FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Halaman 5 dari 7 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Sun May 10, 2015 10:04 pm

First topic message reminder :

Quran menyatakan bahwa masa tunggu (idah) bagi janda adalah EMPAT BULAN SEPULUH HARI:

[2.234] Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan istri-istri (hendaklah para istri itu) menangguhkan dirinya (beridah) empat bulan sepuluh hari. Kemudian apabila telah habis idahnya, maka tiada dosa bagimu (para wali) membiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka menurut yang patut. Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.
[2.235] Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kawin dengan mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang makruf. Dan janganlah kamu berazam (bertetap hati) untuk berakad nikah, sebelum habis idahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.


Pada dasarnya ini berarti bahwa seorang janda HARUS menunggu lewatnya masa 'iddah, terlepas apakah ia perawan atau tidak, terlepas dari ia hamil atau tidak.

Disinilah masalahnya. Muhammad dengan jelas melanggar perintah ini ketika dia menikahi wanita Yahudi, Safiyah, yang ayah dan suaminya dibunuh oleh Muhammad, karena dia tidak menunggu sampai masa 'Iddah Safiyah habis sebelum menikahinya

Safiyah adalah anak dari pemimpin Suku Yahudi dan istri dari pemegang harta suku yang dibunuh oleh pengikut Muhammad atas perintahnya. kita tahu bahwa hanya dalam beberapa hari setelah semua kekejian brutal ini[ dilakukan terhadap keluarga Safiyah, Safiyah jatuh cinta dengan orang yang melakukan pembantaian itu semua, membunuh ayahnya, suaminya disiksa lalu dibunuh, kerabatnya dibunuh, sukunya dibantai ????! Dalam cerita ini, apakah orang akan sungguh2 percaya bahwa seorang wanita waras akan mau menikahi pembunuh biadab ini ?


Terlebih lagi, ada pelanggaran isu hukum yg serius disini. Muhammad LANGSUNG menikahi Safiyah, hanya beberapa hari setelah dia dijadikan janda oleh Muhammad sendiri, dg demikian melanggar perintah yang Tuhannya turunkan bahwa seorang janda harus menunggu selama EMPAT BULAN SEPULUH HARI sebelum menikah kembali.


DENGAN DEMIKIAN INI SECARA MEYAKINKAN MENUNJUKKAN BAHWA MUHAMMAD JELAS-JELAS TIDAK MELAKUKAN APA YANG DIPERINTAHKAN ALLAH & Qurannya, DAN GAGAL UTK MENGIKUTI PERINTAHNYA SENDIRI YANG DIA PAKSAKAN PADA ORANG LAIN.





childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 19
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down


Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by dee-nee on Fri May 22, 2015 10:38 pm

@childs north wrote:
bias ....topik
Muslimin-mah... jika pihak kafir yang melakukan hal itu terhadap ANDA. Mau gak ANDA, jika ANDA diserang kafir, dibunuhi kaum SLIMINNYA, dan kaum SLIMAH dan anak2nya lalu diperbudak dan beberapa diperistri? Mau gak Neng Nong ?

makanya .... lihat masalah itu yang fair

merah : dengan alasan apa kafir menyerang saya ??
kalau saya ga ngapa2in tapi langsung diserang kafir >>> siapa yang salah pertama kali ?? ... saya atau kafir ??  
tapi kalau awal penyerangan dimulai karena saya yang ngajak perang duluan >>> siapa yang salah pertama kali ?? ... saya atau kafir ??

point-nya adalah kata PERANG >>> dan siapa yang duluan memulai perang itu

italic : makanya saya bilang JANGAN CENGENG >>> terima fakta bahwa dalam perang ... semua prajurit/tentara pasti terbunuh

ungu : justru bagus jadi budak ... artinya YANG TIDAK IKUT PERANG (warga sipil) dibiarkan hidup
bedakan dengan perang lain ... dimana warga sipil ikut dibantai >>> ikut perang aja ga kok ikut2 dibantai

lagipula khusus underline : apa masalahnya dengan kata diperbudak dan diperistri ??
sekali lagi saya katakan : jangan pakai mind set non-quranic kalau bicara tentang budak, perang, dan pernikahan

pembantu yang disiksa majikannya .... akan beda cerita dengan pembantu yang disekolahkan majikannya

yang jadi masalah : karena mind-set, perilaku, dan moral anda terkait pembantu cuma tau yang biru
maka akan seperti itu terus status pembantu di mata anda
akan sulit buat anda untuk menerima status pembantu yang warna hijau

gitu loh Nong Neng
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by ngayarana on Fri May 22, 2015 10:47 pm

@childs north wrote:
@ngayarana wrote:Makanya saya tanya, kamu dapat terjemahan dari manaaaaaaaa......, ngambil d GOT yang banyak kotorannya!!!!!
Hadist diatas emang gak ada menerangkan suci haidnya Shafiyya, sedangkan yang menerangkan tentang suci haidnya Shafiyya ada di hadist lain, yang di diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang di bawa oleh Mas Isaku dan bung MM, situ FAHAM GAAAAAK!!!!

Dan terjemahan yang benar sudah saya posting di atas, kamu mau baca gaaaak???

FAHAM!!!!!!
tidak usah pura2 6360 SLIM !!! banyak informasi nan islami terjemahan bahasa Indonesia soal Sahih Bukhari, Volumn 003, Book 034, Hadith Number 437
Hei Bocah...!! Saya hanya memperbaiki terjemahan kamu yang se enak udelmu itu, yang sok sokan ngerti bahasa Arab, dan saya gak ngurusin terjemahan kelas comberan yang kamu posting itu.
Dan gak usah ngatain orang BEGO kalo sendiri nya hanya di Begoin sama yang gak ngerti bahasa Arab.
FAHAM Tooong!!!!
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by aliumar on Fri May 22, 2015 10:47 pm

cuma bilang Safiyah adalah yang tercantik langsung dibilang mata keranjang ....
org yg ngasih tau ke muhammad kalau Safiyah cantik--->menunjukan org tsb sudah tau sifat mata keranjangnya junjungan mu tsb.

sama seperti kalau tiba2 ada org yg ngasih tau ke si bedjo bahwa ada stok cewe cantik baru, "bening lho, masih brondong lagi"---->secara implisit bisa menunjukan bahwa si bedjo suka main cewe yg bening2 (alias cewe dgn kulit putih), dan yg masih brondong2.

atau misalnya si badu ngasihtau ke si tony, bahwa tanah strategis di jl xyz no 5 akan dijual---->secara implisit menunjukan kalau si tony "suka" melakukan jual beli tanah.

atau misalnya si boby ngasitau ke si dedy kalau si dahlan itu adalah org yg sangat kaya lho (yg mau memberikan uang pelicin)--->secara implisit menunjukan kalau si deddy adalah org yg suka menerima suap / sogokan dari org kaya (penjilat org2 kaya, mata duitan).

atau juga misalnya si andy ngasihtau ke si rahmat bahwa si maya itu punya koneksi/channel org kuat di pemerintahan--->bisa menunjukan kalau si rahmat suka pake cara cari2 koneksi/channel guna mencapai tujuannya.

atau misalnya si imul menginfokan ke si wowo bahwa ada "apel malang" baru--->bisa mengindikasikan kalau si wowo suka korupsi (apel malang---kode samaran utk uang korupsi).

jadi argumen mata keranjang bukan tanpa dasar.

Coba dipikir, ngapain tiba2 org tsb ngasih tau ke muhammad kalau safiyah yg diambil Dihya adalah wanita yg tercantik kalau bukan krn org tsb sudah tau sifat junjungan mu tsb yg mata keranjang, suka cari dan mengawini cewe yg cantik2?
Dan terbukti benar, setelah dibilang "cantik" langsung muhammad suruh datang, dan begitu muhammad lihat "wah ternyata bener kata loe, safiyah cantik bgt"--->langsung diembat tuh cewe yg udah diambil Dihya duluan.


aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by dee-nee on Fri May 22, 2015 11:04 pm

@aliumar wrote:
cuma bilang Safiyah adalah yang tercantik langsung dibilang mata keranjang ....
org yg ngasih tau ke muhammad kalau Safiyah cantik--->menunjukan org tsb sudah tau sifat mata keranjangnya junjungan mu tsb.

ngenalin perempuan cantik disamakan dengan mata keranjang ??
yo wes ... jadi buat anda kalau ada laki2 suka perempuan cantik SUDAH PASTI mata keranjang
laki2 baru disebut ga mata keranjang kalau dia milih perempuan jelek .... begitu ??

itu mah anda aja yang sentimen karena ga bisa dapet perempuan cantik

piss  piss

@aliumar wrote:sama seperti kalau tiba2 ada org yg ngasih tau ke si bedjo bahwa ada stok cewe cantik baru, "bening lho, masih brondong lagi"---->secara implisit bisa menunjukan bahwa si bedjo suka main cewe yg bening2 (alias cewe dgn kulit putih), dan yg masih brondong2.

atau misalnya si badu ngasihtau ke si tony, bahwa tanah strategis di jl xyz no 5 akan dijual---->secara implisit menunjukan kalau si tony "suka" melakukan jual beli tanah.

atau misalnya si boby ngasitau ke si dedy kalau si dahlan itu adalah org yg sangat kaya lho (yg mau memberikan uang pelicin)--->secara implisit menunjukan kalau si deddy adalah org yg suka menerima suap / sogokan dari org kaya (penjilat org2 kaya, mata duitan).

atau juga misalnya si andy ngasihtau ke si rahmat bahwa si maya itu punya koneksi/channel org kuat di pemerintahan--->bisa menunjukan kalau si rahmat suka pake cara cari2 koneksi/channel guna mencapai tujuannya.

atau misalnya si imul menginfokan ke si wowo bahwa ada "apel malang" baru--->bisa mengindikasikan kalau si wowo suka korupsi (apel malang---kode samaran utk uang korupsi).

jadi argumen mata keranjang bukan tanpa dasar.

contoh yang pertama saja : si brondong dikawinkan secara baik2 ga ??
kalau cuma dijadikan mainan .... ya itulah saya sebut mind-set non-quranic

makanya toh .... hilangkan dulu mind-set bahwa perempuan = mainan  

sisanya ... point nya begini

pembantu yang disiksa majikannya .... akan beda cerita dengan pembantu yang disekolahkan majikannya
uang yang didapat dari korupsi .... akan beda cerita dengan uang yang didapat dengan cara baik2 (halal)

BILA mind-set, perilaku, dan moral anda CUMA TAU yang merah
akan sulit buat anda untuk menerima mind-set, perilaku, dan moral yang warna biru

@aliumar wrote:Coba dipikir, ngapain tiba2 org tsb ngasih tau ke muhammad kalau safiyah yg diambil Dihya adalah wanita yg tercantik kalau bukan krn org tsb sudah tau sifat junjungan mu tsb yg mata keranjang, suka cari dan mengawini cewe yg cantik2?
Dan terbukti benar, setelah dibilang "cantik" langsung muhammad suruh datang, dan begitu muhammad lihat "wah ternyata bener kata loe, safiyah cantik bgt"--->langsung diembat tuh cewe yg udah diambil Dihya duluan.

lah kan memang diperbolehkan menikahi budak ....
apa masalahnya ???

wong nikah baik2 dan bertanggung jawab kok

KECUALI kalau memang cara berpikir anda model2 yang merah (lihat penjelasan saya yang merah vs biru diatas)
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by ngayarana on Fri May 22, 2015 11:08 pm

@aliumar wrote:
cuma bilang Safiyah adalah yang tercantik langsung dibilang mata keranjang ....
org yg ngasih tau ke muhammad kalau Safiyah cantik--->menunjukan org tsb sudah tau sifat mata keranjangnya junjungan mu tsb.

sama seperti kalau tiba2 ada org yg ngasih tau ke si bedjo bahwa ada stok cewe cantik baru, "bening lho, masih brondong lagi"---->secara implisit bisa menunjukan bahwa si bedjo suka main cewe yg bening2 (alias cewe dgn kulit putih), dan yg masih brondong2.

atau misalnya si badu ngasihtau ke si tony, bahwa tanah strategis di jl xyz no 5 akan dijual---->secara implisit menunjukan kalau si tony "suka" melakukan jual beli tanah.

atau misalnya si boby ngasitau ke si dedy kalau si dahlan itu adalah org yg sangat kaya lho (yg mau memberikan uang pelicin)--->secara implisit menunjukan kalau si deddy adalah org yg suka menerima suap / sogokan dari org kaya (penjilat org2 kaya, mata duitan).

atau juga misalnya si andy ngasihtau ke si rahmat bahwa si maya itu punya koneksi/channel org kuat di pemerintahan--->bisa menunjukan kalau si rahmat suka pake cara cari2 koneksi/channel guna mencapai tujuannya.

atau misalnya si imul menginfokan ke si wowo bahwa ada "apel malang" baru--->bisa mengindikasikan kalau si wowo suka korupsi (apel malang---kode samaran utk uang korupsi).

jadi argumen mata keranjang bukan tanpa dasar.

Coba dipikir, ngapain tiba2 org tsb ngasih tau ke muhammad kalau safiyah yg diambil Dihya adalah wanita yg tercantik kalau bukan krn org tsb sudah tau sifat junjungan mu tsb yg mata keranjang, suka cari dan mengawini cewe yg cantik2?
Dan terbukti benar, setelah dibilang "cantik" langsung muhammad suruh datang, dan begitu muhammad lihat "wah ternyata bener kata loe, safiyah cantik bgt"--->langsung diembat tuh cewe yg udah diambil Dihya duluan.

Gak usah ngayal deh Mar..., tujuan Nabi mengawini Shafiyya jelas, untuk melindungi beliau, di samping untuk melunakkan hati kaumnya, dan juga untuk mengangkat derajat beliau setelah kekalahan kaumnya.
Kalo hanya untuk pemuas nafsu ngapain Nabi harus mengawini nya, toh di jadiin budak pun di halalkan buat Nabi.
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by aliumar on Fri May 22, 2015 11:10 pm

lah kan memang diperbolehkan menikahi budak ....
apa masalahnya ?
Kenapa ngambil yg udah diambil sama org lain duluan (Dhiyah)?

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by aliumar on Fri May 22, 2015 11:17 pm

tujuan Nabi mengawini Shafiyya jelas, untuk melindungi beliau, di samping untuk melunakkan hati kaumnya, dan juga untuk mengangkat derajat beliau setelah kekalahan kaumnya.
omong kosong !!
kenapa baru setelah dikasihtau "tercantik" ?

kenapa waktu begitu abis menaklukan, muhammad ga langsung berinisiatif mencari kalau memang ingin melunakan kaum yg dikalahkannya?
Dengan pertama2 safiyah jatuh ke dalam pilihan Dhiya, menunjukan kalau memang sebenarnya tidak ada inisiatif muhammad mencari, mengawini, utk melunakan kaum yg baru ditaklukannya. Baru krn dikasihtau bahwa ternyata yg diambiil Dhiya itu "tercantik" baru minta ngawini, lalu dibuat2 alasan utk melunakan kaum musuh lah dan lain sebagainya.

Keliatan banget itu argumen yg dibuat2 guna menutupi ke-mata keranjang-an junjungan mu tsb, begitu disebut "tercantik".

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by ngayarana on Fri May 22, 2015 11:21 pm

@aliumar wrote:
lah kan memang diperbolehkan menikahi budak ....
apa masalahnya ?
Kenapa ngambil yg udah diambil sama org lain duluan (Dhiyah)?
Emang Dhiyah sudah berhak mengambil Shafiyya...?, bukankah dia Izin dulu sama Nabi, dan Nabi pun mengikuti saran sahabatnya yang lain agar mengambil Shafiyya untuk Dirinya, karena Alasan tadi yang saya sebut diatas.
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by aliumar on Fri May 22, 2015 11:26 pm

ngenalin perempuan cantik disamakan dengan mata keranjang ??
baca baik2 alasan org yg menginfokan perihal safiyah ke muhammad. Dari sana bisa terlihat, betul kah tulus buat kenalan/ngenalin? atau cuma karena faktor "cantik" nya doang (sesuatu faktor yg identik dgn cowo mata keranjang).

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Mutiaraa on Fri May 22, 2015 11:29 pm

@aliumar wrote:
tujuan Nabi mengawini Shafiyya jelas, untuk melindungi beliau, di samping untuk melunakkan hati kaumnya, dan juga untuk mengangkat derajat beliau setelah kekalahan kaumnya.
omong kosong !!
kenapa baru setelah dikasihtau "tercantik" ?

kenapa waktu begitu abis menaklukan, muhammad ga langsung berinisiatif mencari kalau memang ingin melunakan kaum yg dikalahkannya?
Dengan pertama2 safiyah jatuh ke dalam pilihan Dhiya, menunjukan kalau memang sebenarnya tidak ada inisiatif muhammad mencari, mengawini, utk melunakan kaum yg baru ditaklukannya. Baru krn dikasihtau bahwa ternyata yg diambiil Dhiya itu "tercantik" baru minta ngawini, lalu dibuat2 alasan utk melunakan kaum musuh lah dan lain sebagainya.

Keliatan banget itu argumen yg dibuat2 guna menutupi ke-mata keranjang-an junjungan mu tsb, begitu disebut "tercantik".

yg bilang cantik kan PERAWI hadisnya!

anak kepala suku ya dipuji2.

tapi BUKAN itu penyebab nabi menikahinya,tapi karena hanya Nabi yg ditakuti oleh pasukan eks suami kafir dan ayah Safiyah yg sdh dipesan spy membunuh Safiyah begitu Safiyah mualaf!

Prajurit muslim itu berniat baik ingin melindungi Safiyah mualaf,tapi ia tidak ditakuti prajurit ayah Safiyah,beda dg nabi,itulah kenapa Nabi harus menyelamatkan Safiyah dg kasih status sbg ISTRI Nabi,shg Safiyah bisa mualaf dg selamat
avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by aliumar on Fri May 22, 2015 11:36 pm

Emang Dhiyah sudah berhak mengambil Shafiyya...?
ga usah berlagak pilon !!!

A: "silahkan pilih dan ambil sendiri baju2 gratis itu".

begitu kamu sudah pilih dan ada yg bagus, lalu kamu ambil.
Di tengah jalan mau pulang ke rumah, kamu yg sedang membawa baju pilihan kamu tsb bertemu dgn si A lalu bisa kah si A bilang ke kamu: "Emang kamu sudah berhak ngambil baju yg kamu bawa ini"?

sekali lagi, ga usah berlagak pilon menutupi ke-mata keranjangan junjungan mu tsb. Jgn krn ternyata yg tercantik terambil oleh org lain (Dhiya), lantas menjilat ludah sendiri yg sebelumnya telah mengizinkan memilih budak2 wanita tsb.




aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by aliumar on Fri May 22, 2015 11:40 pm

tapi karena hanya Nabi yg ditakuti oleh pasukan eks suami kafir dan ayah Safiyah yg sdh dipesan spy membunuh Safiyah begitu Safiyah mualaf!
Dengan pertama2 pada awalnya safiyah jatuh ke dalam pilihan Dhiya, menunjukan kalau memang sebenarnya sejak semula memang tidak ada inisiatif muhammad mencari, mengawini, utk melunakan kaum yg baru ditaklukannya.

argumen itu baru muncul guna menutupi faktor "tercantik" yg telah memicut muhammad.

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Mutiaraa on Fri May 22, 2015 11:49 pm

Dhiyah itu niatnya sama,mau melindungi Safiyah yg jadi target pembunuhan ank buah suami kafornya dan ayah kandunganya,krn Safiyah mau mualaf!
tapi statusnya tidak setinggi nabi, shg masih.lemah, prajurit sesuku Safiyah tidak takut dg dhiyah yg cuma sesama prajurit!

Sehingga Nabi lah yg harus menyelamatkan Safiyah dengan kasih status ISTRI NABI, sehingga anak buah ayah dan suami kafir Safiyah berhenti memburunya!

itu juga pengkabulan doa Safiyah yg sejak lama memang ingin jadi istri Nabi.


avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Guest on Sat May 23, 2015 12:20 am

@dee-nee wrote:
@childs north wrote:
bias ....topik
Muslimin-mah... jika pihak kafir yang melakukan hal itu terhadap ANDA. Mau gak ANDA, jika ANDA diserang kafir, dibunuhi kaum SLIMINNYA, dan kaum SLIMAH dan anak2nya lalu diperbudak dan beberapa diperistri? Mau gak Neng Nong ?

@dee-nee wrote: makanya .... lihat masalah itu yang fair

merah : dengan alasan apa kafir menyerang saya ??
kalau saya ga ngapa2in tapi langsung diserang kafir >>> siapa yang salah pertama kali ?? ... saya atau kafir ??  
tapi kalau awal penyerangan dimulai karena saya yang ngajak perang duluan >>> siapa yang salah pertama kali ?? ... saya atau kafir ??

point-nya adalah kata PERANG >>> dan siapa yang duluan memulai perang itu
yang duluan si perampok juga bergelar si nabi

penyerangan Kaybar memang lebih bernuansa "perampokan" karena "kelaparan", ketimbang ingin merebut Shafiyah dari Kinanah.

Saya  mengutip LITERATUR USANG ini untukmu:

[Tabari, vol.viii, p.117]:
Di masa kemarau besar di Medina saat itu, sekelompok orang B. Aslam yang baru saja memeluk Islam menghadap Muhammad untuk minta bantuan. Tapi Muhammad tidak punya apa2 untuk membantu mereka. Jadi dia berdoa pada Allah agar mereka bisa menjarah perbentengan kaum Yahudi Khaybar yang banyak harta, termasuk pertanian mereka yang hijau subur. Dia berkata, “O Tuhan, Kau tahu keadaan mereka – bahwa mereka tidak punya kekuatan dan aku tidak punya apapun untuk kuberikan pada mereka. Bukalah bagi mereka (kesempatan menyerang) bagian terbesar perbentengan Khaybar, yang paling kaya akan makanan dan daging berlemak.”

Bahkan Sahih Bukhari menulis tujuan utama untuk menyerang Khaybar adalah makanan:

Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 547:
Dikisahkan oleh 'Aisha:
Ketika Khaibar ditaklukkan, kami berkata, “Sekarang kita bisa makan kurma2 kami!”

Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 548:
Dikisahkan oleh Ibn Umar:
Kami tidak lagi kelaparan setelah kami menaklukkan Khaibar.

Sirah Nabawiyah Mubarakfury halaman 438
Banyaknya harta rampasan dari Khaibar ini telah diriwayatkan Al-Bukhari, dari Umar, dia berkata, "Sebelumnya kami tidak pernah merasa kenyang hingga kami bisa menaklukkan Khaibar."

Begitu pula yang diriwayatkan Aisyah, dia berkata, "Saat Khaibar ditaklukkan, kami berkata, `Sekarang kami bisa kenyang karena makan korma."'
Setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kembali ke Madinah, orang-orang Muhajirin menyerahkan apa yang dulu pemah diberikan orang-orang Anshar kepada mereka, berupa pohon dan buah korma, karena mereka kini sudah mempunyai banyak pohon korma di Khaibar.'

wass wrb

Guest
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Mutiaraa on Sat May 23, 2015 12:32 am

kafir cacat otak korban kidung agung,ngayal sendiri. seolah2 lihat dg mata kepala sendiri dan.hidup sejaman dg nabi.

beggo dipiara.

yg ingin jadi istri Nabi itu Safiyah! kok Nabi yg difitnah memperkosa.

Sahabat Rasulullah Anas r.a. berkata,
“Rasulullah ketika hendak menikahi Shafiyyah
binti Huyay bertanya kepada beliau, ‘Adakah
sesuatu yang engkau ketahui tentang diriku?’
Shafiyyah menjawab, ‘Ya Rasulullah, aku sudah
mengharapkanmu sejak aku masih musyrik,
dan memikirkan seandainya Allah
mengabulkan keinginanku itu ketika aku sudah
memeluk Islam.” Ungkapan Shafiyyah tersebut
menunjukkan rasa cinta dan percayanya
kepada Rasulullah dan rindunya terhadap
Islam.

memang cara agama kafir adalah berdasar sampah, pakai bible palsu dijadikan kitab suci cuma modal terjemahan dan kitab tanpa verifikasi sudah heboh dg kebodohannya sendiri,fitnah sana sini.

Thabari itu ada disclaimernya, dia cuma sekedar mengumpulkan kisah,dan TIDAK memverifikasi kebenarannya. Jadi cuma rumor dan gosip kok dijadikan pegangan.

kafir masuk neraka krn kebodohannya sendiri.


Terakhir diubah oleh Mutiaraa tanggal Sat May 23, 2015 7:07 am, total 1 kali diubah
avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Guest on Sat May 23, 2015 12:36 am

@ngayarana wrote:
@aliumar wrote:
cuma bilang Safiyah adalah yang tercantik langsung dibilang mata keranjang ....
org yg ngasih tau ke muhammad kalau Safiyah cantik--->menunjukan org tsb sudah tau sifat mata keranjangnya junjungan mu tsb.

sama seperti kalau tiba2 ada org yg ngasih tau ke si bedjo bahwa ada stok cewe cantik baru, "bening lho, masih brondong lagi"---->secara implisit bisa menunjukan bahwa si bedjo suka main cewe yg bening2 (alias cewe dgn kulit putih), dan yg masih brondong2.

atau misalnya si badu ngasihtau ke si tony, bahwa tanah strategis di jl xyz no 5 akan dijual---->secara implisit menunjukan kalau si tony "suka" melakukan jual beli tanah.

atau misalnya si boby ngasitau ke si dedy kalau si dahlan itu adalah org yg sangat kaya lho (yg mau memberikan uang pelicin)--->secara implisit menunjukan kalau si deddy adalah org yg suka menerima suap / sogokan dari org kaya (penjilat org2 kaya, mata duitan).

atau juga misalnya si andy ngasihtau ke si rahmat bahwa si maya itu punya koneksi/channel org kuat di pemerintahan--->bisa menunjukan kalau si rahmat suka pake cara cari2 koneksi/channel guna mencapai tujuannya.

atau misalnya si imul menginfokan ke si wowo bahwa ada "apel malang" baru--->bisa mengindikasikan kalau si wowo suka korupsi (apel malang---kode samaran utk uang korupsi).

jadi argumen mata keranjang bukan tanpa dasar.

Coba dipikir, ngapain tiba2 org tsb ngasih tau ke muhammad kalau safiyah yg diambil Dihya adalah wanita yg tercantik kalau bukan krn org tsb sudah tau sifat junjungan mu tsb yg mata keranjang, suka cari dan mengawini cewe yg cantik2?
Dan terbukti benar, setelah dibilang "cantik" langsung muhammad suruh datang, dan begitu muhammad lihat "wah ternyata bener kata loe, safiyah cantik bgt"--->langsung diembat tuh cewe yg udah diambil Dihya duluan.

Gak usah ngayal deh Mar..., tujuan Nabi mengawini Shafiyya jelas, untuk melindungi beliau, di samping untuk melunakkan hati kaumnya, dan juga untuk mengangkat derajat beliau setelah kekalahan kaumnya.
Kalo hanya untuk pemuas nafsu ngapain Nabi harus mengawini nya, toh di jadiin budak pun di halalkan buat Nabi.
bgaimana jika seandainya kejadian seoang ketua preman bergelar nabi dan gang premannnya datang nyambangin rumahmu, kemudia anda disiksa sampai mati gara2 anda tidak mau menunjukkan dimana tempat anda menyimpan harta karun. Setelah anda mati, kemudian si kepala preman bergelar nabi tsb ngeloni istri anda dihari yang sama anda dipatenin. Apakah ketua preman bergelar nabi itu layang dikasih bintang ?



Guest
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Mutiaraa on Sat May 23, 2015 12:46 am

ttg kenyang, itu kan komen dari PERAWI hadisnya, yg setelah gabung jadi prajurit,bisa kenyang karena dapat gaji sbg prajurit.

Jadi kenapa bisa PECAH PERANG, ini bermula dr suku ayah Safiyah yg koar2 mau menyerbu Madinah,menantang Nabi yg telah melindungi suku2 yg semula.jd korban pemerasan suku ayah safiyah. Mengingat Madinah penuh anak2 dan orangtua,maka Nabi memutuskan untuk mendatangi suku ayah Safiyah untuk diajak bicara,tapiii malah nantang ngajak perang, shg pecah perang dan matilah ayah dan suami kafir Safiyah yg adalah panglima perang suku ayah Safiyah di medan perang!

terjemahannya lebih tepatnya HARTA
KEMENANGAN perang,bukan rampasan perang,
ini aturan dunia international,sudah berlangsung
bahkan sejak sebelum masa NABI MUSA, Nabi
muhammad pun tinggal mengikuti teladan nabi
Musa saja.
wajar dan logis pihak yang menang perang
menyita/merampas harta pihak yang
kalah,supaya perang benar-benar berakhir,tidak
berkepanjangan sampai anak cucu berabad-
abad,karena pihak yang kalah masih punya
DANA perang,ya akan teruuus perang,gak
berhenti-henti selama pihak yg kalah masih
punya dana perang untuk balas kekalahan.
itulah kenapa pentingnya dirampas/disitanya
harta pihak yg kalah oleh pihak yg
menang,supaya berhenti perangnya, selesai.

Nabi itu bukan manusia biasa, beliau
mengemban tugas dari tuhan.
Pernikahan nabi BUKAN karena nafsu, tapi untuk
:
1) melindungi para janda menjadi korban
kejahatan perang, dalam situasi damai seperti
sekarang ini saja janda banyak dilecehkan
apalagi pada masa perang, itulah mengapa nabi
harus mengawininya, untuk status bersuami, ber
mahram. Jadi bukan dengan sekedar menolong
dengan memberi uang dll.

2) untuk melindungi wanita suku asing yang
mau mualaf dari ancaman pembunuhan
sukunya.
Seperti kasus ini, ayahnya dan suaminya yang
kejam sudah sejak awal mengancam akan
membunuhnya jika ia mualaf. Nabi memberikan
perlindungan terhadap nyawanya, dengan
mengawininya. Supaya tak ada lagi orang
sesukunya yang berani membunuhnya.

3)untuk syiar Islam. Sumber hukum agama,
tidak boleh hanya dari satu sumber, kecuali dari
nabi. oleh karena itu, untuk hadis kewanitaan
dan yang terkait hubungan suami istri
kerumahtanggaan, tak boleh hanya dari satu
sumber saja, 1 istri nabi, karena ia manusia
biasa, bukan nabi, hanya nabi seorang yang
ditunjuk Allah untuk jadi nabi, bukan istrinya
sekalipun. Oleh karena itu harus bisa
dicrosscheck dengan narasumber lainnya, yaitu
istri yang lain, supaya sahih informasinya.
Spt Aisyah misalnya, yg ditunjuk Allah menjadi
perawi dan penyebar hadis, dengan dikaruniai
umur panjang setelah nabi wafat, sehingga
sempat menyebarkan banyak hadis, menumpas
tradisi kafir yang menghinakan
perempuan.Seperti tradisi kafir Qurais
mengubur bayi perempuan hidup-hidup, hingga
ajaran menajiskan wanita haid dalam Imamat,
dan kesesatan kafir kristen yang melecehkan istri
haid sesuai Imamat dll.
Dengan menjadi istri nabi maka ia bisa menjadi
saksi hidup atas keseharian nabi, hingga ke
sedetil-detilnya kehidupan beliau.
Jaman sekarang saja, dalam kondisi damai,
status janda sering dilecehkan, apalagi pada saat
masa perang. Dan memang tidak semua janda
yang dinikahi nabi, tapi para janda dari sahabat
yang tewas di medan perang, yang telah banyak
berjasa pada Islam.
Di kristen biadab, menikahi janda
dilarang,dianggap zina,tapi berselingkuh dengan
istri orang justru tak dianggap zina.

Pasukan muslim tidak bertujuan untuk
membunuh suami dan ayah Safiyah, semata
demi Safiyah, tapi karena mereka lah yang
sengaja memusuhi muslim dan menantang
perang, bahkan mau menyerbu kota nabi yang
dipenuhi para wanita dan anak-anak. Nabi
mengklarifikasi, mengajak damai, tapi ayah
Sofiyah sang kepala suku tetap keras kepala, dan
mengancam keselamatan para muslim.
Terjadilah perang, dalam perang tersebutlah
ayah dan suami Sofiyah yang kejam tewas dalam
peperangan!
Sehingga secara tak sengaja Sofiyah terbebas
dari kekejaman ayah dan suaminya yang selalu
ingin membunuhnya pula jika Sofiyah masih
tetap mau mualaf.
Jadi bukan kesengajaan nabi untuk membunuh
ayah dan suami Sofiyah, cuma sekedar untuk
bisa memperistri Sofiyah. Tak ada itu!
Mengapa nabi memeriahkan pesta
pernikahannya dengan Sofiyah secara besar-
besaran?

Padahal Nabi biasanya sederhana.
Karena nabi ingin mengumumkan kepada para
anak buah suami Sofiyah bahwa sekarang
Sofiyah dalam perlindungan nabi. Sehingga anak
buah suami kafirnya itu, panglima perang di
sukunya yang kejam itu,berhenti memburu dan
takut untuk membunuh Sofiyah.

.


Terakhir diubah oleh Mutiaraa tanggal Sat May 23, 2015 1:17 am, total 3 kali diubah
avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Guest on Sat May 23, 2015 1:00 am

Resepsi Pernikahan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan Shafiyah binti Huyai Radhiyallahu Anha

siang membunuh sang suami, malam bermadu dgn si janda

Ibnu Ishaq berkata, "Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menyelenggarakan pesta pernikahan dengan Shafiyah binti Huyai di Khaibar atau di salah satu jalan. Wanita yang merias Shafiyah binti Huyai untuk Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, menyisir rambutnya, dan merapikannya adalah Ummu Sulaim binti Milhan, ibu Anas bin Malik. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bermalam dengan Shafiyah binti Huyai di kemah beliau, sedang Abu Ayyub Khalid bin Zaid saudara Bani An-Najjar semalam suntuk menghunus pedang menjaga dan mengelilingi kemah beliau.

Keesokan harinya, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam melihat Abu Ayyub di sekitar kemah, kemudian bersabda, `Ada apa denganmu wahai Abu Ayyub?'

Abu Ayyub menjawab, 'Wahai Rasulullah, aku khawatir wanita ini (Shafiyah) mencelakakanmu, karena kita telah membunuh ayah, suami, dan kaumnya. Ia baru saja masuk Islam, jadi, aku khawatir ia mencelakakanmu.'

Para ulama meyakini bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, `Ya Allah, jagalah Abu Ayyub, sebagaimana ia semalam suntuk menjagaku'."

Apakah Safiyah punya pilihan untuk menolak ? Safiyah ngerti benar, menolak berarti mati, atau jadi budak sex para muslim lain, diperjual-belikan, sampai (mungkin) nggak laku lagi atau jadi "barang rongsokan"


Guest
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Guest on Sat May 23, 2015 1:03 am

@Mutiaraa wrote:ttg kenyang, itu kan komen dari PERAWI hadisnya, yg setelah gabung jadi prajurit,bisa kenyang karena dapat gaji sbg prajurit.

Jadi kenapa bisa PECAH PERANG, ini bermula dr suku ayah Safiyah yg koar2 mau menyerbu Madinah,menantang Nabi yg telah melindungi suku2 yg semula.jd korban pemerasan suku ayah safiyah.  Mengingat Madinah penuh anak2 dan orangtua,maka Nabi memutuskan untuk mendatangi suku ayah Safiyah untuk diajak bicara,tapiii malah nantang ngajak perang, shg pecah perang dan matilah ayah dan suami kafir Safiyah yg adalah panglima perang suku ayah Safiyah di medan perang!

terjemahannya lebih tepatnya HARTA
KEMENANGAN perang,bukan rampasan perang,
ini aturan dunia international,sudah berlangsung
bahkan sejak sebelum masa NABI MUSA, Nabi
muhammad pun tinggal mengikuti teladan nabi
Musa saja.
wajar dan logis pihak yang menang perang
menyita/merampas harta pihak yang
kalah,supaya perang benar-benar berakhir,tidak
berkepanjangan sampai anak cucu berabad-
abad,karena pihak yang kalah masih punya
DANA perang,ya akan teruuus perang,gak
berhenti-henti selama pihak yg kalah masih
punya dana perang untuk balas kekalahan.
itulah kenapa pentingnya dirampas/disitanya
harta pihak yg kalah oleh pihak yg
menang,supaya berhenti perangnya, selesai.

Nabi itu bukan manusia biasa, beliau
mengemban tugas dari tuhan.
Pernikahan nabi BUKAN karena nafsu, tapi untuk
:
1) melindungi para janda menjadi korban
kejahatan perang, dalam situasi damai seperti
sekarang ini saja janda banyak dilecehkan
apalagi pada masa perang, itulah mengapa nabi
harus mengawininya, untuk status bersuami, ber
mahram. Jadi bukan dengan sekedar menolong
dengan memberi uang dll.

2) untuk melindungi wanita suku asing yang
mau mualaf dari ancaman pembunuhan
sukunya.
Seperti kasus ini, ayahnya dan suaminya yang
kejam sudah sejak awal mengancam akan
membunuhnya jika ia mualaf. Nabi memberikan
perlindungan terhadap nyawanya, dengan
mengawininya. Supaya tak ada lagi orang
sesukunya yang berani membunuhnya.

3)untuk syiar Islam. Sumber hukum agama,
tidak boleh hanya dari satu sumber, kecuali dari
nabi. oleh karena itu, untuk hadis kewanitaan
dan yang terkait hubungan suami istri
kerumahtanggaan, tak boleh hanya dari satu
sumber saja, 1 istri nabi, karena ia manusia
biasa, bukan nabi, hanya nabi seorang yang
ditunjuk Allah untuk jadi nabi, bukan istrinya
sekalipun. Oleh karena itu harus bisa
dicrosscheck dengan narasumber lainnya, yaitu
istri yang lain, supaya sahih informasinya.
Spt Aisyah misalnya, yg ditunjuk Allah menjadi
perawi dan penyebar hadis, dengan dikaruniai
umur panjang setelah nabi wafat, sehingga
sempat menyebarkan banyak hadis, menumpas
tradisi kafir yang menghinakan
perempuan.Seperti tradisi kafir Qurais
mengubur bayi perempuan hidup-hidup, hingga
ajaran menajiskan wanita haid dalam Imamat,
dan kesesatan kafir kristen yang melecehkan istri
haid sesuai Imamat dll.
Dengan menjadi istri nabi maka ia bisa menjadi
saksi hidup atas keseharian nabi, hingga ke
sedetil-detilnya kehidupan beliau.
Jaman sekarang saja, dalam kondisi damai,
status janda sering dilecehkan, apalagi pada saat
masa perang. Dan memang tidak semua janda
yang dinikahi nabi, tapi para janda dari sahabat
yang tewas di medan perang, yang telah banyak
berjasa pada Islam.
Di kristen biadab, menikahi janda
dilarang,dianggap zina,tapi berselingkuh dengan
istri orang justru tak dianggap zina.

Pasukan muslim tidak bertujuan untuk
membunuh suami dan ayah Safiyah, semata
demi Safiyah, tapi karena mereka lah yang
sengaja memusuhi muslim dan menantang
perang, bahkan mau menyerbu kota nabi yang
dipenuhi para wanita dan anak-anak. Nabi
mengklarifikasi, mengajak damai, tapi ayah
Sofiyah sang kepala suku tetap keras kepala, dan
mengancam keselamatan para muslim.
Terjadilah perang, dalam perang tersebutlah
ayah dan suami Sofiyah yang kejam tewas dalam
peperangan!
Sehingga secara tak sengaja Sofiyah terbebas
dari kekejaman ayah dan suaminya yang selalu
ingin membunuhnya pula jika Sofiyah masih
tetap mau mualaf.
Jadi bukan kesengajaan nabi untuk membunuh
ayah dan suami Sofiyah, cuma sekedar untuk
bisa memperistri Sofiyah. Tak ada itu!
Mengapa nabi mengabaikan masa idah. KArena
nabi tahu bahwa Sofiyah belum disentuh oleh
suaminya yang kejam, panglima perang
disukunya, yang ayahnya jodohkan supaya
Sofiyah takut dan tak jadi untuk mualaf.
Mengapa pula nabi memeriahkan pesta
perkawiannnya dengan Sofiyah secara besar-
besaran?
Karena nabi ingin mengumumkan kepada para
anak buah suami Sofiyah bahwa sekarang
Sofiyah dalam perlindungan nabi. Sehingga anak
buah suami kafirnya itu, panglima perang di
sukunya yang kejam itu,berhenti memburu dan
takut untuk membunuh Sofiyah.

.
begini saja ...
kalo misalnya si safiyah itu ibumu, apa anda rela ibumu dirudal sama tukang garong yang membunuh bapakmu ?
jawabnya sederhana Ya atau Tidak dalam pengertian setuju vs tidak setuju


Guest
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Guest on Sat May 23, 2015 1:21 am

sindrom stockholm yang juga dialami budak safiyah

   “Stockholm sindrom adalah sebuah keterkaitan emosional, sebuah ikatan interdependensi antara tawanan dan orang yang menawan, yang mengembangkan sikap ‘jika seseorang mengancam hidupmu, dengan sengaja, dan tidak membunuhmu.’... Kelegaan sebagai akibat dari hilangnya ancaman kematian membangkitkan perasaan terimakasih dan takut yang intens yang menjadi satu sehingga membuat si tawanan enggan menunjukkan perasaan negatif terhadap pihak yang menawannya atau si teroris. Kebutuhan ‘si korban’ untuk tetap hidup lebih kuat daripada keinginannya untuk membenci orang yang telah menciptakan dilema ini.’...Si korban akhirnya melihat penawannya sebagai ‘seorang yang baik’, bahkan seorang juruselamat”

btw sudah out of tho......


Guest
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Mutiaraa on Sat May 23, 2015 1:28 am

gak usah berandai-andai, ini komentar Safiyah yang mengalami kejadiannya sendiri ketika Nabi sempat menyesalkan tindakan ayah kandung dan suami kafir Safiyah,justru Safiyah yang mmemintakan maaf kepada Nabi, dan Safiyah bilang: Dosa ditanggung oleh masing-masing orang, dan aku (Safiyah) melepaskan diri dari perbuatan salah ayah dan kerabat sesukuku.

Dan Safiyah ini stelah jadi istri Nabi menjadi ustadzah yang giat berdakwah kepada orang2 sesukunya,shg banyak juga yahudi yang ikut mualaf.

tak ada ancaman apapun, bahkan Safiyah bisa dengan bebasnya,setiap saat bisa kembali ke sukunya,menemui kerabat sanak saudaranya.

.
Nabi itu tidak suka bermewah-mewahan
berpesta, namun mengapa saat pernikahan
beliau dengan Safiyah dipestakan besar-besaran
secara merisah sampai 3 hari 3 malam, semua
itu ada PENYEBABnya.
yakni untuk: MENYELAMATKAN NYAWA
SAFIYAH .
itulah penyebab nabi harus SEGERA menikahi
Safiyah dan mempestakannya secara besar-
besaran, karena itu sebagai PENGUMUMAN
kepada PARA PENGINCAR NYAWA safiyah yang
DIANCAM AKAN DIBUNUH KALAU BERANI
MUALAF, bahwa sejak saat itu Safiyah telah
menjadi istri nabi.
Sehingga para pengincar nyawa Safiyah itu
BERHENTI MEMBURU Sayafiah dan TIDAK
BERANI LAGI UNTUK MAU MEMBUNUH
Safiyah.
Safiyah itu anak kepala suku yahudi kafir yang
sangat membenci Islam dan nabi tentu saja.
Tapi hidayah Allah tak dapat dihalangi manusia,
siapapun itu. Safiyah mendengar berita tentang
agama Islam dan Nabi Muhmmad, Safiyah
justru ingin mualaf dan sangat ingin menjadi istri
nabi, ia mengutarakan keinginannya untuk
mualaf tersebut, tapi ayahnya justru sangat
murka lalu mengancam akan membunuhnya
kalau ia nekad mualaf, ayahnya lalu
mengawinakn Safiyah dengan Panglima
perangnya yang kasar dan kafir juga tentu saja,
sehingga Safiyah makin menderita.
Kabar suku yahuDi Kaybar yang memusuhi nabi
dan ingin menyerang Madinah sampai kepada
nabi. MEngingat Madinah banyak anak-anak,
wanita hamil dan orang tua yang perlu
dilindungi dari pecahnya perang, lalu nabi
mendatangi Kaybar untuk MENCEGAH
PECAHNYA PERANG.
Ketika diajak berunding, malah ayahnya Safiyah
si kepala suku Kaybar menantang perang nabi.
Pasukan nabi diserang, terjadilah perang, dalam
perang tersebut matilah ayahnya Safiyah
beserta panglima perangnya yang adalah suami
kafir Safiyah .
Setelah ayah dan suaminya tewas DI MEDAN
PERANG, akibat tindakannya sendiri menatang-
nantang perang, memusuhi Islam, maka nyawa
Safiyah menjadi makin terancam. KArena anak
buah suaminya dan kaumnya sendiri, anak buah
ayahnya selalu mengincar nyawa Safiyah jika ia
mau mualaf, sesuai pesan ayah dan suami
Safiyah agar siapapun membunuh Safiyah
kalau ia sampai mualaf.
Lalu Safiyah pun menyelamatkan diri, dengan
mendatangi pasukan Islam untuk minta
perlindungan. Semua ada prajurit yang mau
menikahi Safiyah supaya ia bisa mualaf secara
bebas dan dapat dilindungi, tapi hal itu sangat
membahayakan nyawa prajurit Islam itu karena
pasti akan menjadi incaran anak buah ayah dan
suami kafir Safiyah untuk dibunuh. Hingga
akhirnya nabi lah yang akan menikahi Safiyah ,
dan mengumumkannya kepada seluruh
pengikut anak buah ayah dan suami kafir
Safiyah yang kejam itu, supaya tak lagi berani
mengancam nyawa Safiyah.
Sehingga pada akhirnya Safiyah pun BISA
MUALAF DENGAN SELAMAT, dibawah
perlindungan nabi.Dan di kemudian hari Safiyah
menjadi PENDAKWAH yang sukses,
mengisalmkan banyak kaumnya sendiri, para
yahudi yang mualaf mengikuti jejaknya.
itulah PENYEBAB mengapa nabi harus segera
menikahi Safiyah dan mempestakannya secara
besar-besaran selama 3 hari 3 malam.

.
avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Guest on Sat May 23, 2015 1:58 am


1. safiyah mengalami sindrom stockholm
2. tinggal milih black rule or golden rule ??
3. anda mampu menjawab pertanyaan ini : misalnya si safiyah itu ibumu, apa anda rela ibumu dirudal sama tukang garong yang membunuh bapakmu ? (jawabnya sederhana Ya atau Tidak dalam pengertian setuju vs tidak setuju)


Guest
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Mutiaraa on Sat May 23, 2015 2:11 am

kafir cacat otak,korban kidung agung! ngayal sendiri.

Safiyah tidak punya anak,bahkan tidak tersentuh oleh suami kafirnya. Ia sbg anak kepala suku sangat dihormati. memangnya tuhanmu apa, anak haram
lahir diluar perkawinan.

dan nabi tak pernah mengekang Safiyah,ia bisa dan bebas tiap saat mengunjungi sukunya,para kerabatnya,berdakwah malah, dan banyak orang sesukunya yg ikut mualaf.

dan sejak awal pun Nabi menawarkan kepada Syafiyah mau dimerdekakan lalu dikembalikan kepada sukunya,atau mau mualaf dan menjadi istri nabi. Safiyah dengan tegas memilih untuk mualaf dan menjadi istri nabi,karena memang itu keinginan Safiyah sejak dulu.

tak ada sindrom apapun.


Terakhir diubah oleh Mutiaraa tanggal Sat May 23, 2015 7:21 am, total 3 kali diubah
avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Guest on Sat May 23, 2015 2:44 am

saya butuh tanggapan anda, bukan emosi
1. safiyah mengalami sindrom stockholm
2. tinggal milih black rule or golden rule ??
3. anda mampu menjawab pertanyaan ini : misalnya anda, apakah anda rela  dirudal sama tukang garong yang membunuh suamimu ? (jawabnya sederhana Ya atau Tidak dalam pengertian setuju vs tidak setuju)
baiknya 3 tanggapan yang lugas

wass wrb



Guest
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by dee-nee on Sat May 23, 2015 2:57 am

gEN deNG wrote:
@dee-nee wrote:
@childs north wrote:
bias ....topik
Muslimin-mah... jika pihak kafir yang melakukan hal itu terhadap ANDA. Mau gak ANDA, jika ANDA diserang kafir, dibunuhi kaum SLIMINNYA, dan kaum SLIMAH dan anak2nya lalu diperbudak dan beberapa diperistri? Mau gak Neng Nong ?

@dee-nee wrote: makanya .... lihat masalah itu yang fair

merah : dengan alasan apa kafir menyerang saya ??
kalau saya ga ngapa2in tapi langsung diserang kafir >>> siapa yang salah pertama kali ?? ... saya atau kafir ??  
tapi kalau awal penyerangan dimulai karena saya yang ngajak perang duluan >>> siapa yang salah pertama kali ?? ... saya atau kafir ??

point-nya adalah kata PERANG >>> dan siapa yang duluan memulai perang itu
[justify]yang duluan si perampok juga bergelar si nabi

penyerangan Kaybar memang lebih bernuansa "perampokan" karena "kelaparan", ketimbang ingin merebut Shafiyah dari Kinanah.

Saya  mengutip LITERATUR USANG ini untukmu:

[Tabari, vol.viii, p.117]:
Di masa kemarau besar di Medina saat itu, sekelompok orang B. Aslam yang baru saja memeluk Islam menghadap Muhammad untuk minta bantuan. Tapi Muhammad tidak punya apa2 untuk membantu mereka. Jadi dia berdoa pada Allah agar mereka bisa menjarah perbentengan kaum Yahudi Khaybar yang banyak harta, termasuk pertanian mereka yang hijau subur. Dia berkata, “O Tuhan, Kau tahu keadaan mereka – bahwa mereka tidak punya kekuatan dan aku tidak punya apapun untuk kuberikan pada mereka. Bukalah bagi mereka (kesempatan menyerang) bagian terbesar perbentengan Khaybar, yang paling kaya akan makanan dan daging berlemak.”

Bahkan Sahih Bukhari menulis tujuan utama untuk menyerang Khaybar adalah makanan:

Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 547:
Dikisahkan oleh 'Aisha:
Ketika Khaibar ditaklukkan, kami berkata, “Sekarang kita bisa makan kurma2 kami!”

Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 548:
Dikisahkan oleh Ibn Umar:
Kami tidak lagi kelaparan setelah kami menaklukkan Khaibar.

Sirah Nabawiyah Mubarakfury halaman 438
Banyaknya harta rampasan dari Khaibar ini telah diriwayatkan Al-Bukhari, dari Umar, dia berkata, "Sebelumnya kami tidak pernah merasa kenyang hingga kami bisa menaklukkan Khaibar."

Begitu pula yang diriwayatkan Aisyah, dia berkata, "Saat Khaibar ditaklukkan, kami berkata, `Sekarang kami bisa kenyang karena makan korma."'
Setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kembali ke Madinah, orang-orang Muhajirin menyerahkan apa yang dulu pemah diberikan orang-orang Anshar kepada mereka, berupa pohon dan buah korma, karena mereka kini sudah mempunyai banyak pohon korma di Khaibar.'

wass wrb

ya silahkan uplek pada satu kasus ... dan membutakan diri pada kejadian sebelumnya

Perang kaybar kan balasan perang khandaq >>> yang mulai duluan si bani nadhir lah ...

kok topiknya balik lagi sih .... membosankan sekali

bobo

udah ... masuk sini aja

http://www.laskarislam.com/t9137-safiyah-sebuah-kisah-memilukan-perempuan-yahudi-yang-jatuh-ke-tangan-muhammad

thread ini bahas masa iddah dan pernikahan safiyah
thread di link atas bahas asal muasal perang khaybar

silahkan lihat thread itu ... kalian ga bisa bantah apa2 toh .... cuma berakhir dengan sumpah serapah kalian aja
ga jauh beda kok dengan sikap anda di thread ini ....

kalau istilah gaulnya .... sikap kalian itu ga beda dengan anak emo (check google seperti apa anak emo itu)
ga jauh2 dari kelakuan manusia labil yang cari perhatian cuma demi eksistensi

bobo
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 5 dari 7 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik