah bagi orang-orang sebelum mereka; dan Dia akan meneguhkan bagi mereka agama mereka yang telah Dia ridhoi bagi mereka; dan niscaya Dia akan menggantikan mereka sesudah ketakutan mereka dengan keamanan. Mereka akan menyembah Aku, dan mereka tidak akan menyekutukan Aku dengan apapun. Dan, barangsiapa ingkar sesudah itu, mereka adalah orang-orang yang durhaka." (An-Nur 24:55/56).

Sebagian umat Islam menterjemahkan kata "Khalifah" dengan kata "Penguasa". Tetapi menurut saya itu tidak tepat, karena syaratnya adalah dari antara orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, sebagaimana Dia telah menjadikan Khalifah bagi orang sebelum mereka. Tentu kita tidak dapat mengatakan Khalifah kepada Fir'aun, Raja Mesir Kuno. Walaupun dia penguasa, tetapi dia tidak beriman bahkan menentang Nabi Musa as dan Allah Yang Maha-kuasa.

Apakah HMG Ahmad as memenuhi syarat sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi, bukan manusia yang berwenang untuk menilainya, melainkan Allah Yang Mahakuasa, Mahabijaksana. Dan, Allah telah menyempurnakan janji-Nya kepada orang-orang Islam yang beriman dan beramal shaleh (An-Nur 24:55/56) dengan menjadikan HMG Ahmad as sebagai Khalifah Allah dan Imam Mahdi sebagaimana sabda Rasulullah saw dalam Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari dan Sunan Ibnu Majah nomer 4084 di atas. Dan Allah mewahyukan firman-Nya kepada HMG Ahmad as sebagai berikut:
"Sesungguhnya Al Masih Mau'ud, Al Mahdi Al Mas'ud yang ditunggu-tunggu dan dinanti-natikan kedatangannya; dia itu engkaulah orangnya. Kami melakukan apa yang Kami kehendaki. Maka janganlah engkau menjadi peragu di antara orang-orang yang ragu." (Atmamul Hujjah (Urdu), hal.3, 1896). Masih banyak wahyu Allah yang difirmankan kepada HMG Ahmad as yang mendukungnya sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi & Al Masih Mau'ud, tetapi supaya singkat, saya tampilkan satu saja dulu.

@abu hanan wrote:
**link yg andah tunjukkan ttg tadzkirah adalah lebih baik anda hadirkan dalam bentuk sayah bertanya dan anda menjawab karena TIDAK SEMUA org mengerti dan paham bhs enggres.
pemahaman akan lebih baik jika anda berperan sbg juru tafsir tadzkirah.


sayah tidak menjumpai kalimat berikut;


Enlarge this image Click to see fullsize





sayah harap anda dapat menerangkan kalimat arab diatas...dan selanjutnyah akan kami tanyakan segala isi tdzkirah sesuai link rujukan anda.

Wahyu-wahyu Allah yang difirmankan kepada HMG Ahmad (Khalifah Allah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud) as dalam Tadzkirah telah banyak diterjemahkan oleh para penentang atau yang Anti-Ahmadiyah. Tentu saja, terjemahan dan tafsirnya akan bertentangan dengan kandungannya yang benar. Sementara, Jemaat Ahmadiyah baru menterjemahkan Tadzkirah secara resmi ke dalam Bahasa Inggris. Jadi, sebaiknya anda tanyakan wahyu-wahyu Allah yang ada di dalam Tadzkirah yang asli, dan yang link-nya sudah saya tampilkan di thread ini.

Wassalam.
Love for All, Hatred for None

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Tue Apr 24, 2012 11:13 pm

@ Admin yang terhormat!

Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

Saya masih belum bisa menampilkan image.

Boleh saya diajarin caranya atau code untuk Host an Image dan Image?

Terimakasih sebelumnya. Jazakumullah ahsanal jaza.

Wassalam.
Love for All, Hatred for None

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Tue Apr 24, 2012 11:27 pm

@Kedunghalang wrote:@ Admin yang terhormat!

Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

Saya masih belum bisa menampilkan image.

Boleh saya diajarin caranya atau code untuk Host an Image dan Image?

Terimakasih sebelumnya. Jazakumullah ahsanal jaza.

Wassalam.
Love for All, Hatred for None
anda bisa klik panel disebelah kiri logo rantai (panel ada di deret B-I-U-S..anda bisa cari kemudian ikuti instruksinyah.

wassalam


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Tue Apr 24, 2012 11:51 pm

Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

@ Abu Hanan

Testing: An-Nur 24:56



Horeeeeey BERHASIL.

Terimakasih. Jazakumullah ahsanl jaza.

Wassalam.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Wed Apr 25, 2012 12:03 am

:) :)
@Kedunghalang wrote:
Saya sudah menjelaskan bahwa maqam syahadat adalah satu-satunya maqam yang Allah anugerahkan kepada junjungan kita yang mulia Nabi Besar Muhammad Mustafa Rasulullah saw yang tidak dimiliki oleh nabi-nabi yang lain. Melalui perantaraan Rasulullah saw, Allah telah menyempurnakan agama bagi manusia, Allah telah melengkapkan Nikmat-Nya (kenabian) kepada Rasulullah saw, dan Dia telah meridhoinya dan telah memberinya nama, ISLAM (Al Maidah 5:3). Maqam syahadat ini adalah cerminan kedekatan Nabi Muhammad saw, yang tidak pernah dicapai oleh nabi-nabi lain, dengan Allah pada peristiwa Mi'raj yang tercatat dalam Al Qur'an:
"Kemudian ia, Nabi Muhammad saw, mendekat Allah, lalu Dia, Allah kian dekat kepadanya; Maka jadilah ia, seakan-akan, seutas tali dari dua buah busur, atau lebih dekat lagi." (An-Najm 53:9-10).

Mungkin saja ada beberapa umat Islam yang istiqamah dalam meneladani Nabi Muhammad saw hingga mencapai derajat ruhani yg tinggi melalui proses kasyaf. Tetapi, adakah di antara mereka yang mendakwahkan diri diutus Allah sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud seperti HMG Ahmad as?
mendakwahkan diri inilah yg menjadi perbedaan keseluruhan umat nabi muhammad saw dengan seorang mga.dari abu bakar hingga imam sudais al mukarrom (ex imam besar masjidil haram bahkan syeh ahmad yasin).

dan klaim inilah yg menjadi topik sentral dimana tdzkirah akan diuji disini.baik dari kronologi maupun isi.


@Kedunghalang wrote:

Jika ada di dalam Hadits, boleh ditampilkan di sini?
bukankah uda sayah tampilkan diatas.hadits ttg 3 anak khalifah?

@Kedunghalang wrote:
Maaf, dalam Tarjamah Sunan Ibnu Majah oleh Al Ustadz H. Abdullah Shonhaji dkk yang diterbitkan CV Asy-Syifa - Semarang, hadits nomor 4075 adalah tentang Ya-juj Ma-juj dengan perawi Hisyam bin 'Ammar ra, Yahya bin Hamzah ra dan banyak lagi. Boleh, anda sebutkan buku haditsnya?
boleh jadi ada perbedaan ttg pemberian kode hadits.



mungkin keterangan tambahan berikut dapat menjadi bahan pertimbangan anda;

عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه: الْمَهْدِيْ مِنَّا أَهْلَ الْبَيْتِ يُصْلِحُهُ اللهُ فِيْ لَيْلَةٍ

Dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Al-Mahdi adalah dari keturunan kami, ahli bait, Allah memperbaikinya (memberi taufik dan hidayah) dalam sehari.”

Orang yang meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib ada dua:

1. Muhammad bin Hanafiyyah
Riwayat Ibnu Majah: 4085, Ahmad 1/84, Al-Uqaili dalam Adh-Dhu’afa: 470, Ibnu Adi dalam Al-Kamil 2/360 dan Abu Nuaim dalam Al-Hilyah 3/177 dari Yasin Al-Ijli dari Ibrahim bin Muhammad bin Hanafiyyah dari ayahnya.
Sanad hadis ini hasan. Seluruh perawinya terpercaya kecuali Yasin iaitu Ibnu Syaiban, hadisnya hasan. Namun dia tidak sendirian, dia dikuatkan oleh Salim bin Abu Hafshah (hadisnya hasan) sebagaimana riwayat Abu Nuaim dalam Akhbar Ashbahan 1/170 sehingga hadis ini naik kepada derajat sahih. (Ash-Shahihah no. 2371)

2. Abu Thufail
Riwayat Abu Daud: 4283, Ahmad 1/99 dengan lafaz seperti hadis Abdullah bin Mas’ud.
Syeikh Adzim Abadi berkata dalam Aunul Ma’bud 11/251: “Sanadnya hasan dan kuat”. Dan disahihkan Syeikh Ahmad Syakir dan Syeikh Al-Albani dalam Takhrij Ahadits Fadhail Syam hal. 44.

@Kedunghalang wrote:
Syukurlah, anda sepaham bahwa wahyu non-syariat baru, mubasyirat dan/atau nubuat dari Allah masih tetap berlanjut hingga kiamat, karena Allah Al Mutakallim masih berkata-kata kepada hamba-hamba-Nya yang terpilih. Mungkin anda pernah membaca riwayat bagaimana para sahabat ra menerima wahyu dari Allah, ketika hendak menguburkan jasad suci Nabi Muhammad saw. Nah, wahyu semacam itu adalah salah-satunya.
yah dan tak satupun yg mendakwahkan diri sbg imam mahdi.

@Kedunghalang wrote:

Menurut Al Quran, syarat untuk menjadi seorang Khalifah di bumi adalah orang Islam yang beriman dan beramal shaleh sebagaimana firman-Nya:

"Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dari antara kamu dan beramal shaleh, bahwa Dia pasti akan menjadikan bagi mereka itu Khalifah di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan Khalifah bagi orang-orang sebelum mereka; dan Dia akan meneguhkan bagi mereka agama mereka yang telah Dia ridhoi bagi mereka; dan niscaya Dia akan menggantikan mereka sesudah ketakutan mereka dengan keamanan. Mereka akan menyembah Aku, dan mereka tidak akan menyekutukan Aku dengan apapun. Dan, barangsiapa ingkar sesudah itu, mereka adalah orang-orang yang durhaka." (An-Nur 24:55/56).

Sebagian umat Islam menterjemahkan kata "Khalifah" dengan kata "Penguasa". Tetapi menurut saya itu tidak tepat, karena syaratnya adalah dari antara orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, sebagaimana Dia telah menjadikan Khalifah bagi orang sebelum mereka. Tentu kita tidak dapat mengatakan Khalifah kepada Fir'aun, Raja Mesir Kuno. Walaupun dia penguasa, tetapi dia tidak beriman bahkan menentang Nabi Musa as dan Allah Yang Maha-kuasa.
setuju.khalifah adalah duta/utusan allah sebagaimana yg dia maksudkan pada penciptaan nabi adam as.

@Kedunghalang wrote:Apakah HMG Ahmad as memenuhi syarat sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi, bukan manusia yang berwenang untuk menilainya, melainkan Allah Yang Mahakuasa, Mahabijaksana. Dan, Allah telah menyempurnakan janji-Nya kepada orang-orang Islam yang beriman dan beramal shaleh (An-Nur 24:55/56) dengan menjadikan HMG Ahmad as sebagai Khalifah Allah dan Imam Mahdi sebagaimana sabda Rasulullah saw dalam Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari dan Sunan Ibnu Majah nomer 4084 di atas. Dan Allah mewahyukan firman-Nya kepada HMG Ahmad as sebagai berikut:
"Sesungguhnya Al Masih Mau'ud, Al Mahdi Al Mas'ud yang ditunggu-tunggu dan dinanti-natikan kedatangannya; dia itu engkaulah orangnya. Kami melakukan apa yang Kami kehendaki. Maka janganlah engkau menjadi peragu di antara orang-orang yang ragu." (Atmamul Hujjah (Urdu), hal.3, 1896). Masih banyak wahyu Allah yang difirmankan kepada HMG Ahmad as yang mendukungnya sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi & Al Masih Mau'ud, tetapi supaya singkat, saya tampilkan satu saja dulu.
maaf kitab tarikh bukhari yg mana yg anda kamsutken??karena meskipun didalam tarikh pun-sejauh yg sayah tahu-imam bukhari selalu menyertakan para perawinyah.
apakah wahyu itu adalah wahyu yg pertama bagi mga??
kembali ke hadits imam ibnu majah diatas bahwa HARUS memiliki silsilah dari fatimah binti muhammad.

apakah anda mengabaikan syarat NASAB sesuai hadits imam ibnu majah?

@Kedunghalang wrote:

Wahyu-wahyu Allah yang difirmankan kepada HMG Ahmad (Khalifah Allah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud) as dalam Tadzkirah telah banyak diterjemahkan oleh para penentang atau yang Anti-Ahmadiyah. Tentu saja, terjemahan dan tafsirnya akan bertentangan dengan kandungannya yang benar. Sementara, Jemaat Ahmadiyah baru menterjemahkan Tadzkirah secara resmi ke dalam Bahasa Inggris. Jadi, sebaiknya anda tanyakan wahyu-wahyu Allah yang ada di dalam Tadzkirah yang asli, dan yang link-nya sudah saya tampilkan di thread ini.

Wassalam.
Love for All, Hatred for None
oleh karena itu sayah menginginkan wahyu yg diterima mga dalam bhs non urdu.karena muslim yg hadir di forum ini (pasif maupun aktif) lebih mudah memahami jika berbhs engres dan arab.

wassalam


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Wed Apr 25, 2012 12:18 am

Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

@ Abu Hanan yang terhormat,

Maaf, saya sudah ngantuk berat. Tetapi, jika anda berkenan, tolong ajarkan tahapan-tahapan untuk menampilkan video di thread ini.

Insya-Allah, besok saya baca dan pelajari, lalu kita bisa menampilkan diskusi yang lebih enak dibaca dan dicerna.

Wassalam.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Wed Apr 25, 2012 1:54 pm

@Kedunghalang wrote:Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

@ Abu Hanan yang terhormat,

Maaf, saya sudah ngantuk berat. Tetapi, jika anda berkenan, tolong ajarkan tahapan-tahapan untuk menampilkan video di thread ini.

Insya-Allah, besok saya baca dan pelajari, lalu kita bisa menampilkan diskusi yang lebih enak dibaca dan dicerna.

Wassalam.
kalow video masih tetap di deret yg sama dg image,tetapi pilih yg model gambar seperti klise/tangga....no 2 kanan dari gambar rantai.

selamat mencoba
wassalam


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by rdnQtfz669 on Wed Apr 25, 2012 9:10 pm

posting andah telah sayah pindahkan ke http://www.laskarislam.com/t1608-penyimpangan2-islam-ahmadiyah-hmga#16359 supaya tdk mengganggu jalannya diskusi.

wassalam
by sayah
avatar
rdnQtfz669
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 21
Posts : 260
Kepercayaan : Islam
Location : Soreang, Bandung
Join date : 25.04.12
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Fri Apr 27, 2012 4:58 pm

Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

@Abu Hanan wrote:
mendakwahkan diri inilah yg menjadi perbedaan keseluruhan umat nabi muhammad saw dengan seorang mga.dari abu bakar hingga imam sudais al mukarrom (ex imam besar masjidil haram bahkan syeh ahmad yasin).

dan klaim inilah yg menjadi topik sentral dimana tdzkirah akan diuji disini.baik dari kronologi maupun isi.

Baiklah, mari kita diskusikan pendakwaan HMG Ahmad as sebagai Imam Mahdi berdasarkan ayat-ayat suci Al Quran dan Hadits:

Allah berfirman kepada Nabi Muhammad saw:
"Katakanlah, 'Hai manusia, sesungguhnya aku Rasul Allah kepada kamu sekalian dari Yang mempunyai kerajaan seluruh langit dan bumi. Tidak ada Tuhan selain Dia. Dia menghidupkan dan mematikan. Maka berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi Ummi yang beriman kepada Allah dan kalimat-kalimat-Nya. Maka ikutilah dia supaya kamu mendapat petunjuk'." (Al A'raf 7:159).

Ayat ini menegaskan bahwa untuk mendakwahkan diri sebagai Rasul Allah kepada sekalian manusia, Nabi Muhammad saw diperintah Allah melalui wahyu-Nya. Terhadap ayat tersebut, saya yakin anda sudah beriman. Tetapi, bagaimana dengan kabar gembira yang disampaikan Nabi Muhammad saw berikut ini?

Nabi Muhammad saw bersabda: "Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman." (HR Ahmad bin Hambal no. 10898).

Hadits ini menjelaskan tentang kabar gembira bahwa Allah akan mengutus Al Mahdi ke tengah umat Islam ketika terjadi banyak perselisihan antar-manusia di bumi dan gempa-gempa yang akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran. Dengan demikian, maka Al Mahdi (Imam Mahdi) itu adalah Utusan Allah atau Rasul Allah setelah Nabi Muhammad saw. Hal ini diperkuat oleh ayat suci Al Quran, Surah Al Jumu'ah 62:3 yang mengisyaratkan tentang dibangkitkannya seorang rasul di tengah-tengah bangsa buta huruf (kaum Ummiyyin), yakni Nabi Muhammad saw, dan ayat berikutnya, Surah Al Jumu'ah 62:4, yang mengisyaratkan tentang dibangkitkannya seorang rasul dari kaum Aakhorin, yakni Imam Mahdi.

Dari Anas ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: "Suatu golongan akan berperang di wilayah India bersama Imam Mahdi yang namanya AHMAD." (Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari).

Hadits ini mengisyaratkan bahwa Imam Mahdi itu namanya Ahmad yang berada di wilayah India (d/h Hinda / Hindustan). Hal ini diperkuat oleh suatu nubuatan (kabar gembira lewat) Nabi Isa as dalam Al Quran tentang kedatangan seorang rasul setelah Nabi Isa as wafat, yang namanya AHMAD. (Ash-Shaf 61:7). Nama AHMAD dalam ayat ini mengisyaratkan tentang nubuatan ganda, yakni pertama untuk Nabi Muhammad (Rasulullah) saw yang memiliki nama sifat AHMAD, kedua untuk HMG Ahmad (Imam Mahdi) as sebagai perumpamaan/bayangan/cerminannya.

Dan Allah mewahyukan firman-Nya kepada HMG Ahmad as sebagai berikut:
"Sesungguhnya Al Masih Mau'ud, Al Mahdi Al Mas'ud yang ditunggu-tunggu dan dinanti-natikan kedatangannya; dia itu engkaulah orangnya. Kami melakukan apa yang Kami kehendaki. Maka janganlah engkau menjadi peragu di antara orang-orang yang ragu." [Atmamul Hujjah (Urdu), hal.3, 1896]. "Engkau adalah Nadzir daripada-Ku. Akulah yang mengutus engkau, supaya orang-orang yang berdosa dipisahkan dari orang-orang yang berbuat baik." (Al Wasiat, hal.9).

Jika anda mau menguji kronologi dan isi Tadzkirah, itu sangat baik jika dilakukan dalam rangka mencari kebenaran.

@Abu Hanan wrote:
bukankah uda sayah tampilkan diatas.hadits ttg 3 anak khalifah?

Saya pikir hadits tentang 3 anak khalifah tidak mengisyaratkan tentang waktu (abad atau tahun) kedatangan Imam Mahdi.

@Abu Hanan wrote:


boleh jadi ada perbedaan ttg pemberian kode hadits.



mungkin keterangan tambahan berikut dapat menjadi bahan pertimbangan anda;

عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه: الْمَهْدِيْ مِنَّا أَهْلَ الْبَيْتِ يُصْلِحُهُ اللهُ فِيْ لَيْلَةٍ

Dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Al-Mahdi adalah dari keturunan kami, ahli bait, Allah memperbaikinya (memberi taufik dan hidayah) dalam sehari.”

Orang yang meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib ada dua:

1. Muhammad bin Hanafiyyah
Riwayat Ibnu Majah: 4085, Ahmad 1/84, Al-Uqaili dalam Adh-Dhu’afa: 470, Ibnu Adi dalam Al-Kamil 2/360 dan Abu Nuaim dalam Al-Hilyah 3/177 dari Yasin Al-Ijli dari Ibrahim bin Muhammad bin Hanafiyyah dari ayahnya.
Sanad hadis ini hasan. Seluruh perawinya terpercaya kecuali Yasin iaitu Ibnu Syaiban, hadisnya hasan. Namun dia tidak sendirian, dia dikuatkan oleh Salim bin Abu Hafshah (hadisnya hasan) sebagaimana riwayat Abu Nuaim dalam Akhbar Ashbahan 1/170 sehingga hadis ini naik kepada derajat sahih. (Ash-Shahihah no. 2371)

2. Abu Thufail
Riwayat Abu Daud: 4283, Ahmad 1/99 dengan lafaz seperti hadis Abdullah bin Mas’ud.
Syeikh Adzim Abadi berkata dalam Aunul Ma’bud 11/251: “Sanadnya hasan dan kuat”. Dan disahihkan Syeikh Ahmad Syakir dan Syeikh Al-Albani dalam Takhrij Ahadits Fadhail Syam hal. 44.

Saya pikir anda salah menuliskan nomor HR Ibnu Majah. Baru saja saya temukan bahwa nomor hadits yang benar bukan 4075, melainkan 4085 & 4086. Rasulullah saw bersabda: "Al Mahdi adalah dari golongan kami, hai Ahlul Bait (keluarga rumah-tanggaku), semoga Allah membaguskannya pada suatu malam." (HR Ibnu Majah nomor 4085) dan "Al Mahdi adalah dari anak keturunan Fathimah." (HR Ibnu Majah 4086). Abu Daud dan Muslim juga meriwayatkan hadits yang sama yang diriwayatkan Ummi Salamah ra (Kanzul Ummal, jilid 6, hal.686). HMG Ahmad as menulis: "Beberapa nenek moyang perempuan saya adalah dari keturunan Siti Fatimah ra." (Nuzulul Masih, catatan pinggir, hal. 48).

@Abu Hanan wrote:
yah dan tak satupun yg mendakwahkan diri sbg imam mahdi.

Itu artinya, tidak ada diantara sahabat ra yang diutus Allah sebagai Imam Mahdi, karena Rasulullah saw mengisyaratkan tentang waktu kedatangan Imam Mahdi sangat lama waktunya setelah para sahabat ra berlalu. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Hujaifah bin Yaman ra, Rasulullah saw bersabda: "Apabila sudah lewat 1.240 tahun Hijrah, Allah Ta'ala akan mengutus Imam Mahdi as." (An-Najmus-Saqib, Jilid 2, hal. 209). HMG Ahmad as diutus Allah sebagai Imam Mahdi pada awal abad 14 Hijrah, atau sesudah lewat 1.240 tahun setelah Rasulullah saw wafat.

@Abu Hanan wrote:
setuju.khalifah adalah duta/utusan allah sebagaimana yg dia maksudkan pada penciptaan nabi adam as.

Alhamdulillah. Nabi Adam as adalah Khalifah (bukan manusia) yang Pertama dijadikan Allah (Al Baqarah 2:31). Bagitu pula Allah telah menjadi Nabi Daud as sebagai Khalifah-Nya (Shad 38:27). Dengan dua contoh ayat tersebut, maka Khalifah Allah itu identik dengan seorang Nabi atau Rasul Allah, sedangkan yang melanjutkan kepemimpinan seorang Nabi/Rasul disebut Khalifah Nabi/Rasul seperti Khulafa-ur-Rasyidiin ra. Anda setuju?

@Abu Hanan wrote:
maaf kitab tarikh bukhari yg mana yg anda kamsutken??karena meskipun didalam tarikh pun-sejauh yg sayah tahu-imam bukhari selalu menyertakan para perawinyah.
apakah wahyu itu adalah wahyu yg pertama bagi mga??
kembali ke hadits imam ibnu majah diatas bahwa HARUS memiliki silsilah dari fatimah binti muhammad.

apakah anda mengabaikan syarat NASAB sesuai hadits imam ibnu majah?

Maaf, saya sendiri tidak memiliki dan belum pernah melihat Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari. Namun, saya meyakini bahwa hadits-hadits yang dikutip dari Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari tersebut adalah benar, karena:
(1) Didukung oleh ayat suci Al Quran (Ash-Shaf 61:7)
(2) Sudah terjadi, yakni ada orang yang mendakwakan diri diutus Allah sebagai Imam Mahdi dari wilayah India (Hindustan) yang namanya AHMAD, yakni HMG Ahmad as dari Qadian, India yang datang tepat pada waktunya sesuati sabda Nabi Muhammad saw (An-Najmus-Saqib).

Wahyu yang beliau as terima, bukan yang pertama kali, karena sebelum diangkat sebagai Imam Mahdi, HMG Ahmad as diangkat sebagai Mujaddid abad ke-14 Hijrah melalui wahyu tersendiri.

Saya tidak mengabaikan silsilah atau nasab, melainkan belum pernah melihat datanya yang authentik. Dalam Kitab Tafsir Surah Al Jumu'ah 62:4, Shahih Bukhari diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, Rasulullah saw menyatakan bahwa kaum Aakhorin yang darinya akan keluar Imam Mahdi yang diutus Allah maksudnya adalah Kaum Salman Al Farisi ra. Dengan kata lain, Imam Mahdi itu berasal dari Kaum Salman Al Farisi ra (Parsi/Iran) dari pihak ayah, dan dari keturunan Siti Fatimah ra dari pihak ibu, keduanya sesuai dengan pengakuan HMG Ahmad as yang telah mendakwahkan diri diutus Allah sebagai Imam Mahdi dari Qadian, India.

@Abu Hanan wrote:
oleh karena itu sayah menginginkan wahyu yg diterima mga dalam bhs non urdu.karena muslim yg hadir di forum ini (pasif maupun aktif) lebih mudah memahami jika berbhs engres dan arab.

Wahyu-wahyu Allah yang diterima HMG Ahmad as ada yang berbahasa Arab, Urdu, Parsi, Inggris dan Punjabi, semuanya sudah diterjemahkan dan ditafsirkan secara resmi ke dalam bahasa Inggris yang sudah saya tampilkan dalam thread ini. Nah, kita bisa membahasnya bersama-sama.

Wassalam.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Sat Apr 28, 2012 4:30 pm

kedung halang wrote:Nabi Muhammad saw bersabda: "Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman." (HR Ahmad bin Hambal no. 10898).

Hadits ini menjelaskan tentang kabar gembira bahwa Allah akan mengutus Al Mahdi ke tengah umat Islam ketika terjadi banyak perselisihan antar-manusia di bumi dan gempa-gempa yang akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran. Dengan demikian, maka Al Mahdi (Imam Mahdi) itu adalah Utusan Allah atau Rasul Allah setelah Nabi Muhammad saw. Hal ini diperkuat oleh ayat suci Al Quran, Surah Al Jumu'ah 62:3 yang mengisyaratkan tentang dibangkitkannya seorang rasul di tengah-tengah bangsa buta huruf (kaum Ummiyyin), yakni Nabi Muhammad saw, dan ayat berikutnya, Surah Al Jumu'ah 62:4, yang mengisyaratkan tentang dibangkitkannya seorang rasul dari kaum Aakhorin, yakni Imam Mahdi.

Dari Anas ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: "Suatu golongan akan berperang di wilayah India bersama Imam Mahdi yang namanya AHMAD." (Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari).

Hadits Imam Ahmad bin Hambal-sekali lagi sayah tegaskan TIDAK merujuk ke sosok mga- meskipun anda menyertakan riwayat dari Anas ra.Karena ada syarat2 yg harus dipenuhi oleh seseorang yg mendakwahkan diri sbg al mahdi,salah satunya adalah hadits ttg 3 anak khalifah.jika satu syarat tidak terpenuhi maka sosok yg mendakwahkan diri sbg al mahdi berarti salah.satu misal;syarat bagi kepala sekolah baru adalah salah satunya lulus S3,kemudian ada seseorang yg MERASA pantas menjadi kepala sekolah -entah oleh sebab apa- lantas mengumumkan pelantikannya sbg kepala sekolah padahal ada satu syarat yg tidak dapat dipenuhinya.

Begitu pula mga yg berhadapan dg hadits 3 anak khalifah yg menyebabkan mga tidak memenuhi satu syarat sbg al mahdi.

Lantas




adalah terkait dengan penunjukan dan pemilihan nabi Muhammad sbg nabi menjelaskan isi dan maksud karunia bagi yg tersebut di jumuah 2.bukan pembenaran klaim mga.
mga tidak tumbuh di kalangan buta huruf dan disitulah hikmah dari jumuah 4 bahwa karunia allah -dalam hal ini dibangkitkan nabi dari golongan buta huruf yg benar2 jahil/bodoh dan menjadikan dunia terang benderang dengan titik keberangkatan kaum yg jahil/bodoh.





jumuah 4 juga tidak mengandung isyarat ada al mahdi....karunia yg besar adalah berlaku bagi siapa saja,termasuk muallaf.

kedung halang wrote:Hadits ini mengisyaratkan bahwa Imam Mahdi itu namanya Ahmad yang berada di wilayah India (d/h Hinda / Hindustan). Hal ini diperkuat oleh suatu nubuatan (kabar gembira lewat) Nabi Isa as dalam Al Quran tentang kedatangan seorang rasul setelah Nabi Isa as wafat, yang namanya AHMAD. (Ash-Shaf 61:7). Nama AHMAD dalam ayat ini mengisyaratkan tentang nubuatan ganda, yakni pertama untuk Nabi Muhammad (Rasulullah) saw yang memiliki nama sifat AHMAD, kedua untuk HMG Ahmad (Imam Mahdi) as sebagai perumpamaan/bayangan/cerminannya.

Dan Allah mewahyukan firman-Nya kepada HMG Ahmad as sebagai berikut:
"Sesungguhnya Al Masih Mau'ud, Al Mahdi Al Mas'ud yang ditunggu-tunggu dan dinanti-natikan kedatangannya; dia itu engkaulah orangnya. Kami melakukan apa yang Kami kehendaki. Maka janganlah engkau menjadi peragu di antara orang-orang yang ragu." [Atmamul Hujjah (Urdu), hal.3, 1896]. "Engkau adalah Nadzir daripada-Ku. Akulah yang mengutus engkau, supaya orang-orang yang berdosa dipisahkan dari orang-orang yang berbuat baik." (Al Wasiat, hal.9).

seperti yg telah sayah ungkapkan diatas,bahwa persyaratan bagi seseorang yg meng-klaim dirinya sbg al mahdi adalah lolos dari hadits 3 anak khalifah.
dan sekali lagi,hadits anas ra yg disebutkan di tarikh bukhari tidak dapat dijadikan sandaran mengingat tidak ada perawi -dan ini suatu hal yg berada di luar kebiasaan imam bukhari-..

disebutkannya kata ahmad di dalam ash shaff yg diartikan GANDA oleh agama qadian menyebabkan TIDAK BERLAKU al ahzab 40.
seperti yg sayah sampaikan sebelumnya bahwa khataman nabiyyin merupakan segel,nabi terakhir baik secara harfiah maupun kiasan...

imam ahmad bin hambal lebih pantas menjadi al mahdi atau nabi bayangan daripada mga.mengapa sayah berkata demikian?karena beliow lebih teruji baik dari keimanan maupun keislaman.

nabi isa berkata;ada nabi bernama ahmad.
-->>BETUL.karena kata "ahmad" banyak disebut di PL dan bahkan TALMUD.

agama qadian berkata;ahmad (mga) adalah bayangan nabi muhammad.
-->>SALAH.semilyar muslim pasti ada beberapa yg menjadi bayangan,dan mereka adalah alim ulama.syeh ahmad yasin adalah salah satu,kh abdullah faqih (alm)-tuban adalah salah dua...dan masih banyak lagi salah tiga dan salah empat yg merupakan bayangan nabi muhammad dengan bersandar pada hadits "ulama adalah pewaris nabi" dan para pembaca al quran juga merupakan bayangan karena "setiap membaca berarti berbincang2 dg allah"....

dan perkataan mga seperti yg tertulis
"Sesungguhnya Al Masih Mau'ud, Al Mahdi Al Mas'ud yang ditunggu-tunggu dan dinanti-natikan kedatangannya; dia itu engkaulah orangnya. Kami melakukan apa yang Kami kehendaki. Maka janganlah engkau menjadi peragu di antara orang-orang yang ragu." [Atmamul Hujjah (Urdu), hal.3, 1896]. "Engkau adalah Nadzir daripada-Ku. Akulah yang mengutus engkau, supaya orang-orang yang berdosa dipisahkan dari orang-orang yang berbuat baik." (Al Wasiat, hal.9)

silahkan anda sertakan bhs arabnya.......
-->>Kami melakukan apa yang Kami kehendaki
= Huud 87
-->>Maka janganlah engkau menjadi peragu di antara orang-orang yang ragu
=AL Ana'am 114

Allah berfirman di dalam An An'am
6:115. Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur'an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

jelaskan pada sayah bahwa sesuatu yg sempurna ternyata masih memiliki dan mengharuskan adanya BAYANGAN..bagemana pengertiannyah?

kedung halang wrote:Saya pikir hadits tentang 3 anak khalifah tidak mengisyaratkan tentang waktu (abad atau tahun) kedatangan Imam Mahdi.
memang tidak tetapi itu adalah salah satu syarat yg harus dipenuhi seseorang yg mendakwahkan diri sbg al mahdi.

kedung halang wrote:HMG Ahmad as menulis: "Beberapa nenek moyang perempuan saya adalah dari keturunan Siti Fatimah ra." (Nuzulul Masih, catatan pinggir, hal. 48).
terangkan pada sayah....urutan nasab mga.

kedung halang wrote:Maaf, saya sendiri tidak memiliki dan belum pernah melihat Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari. Namun, saya meyakini bahwa hadits-hadits yang dikutip dari Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari tersebut adalah benar, karena:
(1) Didukung oleh ayat suci Al Quran (Ash-Shaf 61:7)
(2) Sudah terjadi, yakni ada orang yang mendakwakan diri diutus Allah sebagai Imam Mahdi dari wilayah India (Hindustan) yang namanya AHMAD, yakni HMG Ahmad as dari Qadian, India yang datang tepat pada waktunya sesuati sabda Nabi Muhammad saw (An-Najmus-Saqib).
sabda yg mana yg menjelaskan WAKTU?apakah 1240 tahun?jika benar,seharusnyah 4 imam madzab dan ibnu taimiyyah plus al ghazali pun menghadirkan hadits tersebut di dalam kitab2 beliow...fakta menunjukkan tiada satupun ulama besar islam yg mempersiapkan jalan bagi al mahdi...teledorkah mereka?tidak tetapi karena memang tidak ada hadits seperti itu.kecuali sayah salah dalam mempelajari hadits.
kedung halang wrote:Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Hujaifah bin Yaman ra, Rasulullah saw bersabda: "Apabila sudah lewat 1.240 tahun Hijrah, Allah Ta'ala akan mengutus Imam Mahdi as." (An-Najmus-Saqib, Jilid 2, hal. 209)
perawi dan matan?
kedung halang wrote:Wahyu yang beliau as terima, bukan yang pertama kali, karena sebelum diangkat sebagai Imam Mahdi, HMG Ahmad as diangkat sebagai Mujaddid abad ke-14 Hijrah melalui wahyu tersendiri.
baiklah silahkan dimulai kronologi wahyu baik sejak mujaddid hingga nabi.

kedung halang wrote:Saya tidak mengabaikan silsilah atau nasab, melainkan belum pernah melihat datanya yang authentik. Dalam Kitab Tafsir Surah Al Jumu'ah 62:4, Shahih Bukhari diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, Rasulullah saw menyatakan bahwa kaum Aakhorin yang darinya akan keluar Imam Mahdi yang diutus Allah maksudnya adalah Kaum Salman Al Farisi ra. Dengan kata lain, Imam Mahdi itu berasal dari Kaum Salman Al Farisi ra (Parsi/Iran) dari pihak ayah, dan dari keturunan Siti Fatimah ra dari pihak ibu, keduanya sesuai dengan pengakuan HMG Ahmad as yang telah mendakwahkan diri diutus Allah sebagai Imam Mahdi dari Qadian, India.
sesuai pengakuan satu orang saja?jika kemudian mga terbukti bukan keturunan ahli bait,bagemana sikap anda?

sementara itu dulu....tanggapan dari anda tetap akan sayah respon meski tidak saat ini.

wassalam


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Sun Apr 29, 2012 12:32 am

kedung halang wrote: "Engkau adalah Nadzir daripada-Ku. Akulah yang mengutus engkau, supaya orang-orang yang berdosa dipisahkan dari orang-orang yang berbuat baik." (Al Wasiat, hal.9)
sangat baik jika anda menyertakan berikut bahasa asli.karena pemisahan org yg berdosa dari org baik hanya terjadi di hari kebangkitan.bibel dan al quran sepakat utk perihal tersebut.
Mat 25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,

Yasin 59 Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, hai orang-orang yang berbuat jahat.

kedung halang wrote: Dengan dua contoh ayat tersebut, maka Khalifah Allah itu identik dengan seorang Nabi atau Rasul Allah, sedangkan yang melanjutkan kepemimpinan seorang Nabi/Rasul disebut Khalifah Nabi/Rasul seperti Khulafa-ur-Rasyidiin ra. Anda setuju?
khalifah yg dimaksud sebagaimana al baqarah dalam tujuan/misi manusia adalah sebagai duta/utusan/wakil allah.terlepas dari istilah khalifah allah maupun khalifah nabi tetapi kedua istilah tersebut mengacu dan berpedoman pada hukum allah dan sunnah nabi.khalifah ar rasyidin/pemimpin yg mendapat petunjuk.dalam hal apa petunjuk tersebut?menegakkan hukum allah dan sunnah nabi dalam hal ini menegakkan syariat islam kecuali kalangan qadian memiliki pemahaman lain.dan uda barang tentu qadian akan berpendapat berbeda karena termasuk syariat islam adalah Tiada nabi selain nabi muhammad.
kedung halang wrote: Itu artinya, tidak ada diantara sahabat ra yang diutus Allah sebagai Imam Mahdi, karena Rasulullah saw mengisyaratkan tentang waktu kedatangan Imam Mahdi sangat lama waktunya setelah para sahabat ra berlalu. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Hujaifah bin Yaman ra, Rasulullah saw bersabda: "Apabila sudah lewat 1.240 tahun Hijrah, Allah Ta'ala akan mengutus Imam Mahdi as." (An-Najmus-Saqib, Jilid 2, hal. 209). HMG Ahmad as diutus Allah sebagai Imam Mahdi pada awal abad 14 Hijrah, atau sesudah lewat 1.240 tahun setelah Rasulullah saw wafat.
Berarti sahabat nabi mengetahui adalah kebodohan jika beliow2 mendakwahkan diri sbg imam mahdi.sedangkan hadits yg diriwayatkan hujaifah (hudzaifah?) tidak pernah didengar bahkan dibahas didalam kitab imam syafi’i dan lain2.termasuk tidak ada di kitab2 hadits para imam hadits.
Selain itu pula,kejelasan 1240 tahun merupakan kejanggalan yg nyata karena allah dan rasulullah saw (al quran dan hadits) tiada pernah menyebutkan ANGKA yg dapat dipahami literal/harfiah jika berhubungan dengan masa depan.kisah kemenangan bangsa rumawi adalah keterangan yg nyata.begitu pula anda tak akan menjumpai hadits nabi saw yg menyatakan jarak waktu secara pasti.satu contoh adalah saat kiamat terjadi,beliow saw hanya mengisyaratkan dua jari yg berdekatan.

wassalam


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Mon Apr 30, 2012 1:04 pm

@Kedunghalang wrote:

Wahyu-wahyu Allah yang diterima HMG Ahmad as ada yang berbahasa Arab, Urdu, Parsi, Inggris dan Punjabi, semuanya sudah diterjemahkan dan ditafsirkan secara resmi ke dalam bahasa Inggris yang sudah saya tampilkan dalam thread ini. Nah, kita bisa membahasnya bersama-sama.

Wassalam.
sesuai link yg anda sertakan,di halaman 40.




yang berarti;
Dia kepada-Ku seperti saya dan menjadi satu dalam keunikan saya. Karena itu, ia akan segera
dibuat terkenal di kalangan orang

Bagemana pengertian kalimat tersebut diatas?
siapakah yg dimaksud "dia" yg akan segera dikenal baik oleh banyak orang?

wassalam


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by mang odoy on Sun May 06, 2012 6:15 am

ehmm ehmm

manah nih bung kedunggg...???

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Tue May 08, 2012 7:07 pm

Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

Terkadang, ketika hampir selesai menulis artikel, tiba-tiba listrik mati cukup lama, sehingga artikel yang hampir selesai hilang, dan batal diposting. Oleh karena itu, lebih baik saya menulis sedikit-sedikit supaya dapat diposting walau bertahap.

@Abu Hanan wrote:
Hadits Imam Ahmad bin Hambal-sekali lagi sayah tegaskan TIDAK merujuk ke sosok mga- meskipun anda menyertakan riwayat dari Anas ra.Karena ada syarat2 yg harus dipenuhi oleh seseorang yg mendakwahkan diri sbg al mahdi,salah satunya adalah hadits ttg 3 anak khalifah.jika satu syarat tidak terpenuhi maka sosok yg mendakwahkan diri sbg al mahdi berarti salah.satu misal;syarat bagi kepala sekolah baru adalah salah satunya lulus S3,kemudian ada seseorang yg MERASA pantas menjadi kepala sekolah -entah oleh sebab apa- lantas mengumumkan pelantikannya sbg kepala sekolah padahal ada satu syarat yg tidak dapat dipenuhinya.

Begitu pula mga yg berhadapan dg hadits 3 anak khalifah yg menyebabkan mga tidak memenuhi satu syarat sbg al mahdi.

(1) Menurut pendapat saya, hadits tentang tiga anak khalifah tidak perlu dipertimbangkan karena perawinya sendiri lupa: "Selanjutnya, beliau menuturkan sesuatu yang saya tidak mengingatnya." Tetapi, dengan tegas perawi menyatakan: Maka, beliau saw bersabda: "Maka bila kalian melihatnya, maka berbai'atlah kalian kepadanya, walau dengan berjalan mengingsut di atas salju, sebab dia adalah Khalifah Allah, yaitu Al Mahdi." (HR Ibnu Majah no.4084). Dari hadits ini kita bisa menarik kesimpulan:
(a) Rasulullah saw memerintahkan umat Islam bai'at kepada Imam Mahdi.
(b) Imam Mahdi berdomisili dekat salju (Pegunungan Himalaya).
(c) Imam Mahdi adalah Khalifah Allah. Hal ini didukung oleh ayat suci Al Quran bahwa dengan dijadikan-Nya seorang Khalifah Allah di bumi, yakni Imam Mahdi, Allah telah menyempurnakan janji-Nya kepada orang-orang Islam yang beriman dan beramal shaleh (An-Nur 24:55/56).

(2) Hadits Riwayat Imam Ahmad bin Hambal nomor 10898 tidak secara spesifik merujuk kepada HMG Ahmad as, melainkan hanya mengisyaratkan bahwa Imam Mahdi itu diutus Allah (utusan/rasul Allah) ke tengah umat Nabi Muhammad saw. Hal ini didukung oleh ayat suci Al Quran bahwa umat Islam yang taat sempurna kepada Allah Ta'ala dan Nabi Muhammad saw, maka Allah akan menganugerahkan Nikmat-Nya yang tertinggi, yakni mukaalamah mukatabah ilahiyyah sebagai Nabi Ummati (An-Nisa 4:69/70).

(3) Hadits riwayat Anas ra dalam Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari secara spesifik mengisyaratkan bahwa Imam Mahdi berasal dari India, namanya AHMAD. Hal ini didukung oleh Al Quran, Ash-Shaf 61:6/7 dan Al Jumu'ah 62:2/3-4/5. Dari ketiga hadits yang semuanya didukung oleh ayat-ayat suci Al Quran tersebut, timbul pertanyaan:

Jika bukan HMG Ahmad as dari Qadian, India, adakah orang lain dari India yang namanya AHMAD yang mendakwakan diri diutus Allah sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi dan Nabi Ummati karena ketaatan yang sempurna kepada Allah dan Nabi Muhammad saw sehingga mendapat mandat Allah untuk menerima bai'at dari umat Islam yang beriman dan beramal shaleh?

Wassalam.
Love for All, Hatred for None

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Tue May 08, 2012 8:39 pm

Bismillaahirrahmanirrahiim. Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

@Abu Hanan wrote:
Lantas

"Demikianlah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah mempunyai karunia yang besar." (Al Jumu'ah 62:4)

adalah terkait dengan penunjukan dan pemilihan nabi Muhammad sbg nabi menjelaskan isi dan maksud karunia bagi yg tersebut di jumuah 2.bukan pembenaran klaim mga.
mga tidak tumbuh di kalangan buta huruf dan disitulah hikmah dari jumuah 4 bahwa karunia allah -dalam hal ini dibangkitkan nabi dari golongan buta huruf yg benar2 jahil/bodoh dan menjadikan dunia terang benderang dengan titik keberangkatan kaum yg jahil/bodoh.

"Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As-Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benr-benar dalam kesesatan yang nyata." (Al Jumu'ah 62:2).

jumuah 4 juga tidak mengandung isyarat ada al mahdi....karunia yg besar adalah berlaku bagi siapa saja, termasuk muallaf.

Oh yah, di dalam Al Quran yang diterbitkan Jemaat Ahmadiyah, 'Basmalah' dihitung sebagai ayat pertama pada setiap Surah, kecuali At-Taubah yang merupakan lanjutan dari Al Anfal. Hal ini mengacu kepada hadits riwayat Imam Bukhari, Abu Daud dan Ad-Darul Quthni yang menegaskan hal itu. Oleh karena itu jangan heran kalau saya menulis Surah An-Nur 55/56.

Surah Al Jumu'ah 62:2/3 merujuk kepada pengutusan Nabi Muhammad saw sebagai seorang Rasul Allah yang dibangkitkan dari kaum Ummiyyin Arab. Sedangkan Surah Al Jumu'ah 62:3/4 merujuk kepada pengutusan HMG Ahmad saw sebagai seorang Rasul Allah (Khalifah Allah, Imam Mahdi) yang dibangkitkan dari kaum Aakhorin (lain dari mereka/kaum Ummiyyin) yang belum berhubungan dengan mereka (kaum Ummiyyin). Pengutusan kedua Rasul Allah itu merupakan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah mempunyai karunia yang besar (Al Jumu'ah 62:4/5).

Jika pengutusan Rasul Allah itu merupakan karunia Allah, maka tiada yang harus dilakukan umat Islam yang beriman dan beramal shaleh kecuali mentaati perintah Rasulullah saw, yakni bai'at kepada Khalifah Allah, Imam Mahdi (HR Ibnu Majah nomor 4084) dan mentaatinya dengan seizin Allah (An-Nisa 4:64/65), sebagai rasa syukur atas karunia Allah itu, agar Dia menambah nikmat-Nya (Ibrahim 14:7/8).

Wassalam.
Love for All, Hatred for None

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Tue May 08, 2012 9:03 pm

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

@Abu Hanan wrote:
seperti yg telah sayah ungkapkan diatas,bahwa persyaratan bagi seseorang yg meng-klaim dirinya sbg al mahdi adalah lolos dari hadits 3 anak khalifah.
dan sekali lagi,hadits anas ra yg disebutkan di tarikh bukhari tidak dapat dijadikan sandaran mengingat tidak ada perawi -dan ini suatu hal yg berada di luar kebiasaan imam bukhari-..

Maaf, menurut Imam Mahdi adalah Khalifah Allah (HR Ibnu Majah 4084), maka Allah Yang Mahakuasa memiliki hak prerogatif untuk menjadikan seorang Khalifah di bumi dalam menyempurnakan janji-Nya kepada orang-orang Islam yang beriman dan beramal shaleh (An-Nur 24:55/56). Kita tidak memiliki hak apa pun untuk memberikan persyaratan terhadap karunia Allah ini, melainkan bersyukur kepada Allah (Ibrahim 14:7/8), bai'at (HR Ibnu Majah 4084) dan taat kepadanya dengan seizin Allah (An-Nisa 4:64/65). Dalam hadits tentang Imam Mahdi dari India yang namanya AHMAD dalam Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari, sudah jelas perawinya adalah Anas ra.

@Abu Hanan wrote:
disebutkannya kata ahmad di dalam ash shaff yg diartikan GANDA oleh agama qadian menyebabkan TIDAK BERLAKU al ahzab 40.
seperti yg sayah sampaikan sebelumnya bahwa khataman nabiyyin merupakan segel,nabi terakhir baik secara harfiah maupun kiasan...

imam ahmad bin hambal lebih pantas menjadi al mahdi atau nabi bayangan daripada mga.mengapa sayah berkata demikian?karena beliow lebih teruji baik dari keimanan maupun keislaman.

Jika anda yakin agama Islam adalah agama yang sempurna dan terakhir, mengapa anda menyebut-nyebut agama qadian? Apakah anda tidak pede lagi dengan agama Islam atau anda mendapat mandat dari Allah untuk membuat agama baru?

Nubuatan Ganda dalam Ash-Shaf 61:6/7 tidak membatalkan Nabi Muhammad Rasulullah saw sebagai Khaataman-Nabiyyin, karena HMG Ahmad as hanyalah bayangan Nabi Muhammad saw atas perintah Allah Yang Mahakuasa. Jika, Imam Ahmad bin Hambal lebih pantas sebagai nabi bayangan, mengapa Allah tidak menyampaikan wahyu yang memerintahkan kepada beliau untuk mendakwakan diri sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi & Nabi Bayangan?

Wassalam.
Love for All, Hatred for None

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Tue May 08, 2012 10:49 pm

nabi isa berkata;ada nabi bernama ahmad.
-->>BETUL.karena kata "ahmad" banyak disebut di PL dan bahkan TALMUD.

agama qadian berkata;ahmad (mga) adalah bayangan nabi muhammad.
-->>SALAH.semilyar muslim pasti ada beberapa yg menjadi bayangan,dan mereka adalah alim ulama.syeh ahmad yasin adalah salah satu,kh abdullah faqih (alm)-tuban adalah salah dua...dan masih banyak lagi salah tiga dan salah empat yg merupakan bayangan nabi muhammad dengan bersandar pada hadits "ulama adalah pewaris nabi" dan para pembaca al quran juga merupakan bayangan karena "setiap membaca berarti berbincang2 dg allah"....

Silahkan saja, jika mereka mendapat wahyu Allah Yang memerintahkan mereka untuk mendakwakan diri mereka sebagai nabi bayangan. Tetapi, seandainya mereka mengada-adakan wahyu atas nama Allah, maka Allah Yang Mahakuasa Yang akan mengambil tindakan terhadap mereka (Al Haaqqah 69:44/45-46/47)


dan perkataan mga seperti yg tertulis
"Sesungguhnya Al Masih Mau'ud, Al Mahdi Al Mas'ud yang ditunggu-tunggu dan dinanti-natikan kedatangannya; dia itu engkaulah orangnya. Kami melakukan apa yang Kami kehendaki. Maka janganlah engkau menjadi peragu di antara orang-orang yang ragu." [Atmamul Hujjah (Urdu), hal.3, 1896]. "Engkau adalah Nadzir daripada-Ku. Akulah yang mengutus engkau, supaya orang-orang yang berdosa dipisahkan dari orang-orang yang berbuat baik." (Al Wasiat, hal.9)


silahkan anda sertakan bhs arabnya.......
-->>Kami melakukan apa yang Kami kehendaki
= Huud 87
-->>Maka janganlah engkau menjadi peragu di antara orang-orang yang ragu
=AL Ana'am 114

Itu bukan perkataan HMG Ahmad as, melainkan wahyu Allah dalam bahasa Urdu yang diterima oleh beliau as. Jika HMG Ahmad as mengada-adakan wahyu atas nama Allah, maka Dia Yang Mahakuasa akan mengambil tindakan terhadap beliau as (Al Haaqqah 69:44/45-46/47). Dan, karena HMG Ahmad as benar-benar menerima wahyu Allah yang memerintahkan beliau as sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud, maka Allah mendukungnya dengan Melindungi, Menyebarkan dan Mengembangkan Tabligh Islam oleh Jemaat Ahmadiyah ke seluruk pelosok dunia yang hingga saat ini baru berada di 200 negara, di lima benua yang akan terus berkembang. Insya-Allah.

Wassalam.
Love for All, Hatred for None

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Tue May 08, 2012 11:30 pm


Allah berfirman di dalam An An'am
6:115. Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur'an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

jelaskan pada sayah bahwa sesuatu yg sempurna ternyata masih memiliki dan mengharuskan adanya BAYANGAN..bagemana pengertiannyah?

HMG Ahmad as adalah BAYANGAN atau CERMINAN atau PERUMPAMAAN Nabi Muhammad saw dan Nabi Isa Ibnu Maryam as, maksudnya mereka memiliki beberapa persamaan dalam sifat-sifatnya, walaupun tidak sempurna.

Allah Ta'ala sering membuat perumpamaan sebagaimana Dia tegaskan dalam Al Quran: "Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Allah, Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: 'Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?' Dengan perumpaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu pula banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah, kecuali orang-orang fasik." (Al Baqarah 2:26/27)


sabda yg mana yg menjelaskan WAKTU?apakah 1240 tahun?jika benar,seharusnyah 4 imam madzab dan ibnu taimiyyah plus al ghazali pun menghadirkan hadits tersebut di dalam kitab2 beliow...fakta menunjukkan tiada satupun ulama besar islam yg mempersiapkan jalan bagi al mahdi...teledorkah mereka?tidak tetapi karena memang tidak ada hadits seperti itu.kecuali sayah salah dalam mempelajari hadits.

Anda tidak salah mempelajari hadits, namun kurang ekslorasi. Itu saja.

Wassalam.
Love for All, Hatred for None

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Wed May 09, 2012 7:37 am

Bismillaahirrahmanirrahiim. Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

@Abu Hanan wrote:
sangat baik jika anda menyertakan berikut bahasa asli.karena pemisahan org yg berdosa dari org baik hanya terjadi di hari kebangkitan.bibel dan al quran sepakat utk perihal tersebut.
Mat 25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,

Yasin 59 Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, hai orang-orang yang berbuat jahat.

Firman Allah yang diterima HMG Ahmad as itu berbahasa Urdu yang sudah diterjemahkan secara resmi ke dalam bahasa Indonesia. Karena kita tidak memahami bahasa Urdu, yah kita terima saja yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia secara resmi dalam buku Al Wasiat tersebut.

Memisahkan orang buruk atau yang berdosa dengan orang baik atau yang beriman tidak selalu terjadi pada hari kebangkitan, tetapi sekarang ini:
"Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (yaitu, keadaan kaum muslimin bercampur-baur dengan kaum munafikin), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mu'min). Dan, Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar. (Ali Imran 3:179/180).

Dalam Surah Yaasin 36:59/60 juga sudah jelas "Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) PADA HARI INI, hai orang-orang yang berbuat jahat." Dalam Surah Al Maidah 5:3/4: "PADA HARI INI sudah Aku sempurnakan agamamu untukmu dst..."

@Abu Hanan wrote:
khalifah yg dimaksud sebagaimana al baqarah dalam tujuan/misi manusia adalah sebagai duta/utusan/wakil allah.terlepas dari istilah khalifah allah maupun khalifah nabi tetapi kedua istilah tersebut mengacu dan berpedoman pada hukum allah dan sunnah nabi.khalifah ar rasyidin/pemimpin yg mendapat petunjuk.dalam hal apa petunjuk tersebut?menegakkan hukum allah dan sunnah nabi dalam hal ini menegakkan syariat islam kecuali kalangan qadian memiliki pemahaman lain.dan uda barang tentu qadian akan berpendapat berbeda karena termasuk syariat islam adalah Tiada nabi selain nabi muhammad.

Saya setuju bahwa tidak akan ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad saw kecuali Allah menganugerahkan Nikmat-Nya, yakni mukalamah mukatabah ilahiyyah sebagai nabi ummati karena ketaatannya yang sempurna kepada Allah dan Rasulullah saw atau Fana-fi-Rasul (An-Nisa 4:69/70). Hal ini sejalan dengan janji Allah kepada orang-orang Islam yang beriman dan beramal shaleh bahwa Dia pasti akan menjadikan bagi mereka seorang Khalifah di bumi (An-Nur 24:55/56). Rasulullah saw menegaskan bahwa Imam Mahdi adalah Khalifah Allah yang kepadanya umat Islam diperintah oleh beliau saw untuk bai'at (HR Ibnu Majah 4084). Berdasarkan ayat-ayat suci Al Quran dan hadits tersebut, jelaslah bahwa Imam Mahdi itu adalah Khalifah Allah = Nabi Ummati.

@Abu Hanan wrote:
Berarti sahabat nabi mengetahui adalah kebodohan jika beliow2 mendakwahkan diri sbg imam mahdi.sedangkan hadits yg diriwayatkan hujaifah (hudzaifah?) tidak pernah didengar bahkan dibahas didalam kitab imam syafi’i dan lain2.termasuk tidak ada di kitab2 hadits para imam hadits.
Selain itu pula,kejelasan 1240 tahun merupakan kejanggalan yg nyata karena allah dan rasulullah saw (al quran dan hadits) tiada pernah menyebutkan ANGKA yg dapat dipahami literal/harfiah jika berhubungan dengan masa depan.kisah kemenangan bangsa rumawi adalah keterangan yg nyata.begitu pula anda tak akan menjumpai hadits nabi saw yg menyatakan jarak waktu secara pasti.satu contoh adalah saat kiamat terjadi,beliow saw hanya mengisyaratkan dua jari yg berdekatan.

Seperti yang sudah saya sebutkan bahwa anda kurang eksplorasi dalam mempelajari hadits, begitu pula dalam mempelajari ayat-ayat suci Al Quran, karena Al Quran sendiri mengisyaratkan bahwa "tiada yang menyentuhnya (maksudnya memahami kandungan Al Quran dengan benar), kecuali hamba-hamba yang disucikan." (Al Waqi'ah 56:79/80). HMG Ahmad as sudah jelas seorang Hamba Allah yang disucikan karena Allah telah menjadikan beliau as sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi, Masih Mau'ud dan Nabi Ummati sehingga dengan petunjuk Allah dapat mengeksplorasi ayat-ayat suci Al Quran dan hadits dengan benar.

Para sahabat seperti Abu Bakar Shiddiq ra, Umar bin Khattab ra, Utsman bin Affan ra dan Ali bin Abu Thalib ra adalah Khulafa-ul-Mahdiyyiin ar Rasyidiin sesuai sabda Nabi Muhammad saw (HR Abu Daud). Tetapi, Nabi Muhammad saw juga menubuatkan kedatangan Khalifah Allah, Imam Mahdi setelah lewat 1.240 tahun (An-Najmus-Saaqib) itu genap sesuai dengan Al Quran. Mengenai ANGKA ini, Allah Ta'ala mengisyaratkan tentang kedatangan seorang Khalifah pada tahun 1305 Hijrah dalam ayat istikhlaf "Layastakhlifannahum" atau "Dia pasti akan menjadikan mereka Khalifah" (An-Nur 24:55/56).

Rincian nilai huruf dalam ayat istikhlaf yang menjadi kunci rahasianya adalah:
Lam = 30
Ya = 10
Sin = 60
Ta = 400
Kha = 600
Lam = 30
Fa = 80
Nun = 50
Haa = 5
Mim = 40
Jumlah = 1305 (Lihat Kamus Arab Al Munjid hal. 1, Beriut - Lebanon).

Pada tahun 1305 Hijrah yang bertepatan dengan tahun 1884M, Allah telah memerintahkan HMG Ahmad as dari Qadian, India sebagai Mujaddid Islam awal abad ke 14 Hijrah, melalui wahyu-Nya sebagai berikut:

"Katakanlah! Sesungguhnya aku diperintah dan aku adalah yang pertama beriman." (sebanyak 10 kali dalam Tadzkirah edisi Urdu 1969).

"Sesungguhnya Aku telah mengunggulkan engkau atas sekalian alam. Katakanlah! Aku telah diutus kepada kamu sekalian." (Tadzkirah, hal. 125, edisi Urdu 1969).

Setelah itu, Allah Ta'ala - sesuai janji-Nya dalam An-Nur 24:55/56 - juga telah menjadikan HMG Ahmad as dari Qadian, India sebagai seorang Khalifah, melalui wahyu-Nya sebanyak 13 kali sebagai berikut:
"Aku berkehendak untuk menjadikan Khalifah, maka Aku menciptakan Adam." (Tadzkirah).

Wassalam.
Love for All, Hatred for None

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Wed May 09, 2012 9:12 am

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

@Abu Hanan wrote:
sesuai link yg anda sertakan,di halaman 40.
yang berarti;
Dia kepada-Ku seperti saya dan menjadi satu dalam keunikan saya. Karena itu, ia akan segera
dibuat terkenal di kalangan orang

Bagemana pengertian kalimat tersebut diatas?
siapakah yg dimaksud "dia" yg akan segera dikenal baik oleh banyak orang?

Terjemahannya yang lebih tepat adalah: "Dia di sisi-Ku seperti ke-Tunggalan-Ku dan ke-Esaan-Ku. Oleh karena itu, dia segera akan dikenal orang."

Yang dimaksud dia dalam wahyu ini adalah HMG Ahmad as. Jika anda terus browsing Tadzkirah terjemahan resmi Bahasa Inggris, maka anda akan menemukan wahyu Allah kepada HMG Ahmad as: "Engkau di sisi-Ku pada kedudukan ke-Tunggalan-Ku dan ke-Esaan-Ku." (Tadzkirah edisi Urdu 1969, hal.66).

Wahyu tersebut menunjukkan maqam kescuian HMG Ahmad pada pandangan Allah Yang Mahakuasa. Tauhid dan Tafrid artinya Tunggal dan Esa. HMG Ahmad as menjelaskan makna wahyu tersebut: "Engkau bagitu akrab di sisi-Ku. Yang Ku-inginkan dari engkau adalah sebagaimana halnya Tauhid atau ke-Tunggalan-Ku." (Arba'in III, hal. 25)

Hal serupa dialami oleh seorang Ulama Lahore, Pakistan, Syekh Bayazid Busthomi, dalam Zahirul Asfiya (terjemahan Urdu dari Tadzkiratul Auliya), Bab ke-14, Zikr Mijaz Syekh Bayazid Busthomi, cetakan Mathba' Islamiyah Lahore, hal.156-157 dan Tadzkiratul Auliya terbitah Syekh Barkat Ali & Sons, cetakan Mathba' Ilmi Lahore, hal. 130.

Jika kita membuka halaman Tadzkirah terjemahan resmi dalam bahasa Inggris sebelumnya (hal.39), maka kita akan mengetahui bahwa mimpi itu dialami sepuluh tahun sebelum tahun 1872 atau tahun 1862. Jadi, mimpi itu adalah nubuatan - yang dialami HMG Ahmad as jauh sebelum diutus - sebagai Mujaddid Islam, Khalifah Allah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud pada 1882/1884 yang akan segera dikenal orang. Ternyata nubuatan dalam mimpi itu sudah tergenapi. Di dalam mimpi HMG Ahmad as makan bareng Nabi Isa as satu piring berdua. Ketika sedang makan mereka sangat intim dan saling merindukan dan menyayangi satu sama lain, bagaikan dua bersaudara atau dua sahabat atau teman lama, dan keduanya adalah orang-orang bertakwa keturunan Nabi Muhammad saw. (Cerita dalam mimpi itu selanjutnya dapat dinikmati dengan browsing Tadzkirah dalam Bahasa Inggris, saya yakin anda mengerti).

Wassalam.
Love for All, Hatred for None

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Wed May 09, 2012 10:33 am

kedung halang wrote:(1) Menurut pendapat saya, hadits tentang tiga anak khalifah tidak perlu dipertimbangkan karena perawinya sendiri lupa: "Selanjutnya, beliau menuturkan sesuatu yang saya tidak mengingatnya." Tetapi, dengan tegas perawi menyatakan: Maka, beliau saw bersabda: "Maka bila kalian melihatnya, maka berbai'atlah kalian kepadanya, walau dengan berjalan mengingsut di atas salju, sebab dia adalah Khalifah Allah, yaitu Al Mahdi." (HR Ibnu Majah no.4084). Dari hadits ini kita bisa menarik kesimpulan:
(a) Rasulullah saw memerintahkan umat Islam bai'at kepada Imam Mahdi.
(b) Imam Mahdi berdomisili dekat salju (Pegunungan Himalaya).
(c) Imam Mahdi adalah Khalifah Allah. Hal ini didukung oleh ayat suci Al Quran bahwa dengan dijadikan-Nya seorang Khalifah Allah di bumi, yakni Imam Mahdi, Allah telah menyempurnakan janji-Nya kepada orang-orang Islam yang beriman dan beramal shaleh (An-Nur 24:55/56).
Anda bilang TIDAK PERLU DIPERTIMBANGKAN sedangkan anda telah menggunakan hadits tersebut sebagai hujjah ke-mahdi-an mga.
Anda menulis
Mewartakan kepada kami, Muhammad bin Yahya dan Ahmad bin Yusuf, mereka berkata: Mewartakan kepada kami 'Abdur-Razzaq, dari Sufyan Ats-Tsauriy, dari Khalid Al Hadzdza, dari Abu Qilabah, dari Abu Asma Ar-Rahabiy, dari Tsauban, dia berkata: Rasulullah saw bersabda: "Ada tiga orang saling berperang di dekat simpangan Ka'bah kalian. Semuanya itu anak seorang Khalifah. Kemudian tidak ada yang jadi Khalifah bagi salah satu di antara mereka. Lalu muncullah beberapa bendera hitam dari arah sebelah timur, maka mereka membunuh kamu sekalian dengan satu pembunuhan yang belum pernah dilakukan pembunuhan itu oleh suatu kaum".

Selanjutnya, beliau menuturkan sesuatu yang saya tidak mengingatnya. Maka, beliau bersabda: "Maka bila kalian melihatnya, maka berbai'atlah kalian kepadanya, walau dengan berjalan mengingsut di atas salju, sebab dia adalah Khalifah allah, yaitu Al Mahdiy."

Dalam Az-Zawa-id: Ini adalah isnad yang shahih dan para perawinya tsiqat. Sedangkan Al Hakim meriwayatkannya dalam kitab Al Mustadrak. Dia berkata: Hadits shahih menurut persyaratan Al Bukhari dan Muslim
Sanad shahih dan perawi tsiqah dan termasuk hadits shahih menurut persyaratan Imam Al Bukhari dan Imam Muslim.Tetapi anda menolak karena anda berpendapat PERAWI terlupa.
Baiklah,disini saya memahami bahwa anda meskipun berada di sisi yang salah tetapi anda akan tetap membela keyakinan anda.Anda memaksakan diri ketika salah satu syarat Al Mahdi adalah berdasarkan hadits diatas namun sekarang anda berargumen PERAWI LUPA.Sedangkan diatas telah anda tuliskan;
Dari hadits ini nampak jelas bahwa Rasulullah saw memerintahkan kepada segenap umat Islam khususnya, dan kepada semua manusia umumnya, bahwa ketika Imam Mahdi sudah datang, semuanya harus bai'at kepadanya, karena dia adalah Khalifah Allah. Dan, karena Imam Mahdi itu Khalifah Allah, maka - menurut Al Quran - Khalifah di bumi itu dijadikan oleh Allah dalam menyempurnakan janji-Nya kepada orang-orang Islam yang beriman dan beramal shaleh. (An-Nur 24:56). Jadi, hanya orang-orang Islam yang beriman dan beramal shaleh saja yang mentaati perintah Rasulullah saw dalam hadits ini.
Mengapa anda tidak konsisten dengan dalil yg anda pergunakan sebagai hujjah keyakinan anda?
kedung halang wrote:(2) Hadits Riwayat Imam Ahmad bin Hambal nomor 10898 tidak secara spesifik merujuk kepada HMG Ahmad as, melainkan hanya mengisyaratkan bahwa Imam Mahdi itu diutus Allah (utusan/rasul Allah) ke tengah umat Nabi Muhammad saw. Hal ini didukung oleh ayat suci Al Quran bahwa umat Islam yang taat sempurna kepada Allah Ta'ala dan Nabi Muhammad saw, maka Allah akan menganugerahkan Nikmat-Nya yang tertinggi, yakni mukaalamah mukatabah ilahiyyah sebagai Nabi Ummati (An-Nisa 4:69/70).
An Nisa 69. Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.

Barang siapa yg mentaati Allah dan RasulNya = berlaku bagi semua umat Islam.Mereka (umat Islam) akan bersama-sama (didalam surga) beserta para nabi,para shiddiqiin,para syahidiin dan shalihin.
Nabiyyin-shiddiqiin-sholihiin-syahidiin menunjuk ke personal/individu muslim bukan kenikmatan seperti yang dimaksud mga.

wassalam


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Wed May 09, 2012 10:53 am

kedung halang wrote:(3) Hadits riwayat Anas ra dalam Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari secara spesifik mengisyaratkan bahwa Imam Mahdi berasal dari India, namanya AHMAD. Hal ini didukung oleh Al Quran, Ash-Shaf 61:6/7 dan Al Jumu'ah 62:2/3-4/5. Dari ketiga hadits yang semuanya didukung oleh ayat-ayat suci Al Quran tersebut, timbul pertanyaan:

Jika bukan HMG Ahmad as dari Qadian, India, adakah orang lain dari India yang namanya AHMAD yang mendakwakan diri diutus Allah sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi dan Nabi Ummati karena ketaatan yang sempurna kepada Allah dan Nabi Muhammad saw sehingga mendapat mandat Allah untuk menerima bai'at dari umat Islam yang beriman dan beramal shaleh?
Bukan tradisi dari Bukhari jika menampilkan hadits tanpa keterangan perawi.Sedangkan Imam Al Bukhari menulis banyak kitab Tarikh.Saya bertanya pada anda kitab Tarikh manakah yang menjadi referensi kalangan anda?

kedung halang wrote:Maaf, menurut Imam Mahdi adalah Khalifah Allah (HR Ibnu Majah 4084), maka Allah Yang Mahakuasa memiliki hak prerogatif untuk menjadikan seorang Khalifah di bumi dalam menyempurnakan janji-Nya kepada orang-orang Islam yang beriman dan beramal shaleh (An-Nur 24:55/56). Kita tidak memiliki hak apa pun untuk memberikan persyaratan terhadap karunia Allah ini, melainkan bersyukur kepada Allah (Ibrahim 14:7/8), bai'at (HR Ibnu Majah 4084) dan taat kepadanya dengan seizin Allah (An-Nisa 4:64/65). Dalam hadits tentang Imam Mahdi dari India yang namanya AHMAD dalam Kitab Tarikh oleh Imam Al Bukhari, sudah jelas perawinya adalah Anas ra.
Betul.Namun seharusnya anda mengingat bahwa Allah meskipun berkuasa mutlak tetapi selalu mengajarkan ada tahap atau ada proses dalam kekuasaannya.Salah satu contoh adalah kenabian Muhammad yang uda dituangkan di Talmud maupun Bibel termasuk persyaratan dan tanda-tanda kenabian.Sedangkan mga tidak lebih dari maksamology sedangkan persyaratan ke-mahdi-an dari sisi hadits sudah tak terpenuhi.Kitab Tarikh Bukhari,saya ingin tahu Kitab Tarikh yang mana,karena imam Al Bukhari selalu menampilkan dan mencatat setiap perawi hadits.

wassalam


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Wed May 09, 2012 11:09 am

kedung halang wrote:Jika anda yakin agama Islam adalah agama yang sempurna dan terakhir, mengapa anda menyebut-nyebut agama qadian? Apakah anda tidak pede lagi dengan agama Islam atau anda mendapat mandat dari Allah untuk membuat agama baru?

Nubuatan Ganda dalam Ash-Shaf 61:6/7 tidak membatalkan Nabi Muhammad Rasulullah saw sebagai Khaataman-Nabiyyin, karena HMG Ahmad as hanyalah bayangan Nabi Muhammad saw atas perintah Allah Yang Mahakuasa. Jika, Imam Ahmad bin Hambal lebih pantas sebagai nabi bayangan, mengapa Allah tidak menyampaikan wahyu yang memerintahkan kepada beliau untuk mendakwakan diri sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi & Nabi Bayangan?
Kesempurnaan islam sebagai agama TIDAK MEMBUTUHKAN nabi baru meski diartikan kiasan/bayangan.Dan faham tentang kenabian mga berada di luar islam oleh karena itu saya pikir dan mencapai kesimpulan bahwa qadian adalah agama baru di luar islam meski selalu membawa perangkat islam.
Mengapa Allah tidak menyampaikan wahyu kepada Imam Ahmad atau Syeh Ahmad Yasin?Saya bertanya pada anda,wahyu dalam hal apakah yang harus disampaikan Allah kepada beliau - semoga Allah merahmati keduanya- ??
Bukankah sayah dan anda telah sepakat bahwa wahyu syariat telah tertutup tetapi wahyu non syariat (termasuk kebenaran mimpi) masih berlangsung?
Wahyu berupa perintah untuk mendakwahkan diri sebagai khalifah?Semua manusia di bumi dari nabi Adam hingga manusia terakhir adalah khalifah tanpa wahyu,menjadi khalifah secara otomatis.
Wahyu berupa perintah untuk mendakwahkan diri sebagai Al Mahdi?Ada syarat yg harus terpenuhi.Salah satu adalah silsilah yang jelas bersambung dan sampai pada Fatimah binti Muhammad.Dan anda belum menjawab silsilah mga kecuali perkataan mga bahwa nenek moyang mga adalah keturunan fatimah binti muhammad.
Wahyu berupa perintah sebagai Nabi Bayangan?Saya sudah kemukakan di depan.Tafsir kata LAA dari laa ilaha illallah dan saya tidak merasa perlu untuk mengulang di bagian ini.

kedung halang wrote:Silahkan saja, jika mereka mendapat wahyu Allah Yang memerintahkan mereka untuk mendakwakan diri mereka sebagai nabi bayangan. Tetapi, seandainya mereka mengada-adakan wahyu atas nama Allah, maka Allah Yang Mahakuasa Yang akan mengambil tindakan terhadap mereka (Al Haaqqah 69:44/45-46/47).Ya.Hak tiap manusia untuk mendakwahkan diri baik sebagai nabi maupun sebagai tuhan.Allah akan menjalankan keputusannya dan saya bertanya pada anda,bagaimana akhir hidup mga?
Itu bukan perkataan HMG Ahmad as, melainkan wahyu Allah dalam bahasa Urdu yang diterima oleh beliau as. Jika HMG Ahmad as mengada-adakan wahyu atas nama Allah, maka Dia Yang Mahakuasa akan mengambil tindakan terhadap beliau as (Al Haaqqah 69:44/45-46/47). Dan, karena HMG Ahmad as benar-benar menerima wahyu Allah yang memerintahkan beliau as sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud, maka Allah mendukungnya dengan Melindungi, Menyebarkan dan Mengembangkan Tabligh Islam oleh Jemaat Ahmadiyah ke seluruk pelosok dunia yang hingga saat ini baru berada di 200 negara, di lima benua yang akan terus berkembang. Insya-Allah.
Owh ya…H di dalam HMG tuh artinya apa?
Mga -seperti anda bilang adalah nabi bayangan umat islam-mengapa Allah memilih bahasa Urdu dalam wahyu bagi mga?sedangkan bahasa ibu umat Islam adalah bahasa Arab?Tak wajar dan tak logis.Apabila Al Quran sudah hebat dari ilmu sastra dan kandungan sains,maka bahasa Urdu yang dipilih Allah sebagai alat penyampaian wahyu bagi mga unggul di sisi apa?Karena bayangan seharusnya tidak jauh dari yg dibayangi…
Allah telah menetapkan bahwa tiada nabi dan rasul diutus melainkan dengan bahasa yang dimengerti kaumnya.
bahasa apa saja yg dipilih Allah bagi wahyu untuk mga?

wassalam



untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by abu hanan on Wed May 09, 2012 11:27 am

@Kedunghalang wrote:

Para sahabat seperti Abu Bakar Shiddiq ra, Umar bin Khattab ra, Utsman bin Affan ra dan Ali bin Abu Thalib ra adalah Khulafa-ul-Mahdiyyiin ar Rasyidiin sesuai sabda Nabi Muhammad saw (HR Abu Daud). Tetapi, Nabi Muhammad saw juga menubuatkan kedatangan Khalifah Allah, Imam Mahdi setelah lewat 1.240 tahun (An-Najmus-Saaqib) itu genap sesuai dengan Al Quran. Mengenai ANGKA ini, Allah Ta'ala mengisyaratkan tentang kedatangan seorang Khalifah pada tahun 1305 Hijrah dalam ayat istikhlaf "Layastakhlifannahum" atau "Dia pasti akan menjadikan mereka Khalifah" (An-Nur 24:55/56).

Rincian nilai huruf dalam ayat istikhlaf yang menjadi kunci rahasianya adalah:
Lam = 30
Ya = 10
Sin = 60
Ta = 400
Kha = 600
Lam = 30
Fa = 80
Nun = 50
Haa = 5
Mim = 40
Jumlah = 1305 (Lihat Kamus Arab Al Munjid hal. 1, Beriut - Lebanon).

Pada tahun 1305 Hijrah yang bertepatan dengan tahun 1884M, Allah telah memerintahkan HMG Ahmad as dari Qadian, India sebagai Mujaddid Islam awal abad ke 14 Hijrah, melalui wahyu-Nya sebagai berikut:

"Katakanlah! Sesungguhnya aku diperintah dan aku adalah yang pertama beriman." (sebanyak 10 kali dalam Tadzkirah edisi Urdu 1969).

"Sesungguhnya Aku telah mengunggulkan engkau atas sekalian alam. Katakanlah! Aku telah diutus kepada kamu sekalian." (Tadzkirah, hal. 125, edisi Urdu 1969).

Setelah itu, Allah Ta'ala - sesuai janji-Nya dalam An-Nur 24:55/56 - juga telah menjadikan HMG Ahmad as dari Qadian, India sebagai seorang Khalifah, melalui wahyu-Nya sebanyak 13 kali sebagai berikut:
"Aku berkehendak untuk menjadikan Khalifah, maka Aku menciptakan Adam." (Tadzkirah).

Wassalam.
Love for All, Hatred for None
maaf sementara yg lain saya lompati dulu...
konteks ayat itu bagaimana karena secara tiba-tiba merujuk ke sosok mga?karena frasa berikutnya adalah sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka,
kalau anda bisa menjelaskan kaitan لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم ke sosok mga sewajarnya jika anda juga mampu menjelaskan agama yg telah diridloi bagi mereka.

saya tidak mempermasalahkan numerik huruf arab karena saya lemah di ilmu hitung/matematika.

silahkeun


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Kedunghalang on Wed May 09, 2012 5:03 pm

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wa rahmatullah!

@Abu Hanan wrote:
Baiklah, disini saya memahami bahwa anda meskipun berada di sisi yang salah tetapi anda akan tetap membela keyakinan anda. Anda memaksakan diri ketika salah satu syarat Al Mahdi adalah berdasarkan hadits diatas namun sekarang anda berargumen PERAWI LUPA.

Tidak ada yang bisa diandalkan dari PERAWI yang LUPA. Jika saya tidak mengandalkan PERAWI yang LUPA, berarti saya berada di sisi yang BENAR. Saya tidak memaksakan diri karena yang mengajukan salah-satu syarat Al Mahdi itu adalah anda sendiri yang percaya kepada PERAWI yang LUPA. Sementara itu PERAWI mengisyaratkan TIDAK LUPA bahwa:
(a) Rasulullah saw memerintahkan umat Islam bai'at kepada Imam Mahdi.
(b) Imam Mahdi berdomisili dekat salju (Pegunungan Himalaya).
(c) Imam Mahdi adalah Khalifah Allah. Kemudian, Allah Yang Mahakuasa telah telah memenuhi janji-Nya kepada orang-orang Islam yang beriman dan beramal shaleh (An-Nur 24:55/56) bahwa Dia telah menjadikan HMG Ahmad as dari Qadian, India sebagai Khalifah Allah, Imam Mahdi yang kepadanya umat Islam diperintah Rasulullah saw untuk bai'at.

@Abu Hanan wrote:
An Nisa 69. Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.

Barang siapa yg mentaati Allah dan RasulNya = berlaku bagi semua umat Islam. Mereka (umat Islam) akan bersama-sama (didalam surga) beserta para nabi, para shiddiqiin,para syahidiin dan shalihin.
Nabiyyin-shiddiqiin-sholihiin-syahidiin menunjuk ke personal/individu muslim bukan kenikmatan seperti yang dimaksud mga.

Kata "ma'a" mempunyai arti "bersama-sama" (Al Baqarah 2:153/154) dan "termasuk" (Ali Imran 3:193/194), tetapi khusus untuk An-Nisa 4:69/70 arti kata "ma'a" yang tepat adalah "termasuk", karena:
(1) Kalimat terakhir ayat tersebut menjelaskan bahwa mereka (Nabiyyin, Shiddiqqiin, Syuhada wa Shalihiin) itu adalah sahabat (wali-wali Allah) yang sejati. Dan bagi mereka Allah menjanjikan surga, yakni khabar suka dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. (Yunus 10:62/63-64/65).
(2) Anda berdo'a: Ya Allah, jadikanlah aku dan keluargaku termasuk (bukan bersama-sama) orang-orang yang shaleh.

HMG Ahmad as adalah orang Islam pertama yang dianugerahi Nikmat Allah yang tertinggi berdasarkan An-Nisa 4:69/70 yakni mukaalamah mukaatabah ilahiyah sebagai Nabi Ummati.
Dan, berdasarkan An-Nisa 4:69/70, jika anda taat kepada perintah Allah (An-Nisa 4:64/65) dan taat kepada perintah Rasulullah saw (HR Ibnu Majah 4084), yaitu taat dan bai'at kepada Khalifah Allah, Imam Mahdi, maka anda pun berpeluang untuk termasuk di antara orang-orang yang dikaruniai Nikmat Allah Yang Mempunyai karunia yang besar.

Wassalam.
Love for All, Hatred for None

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: AHMADIYAH QADIAN

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 3 dari 17 Previous  1, 2, 3, 4 ... 10 ... 17  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik