FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Halaman 1 dari 3 1, 2, 3  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by childs north on Fri May 08, 2015 10:44 pm

Jika Asbabun Nuzul sebab turunnya ayat Al Quran Sura Tahrim 66;1 itu menegaskan bahwa ayat suci Al Quran itu adalah mengenai perselingkuhan Muhammad dengan budak Mariyah, bagaimana Muslim dapat mengklaim bahwa seluruh Quran, kata demi kata, diwahyukan oleh ALLAH setelah sebelumnya ditulis disisiNYA dan disimpan di Lauhul Mahfuz?

Dalam Quran sura at Tahrim 66:1, ALLAH menurunkan wahyu kepada nabiNYA:

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Tabaqat Ibn Sa’d, Vol 8, hal. 195

Ibnu Sa’d menulis: “Abu Bkr menceritakan bahwa Rasul SAW melakukan persetubuhan dengan Mariyah di rumah Hafsa. Ketika rasul keluar rumah, Hafsa duduk di gerbang (di belakang pintu yang terkunci). Dia berkata pada nabi,

“O Rasul, apa anda melakukan ini di rumahku dan ketika giliranku? Nabi berkata, kendalikan dirimu dan biarkan aku pergi karena aku telah membuatnya (Mariyah) haram bagiku. Hafsa berkata, “Aku tidak terima kecuali kamu bersumpah bagiku.” Hazrat (yang mulia) itu berkata, “Demi Allah aku tidak akan menyentuhnya lagi.”

Tidak lama berselang, turun ayat dari Allah SWT untuk membatalkan sumpah Muhammad saw.

Qs At Tahrim 66:1-2

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Status Mariyah tetap budak (bukan istri) dan Mariyah melahirkan anak laki-laki.

--------------------------------------

Sumber-sumber Islam tertua lainnya membenarkan riwayat di atas: Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 585: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Diriwayatkan oleh Anas: Suatu hari Rasulullah menggauli seorang budak wanita miliknya. Aisyah dan Hafshah lantas terus-menerus memperbincangkan kejadian tersebut sampai akhirnya Rasulullah menjadikan budaknya itu haram bagi diri beliau (tidak akan digauli lagi). Allah lalu menurunkan At-Tahrim ayat 1: “Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

-------------------------------------

Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 586: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Suatu ketika, Rasulullah menggauli Maria, seorang budak wanitanya, di rumah Hafsah. Tiba-tiba Hafsah muncul dan mendapati Maria tengah bersama Rasulullah. Hafsah lalu berkata, “Wahai Rasulullah, kenapa harus di rumah saya, tidak di rumah istri-istri engkau yang lain?” Rasulullah lalu berkata, “Wahai Hafsah, mulai saat ini haram bagi saya untuk menyentuhnya kembali. Rahasiakanlah ucapan saya ini dari siapapun.” Akan tetapi ketika Hafsah keluar dan bertemu dengan Aisyah, ia lantas membocorkannya. Allah lalu menurunkan ayat 1, “Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan apa yang dihalalkan Allah bagimu demi menyenangkan hati istri-istrimu….”

-------------------------------------------

Tafsir Maududi Q33:50 033-2.htm

Dari empat budak ini (yaitu Raihanah, Juwairiyah, Safiyyah, dan Mariyah), Muhammad membebaskan 3 orang dan menikahinya, sedangkan dengan Mariyah dia memiliki “hubungan suami istri” atas dasar dia adalah budaknya. Dalam kasus Mariyah ini, tidak ada bukti bahwa Muhammad membebaskan dan menikahinya.

Dalam Alquran yang diterbitkan Entesharat-e Elmiyyeh Eslami Tehran 1377 H, Tafseer dan terjemahan ke dalam bahasa Farsi oleh Mohammad Kazem Mo’refi, dijelaskan secara gamblang latar belakang dikarangnya ayat-ayat at-Tahrim tersebut:

Juga dilaporkan bahwa nabi telah membagi hari-harinya diantara istri-istrinya. Dan ketika tiba giliran Hafsa, disuruhnya Hafsa pergi ke rumah ayahnya Omar Khattab, dengan alasan ayahnya memanggilnya. Ketika Hafsa pergi, nabi memanggil budak wanita Mariyah, orang Koptik yang (belakangan) melahirkan anaknya Ibrahim dan Mariyah adalah hadiah dari Najashi, lalu melakukan hubungan seks dengannya. Ketika Hafsa kembali, dia dapatkan pintu terkunci dari dalam. Dia duduk di depan pintu tersebut sampai sang nabi selesai dengan ‘bisnis’nya dan keluar rumah dengan keringat bercucuran di wajahnya. Ketika Hafsa melihat dia dalam kondisi demikian dia menegurnya dan berkata,

"Engkau tidak menghargai kehormatanku, kau kirim aku keluar rumah dengan alasan agar kau bisa meniduri budak wanita itu. Dan pada hari giliranku ini kau berhubungan seks dengan orang lain."

Lalu nabi berkata,

"Diamlah, meski dia itu budakku dan oleh karenanya halal bagiku, untuk menyenangkanmu, Aku, saat ini, membuatnya jadi haram bagiku."

Tapi Hafsa tidak menerima ini dan meminta nabi bersumpah demi Allah, nabi melakukannya. Ketika nabi keluar rumah Hafsah ketuk dinding yang memisahkan kamarnya dengan Aisha dan menceritakan semuanya.

KAMI BERTANYA:

Muslim meyakini bahwa Quran itu kata demi kata diwahyukan oleh ALLAH melalui malaikat Jibril kepada Muhammad dalam kurun waktu 23 tahun masa pelayanannya. Muslim juga meyakini bahwa Quran itu telah berada di sisi ALLAH di surga, tersimpan dalam sebuah lempeng yang bernama Lauhul Mahfuz.

Karena itu kami bertanya, benarkah kisah ini sudah ada di Lauhul Mahfuz di sisi ALLAH, atau sesungguhnya Quran itu hanyalah hasil rekayasa Muhammad untuk memanipulasi dan menipu daya para pengikutnya .... demi membenarkan perbuatannya yang amoral?



childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 19
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by isaku on Fri May 08, 2015 11:13 pm

Kamu sebaiknya mengutip dari sember lengkap bukan dari sumber pencari sensasi yang membohongi diri sendiri dengan memotong2 informasi dan mengubah2 bahasa laporan penafsir/perawi.

Apakah kebenaran bisa diperoleh dengan memotong dan mengubah informasi???


Asbabunnuzul ayat tsb ada 2 pendapat, selain ttg Maria juga ttg madu:

TAFSIR IBNU KATSIR

Terjadi perbedaan pendapat mengenai sebab turunnya permulaan surah ini. Ada yang menyatakan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan Mariyah, sedangkan Rasulullah saw. pernah mengharamkannya. Lalu turunlah ayat: yaa ayyuHan nabiyyu lima tuharrimu maa ahallallaaHu laka tabtaghii mar-dlaata azwaajika (“Hai Nabi, mengapa engkau mengharamkan apa yang telah Allah halalkan bagimu, kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu?”) dan yang benar bahwa hal itu berkenaan dengan pengharaman madu oleh beliau, sebagaimana yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam kitab al-iimaan wan Nudzuur, al-Hasan bin Muhammad memberitahu kami, al-Hajjaj memberitahu kami, dari Ibnu Juraij, dia bercerita, ‘Atha’ mengaku bahwa dia pernah mendengar ‘Ubaid bin ‘Umair berceritah, aku pernah mendengar ‘Aisyah mengaku bahwa Rasulullah saw. pernah singgah di tempat Zainab binti Jahsy dan meminum madu disana. Kemudian aku bersepakat dengan Hafshah, jika beliau memasuki rumah salah satu dari kami, maka katakanlah kepada beliau: “Sesungguhnya aku mencium bau maghafir pada dirimu, pasti engkau telah memakan maghafir.” Kemudian Nabi saw. menemui salah seorang dari keduanya. maka dia mengatakan hal itu kepada beliau. Lalu beliau berkata: “Tidak, tetapi aku telah meminum madu di rumah Zainab binti Jahsy, dan sekali-sekali tidak akan meminumnya lagi.” Kemudian turunlah ayat: yaa ayyuHan nabiyyu lima tuharrimu maa ahallallaaHu laka –ilaa qauliHi Ta’ala—in tatuubaa ilallaaHi faqad shaghat qulubukumaa (“Hai Nabi, mengapa engkau mengharamkan apa yang telah Allah halalkan bagimu, -sampai pada firmanNya- jika kamu berdua bertobat kepada Allah, maka sesungguhnya hatimu berdua telah condong [untuk menerima kebaikan],”) berkenaan dengan ‘Aisyah dan Hafshah.

Wa idz asaran nabiyyu ilaa ba’dli azwaajiHii hadiitsan (“Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri-istri beliau suatu peristiwa.”) berkenaan dengan sabda beliau: “Tidak, tetapi aku telah meminum madu.”

Sedangkan Ibrahim bin Musa berkata dari Hisyam: Rasulullah saw. bersabda: “Aku tidak akan mengulanginya lagi [minum madu] dan aku bersumpah untuk itu. Karenanya, janganlah engkau memberitahukan hal itu kepada siapapun.” Demikian yang diriwayatkan dalam kitab ath-Thalaaq dengan sanad ini dan dengan lafadz yang berdekatan.

Kemudian dia mengatakan: “Maghafir adalah sesuatu yang menyerupai getah yang ada pada pohon ramats yang memiliki rasa manis. Dikatakan aghfirur ramts, jika getahnya mulai tampak. Bentuk tunggalnya adalah maghfuur, sedangkan jamaknya adalah maghaafiir.” Demikianlah yang dikatakan al-Jauhari.
Imam Muslim meriwayatkan hadits ini dalam kitab ath-Thalaaq dari kitabnya Shahih Muslim.



KAMI BERTANYA:

Muslim meyakini bahwa Quran itu kata demi kata diwahyukan oleh ALLAH melalui malaikat Jibril kepada Muhammad dalam kurun waktu 23 tahun masa pelayanannya. Muslim juga meyakini bahwa Quran itu telah berada di sisi ALLAH di surga, tersimpan dalam sebuah lempeng yang bernama Lauhul Mahfuz.

Karena itu kami bertanya, benarkah kisah ini sudah ada di Lauhul Mahfuz di sisi ALLAH, atau sesungguhnya Quran itu hanyalah hasil rekayasa Muhammad untuk memanipulasi dan menipu daya para pengikutnya .... demi membenarkan perbuatannya yang amoral?

Betul, muslim meyakini AlQuran dari Allah SWT. Justru tegoran diberikan kepada Nabi karena mengharamkan sesuatu yang halal.

Apakah itu ttg madu ataupun Maria, keduanya adalah hal yang halal bagi Nabi. Amoral itu adalah melakukan sesuatu tanpa hak, baik madu ataupun Maria adalah hak Nabi sebagai pemiliknya.


isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3521
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by childs north on Fri May 08, 2015 11:25 pm

Sudah TERTULIS di lauh mahfuzh antah berantah tetapi
DITURUNKAN berdasarkan kejadian.

Cuma orang tidak punya akal sehat dan yang otaknya sudah korslet yang masih percaya kitab tersebut berasal dari Yang Maha Kuasa.

Melampaui spekulasi akal sehat manusia, sama saja mengatakan seorang pedofil berbudi agung dan berahklak mulia, padahal ANJING JANTAN TUA saja tidak mengawini anak anjing.


childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 19
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by dee-nee on Sat May 09, 2015 12:11 am

@childs north wrote:
Sudah TERTULIS di lauh mahfuzh antah berantah tetapi
DITURUNKAN berdasarkan kejadian.

Cuma orang tidak punya akal sehat dan yang otaknya sudah korslet yang masih percaya kitab tersebut berasal dari Yang Maha Kuasa.

Melampaui spekulasi akal sehat manusia, sama saja mengatakan seorang pedofil berbudi agung dan berahklak mulia, padahal ANJING JANTAN TUA saja tidak mengawini anak anjing.


jadi begini toh jawaban untuk membalas statement

@isaku wrote:Kamu sebaiknya mengutip dari sember lengkap bukan dari sumber pencari sensasi yang membohongi diri sendiri dengan memotong2 informasi dan mengubah2 bahasa laporan penafsir/perawi.

Apakah kebenaran bisa diperoleh dengan memotong dan mengubah informasi???

ck ck ck ... kasihan kasihan kasihan

setelah melempar lumpur ke muka sendiri ... lalu membela diri dengan omelan2 warung tegal
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8627
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by childs north on Sat May 09, 2015 1:35 am

A Brain gone wrong, demikianlah buku yang ditulis oleh Dr. W. Dean Belnap.
Secara umum buku ini membahas tentang prilaku menyimpang dikarenakan “OTAK YANG SALAH”

Otak yang salah disebabkan banyak hal, salah satunya yang terpenting adalah informasi yang diterima terus menerus.

sebagaimana muslimin-mah lainnya mendapatkan informasi yang terus menerus bahwa Muhammad adalah orang yang berbudi agung dan berahklak mulia dan menjadi suri teladan sempurna bagi muslimin-mah .

Perhatikan informasi apa yang disebutkan tentang Muhammad:
- Bukan apa yang dilakukannya, tetapi gelar yang disandangnya.

Dalam kehidupan normal dan realitas sosial, setiap orang dinilai berdasarkan prilakunya dan berdasarkan prilakunya lah seseorang menyandang gelar yang sesuai dengan prilakunya.

Seorang yang mempuyai minat sex terhadap anak kecil kemudian ditunjukkan dengan prilakunya, maka orang tersebut menyandang gelar PEDOFIL

Seorang yang menipu istrinya sendiri dan mencabuli perempuan lain di ranjang istrinya, maka orang tersebut menyandang gelar PENIPU dan PENCABUL

Seorang yang menyodok perempuan yang suaminya dipancung pada hari yang sama, maka orang tersebut menyandang gelar BIADAB dan PEMBUNUH



childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 19
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by dee-nee on Sat May 09, 2015 2:15 am

@childs north wrote:
A Brain gone wrong, demikianlah buku yang ditulis oleh Dr. W. Dean Belnap.
Secara umum buku ini membahas tentang prilaku menyimpang dikarenakan “OTAK YANG SALAH”

Otak yang salah disebabkan banyak hal, salah satunya yang terpenting adalah informasi yang diterima terus menerus.

sebagaimana muslimin-mah lainnya mendapatkan informasi yang terus menerus bahwa Muhammad adalah orang yang berbudi agung dan berahklak mulia dan menjadi suri teladan sempurna bagi muslimin-mah .

Perhatikan informasi apa yang disebutkan tentang Muhammad:
- Bukan apa yang dilakukannya, tetapi gelar yang disandangnya.

Dalam kehidupan normal dan realitas sosial, setiap orang dinilai berdasarkan prilakunya dan berdasarkan prilakunya lah seseorang menyandang gelar yang sesuai dengan prilakunya.

Seorang yang mempuyai minat sex terhadap anak kecil kemudian ditunjukkan dengan prilakunya, maka orang tersebut menyandang gelar PEDOFIL

Seorang yang menipu istrinya sendiri dan mencabuli perempuan lain di ranjang istrinya, maka orang tersebut menyandang gelar PENIPU dan PENCABUL

Seorang yang menyodok perempuan yang suaminya dipancung pada hari yang sama, maka orang tersebut menyandang gelar BIADAB dan PEMBUNUH



pahami statement isaku >> ANDA TIDAK MEMBAWA SUMBER DENGAN BENAR
artinya >>> statement TS TIDAK VALID

membawa info yang TIDAK VALID .... artinya anda melempar lumpur ke muka anda sendiri
dia2 juga yang bikin mukanya kotor ... bukannya dibersihin malah ngomel2

..... udah mod ... thread ini tong sampah aja ... atau di closed ....
toh TS sudah ga punya argumen apa2 selain ngomel2
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8627
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by frontline defender on Sat May 09, 2015 6:09 am

@childs north wrote:Jika Asbabun Nuzul sebab turunnya ayat Al Quran Sura Tahrim 66;1 itu menegaskan bahwa ayat suci Al Quran itu adalah mengenai perselingkuhan Muhammad dengan budak Mariyah, bagaimana Muslim dapat mengklaim bahwa seluruh Quran, kata demi kata, diwahyukan oleh ALLAH setelah sebelumnya ditulis disisiNYA dan disimpan di Lauhul Mahfuz?

Dalam Quran sura at Tahrim 66:1, ALLAH menurunkan wahyu kepada nabiNYA:

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Tabaqat Ibn Sa’d, Vol 8, hal. 195

Ibnu Sa’d menulis: “Abu Bkr menceritakan bahwa Rasul SAW melakukan persetubuhan dengan Mariyah di rumah Hafsa. Ketika rasul keluar rumah, Hafsa duduk di gerbang (di belakang pintu yang terkunci). Dia berkata pada nabi,

“O Rasul, apa anda melakukan ini di rumahku dan ketika giliranku? Nabi berkata, kendalikan dirimu dan biarkan aku pergi karena aku telah membuatnya (Mariyah) haram bagiku. Hafsa berkata, “Aku tidak terima kecuali kamu bersumpah bagiku.” Hazrat (yang mulia) itu berkata, “Demi Allah aku tidak akan menyentuhnya lagi.”

Tidak lama berselang, turun ayat dari Allah SWT untuk membatalkan sumpah Muhammad saw.

Qs At Tahrim 66:1-2

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Status Mariyah tetap budak (bukan istri) dan Mariyah melahirkan anak laki-laki.

--------------------------------------

Sumber-sumber Islam tertua lainnya membenarkan riwayat di atas: Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 585: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Diriwayatkan oleh Anas: Suatu hari Rasulullah menggauli seorang budak wanita miliknya. Aisyah dan Hafshah lantas terus-menerus memperbincangkan kejadian tersebut sampai akhirnya Rasulullah menjadikan budaknya itu haram bagi diri beliau (tidak akan digauli lagi). Allah lalu menurunkan At-Tahrim ayat 1: “Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

-------------------------------------

Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 586: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Suatu ketika, Rasulullah menggauli Maria, seorang budak wanitanya, di rumah Hafsah. Tiba-tiba Hafsah muncul dan mendapati Maria tengah bersama Rasulullah. Hafsah lalu berkata, “Wahai Rasulullah, kenapa harus di rumah saya, tidak di rumah istri-istri engkau yang lain?” Rasulullah lalu berkata, “Wahai Hafsah, mulai saat ini haram bagi saya untuk menyentuhnya kembali. Rahasiakanlah ucapan saya ini dari siapapun.” Akan tetapi ketika Hafsah keluar dan bertemu dengan Aisyah, ia lantas membocorkannya. Allah lalu menurunkan ayat 1, “Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan apa yang dihalalkan Allah bagimu demi menyenangkan hati istri-istrimu….”
palsu itu asbabun nuzulnya, karena menggauli istri itu bukan hanya halal tapi wajib (QS. 4:19), asbabun nuzul yang bener itu, yang ceritanya mengharamkan madu!

@childs north wrote:Tafsir Maududi Q33:50 033-2.htm

Dari empat budak ini (yaitu Raihanah, Juwairiyah, Safiyyah, dan Mariyah), Muhammad membebaskan 3 orang dan menikahinya, sedangkan dengan Mariyah dia memiliki “hubungan suami istri” atas dasar dia adalah budaknya. Dalam kasus Mariyah ini, tidak ada bukti bahwa Muhammad membebaskan dan menikahinya.

Dalam Alquran yang diterbitkan Entesharat-e Elmiyyeh Eslami Tehran 1377 H, Tafseer dan terjemahan ke dalam bahasa Farsi oleh Mohammad Kazem Mo’refi, dijelaskan secara gamblang latar belakang dikarangnya ayat-ayat at-Tahrim tersebut:

Juga dilaporkan bahwa nabi telah membagi hari-harinya diantara istri-istrinya. Dan ketika tiba giliran Hafsa, disuruhnya Hafsa pergi ke rumah ayahnya Omar Khattab, dengan alasan ayahnya memanggilnya. Ketika Hafsa pergi, nabi memanggil budak wanita Mariyah, orang Koptik yang (belakangan) melahirkan anaknya Ibrahim dan Mariyah adalah hadiah dari Najashi, lalu melakukan hubungan seks dengannya. Ketika Hafsa kembali, dia dapatkan pintu terkunci dari dalam. Dia duduk di depan pintu tersebut sampai sang nabi selesai dengan ‘bisnis’nya dan keluar rumah dengan keringat bercucuran di wajahnya. Ketika Hafsa melihat dia dalam kondisi demikian dia menegurnya dan berkata,

"Engkau tidak menghargai kehormatanku, kau kirim aku keluar rumah dengan alasan agar kau bisa meniduri budak wanita itu. Dan pada hari giliranku ini kau berhubungan seks dengan orang lain."

Lalu nabi berkata,

"Diamlah, meski dia itu budakku dan oleh karenanya halal bagiku, untuk menyenangkanmu, Aku, saat ini, membuatnya jadi haram bagiku."

Tapi Hafsa tidak menerima ini dan meminta nabi bersumpah demi Allah, nabi melakukannya. Ketika nabi keluar rumah Hafsah ketuk dinding yang memisahkan kamarnya dengan Aisha dan menceritakan semuanya.
palsu juga itu asbabun nuzul nya, karena selain bertentangan dengan QS. 4:19, yang namanya budak itu baru halal digauli setelah dinikahi/diperistri (QS. 4:24-25)!

@childs north wrote:KAMI BERTANYA:

Muslim meyakini bahwa Quran itu kata demi kata diwahyukan oleh ALLAH melalui malaikat Jibril kepada Muhammad dalam kurun waktu 23 tahun masa pelayanannya. Muslim juga meyakini bahwa Quran itu telah berada di sisi ALLAH di surga, tersimpan dalam sebuah lempeng yang bernama Lauhul Mahfuz.

Karena itu kami bertanya, benarkah kisah ini sudah ada di Lauhul Mahfuz di sisi ALLAH, atau sesungguhnya Quran itu hanyalah hasil rekayasa Muhammad untuk memanipulasi dan menipu daya para pengikutnya .... demi membenarkan perbuatannya yang amoral?
kisah yang kamu sebut sebagai asbabun nuzul tadi? kisahnya kan palsu!

@childs north wrote:Melampaui spekulasi akal sehat manusia, sama saja mengatakan seorang pedofil berbudi agung dan berahklak mulia, padahal ANJING JANTAN TUA saja tidak mengawini anak anjing.
yang itu palsu juga kisahnya, karena syarat sah nya wanita untuk dinikahi itu adalah dewasa secara mental (QS. 4:6) & dewasa secara fisik (QS. 4:21)!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6420
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 130

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by isaku on Sat May 09, 2015 7:24 am

@dee-nee wrote:
@childs north wrote:
A Brain gone wrong, demikianlah buku yang ditulis oleh Dr. W. Dean Belnap.
Secara umum buku ini membahas tentang prilaku menyimpang dikarenakan “OTAK YANG SALAH”

Otak yang salah disebabkan banyak hal, salah satunya yang terpenting adalah informasi yang diterima terus menerus.

sebagaimana muslimin-mah lainnya mendapatkan informasi yang terus menerus bahwa Muhammad adalah orang yang berbudi agung dan berahklak mulia dan menjadi suri teladan sempurna bagi muslimin-mah .

Perhatikan informasi apa yang disebutkan tentang Muhammad:
- Bukan apa yang dilakukannya, tetapi gelar yang disandangnya.

Dalam kehidupan normal dan realitas sosial, setiap orang dinilai berdasarkan prilakunya dan berdasarkan prilakunya lah seseorang menyandang gelar yang sesuai dengan prilakunya.

Seorang yang mempuyai minat sex terhadap anak kecil kemudian ditunjukkan dengan prilakunya, maka orang tersebut menyandang gelar PEDOFIL

Seorang yang menipu istrinya sendiri dan mencabuli perempuan lain di ranjang istrinya, maka orang tersebut menyandang gelar PENIPU dan PENCABUL

Seorang yang menyodok perempuan yang suaminya dipancung pada hari yang sama, maka orang tersebut menyandang gelar BIADAB dan PEMBUNUH



pahami statement isaku >> ANDA TIDAK MEMBAWA SUMBER DENGAN BENAR
artinya >>> statement TS TIDAK VALID

membawa info yang TIDAK VALID .... artinya anda melempar lumpur ke muka anda sendiri
dia2 juga yang bikin mukanya kotor ... bukannya dibersihin malah ngomel2

..... udah mod ... thread ini tong sampah aja ... atau di closed ....
toh TS sudah ga punya argumen apa2 selain ngomel2
Para pembenci menyangka mereka bisa menyudutkan Muslim dengan pelintiran dan kisah2 palsu, begitu argument terpatahkan keluarlah tabiat asli khas tukang cacimaki.

Brain gone wrong terjadi ketika mematikan nalar dan memilih informasi salah yg bertolakbelakang hanya untuk membohongi dirisendiri.

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3521
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by aliumar on Sat May 09, 2015 9:35 am

Asbabunnuzul ayat tsb ada 2 pendapat, selain ttg Maria juga ttg madu:
yg ttg madu jelas ga nyambung.

- Apa hubungannya pengharaman madu dgn menyenangkan isteri2 ?

- Apa yg menggerakan muhammad sampai mengharamkan madu?

- Lebih ga nyambung lagi dgn ayat at tahriim 3-5 nya.

- Bagaimana asbabunnuzul at tahriim 3-5 ?

Ketauan asbabunnuzul ttg madu dibuat2 utk menutupi asbabunnuzul yg sebenarnya ttg perselingkuhan muhammad dgn Mariyah.

Ini asbabun yg lebih nyambung:

Di suatu malam Muhammad mengunjungi istrinya Hafsa, malam itu adalah “jatah” Hafsa untuk tidur dengan Muhammad. Ketika masuk rumah, ia melihat Maria, gadis remaja yang cantik jelita, merangsang sukma. Dia membangkitkan nafsu birahi pria manapun yang melihatnya. Namun rupanya Hafsa juga ada dirumah. Muhammad yang sudah tak tahan untuk berduaan dengan Maria, akhirnya mencari cara untuk mengusir Hafsa. Dia suruh Hafsa pergi dengan alasan dipanggil ayahnya. Segera setelah istrinya pergi, dia menikmati Maria diranjang Hafsa.

Tahu ayahnya ternyata tidak memanggil, Hafsa bergegas kembali kerumah. Ia begitu kaget ketika melihat Muhammad dan Maria yang sedang bermesraan diatas ranjangnya. Hafsa pun marah, dan mulai berteriak sekencang2nya, “Kau lakukan ini dirumahku? Disaat giliranku? Muhammad panik, lalu ia menenangkan Hafsa, ia berjanji untuk tidak menyentuh Maria lagi jika Hafsa diam dan tidak menceritakan peristiwa malam itu kepada siapapun. Hafsa masih tak percaya dengan ucapan Muhammad, lalu ia pun meminta Muhammad untuk bersumpah atas nama Allah. Muhammad menuruti permintaan Hafsa, kemudian ia berkata, “Demi Allah aku tak akan menyentuh Maria”
Tapi, Muhammad masih birahi terhadap Maria. Bagaimana caranya membatalkan sumpah? Well, gampang saja kalau anda punya Allah di kantung.
Maka dikeluarkanlah ayat at tahriim 1-2 tsb.

Hafsah kesal, lalu curhat ke Aisyah. Dan curhatan Hafsah tsb bocor ke telinga muhammad. Lalu Muhammad mengeluarkan ayat at tahriim 3-5.

Karena diancam cerai (at tahriim 5), Hafsa langsung terdiam. Dia sadar bahwa ia bisa kesepian jika dicerai oleh Muhammad. Karena Allah sudah mengatakan bahwa siapapun tidak boleh menikahi istri2 rasul (QS 33: 53).

Sahih Bukhari 43, Nomer 648:
Sang Nabi tidak mengunjungi istri2nya karena Hafsa membocorkan rahasia kepada Aisha, dan sang Nabi berkata bahwa dia tidak akan mengunjungi para istrinya selama sebulan karena dia marah pada mereka ketika Allah membatalkan sumpahnya untuk tidak menyentuh Maria lagi.”

Sumber:
-Tabaqat Ibn Sa’d, Vol 8
- Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti



aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by frontline defender on Sat May 09, 2015 11:52 am

@aliumar wrote:- Apa hubungannya pengharaman madu dgn menyenangkan isteri2 ?
- Apa yg menggerakan muhammad sampai mengharamkan madu?
istrinya kan cemburu Nabi Muhammad minum madu pemberian istrinya yang lain!

@aliumar wrote:- Lebih ga nyambung lagi dgn ayat at tahriim 3-5 nya.
nggak nyambungnya dimananya?
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6420
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 130

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by aliumar on Sat May 09, 2015 12:29 pm

istrinya kan cemburu Nabi Muhammad minum madu pemberian istrinya yang lain!
minum madu pemberian istri yg lain bisa sebegitu cemburu nya, sementara waktu muhammad menggauli istri yg lain, bisa ga cemburu?
keliatan bgt argumen dibuat2nya !

nggak nyambungnya dimananya?
ga nyambung perihal madu dgn rahasia2an sampe ancaman perceraian.

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by childs north on Sat May 09, 2015 2:50 pm

@frontline defender wrote:
@childs north wrote:Jika Asbabun Nuzul sebab turunnya ayat Al Quran Sura Tahrim 66;1 itu menegaskan bahwa ayat suci Al Quran itu adalah mengenai perselingkuhan Muhammad dengan budak Mariyah, bagaimana Muslim dapat mengklaim bahwa seluruh Quran, kata demi kata, diwahyukan oleh ALLAH setelah sebelumnya ditulis disisiNYA dan disimpan di Lauhul Mahfuz?

Dalam Quran sura at Tahrim 66:1, ALLAH menurunkan wahyu kepada nabiNYA:

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Tabaqat Ibn Sa’d, Vol 8, hal. 195

Ibnu Sa’d menulis: “Abu Bkr menceritakan bahwa Rasul SAW melakukan persetubuhan dengan Mariyah di rumah Hafsa. Ketika rasul keluar rumah, Hafsa duduk di gerbang (di belakang pintu yang terkunci). Dia berkata pada nabi,

“O Rasul, apa anda melakukan ini di rumahku dan ketika giliranku? Nabi berkata, kendalikan dirimu dan biarkan aku pergi karena aku telah membuatnya (Mariyah) haram bagiku. Hafsa berkata, “Aku tidak terima kecuali kamu bersumpah bagiku.” Hazrat (yang mulia) itu berkata, “Demi Allah aku tidak akan menyentuhnya lagi.”

Tidak lama berselang, turun ayat dari Allah SWT untuk membatalkan sumpah Muhammad saw.

Qs At Tahrim 66:1-2

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Status Mariyah tetap budak (bukan istri) dan Mariyah melahirkan anak laki-laki.

--------------------------------------

Sumber-sumber Islam tertua lainnya membenarkan riwayat di atas: Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 585: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Diriwayatkan oleh Anas: Suatu hari Rasulullah menggauli seorang budak wanita miliknya. Aisyah dan Hafshah lantas terus-menerus memperbincangkan kejadian tersebut sampai akhirnya Rasulullah menjadikan budaknya itu haram bagi diri beliau (tidak akan digauli lagi). Allah lalu menurunkan At-Tahrim ayat 1: “Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

-------------------------------------

Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 586: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Suatu ketika, Rasulullah menggauli Maria, seorang budak wanitanya, di rumah Hafsah. Tiba-tiba Hafsah muncul dan mendapati Maria tengah bersama Rasulullah. Hafsah lalu berkata, “Wahai Rasulullah, kenapa harus di rumah saya, tidak di rumah istri-istri engkau yang lain?” Rasulullah lalu berkata, “Wahai Hafsah, mulai saat ini haram bagi saya untuk menyentuhnya kembali. Rahasiakanlah ucapan saya ini dari siapapun.” Akan tetapi ketika Hafsah keluar dan bertemu dengan Aisyah, ia lantas membocorkannya. Allah lalu menurunkan ayat 1, “Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan apa yang dihalalkan Allah bagimu demi menyenangkan hati istri-istrimu….”
palsu itu asbabun nuzulnya, karena menggauli istri itu bukan hanya halal tapi wajib (QS. 4:19), asbabun nuzul yang bener itu, yang ceritanya mengharamkan madu!

@childs north wrote:Tafsir Maududi Q33:50 033-2.htm

Dari empat budak ini (yaitu Raihanah, Juwairiyah, Safiyyah, dan Mariyah), Muhammad membebaskan 3 orang dan menikahinya, sedangkan dengan Mariyah dia memiliki “hubungan suami istri” atas dasar dia adalah budaknya. Dalam kasus Mariyah ini, tidak ada bukti bahwa Muhammad membebaskan dan menikahinya.

Dalam Alquran yang diterbitkan Entesharat-e Elmiyyeh Eslami Tehran 1377 H, Tafseer dan terjemahan ke dalam bahasa Farsi oleh Mohammad Kazem Mo’refi, dijelaskan secara gamblang latar belakang dikarangnya ayat-ayat at-Tahrim tersebut:

Juga dilaporkan bahwa nabi telah membagi hari-harinya diantara istri-istrinya. Dan ketika tiba giliran Hafsa, disuruhnya Hafsa pergi ke rumah ayahnya Omar Khattab, dengan alasan ayahnya memanggilnya. Ketika Hafsa pergi, nabi memanggil budak wanita Mariyah, orang Koptik yang (belakangan) melahirkan anaknya Ibrahim dan Mariyah adalah hadiah dari Najashi, lalu melakukan hubungan seks dengannya. Ketika Hafsa kembali, dia dapatkan pintu terkunci dari dalam. Dia duduk di depan pintu tersebut sampai sang nabi selesai dengan ‘bisnis’nya dan keluar rumah dengan keringat bercucuran di wajahnya. Ketika Hafsa melihat dia dalam kondisi demikian dia menegurnya dan berkata,

"Engkau tidak menghargai kehormatanku, kau kirim aku keluar rumah dengan alasan agar kau bisa meniduri budak wanita itu. Dan pada hari giliranku ini kau berhubungan seks dengan orang lain."

Lalu nabi berkata,

"Diamlah, meski dia itu budakku dan oleh karenanya halal bagiku, untuk menyenangkanmu, Aku, saat ini, membuatnya jadi haram bagiku."

Tapi Hafsa tidak menerima ini dan meminta nabi bersumpah demi Allah, nabi melakukannya. Ketika nabi keluar rumah Hafsah ketuk dinding yang memisahkan kamarnya dengan Aisha dan menceritakan semuanya.
palsu juga itu asbabun nuzul nya, karena selain bertentangan dengan QS. 4:19, yang namanya budak itu baru halal digauli setelah dinikahi/diperistri (QS. 4:24-25)!

@childs north wrote:KAMI BERTANYA:

Muslim meyakini bahwa Quran itu kata demi kata diwahyukan oleh ALLAH melalui malaikat Jibril kepada Muhammad dalam kurun waktu 23 tahun masa pelayanannya. Muslim juga meyakini bahwa Quran itu telah berada di sisi ALLAH di surga, tersimpan dalam sebuah lempeng yang bernama Lauhul Mahfuz.

Karena itu kami bertanya, benarkah kisah ini sudah ada di Lauhul Mahfuz di sisi ALLAH, atau sesungguhnya Quran itu hanyalah hasil rekayasa Muhammad untuk memanipulasi dan menipu daya para pengikutnya .... demi membenarkan perbuatannya yang amoral?
kisah yang kamu sebut sebagai asbabun nuzul tadi? kisahnya kan palsu!

@childs north wrote:Melampaui spekulasi akal sehat manusia, sama saja mengatakan seorang pedofil berbudi agung dan berahklak mulia, padahal ANJING JANTAN TUA saja tidak mengawini anak anjing.
yang itu palsu juga kisahnya, karena syarat sah nya wanita untuk dinikahi itu adalah dewasa secara mental (QS. 4:6) & dewasa secara fisik (QS. 4:21)!
ada ANAK ingusan umur 9 taon masih bau amis kencing DIANGGAP DEWASA SECARA MENTAL digauli junjunganmu umur 50-an taon, subanolloh
jangan ikutan seperti junjunganmu m'bokongi alquran, GAULI babunya mariyah TANPA MAS KAWIN plus AKAD NIKAH

childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 19
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by frontline defender on Sat May 09, 2015 3:59 pm

@aliumar wrote:
istrinya kan cemburu Nabi Muhammad minum madu pemberian istrinya yang lain!
minum madu pemberian istri yg lain bisa sebegitu cemburu nya, sementara waktu muhammad menggauli istri yg lain, bisa ga cemburu?
keliatan bgt argumen dibuat2nya!
kesediaan digauli setiap istri punya, sedangkan madu nggak setiap istri punya!

@aliumar wrote:
nggak nyambungnya dimananya?
ga nyambung perihal madu dgn rahasia2an sampe ancaman perceraian.
ketika Nabi dikasih madu sama salah satu istri, Nabi kan nggak cerita ke istri2nya yang lain! adapun soal ancaman perceraian, hal itu datangnya dari Allah!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6420
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 130

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by frontline defender on Sat May 09, 2015 4:02 pm

@childs north wrote:
SEX DENGAN BUDAK HALAL

Shahih Bukhari (Volume 5, Book 59, Number 637)
Nabi mengutus Ali kepada Khalid untuk menbawa Khumus (pampasan perang) dan saya (Buraida) sangat membenci Ali, dan Ali sudah mandi (sesudah melakukan hubungan sex dengan budak perempuan dari hasil Khumus). Saya (Buraida) mengatakan kepada Khalid, “Tidakkah kamu melihat ini (i.e Ali)?” Ketika kita menemui Nabi saya menyampaikan hal itu kepadanya. Dia (nabi) berkata, “Oh Buraida! Apakah kamu membenci Ali?” Saya mengatakan, “Ya”. Dia mengatakan, “Apakah kamu membencinya karena dia berhak mendapatkan lebih dari itu dari Khumus?”.

Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 137:
Kami mendapatkan wanita-wanita tangkapan dalam pampasan perang dan kami biasanya melakukan “coitus intteruptus” dengan mereka. Jadi kami menanyakan pada Rasulullah mengenai hal ini dan dia berkata, “Apakah kalian benar-benar melakukan itu?” mengulangi pertanyaan tersebut tiga kali, “Tidak ada jiwa yang sudah ditakdirkan untuk ada tapi akan datang, sampai Hari Kebangkitan.”

Sahih Muslim, Book 019, Number 4364:
Kemudian dia membunuh laki-laki mereka, dan membagi-bagikan wanita2 mereka, anak dan harta2 mereka diantara para Muslim

Sahih Bukari, Volume 3, Book 46, Number 717:
Para lelaki yang mampu bertemu dibunuh, dan wanita dan anak2 dijadikan tawanan

Sahih Muslim, Book 008, Number 3371:
dan mengambil sebagai rampasan wanita2 Arab yang bagus sekali; dan kami bernafsu pada mereka, karena kami sengsara dari ketidakhadiran para isteri kami, (tetapi pada saat yang sama) kami juga menginginkan tebusan dari mereka. Jadi kami memutuskan untuk melakukan hubungan seks dengan (memperkosa, red) mereka tetapi mempraktekan "azl" (menarik organ lelaki pria sebelum memancarkan sperma untuk menghindari kehamilan).

Quran 33:50
Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri- isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
maksudnya, halalnya itu setelah dinikahi (QS. 4:24-25)!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6420
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 130

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by frontline defender on Sat May 09, 2015 4:08 pm

@childs north wrote:
@frontline defender wrote:
@childs north wrote:Jika Asbabun Nuzul sebab turunnya ayat Al Quran Sura Tahrim 66;1 itu menegaskan bahwa ayat suci Al Quran itu adalah mengenai perselingkuhan Muhammad dengan budak Mariyah, bagaimana Muslim dapat mengklaim bahwa seluruh Quran, kata demi kata, diwahyukan oleh ALLAH setelah sebelumnya ditulis disisiNYA dan disimpan di Lauhul Mahfuz?

Dalam Quran sura at Tahrim 66:1, ALLAH menurunkan wahyu kepada nabiNYA:

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Tabaqat Ibn Sa’d, Vol 8, hal. 195

Ibnu Sa’d menulis: “Abu Bkr menceritakan bahwa Rasul SAW melakukan persetubuhan dengan Mariyah di rumah Hafsa. Ketika rasul keluar rumah, Hafsa duduk di gerbang (di belakang pintu yang terkunci). Dia berkata pada nabi,

“O Rasul, apa anda melakukan ini di rumahku dan ketika giliranku? Nabi berkata, kendalikan dirimu dan biarkan aku pergi karena aku telah membuatnya (Mariyah) haram bagiku. Hafsa berkata, “Aku tidak terima kecuali kamu bersumpah bagiku.” Hazrat (yang mulia) itu berkata, “Demi Allah aku tidak akan menyentuhnya lagi.”

Tidak lama berselang, turun ayat dari Allah SWT untuk membatalkan sumpah Muhammad saw.

Qs At Tahrim 66:1-2

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Status Mariyah tetap budak (bukan istri) dan Mariyah melahirkan anak laki-laki.

--------------------------------------

Sumber-sumber Islam tertua lainnya membenarkan riwayat di atas: Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 585: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Diriwayatkan oleh Anas: Suatu hari Rasulullah menggauli seorang budak wanita miliknya. Aisyah dan Hafshah lantas terus-menerus memperbincangkan kejadian tersebut sampai akhirnya Rasulullah menjadikan budaknya itu haram bagi diri beliau (tidak akan digauli lagi). Allah lalu menurunkan At-Tahrim ayat 1: “Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

-------------------------------------

Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 586: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Suatu ketika, Rasulullah menggauli Maria, seorang budak wanitanya, di rumah Hafsah. Tiba-tiba Hafsah muncul dan mendapati Maria tengah bersama Rasulullah. Hafsah lalu berkata, “Wahai Rasulullah, kenapa harus di rumah saya, tidak di rumah istri-istri engkau yang lain?” Rasulullah lalu berkata, “Wahai Hafsah, mulai saat ini haram bagi saya untuk menyentuhnya kembali. Rahasiakanlah ucapan saya ini dari siapapun.” Akan tetapi ketika Hafsah keluar dan bertemu dengan Aisyah, ia lantas membocorkannya. Allah lalu menurunkan ayat 1, “Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan apa yang dihalalkan Allah bagimu demi menyenangkan hati istri-istrimu….”
palsu itu asbabun nuzulnya, karena menggauli istri itu bukan hanya halal tapi wajib (QS. 4:19), asbabun nuzul yang bener itu, yang ceritanya mengharamkan madu!

@childs north wrote:Tafsir Maududi Q33:50 033-2.htm

Dari empat budak ini (yaitu Raihanah, Juwairiyah, Safiyyah, dan Mariyah), Muhammad membebaskan 3 orang dan menikahinya, sedangkan dengan Mariyah dia memiliki “hubungan suami istri” atas dasar dia adalah budaknya. Dalam kasus Mariyah ini, tidak ada bukti bahwa Muhammad membebaskan dan menikahinya.

Dalam Alquran yang diterbitkan Entesharat-e Elmiyyeh Eslami Tehran 1377 H, Tafseer dan terjemahan ke dalam bahasa Farsi oleh Mohammad Kazem Mo’refi, dijelaskan secara gamblang latar belakang dikarangnya ayat-ayat at-Tahrim tersebut:

Juga dilaporkan bahwa nabi telah membagi hari-harinya diantara istri-istrinya. Dan ketika tiba giliran Hafsa, disuruhnya Hafsa pergi ke rumah ayahnya Omar Khattab, dengan alasan ayahnya memanggilnya. Ketika Hafsa pergi, nabi memanggil budak wanita Mariyah, orang Koptik yang (belakangan) melahirkan anaknya Ibrahim dan Mariyah adalah hadiah dari Najashi, lalu melakukan hubungan seks dengannya. Ketika Hafsa kembali, dia dapatkan pintu terkunci dari dalam. Dia duduk di depan pintu tersebut sampai sang nabi selesai dengan ‘bisnis’nya dan keluar rumah dengan keringat bercucuran di wajahnya. Ketika Hafsa melihat dia dalam kondisi demikian dia menegurnya dan berkata,

"Engkau tidak menghargai kehormatanku, kau kirim aku keluar rumah dengan alasan agar kau bisa meniduri budak wanita itu. Dan pada hari giliranku ini kau berhubungan seks dengan orang lain."

Lalu nabi berkata,

"Diamlah, meski dia itu budakku dan oleh karenanya halal bagiku, untuk menyenangkanmu, Aku, saat ini, membuatnya jadi haram bagiku."

Tapi Hafsa tidak menerima ini dan meminta nabi bersumpah demi Allah, nabi melakukannya. Ketika nabi keluar rumah Hafsah ketuk dinding yang memisahkan kamarnya dengan Aisha dan menceritakan semuanya.
palsu juga itu asbabun nuzul nya, karena selain bertentangan dengan QS. 4:19, yang namanya budak itu baru halal digauli setelah dinikahi/diperistri (QS. 4:24-25)!

@childs north wrote:KAMI BERTANYA:

Muslim meyakini bahwa Quran itu kata demi kata diwahyukan oleh ALLAH melalui malaikat Jibril kepada Muhammad dalam kurun waktu 23 tahun masa pelayanannya. Muslim juga meyakini bahwa Quran itu telah berada di sisi ALLAH di surga, tersimpan dalam sebuah lempeng yang bernama Lauhul Mahfuz.

Karena itu kami bertanya, benarkah kisah ini sudah ada di Lauhul Mahfuz di sisi ALLAH, atau sesungguhnya Quran itu hanyalah hasil rekayasa Muhammad untuk memanipulasi dan menipu daya para pengikutnya .... demi membenarkan perbuatannya yang amoral?
kisah yang kamu sebut sebagai asbabun nuzul tadi? kisahnya kan palsu!

@childs north wrote:Melampaui spekulasi akal sehat manusia, sama saja mengatakan seorang pedofil berbudi agung dan berahklak mulia, padahal ANJING JANTAN TUA saja tidak mengawini anak anjing.
yang itu palsu juga kisahnya, karena syarat sah nya wanita untuk dinikahi itu adalah dewasa secara mental (QS. 4:6) & dewasa secara fisik (QS. 4:21)!
ada ANAK ingusan umur 9 taon masih bau amis kencing DIANGGAP DEWASA SECARA MENTAL digauli junjunganmu umur 50-an taon, subanolloh
jangan ikutan seperti junjunganmu m'bokongi alquran,  GAULI babunya mariyah TANPA MAS KAWIN plus AKAD NIKAH
bertentangan dengan Al-Quran kan? makanya itu gw bilang kisahnya itu palsu!

QS. 4:82. Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.

QS. 33:21. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6420
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 130

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by childs north on Sat May 09, 2015 8:29 pm

@frontline defender wrote:
@childs north wrote:
SEX DENGAN BUDAK HALAL

Shahih Bukhari (Volume 5, Book 59, Number 637)
Nabi mengutus Ali kepada Khalid untuk menbawa Khumus (pampasan perang) dan saya (Buraida) sangat membenci Ali, dan Ali sudah mandi (sesudah melakukan hubungan sex dengan budak perempuan dari hasil Khumus). Saya (Buraida) mengatakan kepada Khalid, “Tidakkah kamu melihat ini (i.e Ali)?” Ketika kita menemui Nabi saya menyampaikan hal itu kepadanya. Dia (nabi) berkata, “Oh Buraida! Apakah kamu membenci Ali?” Saya mengatakan, “Ya”. Dia mengatakan, “Apakah kamu membencinya karena dia berhak mendapatkan lebih dari itu dari Khumus?”.

Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 137:
Kami mendapatkan wanita-wanita tangkapan dalam pampasan perang dan kami biasanya melakukan “coitus intteruptus” dengan mereka. Jadi kami menanyakan pada Rasulullah mengenai hal ini dan dia berkata, “Apakah kalian benar-benar melakukan itu?” mengulangi pertanyaan tersebut tiga kali, “Tidak ada jiwa yang sudah ditakdirkan untuk ada tapi akan datang, sampai Hari Kebangkitan.”

Sahih Muslim, Book 019, Number 4364:
Kemudian dia membunuh laki-laki mereka, dan membagi-bagikan wanita2 mereka, anak dan harta2 mereka diantara para Muslim

Sahih Bukari, Volume 3, Book 46, Number 717:
Para lelaki yang mampu bertemu dibunuh, dan wanita dan anak2 dijadikan tawanan

Sahih Muslim, Book 008, Number 3371:
dan mengambil sebagai rampasan wanita2 Arab yang bagus sekali; dan kami bernafsu pada mereka, karena kami sengsara dari ketidakhadiran para isteri kami, (tetapi pada saat yang sama) kami juga menginginkan tebusan dari mereka. Jadi kami memutuskan untuk melakukan hubungan seks dengan (memperkosa, red) mereka tetapi mempraktekan "azl" (menarik organ lelaki pria sebelum memancarkan sperma untuk menghindari kehamilan).

Quran 33:50
Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri- isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
maksudnya, halalnya itu setelah dinikahi (QS. 4:24-25)!

jangan ikutan seperti junjunganmu m'bokongi alquran, GAULI babunya mariyah TANPA MAS KAWIN plus AKAD NIKAH

childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 19
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by childs north on Sat May 09, 2015 8:32 pm

@frontline defender wrote:
@childs north wrote:
@frontline defender wrote:
@childs north wrote:Jika Asbabun Nuzul sebab turunnya ayat Al Quran Sura Tahrim 66;1 itu menegaskan bahwa ayat suci Al Quran itu adalah mengenai perselingkuhan Muhammad dengan budak Mariyah, bagaimana Muslim dapat mengklaim bahwa seluruh Quran, kata demi kata, diwahyukan oleh ALLAH setelah sebelumnya ditulis disisiNYA dan disimpan di Lauhul Mahfuz?

Dalam Quran sura at Tahrim 66:1, ALLAH menurunkan wahyu kepada nabiNYA:

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Tabaqat Ibn Sa’d, Vol 8, hal. 195

Ibnu Sa’d menulis: “Abu Bkr menceritakan bahwa Rasul SAW melakukan persetubuhan dengan Mariyah di rumah Hafsa. Ketika rasul keluar rumah, Hafsa duduk di gerbang (di belakang pintu yang terkunci). Dia berkata pada nabi,

“O Rasul, apa anda melakukan ini di rumahku dan ketika giliranku? Nabi berkata, kendalikan dirimu dan biarkan aku pergi karena aku telah membuatnya (Mariyah) haram bagiku. Hafsa berkata, “Aku tidak terima kecuali kamu bersumpah bagiku.” Hazrat (yang mulia) itu berkata, “Demi Allah aku tidak akan menyentuhnya lagi.”

Tidak lama berselang, turun ayat dari Allah SWT untuk membatalkan sumpah Muhammad saw.

Qs At Tahrim 66:1-2

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Status Mariyah tetap budak (bukan istri) dan Mariyah melahirkan anak laki-laki.

--------------------------------------

Sumber-sumber Islam tertua lainnya membenarkan riwayat di atas: Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 585: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Diriwayatkan oleh Anas: Suatu hari Rasulullah menggauli seorang budak wanita miliknya. Aisyah dan Hafshah lantas terus-menerus memperbincangkan kejadian tersebut sampai akhirnya Rasulullah menjadikan budaknya itu haram bagi diri beliau (tidak akan digauli lagi). Allah lalu menurunkan At-Tahrim ayat 1: “Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

-------------------------------------

Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 586: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Suatu ketika, Rasulullah menggauli Maria, seorang budak wanitanya, di rumah Hafsah. Tiba-tiba Hafsah muncul dan mendapati Maria tengah bersama Rasulullah. Hafsah lalu berkata, “Wahai Rasulullah, kenapa harus di rumah saya, tidak di rumah istri-istri engkau yang lain?” Rasulullah lalu berkata, “Wahai Hafsah, mulai saat ini haram bagi saya untuk menyentuhnya kembali. Rahasiakanlah ucapan saya ini dari siapapun.” Akan tetapi ketika Hafsah keluar dan bertemu dengan Aisyah, ia lantas membocorkannya. Allah lalu menurunkan ayat 1, “Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan apa yang dihalalkan Allah bagimu demi menyenangkan hati istri-istrimu….”
palsu itu asbabun nuzulnya, karena menggauli istri itu bukan hanya halal tapi wajib (QS. 4:19), asbabun nuzul yang bener itu, yang ceritanya mengharamkan madu!

@childs north wrote:Tafsir Maududi Q33:50 033-2.htm

Dari empat budak ini (yaitu Raihanah, Juwairiyah, Safiyyah, dan Mariyah), Muhammad membebaskan 3 orang dan menikahinya, sedangkan dengan Mariyah dia memiliki “hubungan suami istri” atas dasar dia adalah budaknya. Dalam kasus Mariyah ini, tidak ada bukti bahwa Muhammad membebaskan dan menikahinya.

Dalam Alquran yang diterbitkan Entesharat-e Elmiyyeh Eslami Tehran 1377 H, Tafseer dan terjemahan ke dalam bahasa Farsi oleh Mohammad Kazem Mo’refi, dijelaskan secara gamblang latar belakang dikarangnya ayat-ayat at-Tahrim tersebut:

Juga dilaporkan bahwa nabi telah membagi hari-harinya diantara istri-istrinya. Dan ketika tiba giliran Hafsa, disuruhnya Hafsa pergi ke rumah ayahnya Omar Khattab, dengan alasan ayahnya memanggilnya. Ketika Hafsa pergi, nabi memanggil budak wanita Mariyah, orang Koptik yang (belakangan) melahirkan anaknya Ibrahim dan Mariyah adalah hadiah dari Najashi, lalu melakukan hubungan seks dengannya. Ketika Hafsa kembali, dia dapatkan pintu terkunci dari dalam. Dia duduk di depan pintu tersebut sampai sang nabi selesai dengan ‘bisnis’nya dan keluar rumah dengan keringat bercucuran di wajahnya. Ketika Hafsa melihat dia dalam kondisi demikian dia menegurnya dan berkata,

"Engkau tidak menghargai kehormatanku, kau kirim aku keluar rumah dengan alasan agar kau bisa meniduri budak wanita itu. Dan pada hari giliranku ini kau berhubungan seks dengan orang lain."

Lalu nabi berkata,

"Diamlah, meski dia itu budakku dan oleh karenanya halal bagiku, untuk menyenangkanmu, Aku, saat ini, membuatnya jadi haram bagiku."

Tapi Hafsa tidak menerima ini dan meminta nabi bersumpah demi Allah, nabi melakukannya. Ketika nabi keluar rumah Hafsah ketuk dinding yang memisahkan kamarnya dengan Aisha dan menceritakan semuanya.
palsu juga itu asbabun nuzul nya, karena selain bertentangan dengan QS. 4:19, yang namanya budak itu baru halal digauli setelah dinikahi/diperistri (QS. 4:24-25)!

@childs north wrote:KAMI BERTANYA:

Muslim meyakini bahwa Quran itu kata demi kata diwahyukan oleh ALLAH melalui malaikat Jibril kepada Muhammad dalam kurun waktu 23 tahun masa pelayanannya. Muslim juga meyakini bahwa Quran itu telah berada di sisi ALLAH di surga, tersimpan dalam sebuah lempeng yang bernama Lauhul Mahfuz.

Karena itu kami bertanya, benarkah kisah ini sudah ada di Lauhul Mahfuz di sisi ALLAH, atau sesungguhnya Quran itu hanyalah hasil rekayasa Muhammad untuk memanipulasi dan menipu daya para pengikutnya .... demi membenarkan perbuatannya yang amoral?
kisah yang kamu sebut sebagai asbabun nuzul tadi? kisahnya kan palsu!

@childs north wrote:Melampaui spekulasi akal sehat manusia, sama saja mengatakan seorang pedofil berbudi agung dan berahklak mulia, padahal ANJING JANTAN TUA saja tidak mengawini anak anjing.
yang itu palsu juga kisahnya, karena syarat sah nya wanita untuk dinikahi itu adalah dewasa secara mental (QS. 4:6) & dewasa secara fisik (QS. 4:21)!
ada ANAK ingusan umur 9 taon masih bau amis kencing DIANGGAP DEWASA SECARA MENTAL digauli junjunganmu umur 50-an taon, subanolloh
jangan ikutan seperti junjunganmu m'bokongi alquran,  GAULI babunya mariyah TANPA MAS KAWIN plus AKAD NIKAH
bertentangan dengan Al-Quran kan? makanya itu gw bilang kisahnya itu palsu!

QS. 4:82. Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.

QS. 33:21. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

jangan ikutan seperti junjunganmu m'bokongi alquran, GAULI babunya mariyah TANPA MAS KAWIN plus AKAD NIKAH
kalau gak enaken dituduh polsa-palsu, giliran enaken diamini & tauhidi, padahal sumber & perawinya sama

childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 19
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by frontline defender on Sat May 09, 2015 8:49 pm

standarnya kan sama : enak nggak enak bertentangan dengan Al-Quran = palsu
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6420
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 130

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by childs north on Sat May 09, 2015 9:11 pm

padahal alquran tidak memuat perintah SUNAT, adanya di hadis = ALQORAN PALSU ?

childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 19
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by frontline defender on Sat May 09, 2015 9:13 pm

apa sunat bertentangan dengan Al-Quran?
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6420
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 130

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by frontline defender on Sat May 09, 2015 9:20 pm

avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6420
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 130

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by childs north on Sat May 09, 2015 9:35 pm

buktikan perintah sunat TERSIRAT di alqoran, adanya di hadis = Alqoran PALSU

kalau gak enaken dituduh polsa-palsu, giliran enaken diamini & tauhidi, padahal sumber & perawinya sama



childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 19
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by frontline defender on Sat May 09, 2015 9:47 pm

- palsu itu kalau bertentangan dengan Al-Quran!

- kalau sunat = menjaga kebersihan, bagaimana bisa perintah sunat tidak tersirat di QS. 2:222 (Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri) & QS. 5:6 (Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur)?
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6420
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 130

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by childs north on Sat May 09, 2015 9:55 pm

BERTENTANGAN BTW TIDAK TERSIRAT DI ALQURAN, LOGIKANYA DI ASAH TOCH SLIMIN YG BUDIMAN
kecuali memuat HAL SAMA tapi berbeda

Sumber-sumber Islam tertua lainnya membenarkan riwayat di atas (hadis2): Buku Asbabun Nuzul Imam Suyuti, Halaman 585: Sebab-sebab turunnya surat At-Tahrim

Diriwayatkan oleh Anas: Suatu hari Rasulullah menggauli seorang budak wanita miliknya. Aisyah dan Hafshah lantas terus-menerus memperbincangkan kejadian tersebut sampai akhirnya Rasulullah menjadikan budaknya itu haram bagi diri beliau (tidak akan digauli lagi). Allah lalu menurunkan At-Tahrim ayat 1: “Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayan



Terakhir diubah oleh childs north tanggal Sat May 09, 2015 9:58 pm, total 1 kali diubah

childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 19
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by frontline defender on Sat May 09, 2015 9:56 pm

kok ngaco gitu omongannya? stres ya? coba diperjelas lagi omongannya!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6420
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 130

Kembali Ke Atas Go down

Re: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al Quran Sura At Tahrim 66:1

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 3 1, 2, 3  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik