FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Halaman 4 dari 7 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Sun May 10, 2015 10:04 pm

First topic message reminder :

Quran menyatakan bahwa masa tunggu (idah) bagi janda adalah EMPAT BULAN SEPULUH HARI:

[2.234] Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan istri-istri (hendaklah para istri itu) menangguhkan dirinya (beridah) empat bulan sepuluh hari. Kemudian apabila telah habis idahnya, maka tiada dosa bagimu (para wali) membiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka menurut yang patut. Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.
[2.235] Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kawin dengan mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang makruf. Dan janganlah kamu berazam (bertetap hati) untuk berakad nikah, sebelum habis idahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.


Pada dasarnya ini berarti bahwa seorang janda HARUS menunggu lewatnya masa 'iddah, terlepas apakah ia perawan atau tidak, terlepas dari ia hamil atau tidak.

Disinilah masalahnya. Muhammad dengan jelas melanggar perintah ini ketika dia menikahi wanita Yahudi, Safiyah, yang ayah dan suaminya dibunuh oleh Muhammad, karena dia tidak menunggu sampai masa 'Iddah Safiyah habis sebelum menikahinya

Safiyah adalah anak dari pemimpin Suku Yahudi dan istri dari pemegang harta suku yang dibunuh oleh pengikut Muhammad atas perintahnya. kita tahu bahwa hanya dalam beberapa hari setelah semua kekejian brutal ini[ dilakukan terhadap keluarga Safiyah, Safiyah jatuh cinta dengan orang yang melakukan pembantaian itu semua, membunuh ayahnya, suaminya disiksa lalu dibunuh, kerabatnya dibunuh, sukunya dibantai ????! Dalam cerita ini, apakah orang akan sungguh2 percaya bahwa seorang wanita waras akan mau menikahi pembunuh biadab ini ?


Terlebih lagi, ada pelanggaran isu hukum yg serius disini. Muhammad LANGSUNG menikahi Safiyah, hanya beberapa hari setelah dia dijadikan janda oleh Muhammad sendiri, dg demikian melanggar perintah yang Tuhannya turunkan bahwa seorang janda harus menunggu selama EMPAT BULAN SEPULUH HARI sebelum menikah kembali.


DENGAN DEMIKIAN INI SECARA MEYAKINKAN MENUNJUKKAN BAHWA MUHAMMAD JELAS-JELAS TIDAK MELAKUKAN APA YANG DIPERINTAHKAN ALLAH & Qurannya, DAN GAGAL UTK MENGIKUTI PERINTAHNYA SENDIRI YANG DIA PAKSAKAN PADA ORANG LAIN.





childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down


Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Mutiaraa on Fri May 22, 2015 1:13 am

kafir korban kidung agung cacat otak,ngarang ngayal sendiri.

Safiyah itu bukan tawanan,krn ia menyerahkan diri,minta perlindungan kepada pasukan muslim,karena ia mau mualaf, sedangkan kl Safiyah mualaf,pasukan ayah dan suami kafirnya si panglima yg kejam itu sudah siap akan membunuhnya.

Budak di Islam adalah manusia BEDA SUKU, beda dg kafir yg mngartikan budak sbg manusia setengah hewan yg pantas disiksa dll,di Islam budak jutru dilindungi nyawanya dan diperlakukan spt manusia yg sebenarnya.

ayah dan suami kafir Safiyah mngajak perang pasukan Islam, matinya di medan perang!
BUKAN nabi yg membunuhnya.

ketentuan ttg masa idah itu cuma CARA saja untuk memastikan bahwa janda yg mau dinikahi itu TIDAK SEDANG HAMIL.

itu pointnya, dlm membaca quran harus bisa menangkap apa itu intinya!

avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Mutiaraa on Fri May 22, 2015 1:16 am

@Mutiaraa wrote:hafiyah binti Hay, Istri Nabi Keturunan Nabi
Dia seorang yang utama, cerdas dan amat
lembut yang mempunyai kecantikan luar biasa,
dimuliakan dan mempunyai derajat nasab yang
tinggi. Bahkan garis keturunannya sampai pada
Nabi Harun AS.
Sebelumnya dia menikah dengan Salam bin
Musykam Al-Qarzhi kemudian dipisah. Lalu dia
menikah dengan Kinanah bin Rabi bin Abu Al-
Haqiq Al-Nadzri, kemudian suaminya itu
terbunuh pada peristiwa Khaibar.
Ketika Rasulullah mendapatkan kemenangan
dan masuk ke dalam Qamus, Hushni bin Abu Al-
Haqiq mendatangi Rasulullah SAW dengan
membawa Shafiyah binti Hay. Ketika Rasulullah
melihatnya, beliau memerintahkan pada
Shafiyah untuk melangkah di belakangnya.
Kemudian beliau melemparkan selendangnya
pada Shafiyah. Kaum Muslimin mengerti bahwa
itu pertanda bahwa Rasulullah SAW telah
memilih Shafiyah untuk dirinya.
Dalam sebuah riwayat yang lain disebutkan
bahwa Rasulullah ketika mengumpulkan
tawanan Perang Khaibar, Dahyah datang pada
Rasul, kemudian berkata, “Berilah padaku
seorang budak perempuan dari para tawanan.”
Rasulullah berkata, “Pergilah dan ambillah
seorang budak perempuan!”
Kemudian Dahyah mengambil Shafiyah binti
Hay, lalu berkata, “Wahai Rasulullah,
sesungguhnya dia seorang sayyidah (wanita
terhormat) dari Bani Quraizhah dan Bani Nadzir
yang cocok buatmu.”
Kemudian Rasulullah SAW berkata, “Ambillah
seorang budak perempuan selain dirinya!”
Ketika Shafiyah mengunjungi Rasulullah, beliau
berkata padanya, “Ayahmu masih saja seorang
Yahudi yang keras kepala dan sangat memusuhi
diriku, sehingga Allah mencabut nyawanya.”
Shafiyah menimpali, “Wahai Rasulullah,
sesungguhnya Allah berfirman dalam kitab-Nya:
“Dan seorang yang berdosa tidak akan memikul
dosa orang lain.”
Rasulullah berkata padanya, “Pilihlah menurut
kemauan dirimu, bila kau memilih Islam, aku
akan menjamin dirimu dengan diriku. Apabila
kau memilih menjadi seorang Yahudi, semoga
aku melepaskan dirimu dan mengembalikanmu
bergabung dengan kaummu.”
“Wahai Rasulullah,” jawab Shafiyah, “Aku telah
mencintai Islam, dan aku percaya padamu
sebelum kau menyerukan hal tersebut padaku.
Aku telah menjadi orang yang bergabung
dengan dirimu. Aku tidak punya siapa-siapa lagi
di kaum Yahudi. Aku tidak mempunyai ayah
ataupun saudara. Sedangkan engkau
memberikan pilihan antara kafir dan Islam.
Tentu saja Allah dan Rasul-Nya lebih aku cintai
dari pada dilepaskan dalam keadaan kafir.”
Maka Rasulullah memperistri Shafiyah. Ketika
Rasulullah kembali dari pertempuran Khaibar
dan turut serta membawa Shafiyah bersama
beliau, Shafiyah dititipkan di salah satu rumah
Haritsah bin Nu’man.
Kemudian beberapa wanita kalangan Anshar
mendengar berita tersebut, mereka mendengar
tentang kecantikan Shafiyah, sehingga banyak
orang yang datang padanya. Aisyah, Ummul
Mukminin, juga datang mengunjunginya dengan
mengenakan cadar.
Aisyah masuk ke dalam dan berkenalan
dengannya. Ketika Aisyah keluar, Rasulullah juga
keluar dan berkata padanya, “Bagaimana
menurutmu, wahai Aisyah?”
Aisyah menjawab, “Aku melihat seorang
perempuan Yahudi.”
“Janganlah kau mengatakan hal semacam itu,
wahai Aisyah. Sesungguhnya dia telah masuk
Islam dan baik pula keadaan Islamnya,” kata
Rasulullah.
Suatu ketika Shafiyah menangis terisak karena
mendengar perkataan Hafshah, Ummul
Mukminin, yang mengatakan dirinya seorang
peranakan Yahudi. Ketika Rasulullah SAW
mengunjungi Shafiyah dan melihatnya
menangis, beliau bertanya, “Mengapa engkau
menangis?”
Shafiyah menjawab, “Hafshah binti Umar
berkata padaku bahwa aku adalah peranakan
Yahudi.”
Nabi SAW berkata, “Sesungguhnya kau adalah
keturunan nabi, dan pamanmu juga berasal dari
keturunan nabi. Sungguh dirimu berada di garis
keturunan nabi.”
Kemudian Rasulullah berkata Hafshah,
“Bertakwalah pada Allah, wahai Hafshah!”
Pada saat Nabi SAW menderita sakit, para
istrinya berkumpul di tempat Aisyah, rumah di
mana Nabi meninggal dunia. Kemudian
Shafiyah berkata, “Demi Allah, Wahai Nabi Allah,
sungguh aku senang sekali menemani dirimu
dan selalu mendampingimu.”
Kemudian terdengar istri-istri Nabi
mengejeknya. Rasulullah memberikan
penjelasan pada mereka, lalu berkata, “Kalian ini
bergumam.”
Mereka berkata, “Karena apa, wahai Rasulullah?”
Nabi berkata, “Karena ejekan kalian terhadap
sahabat kalian tadi. Demi Allah, dia benar-benar
tulus dan jujur.”
Suatu ketika, sejumlah orang berkumpul di
dalam kamar Shafiyah, kemudian mereka
melakukan dzikir kepada Allah dan membaca Al-
Quran dan bersujud. Kemudian Shafiyah
memanggil mereka. Seorang budak perempuan
Umar bin Khattab juga datang pada Shafiyah.
Ketika pulang ia berkata kepada Umar,
“Sesungguhnya Shafiyah menyukai hari Sabtu
dan masih menyambung tali silaturrahmi
dengan Yahudi.”
Umar lalu mengutus budak perempuan itu
untuk menanyakan tentang hal tersebut?
Shafiyah menjawab, “Adapun hari Sabtu,
sungguh aku tidak menyukainya sejak Allah
telah menggantikan buat diriku hari Jum’at.
Sedangkan mengenai Yahudi, sesungguhnya aku
sempat berada di tengah-tengah mereka
dengan penuh kasih sayang, maka aku
menyambung tali silaturrahmi dengan mereka.”
Kemudian dia berkata pada budak perempuan
itu, “Apa yang membuatmu melakukan hal itu?”
Si budak menjawab, “Syetan.”
Lalu Shafiyah berkata, “Pergilah, kau telah
bebas!”
Shafiyah meriwayatkan sekitar sepuluh hadits
dari Rasulullah SAW, dan beberapa orang
meriwayatkan darinya. Di antara mereka Yazid
bin Mu’tab, Ishaq bin Abdullah bin Harits, dan
Muslim bin Shofwan. Shafiyah meninggal dunia
pada zaman kekhalifahan Muawiyah tahun 50 H,
atau di riyawat lain pada 52 H. Dan ada pula
yang meriwayatkan dia meninggal pada tahun
36 H.
-----------
sekilas orang kalau membaca riwayat gitu suka
salahpaham, apalagi yang tidak terlalu pintar
mencermati makna apalagi kalau hatinya sudah
iri dengki kepada nabi dan kafir memang doyan
memelintir, sehingga mereka bumbu-bumbui
dengan khayalan bodoh mereka sendiri.

aturan masa idah itu hanya berlaku untuk muslim. dalam perkawinn secara Islami.perkawinan ala kafir tak diakui dalam Islam,jadi upacara perkkawinan kafir itu sama saja dgn perzinahan,bukn perkawinan.

http://www.laskarislam.com/t8131-menjawab-fitnah-tentang-perkawinan-nabi-dengan-safiyah?highlight=safiyah

..
@musicman wrote:http://app.lidwa.com/?k=muslim&n=2564
MUSLIM HADIST NO - 2564
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah telah menceritakan kepada kami 'Affan telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah telah menceritakan kepada kami Tsabit dari Anas dia berkata; "Saya membonceng Abu Thalhah pada waktu perang Khaibar, sedangkan kakiku bersentuhan dengan kaki Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Anas melanjutkan; Kemudian kami mendatangi mereka (penduduk Khaibar) sebelum matahari terbit, sedangkan mereka (penduduknya) telah keluar ke jalan-jalan mereka dan ke tempat-tempat mereka bekerja, maka mereka berteriak; "Muhammad dan tentaranya telah datang!?." Anas melanjutkan; Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila siksaan itu turun di halaman mereka, maka amat buruklah pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang beri peringatan itu." Anas melanjutkan; Kemudian Allah Azza Wa Jalla mengalahkan mereka, dan Dihyah menawan seorang budak perempuan yang cantik, Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membeli budak tersebut dengan tujuh sahaya, lalu beliau menyerahkannya kepada Ummu Sulaim supaya dia melayaninya dan mempersiapkannya. Tsabit berkata; Saya kira Anas berkata; Lalu dia menunggu masa iddah di rumahnya, dia adalah Shafiyah putri Huyay. Anas berkata; Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengadakan walimah (pesta pernikahan) dengan kurma, susu kering dan minyak samin, lalu dibentangkannya tikar yang terbuat dari kulit di atas bumi, dan dihidangkannya susu kering dan minyak samin, maka orang-orang merasa kenyang dengannya. Anas berkata; Orang-orang sama berkata; "Kami tidak tahu, apakah beliau menikahinya atau hanya sekedar menjadikannya sebagai Ummu Walad (yaitu budak perempuan yang lahir dari hasil hubungan ibunya dan tuannya), sebagian mereka menjawab; "Jika beliau menutupinya (mengenakannya hijab), berarti dia adalah istrinya, tapi jika beliau tidak menutupinya, berarti statsusnya adalah Ummu Walad." Tatkala beliau hendak menaiki kendaraannya, beliau menutupi Shafiyah, kemudian dia duduk di belakang punggung kendaraannya, lantas orang-orang tahu bahwa beliau telah menikahinya. Ketika sudah dekat dengan Madinah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendahului kami. Anas berkata; Tiba-tiba unta beliau yang bernama Al 'Adlba` tergelincir, sehingga posisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bergeser, dan (Shafiyah) pun terjatuh, lantas beliau bangun dan menutupi Shafiyah. Dan para wanita memanjangkan lehernya sambil mengatakan; "Semoga Allah menjauhkan wanita Yahudi ini." Tsabit berkata; Saya bertanya; "Wahai Abu Hamzah, apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah menggaulinya?" Dia menjawab; "Demi Allah, beliau telah menggaulinya."
.
avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by dee-nee on Fri May 22, 2015 5:17 am

@childs north wrote:
@dee-nee wrote:apalagi status safiyah pun disitu adalah tawanan

justru sangat bagus bagi tawanan bila mereka dinikahkan ... karena status mereka bukan lagi sebagai budak .... makanya masa iddah untuk tawanan hanya 1 kali masa haid >>> sebetulnya hal tersebut untuk kepentingan si tawanan itu sendiri

Dua .... khusus untuk safiyah .... pernikahan antara safiyah dengan Muhammad justru manaikkan derajat bangsa Nadir yang sudah kalah perang

Safiyah justru seneng lah kalau dinikahkan Nabi .... apalagi status dia adalah anak pemimpin (itungannya dia itu putri raja)

dalam perang .... putri pemimpin yang kalah ... bila menikah dengan pemimpin yang menang (Muhammad) adalah kehormatan ... bandingkan bila safiyah tidak dinikahi dan tetap berstatus budak (tawanan)

makanya saya sebut ... pernikahan itu adalah usaha Muhammad untuk menaikkan lagi derajat bani nadir sebagai pihak yang kalah ... yang ujungnya untuk melakukan rekonsiliasi

... ditambah safiyah masuk Islam juga tanpa paksaan dan sudah dilakukan safiyah sebelum pernikahannya dengan Nabi  
[justify]
- mana dalilnya si safiyah TELAH MELALUI masa iddahnya  1 kali masa haid ?

- Suami Safiyah itu dipancung. Ayah dan pamannya dibunuh. Seluruh sanak keluarga laki, termasuk abang2nya dibantai. Sanak keluarga perempuannya diperbudak Muslim. Kemana dia bisa pergi? Jika dia tak mau menikah dengan Muhammad, maka dia akan jadi budak sex Muslim lainnya.

- dalilnya adalah link yang diberikan bung MM bahwa safiyah menikah ketika sudah melewati masa iddah .... dan dari hadist yang saya kasih tertulis masa iddah untuk tawanan adalah 1 kali masa haid ... penjelasan mutiara juga sudah clear bahwa safiyah memang menjalani 1 kali masa haid

sementara faktanya ketika itu memang safiyah dalam status sebagai tawanan >>> mau apalagi ??

- Suami safiyah dipancung dalam kondisi kalah perang dan TUKANG NGIBUL >>> ga usah cengeng !!!
Ayah dan pamannya, seluruh sanak keluarga laki, termasuk abang2nya adalah para prajurit yang terbunuh DALAM KONDISI kalah perang >>> ga usah cengeng !!!

>>>> pointnya .... GA USAH CENGENG dan punya harga diri sedikit lah ... sudah kalah perang malah ngerengek2 minta dikasihani

sisanya : makanya ... kalau mau bahas perbudakan ... jangan pake mind set non-Islam ... semua tulisan anda itu justru keluar dari mind-set anda yang terbiasa memperlakukan budak sebagai korban seks

@childs north wrote:
(Sahih Bukhari 1.367) Kami menaklukkan Khaibar, menangkap para tawanan, dan hartabenda rampasan dikumpulkan. Dihya datang dan berkata, ‘O Nabi Allah! Berikan aku seorang budak wanita dari para tawanan.’ Sang Nabi berkata, ‘Pergilah dan ambil budak mana saja.’ Dia mengambil Safiya bint Huyai
JELAS si muhammad saw SUDAH ngasih si Safiya sama anggotanya SEBAGAI jatah BUDAK SEX
lalu datanglah provokator ini ...

baca yang saya bold merah

Kalau anda dalam posisi seperti Dhiya >>> ya mungkin memang anda akan memperlakukan Safiya sebagai budak sex ... wong memang gitu kok cara berpikir anda tentang budak

saya mau ngomong apa lagi coba ??

@childs north wrote:
Seorang datang pada sang Nabi dan berkata, ‘O Rasul Allah! Kauberikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah yang tercantik dari suku2 Quraiza dan An-Nadir dan dia layak bagimu seorang.’
langsung dah - deleted - nabi mu - deleted - melihat kecantikan safiah

see .... apa saya bilang ... bold merah diatas bisa keliatan kok dari cara debat anda
artinya ...  bold merah MEMANG TIDAK TERBANTAHKAN .... justru anda yang mengumbar isi kepala anda sendiri ... bahwa BAGI ANDA budak is korban sex

@childs north wrote:
Maka sang Nabi berkata,’Bawa dia (Dihya) beserta Safiya.’ Lalu Dihya datang bersama Safiya dan ketika sang Nabi melihatnya (Safiya), dia berkata pada Dihya,’Ambil budak wanita mana saja lainnya dari para tawanan.’ Anas menambahkan: sang Nabi lalu membebaskannya dan mengawininya.”
Lalu malam itu juga safiyah di ajak - deleted - sama sang utusan - deleted - , klo gak salah kemahnya dijagain anggota satu malaman sambil nenteng pedang ... sementara di dalam kemah si nabi indehoi sama janda xanana

Memang luarbiasa gilanya jalan pikir slimin-mah. Bayangkan bagaimana jika perampok menyerbu rumahmu, membunuh dirimu, putra2mu, mengambil putri2 dan istri2 untuk dijadikan budak dan lalu ngesex dengan putrimu yang sekarang dipanggilnya sebagai istrinya. Usaha apa yang bisa mengurangi tragedi itu atau yang bisa mempertahankan martabatmu ?

saya ulang lagi yang underline

jadi saya mau gimana lagi ??
menanggapi diskusi dari orang yang dikepala-nya sudah tertulis "wajib memperlakukan budak sebagai korban sex" ??

pantes aja anda cengeng banget .... ngerengek2 penuh fitnah karena si majikan kalah perang ....

mungkin seperti ini isi kepala anda : "kasihan ... majikan saya (bani nadhir) harus kalah perang .... ga jadi deh mereka dapet jatah budak untuk jadi korban sex .... memang kurang ajar nih Muhammad .... saya fitnah ah"  

sip sip ... logis sih >>> cara diskusi menunjukkan isi kepala kok
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by dee-nee on Fri May 22, 2015 5:18 am

@childs north wrote:
hadis sendiri mengatakan bahwa TAWANAN SEKALIPUN harus menunggu masa 'iddah:

Abu Said al-Khudri mengatakan: Rasulallah mengirim ekspedisi militer ke Awta ketika Perang Hunain. Mereka bertemu musuh dan bertempur. Mereka mengalahkan dan menawan musuh. Beberapa sahabat Rasul ragu utk berhubungan seks dengan tawanan wanita dihadapan suami2 mereka yang kafir. Jadi Allah, yang Mulia, menurunkan ayat Quran, “[4.24] dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki ...” Artinya, mereka itu sah bagimu JIKA MEREKA TELAH MELEWATI MASA IDDAH. (Sunan Abu Dawud Buku 11, Volume 2, nomor 2150, halaman 577, terjemahan inggris dengan catatan penjelasan oleh Prof. Ahmad Hasan [Sh. Muhammad Ashraf Publishers, Booksellers & Exporters; Lahore, Pakistan, 1984)


lagi-lagi muhammad saw sendiri MEMBOKONGI Qs 2 : 234

Ya ... dan masa iddah untuk tawanan adalah 1 kali masa haid
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Fri May 22, 2015 8:42 am

@dee-nee wrote:
@childs north wrote:
hadis sendiri mengatakan bahwa TAWANAN SEKALIPUN harus menunggu masa 'iddah:

Abu Said al-Khudri mengatakan: Rasulallah mengirim ekspedisi militer ke Awta ketika Perang Hunain. Mereka bertemu musuh dan bertempur. Mereka mengalahkan dan menawan musuh. Beberapa sahabat Rasul ragu utk berhubungan seks dengan tawanan wanita dihadapan suami2 mereka yang kafir. Jadi Allah, yang Mulia, menurunkan ayat Quran, “[4.24] dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki ...” Artinya, mereka itu sah bagimu JIKA MEREKA TELAH MELEWATI MASA IDDAH. (Sunan Abu Dawud Buku 11, Volume 2, nomor 2150, halaman 577, terjemahan inggris dengan catatan penjelasan oleh Prof. Ahmad Hasan [Sh. Muhammad Ashraf Publishers, Booksellers & Exporters; Lahore, Pakistan, 1984)


lagi-lagi muhammad saw sendiri MEMBOKONGI Qs 2 : 234

Ya ... dan masa iddah untuk tawanan adalah 1 kali masa haid

FAKTANYA ini Neng !!!

Sahih Bukhari, Volumn 003, Book 034, Hadith Number 437.
-----------------------------------------
Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:
Kami tiba di Khaibar, dan ketika allah membantu rasulnya membuka bentang, kecantikan Safiya bint Huyai bin Akhtaq yang suaminya telah dibunuh ketika dia masih seorang pengantin disebutkan kepada rasul Allah. Rasul allah memilih dia bagi dirinya sendiri, dan berangkat bersamanya, dan ketika kami mencapai tempat yang disebut Sidd-as-Sahba, Safiya menjadi bersih dari haidnya, lalu rasul Allah menikahi dia. Hais disediakan di sehelai kulit. Lalu nabi berkata kepadaku, "Undanglah orang-orang di sekitarmu." Maka itulah perjamuan pernikahan Nabi dan Safiya. Lalu kami terus menuju Medinah. Dan saya melihat Nabi telah menghijab dia hijab sedangkan dia dibelakang nabi. Lalu Nabi duduk di untanya dan memebiarkan Safiya kakinya di atas keningnya untuk mengendarai unta.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34


TIDAK ADA KATA ATAU KALIMAT DALAM BAHASA arab YANG MENYATAKAN DIA SUDAH BERSIH DARI MENSNYA ....

Yang ada cuma kata :

“Istafa” === فَاصْطَفَاهَا






childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Fri May 22, 2015 10:39 am

@dee-nee wrote:
@childs north wrote:
@dee-nee wrote:apalagi status safiyah pun disitu adalah tawanan

justru sangat bagus bagi tawanan bila mereka dinikahkan ... karena status mereka bukan lagi sebagai budak .... makanya masa iddah untuk tawanan hanya 1 kali masa haid >>> sebetulnya hal tersebut untuk kepentingan si tawanan itu sendiri

Dua .... khusus untuk safiyah .... pernikahan antara safiyah dengan Muhammad justru manaikkan derajat bangsa Nadir yang sudah kalah perang

Safiyah justru seneng lah kalau dinikahkan Nabi .... apalagi status dia adalah anak pemimpin (itungannya dia itu putri raja)

dalam perang .... putri pemimpin yang kalah ... bila menikah dengan pemimpin yang menang (Muhammad) adalah kehormatan ... bandingkan bila safiyah tidak dinikahi dan tetap berstatus budak (tawanan)

makanya saya sebut ... pernikahan itu adalah usaha Muhammad untuk menaikkan lagi derajat bani nadir sebagai pihak yang kalah ... yang ujungnya untuk melakukan rekonsiliasi

... ditambah safiyah masuk Islam juga tanpa paksaan dan sudah dilakukan safiyah sebelum pernikahannya dengan Nabi  

- mana dalilnya si safiyah TELAH MELALUI masa iddahnya  1 kali masa haid ?

- Suami Safiyah itu dipancung. Ayah dan pamannya dibunuh. Seluruh sanak keluarga laki, termasuk abang2nya dibantai. Sanak keluarga perempuannya diperbudak Muslim. Kemana dia bisa pergi? Jika dia tak mau menikah dengan Muhammad, maka dia akan jadi budak sex Muslim lainnya.


- dalilnya adalah link yang diberikan bung MM bahwa safiyah menikah ketika sudah melewati masa iddah .... dan dari hadist yang saya kasih tertulis masa iddah untuk tawanan adalah 1 kali masa haid ... penjelasan mutiara juga sudah clear bahwa safiyah memang menjalani 1 kali masa haid

sementara faktanya ketika itu memang safiyah dalam status sebagai tawanan >>> mau apalagi ??

- Suami safiyah dipancung dalam kondisi kalah perang dan TUKANG NGIBUL >>> ga usah cengeng !!!
Ayah dan pamannya, seluruh sanak keluarga laki, termasuk abang2nya adalah para prajurit yang terbunuh DALAM KONDISI kalah perang >>> ga usah cengeng !!!

>>>> pointnya .... GA USAH CENGENG dan punya harga diri sedikit lah ... sudah kalah perang malah ngerengek2 minta dikasihani

sisanya : makanya ... kalau mau bahas perbudakan ... jangan pake mind set non-Islam ... semua tulisan anda itu justru keluar dari mind-set anda yang terbiasa memperlakukan budak sebagai korban seks

@childs north wrote:
(Sahih Bukhari 1.367) Kami menaklukkan Khaibar, menangkap para tawanan, dan hartabenda rampasan dikumpulkan. Dihya datang dan berkata, ‘O Nabi Allah! Berikan aku seorang budak wanita dari para tawanan.’ Sang Nabi berkata, ‘Pergilah dan ambil budak mana saja.’ Dia mengambil Safiya bint Huyai
JELAS si muhammad saw SUDAH ngasih si Safiya sama anggotanya SEBAGAI jatah BUDAK SEX
lalu datanglah provokator ini ...

baca yang saya bold merah

Kalau anda dalam posisi seperti Dhiya >>> ya mungkin memang anda akan memperlakukan Safiya sebagai budak sex ... wong memang gitu kok cara berpikir anda tentang budak

saya mau ngomong apa lagi coba ??

@childs north wrote:
Seorang datang pada sang Nabi dan berkata, ‘O Rasul Allah! Kauberikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah yang tercantik dari suku2 Quraiza dan An-Nadir dan dia layak bagimu seorang.’
langsung dah - deleted - nabi mu - deleted - melihat kecantikan safiah

see .... apa saya bilang ... bold merah diatas bisa keliatan kok dari cara debat anda
artinya ...  bold merah MEMANG TIDAK TERBANTAHKAN .... justru anda yang mengumbar isi kepala anda sendiri ... bahwa BAGI ANDA budak is korban sex

@childs north wrote:
Maka sang Nabi berkata,’Bawa dia (Dihya) beserta Safiya.’ Lalu Dihya datang bersama Safiya dan ketika sang Nabi melihatnya (Safiya), dia berkata pada Dihya,’Ambil budak wanita mana saja lainnya dari para tawanan.’ Anas menambahkan: sang Nabi lalu membebaskannya dan mengawininya.”
Lalu malam itu juga safiyah di ajak - deleted - sama sang utusan - deleted - , klo gak salah kemahnya dijagain anggota satu malaman sambil nenteng pedang ... sementara di dalam kemah si nabi indehoi sama janda xanana

Memang luarbiasa gilanya jalan pikir slimin-mah. Bayangkan bagaimana jika perampok menyerbu rumahmu, membunuh dirimu, putra2mu, mengambil putri2 dan istri2 untuk dijadikan budak dan lalu ngesex dengan putrimu yang sekarang dipanggilnya sebagai istrinya. Usaha apa yang bisa mengurangi tragedi itu atau yang bisa mempertahankan martabatmu ?

saya ulang lagi yang underline

jadi saya mau gimana lagi ??
menanggapi diskusi dari orang yang dikepala-nya sudah tertulis "wajib memperlakukan budak sebagai korban sex" ??

pantes aja anda cengeng banget .... ngerengek2 penuh fitnah karena si majikan kalah perang ....

mungkin seperti ini isi kepala anda : "kasihan ... majikan saya (bani nadhir) harus kalah perang .... ga jadi deh mereka dapet jatah budak untuk jadi korban sex .... memang kurang ajar nih Muhammad .... saya fitnah ah"  

sip sip ... logis sih >>> cara diskusi menunjukkan isi kepala kok

- dalilnya #8

tidak cengeng tetapi rahmatan lil alamin:
1. piawai menciptakan peluang baru, menciptakan janda & merampas harta orang
2. piawai menghibur janda yg baru dia bunuh suami & sanak saudara/ri nya

mantap..!


nih MINSET & ISI kepala si Nabimu yang doyan sex

(Sahih Bukhari 1.367) Kami menaklukkan Khaibar, menangkap para tawanan, dan hartabenda rampasan dikumpulkan. Dihya datang dan berkata, ‘O Nabi Allah! Berikan aku seorang budak wanita dari para tawanan.’ Sang Nabi berkata, ‘Pergilah dan ambil budak mana saja.’ Dia mengambil Safiya bint Huyai. Seorang datang pada sang Nabi dan berkata, ‘O Rasul Allah! Kauberikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah yang tercantik dari suku2 Quraiza dan An-Nadir dan dia layak bagimu seorang.’ Maka sang Nabi berkata,’Bawa dia (Dihya) beserta Safiya.’ Lalu Dihya datang bersama Safiya dan ketika sang Nabi melihatnya (Safiya), dia berkata pada Dihya,’Ambil budak wanita mana saja lainnya dari para tawanan.’ Anas menambahkan: sang Nabi lalu membebaskannya dan mengawininya.”


nabi Muhammad lah yang tertarik kepada Safiyah atas tawaran si anu. padahal yang sebenarnya si Safiyah itu adalah JATAH DIHYAH.
jatah-jatahan SEX lho ....



childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by isaku on Fri May 22, 2015 11:03 am

@childs north wrote:

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34


TIDAK ADA KATA ATAU KALIMAT DALAM BAHASA arab YANG MENYATAKAN DIA SUDAH BERSIH DARI MENSNYA ....

Yang ada cuma kata :

“Istafa” === فَاصْطَفَاهَا

Jangan tanggung2 dong, tunjukkan kemantanmuslimanmu, mengapa "istafa" yang kamu angkat??? siapa bilang itu berhubungan dengan haid.

Biar kamu tidak kelihatan cuma copas doang dari link sampah para tukang fitnah, coba kamu tuliskan bunyi penggalan tuh hadits dalam bahasa indonesia.

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3520
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by isaku on Fri May 22, 2015 11:44 am

Sudah ada Haditsnya yang menyatakan Shafiyyah menunggu iddahnya, malah kamu heboh dengan kebodohan sendiri, belaga pintar pula mau bahas kata2 arabnya. piss


We arrived at Khaibar, and when Allah helped His Apostle to open the fort, the beauty of Safiya bint Huyai bin Akhtaq whose husband had been killed while she was a bride, was mentioned to Allah's Apostle. The Prophet (ﷺ) selected her for himself, and set out with her, and when we reached a place called Sidd-as-Sahba,' Safiya became clean from her menses then Allah's Messenger (ﷺ) married her. Hais (i.e. an 'Arabian dish) was prepared on a small leather mat. Then the Prophet (ﷺ) said to me, "I invite the people around you." So that was the marriage banquet of the Prophet (ﷺ) and Safiya. Then we proceeded towards Medina, and I saw the Prophet, making for her a kind of cushion with his cloak behind him (on his camel). He then sat beside his camel and put his knee for Safiya to put her foot on, in order to ride (on the camel).


kami mendatangi mereka (penduduk Khaibar) sebelum matahari terbit, sedangkan mereka (penduduknya) telah keluar ke jalan-jalan mereka & ke tempat-tempat mereka bekerja, maka mereka berteriak; Muhammad & tentaranya telah datang!?. Anas melanjutkan; Kemudian Rasulullah bersabda:
Apabila siksaan itu turun di halaman mereka, maka amat buruklah pagi hari yg dialami oleh orang-orang yg beri peringatan itu. Anas melanjutkan; Kemudian Allah Azza Wa Jalla mengalahkan mereka, & Dihyah menawan seorang budak perempuan yg cantik, Maka Rasulullah membeli budak tersebut dgn tujuh sahaya, lalu beliau menyerahkannya kepada Ummu Sulaim supaya dia melayaninya & mempersiapkannya. Tsabit berkata; Saya kira Anas berkata; Lalu dia menunggu masa iddah di rumahnya, dia adl Shafiyah putri Huyay. Anas berkata; Kemudian Rasulullah mengadakan walimah (pesta pernikahan) dgn kurma, susu kering & minyak samin, lalu dibentangkannya tikar yg terbuat dari kulit di atas bumi, & dihidangkannya susu kering & minyak samin, maka orang-orang merasa kenyang dengannya. Anas berkata; Orang-orang sama berkata; Kami tak tahu, apakah beliau menikahinya atau hanya sekedar menjadikannya sebagai Ummu Walad (yaitu budak perempuan yg lahir dari hasil hubungan ibunya & tuannya), sebagian mereka menjawab; Jika beliau menutupinya (mengenakannya hijab), berarti dia adl istrinya, tapi jika beliau tak menutupinya, berarti statsusnya adl Ummu Walad. Tatkala beliau hendak menaiki kendaraannya, beliau menutupi Shafiyah, kemudian dia duduk di belakang punggung kendaraannya, lantas orang-orang tahu bahwa beliau telah menikahinya. Ketika sudah dekat dgn Madinah, Rasulullah mendahului kami. Anas berkata; Tiba-tiba unta beliau yg bernama Al 'Adlba` tergelincir, sehingga posisi Rasulullah bergeser, & (Shafiyah) pun terjatuh, lantas beliau bangun & menutupi Shafiyah. Dan para wanita memanjangkan lehernya sambil mengatakan; Semoga Allah menjauhkan wanita Yahudi ini. Tsabit berkata; Saya bertanya; Wahai Abu Hamzah, apakah Rasulullah telah menggaulinya?
Dia menjawab; Demi Allah, beliau telah menggaulinya. [HR. Muslim No.2564].

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3520
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Fri May 22, 2015 11:54 am

@isaku wrote:
@childs north wrote:

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34


TIDAK ADA KATA ATAU KALIMAT DALAM BAHASA arab YANG MENYATAKAN DIA SUDAH BERSIH DARI MENSNYA ....

Yang ada cuma kata :

“Istafa” === فَاصْطَفَاهَا

Jangan tanggung2 dong, tunjukkan kemantanmuslimanmu, mengapa "istafa" yang kamu angkat??? siapa bilang itu berhubungan dengan haid.

Biar kamu tidak kelihatan cuma copas doang dari link sampah para tukang fitnah, coba kamu tuliskan bunyi penggalan tuh hadits dalam bahasa indonesia.
justeru translate bahasa Indonesianya yang DIPLINTIR, berfikir kritis SLIM jangan suka dibohongi terus !!

childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by dee-nee on Fri May 22, 2015 12:32 pm

@childs north wrote:[justify]- dalilnya #8

tidak cengeng tetapi rahmatan lil alamin:
1. piawai menciptakan peluang baru, menciptakan janda & merampas harta orang
2. piawai menghibur janda yg baru dia bunuh suami & sanak saudara/ri nya

mantap..!

jadi ngaku dong kalau anda memang cengeng ?? ngerengek2 sampai harus pake fitnah cuma demi eksistensi

point 1 dan 2 mungkin anda yang seperti itu .... kan anda memang cengeng
karena yang tidak cengeng rahmatan lil alamin (seperti kata anda)

@childs north wrote:nih MINSET & ISI kepala si Nabimu yang doyan sex

(Sahih Bukhari 1.367) Kami menaklukkan Khaibar, menangkap para tawanan, dan hartabenda rampasan dikumpulkan. Dihya datang dan berkata, ‘O Nabi Allah! Berikan aku seorang budak wanita dari para tawanan.’ Sang Nabi berkata, ‘Pergilah dan ambil budak mana saja.’ Dia mengambil Safiya bint Huyai. Seorang datang pada sang Nabi dan berkata, ‘O Rasul Allah! Kauberikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah yang tercantik dari suku2 Quraiza dan An-Nadir dan dia layak bagimu seorang.’ Maka sang Nabi berkata,’Bawa dia (Dihya) beserta Safiya.’ Lalu Dihya datang bersama Safiya dan ketika sang Nabi melihatnya (Safiya), dia berkata pada Dihya,’Ambil budak wanita mana saja lainnya dari para tawanan.’ Anas menambahkan: sang Nabi lalu membebaskannya dan mengawininya.”


nabi Muhammad lah yang tertarik kepada Safiyah atas tawaran si anu. padahal yang sebenarnya si Safiyah itu adalah JATAH DIHYAH.
jatah-jatahan SEX lho ....

mana ada kata2 sex disitu ?? ... ga ada tuh .... yang ada kan cuma kata budak dan mengawini

see ... tulisan seperti apapun ... kalau otaknya udah diisi kotoran ... yang keluar dari mulut juga pasti kotoran
samakan saja analoginya ... kata2 sex yang anda umbar2 di thread inipun ... memang CUMA datang dari otak anda yang selalu menilai budak wanita = korban sex

ck ck ck .... gimana rasanya jadi perempuan2 yang hidup disekeliling anda .... yang otak dan pikiran-nya ga jauh2 dari urusan jatah2an sex
pasti jijay banget kali ya

binar
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by isaku on Fri May 22, 2015 1:37 pm

@childs north wrote:
@isaku wrote:
@childs north wrote:

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34


TIDAK ADA KATA ATAU KALIMAT DALAM BAHASA arab YANG MENYATAKAN DIA SUDAH BERSIH DARI MENSNYA ....

Yang ada cuma kata :

“Istafa” === فَاصْطَفَاهَا

Jangan tanggung2 dong, tunjukkan kemantanmuslimanmu, mengapa "istafa" yang kamu angkat??? siapa bilang itu berhubungan dengan haid.

Biar kamu tidak kelihatan cuma copas doang dari link sampah para tukang fitnah, coba kamu tuliskan bunyi penggalan tuh hadits dalam bahasa indonesia.
justeru translate bahasa Indonesianya yang DIPLINTIR, berfikir kritis SLIM jangan suka dibohongi terus !!
Lha iya, makanya coba jabarkan kejeniusan bahasa arab dari link sampahmu, preteli ISTAFAmu

Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:
Kami tiba di Khaibar, dan ketika allah membantu rasulnya membuka bentang, kecantikan Safiya bint Huyai bin Akhtaq yang suaminya telah dibunuh ketika dia masih seorang pengantin disebutkan kepada rasul Allah. Rasul allah memilih dia bagi dirinya sendiri, dan berangkat bersamanya, dan ketika kami mencapai tempat yang disebut Sidd-as-Sahba, Safiya menjadi bersih dari haidnya, lalu rasul Allah menikahi dia. Hais disediakan di sehelai kulit. Lalu nabi berkata kepadaku, "Undanglah orang-orang di sekitarmu." Maka itulah perjamuan pernikahan Nabi dan Safiya. Lalu kami terus menuju Medinah. Dan saya melihat Nabi telah menghijab dia hijab sedangkan dia dibelakang nabi. Lalu Nabi duduk di untanya dan memebiarkan Safiya kakinya di atas keningnya untuk mengendarai unta.


Tau darimana kamu kalau si ISTAFA itu adalah arti dari bold1 atau bold2 atau bold3 atau bold bold berikutnya???

Coba kamu panggil sarjana bahasa arab dari link sampahmu itu kemari.



isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3520
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by aliumar on Fri May 22, 2015 1:41 pm

(Sahih Bukhari 1.367) Kami menaklukkan Khaibar, menangkap para tawanan, dan hartabenda rampasan dikumpulkan. Dihya datang dan berkata, ‘O Nabi Allah! Berikan aku seorang budak wanita dari para tawanan.’ Sang Nabi berkata, ‘Pergilah dan ambil budak mana saja.’ Dia mengambil Safiya bint Huyai. Seorang datang pada sang Nabi dan berkata, ‘O Rasul Allah! Kauberikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah yang tercantik dari suku2 Quraiza dan An-Nadir dan dia layak bagimu seorang.’ Maka sang Nabi berkata,’Bawa dia (Dihya) beserta Safiya.’ Lalu Dihya datang bersama Safiya dan ketika sang Nabi melihatnya (Safiya), dia berkata pada Dihya,’Ambil budak wanita mana saja lainnya dari para tawanan.’ Anas menambahkan: sang Nabi lalu membebaskannya dan mengawininya.”

Keliatan banget mata keranjangnya !!!

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by isaku on Fri May 22, 2015 2:07 pm

@childs north wrote:langsung dah - deleted - nabi mu - deleted - melihat kecantikan safiah
kamu boleh saja kristis tapi otakmu kotor ya,


menurutmu dengan cara berpikir begitu kamu sudah mendapat kebenaran???


Nih, saya buatkan analogi yang mirip (ijin OOT Pak Mod, tidak bermaksud menghina Yesus):


Luk 7:38
Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

Belum pernah selama hidupnya ada perempuan secantik itu yang menyentuh dan menciuminya, maka ngacenglah burung Yesus seketika....... dst.


Apakah versi2 cara bercerita seperti itu membuatmu terlihat kritis???

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3520
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by ngayarana on Fri May 22, 2015 3:51 pm

@childs north wrote:
@dee-nee wrote:
@childs north wrote:
hadis sendiri mengatakan bahwa TAWANAN SEKALIPUN harus menunggu masa 'iddah:

Abu Said al-Khudri mengatakan: Rasulallah mengirim ekspedisi militer ke Awta ketika Perang Hunain. Mereka bertemu musuh dan bertempur. Mereka mengalahkan dan menawan musuh. Beberapa sahabat Rasul ragu utk berhubungan seks dengan tawanan wanita dihadapan suami2 mereka yang kafir. Jadi Allah, yang Mulia, menurunkan ayat Quran, “[4.24] dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki ...” Artinya, mereka itu sah bagimu JIKA MEREKA TELAH MELEWATI MASA IDDAH. (Sunan Abu Dawud Buku 11, Volume 2, nomor 2150, halaman 577, terjemahan inggris dengan catatan penjelasan oleh Prof. Ahmad Hasan [Sh. Muhammad Ashraf Publishers, Booksellers & Exporters; Lahore, Pakistan, 1984)


lagi-lagi muhammad saw sendiri MEMBOKONGI Qs 2 : 234

Ya ... dan masa iddah untuk tawanan adalah 1 kali masa haid

FAKTANYA ini Neng !!!

Sahih Bukhari, Volumn 003, Book 034, Hadith Number 437.
-----------------------------------------
Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:
Kami tiba di Khaibar, dan ketika allah membantu rasulnya membuka bentang, kecantikan Safiya bint Huyai bin Akhtaq yang suaminya telah dibunuh ketika dia masih seorang pengantin disebutkan kepada rasul Allah. Rasul allah memilih dia bagi dirinya sendiri, dan berangkat bersamanya, dan ketika kami mencapai tempat yang disebut Sidd-as-Sahba, Safiya menjadi bersih dari haidnya, lalu rasul Allah menikahi dia. Hais disediakan di sehelai kulit. Lalu nabi berkata kepadaku, "Undanglah orang-orang di sekitarmu." Maka itulah perjamuan pernikahan Nabi dan Safiya. Lalu kami terus menuju Medinah. Dan saya melihat Nabi telah menghijab dia hijab sedangkan dia dibelakang nabi. Lalu Nabi duduk di untanya dan memebiarkan Safiya kakinya di atas keningnya untuk mengendarai unta.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34


TIDAK ADA KATA ATAU KALIMAT DALAM BAHASA arab YANG MENYATAKAN DIA SUDAH BERSIH DARI MENSNYA ....

Yang ada cuma kata :

“Istafa” === فَاصْطَفَاهَا





Ini Bocah lagi lagi sok ngartiin Bahasa Arab, malah keliatan banget kamu nak kepintaran kebalik mu...
Hadis yang kamu kopas emang gak ada menerangkan tentang Iddahnya Safiyah nak, jangan keminteran ah..., malah keliatan banget itunya...., pengen tau saya, dari mana dapet terjemahan itu...?
Nih..., saya kasih terjemahan benernya.

"Telah menceritakan kepada kami 'Abdul Ghoffar bin Daud telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin 'Abdurrahman dari 'Amru bin Abi 'Amru dari Anas bin Malik radliallahu 'anhu berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memasuki Khaibar. Tatkala Allah menaklukan benteng Khaibar untuk kemenangan kepada Beliau, diceritakan kepada Beliau tentang kecantikan Shafiyah binti Huyyay bin Akhthob yang suaminya terbunuh sedangkan dia baru saja menjadi pengantin. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memilihnya untuk diri Beliau. Kemudian Beliau keluar bersama Shafiyah hingga ketika kami sudah sampai di Saddar Rauhaa', dia berhenti untuk singgah maka dibuatkanlah baginya makanan yang terbuat dari kurma, tepung dan minyak samin dalam wadah kecil terbuat dari kulit. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Persilakanlah orang-orang yang ada di sekitarmu!" Itulah walimah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan Shafiyah. Kemudian kami berangkat menuju Madinah. Dia (Anas bin Malik radliallahu 'anhu) berkata: "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengangkat dan memasukkan Shafiyah kedalam mantel dibelakang lalu Beliau duduk diatas unta Beliau dan Beliau letakkan kaki Shafiyah diatas lutut Beliau hingga kemudian berjalan mengendarai.
Kok beda ya terjemahannya... mana
Tuh...maksud dan arti tulisan yang kamu warnain...

Dan mengenai Hadis tentang masa Iddah nya Shafiyah, sudah di terangkan tuh sama mas Isaku dan bung Musicman.
Saran saya sudah lah Nak..., jangan selalu menebar Fitnah, yang hanya ngambil dari orang yang gak ngerti apa apa tentang sejarah Nabi, apalagi sok sokan ngartiin bahasa Arab. Hadeeeh..... (Tepokjidat)
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Fri May 22, 2015 6:13 pm

[quote="dee-nee"]
@childs north wrote:[justify]
- dalilnya #8

tidak cengeng tetapi rahmatan lil alamin:
1. piawai menciptakan peluang baru, menciptakan janda & merampas harta orang
2. piawai menghibur janda yg baru dia bunuh suami & sanak saudara/ri nya

mantap..!

@dee-nee wrote: jadi ngaku dong kalau anda memang cengeng ?? ngerengek2 sampai harus pake fitnah cuma demi eksistensi

point 1 dan 2 mungkin anda yang seperti itu .... kan anda memang cengeng
karena yang tidak cengeng rahmatan lil alamin (seperti kata anda)
pembunuh massal Neng !!! disisain janda doank

@childs north wrote:nih MINSET & ISI kepala si Nabimu yang doyan sex

(Sahih Bukhari 1.367) Kami menaklukkan Khaibar, menangkap para tawanan, dan hartabenda rampasan dikumpulkan. Dihya datang dan berkata, ‘O Nabi Allah! Berikan aku seorang budak wanita dari para tawanan.’ Sang Nabi berkata, ‘Pergilah dan ambil budak mana saja.’ Dia mengambil Safiya bint Huyai. Seorang datang pada sang Nabi dan berkata, ‘O Rasul Allah! Kauberikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah yang tercantik dari suku2 Quraiza dan An-Nadir dan dia layak bagimu seorang.’ Maka sang Nabi berkata,’Bawa dia (Dihya) beserta Safiya.’ Lalu Dihya datang bersama Safiya dan ketika sang Nabi melihatnya (Safiya), dia berkata pada Dihya,’Ambil budak wanita mana saja lainnya dari para tawanan.’ Anas menambahkan: sang Nabi lalu membebaskannya dan mengawininya.”


nabi Muhammad lah yang tertarik kepada Safiyah atas tawaran si anu. padahal yang sebenarnya si Safiyah itu adalah JATAH DIHYAH.
jatah-jatahan SEX lho ....
@dee-nee wrote:
mana ada kata2 sex disitu ?? ... ga ada tuh .... yang ada kan cuma kata budak dan mengawini

see ... tulisan seperti apapun ... kalau otaknya udah diisi kotoran ... yang keluar dari mulut juga pasti kotoran
samakan saja analoginya ... kata2 sex yang anda umbar2 di thread inipun ... memang CUMA datang dari otak anda yang selalu menilai budak wanita = korban sex

ck ck ck .... gimana rasanya jadi perempuan2 yang hidup disekeliling anda .... yang otak dan pikiran-nya ga jauh2 dari urusan jatah2an sex
pasti jijay banget kali ya

binar
perbuatan & perkataannya Neng !!! ketahuan MATA KERANJANG

childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Fri May 22, 2015 6:16 pm

@isaku wrote:
@childs north wrote:
@isaku wrote:
@childs north wrote:

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34


TIDAK ADA KATA ATAU KALIMAT DALAM BAHASA arab YANG MENYATAKAN DIA SUDAH BERSIH DARI MENSNYA ....

Yang ada cuma kata :

“Istafa” === فَاصْطَفَاهَا

Jangan tanggung2 dong, tunjukkan kemantanmuslimanmu, mengapa "istafa" yang kamu angkat??? siapa bilang itu berhubungan dengan haid.

Biar kamu tidak kelihatan cuma copas doang dari link sampah para tukang fitnah, coba kamu tuliskan bunyi penggalan tuh hadits dalam bahasa indonesia.
justeru translate bahasa Indonesianya yang DIPLINTIR, berfikir kritis SLIM jangan suka dibohongi terus !!
Lha iya, makanya coba jabarkan kejeniusan bahasa arab dari link sampahmu, preteli ISTAFAmu

Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:
Kami tiba di Khaibar, dan ketika allah membantu rasulnya membuka bentang, kecantikan Safiya bint Huyai bin Akhtaq yang suaminya telah dibunuh ketika dia masih seorang pengantin disebutkan kepada rasul Allah. Rasul allah memilih dia bagi dirinya sendiri, dan berangkat bersamanya, dan ketika kami mencapai tempat yang disebut Sidd-as-Sahba, Safiya menjadi bersih dari haidnya, lalu rasul Allah menikahi dia. Hais disediakan di sehelai kulit. Lalu nabi berkata kepadaku, "Undanglah orang-orang di sekitarmu." Maka itulah perjamuan pernikahan Nabi dan Safiya. Lalu kami terus menuju Medinah. Dan saya melihat Nabi telah menghijab dia hijab sedangkan dia dibelakang nabi. Lalu Nabi duduk di untanya dan memebiarkan Safiya kakinya di atas keningnya untuk mengendarai unta.


Tau darimana kamu kalau si ISTAFA itu adalah arti dari bold1 atau bold2 atau bold3 atau bold bold berikutnya???

Coba kamu panggil sarjana bahasa arab dari link sampahmu itu kemari.


kamu ngafal bahasa arab btw TIDAK NGERTI ??? kelaut aza slim

Haid = menstruation = Menses

حيض
المحيض
العادة الشهرية؛ حيض؛ طمث


MANAAAAAA ..... ?????



childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Fri May 22, 2015 6:26 pm

@ngayarana wrote:
@childs north wrote:
@dee-nee wrote:
@childs north wrote:
hadis sendiri mengatakan bahwa TAWANAN SEKALIPUN harus menunggu masa 'iddah:

Abu Said al-Khudri mengatakan: Rasulallah mengirim ekspedisi militer ke Awta ketika Perang Hunain. Mereka bertemu musuh dan bertempur. Mereka mengalahkan dan menawan musuh. Beberapa sahabat Rasul ragu utk berhubungan seks dengan tawanan wanita dihadapan suami2 mereka yang kafir. Jadi Allah, yang Mulia, menurunkan ayat Quran, “[4.24] dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki ...” Artinya, mereka itu sah bagimu JIKA MEREKA TELAH MELEWATI MASA IDDAH. (Sunan Abu Dawud Buku 11, Volume 2, nomor 2150, halaman 577, terjemahan inggris dengan catatan penjelasan oleh Prof. Ahmad Hasan [Sh. Muhammad Ashraf Publishers, Booksellers & Exporters; Lahore, Pakistan, 1984)


lagi-lagi muhammad saw sendiri MEMBOKONGI Qs 2 : 234

Ya ... dan masa iddah untuk tawanan adalah 1 kali masa haid

FAKTANYA ini Neng !!!

Sahih Bukhari, Volumn 003, Book 034, Hadith Number 437.
-----------------------------------------
Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:
Kami tiba di Khaibar, dan ketika allah membantu rasulnya membuka bentang, kecantikan Safiya bint Huyai bin Akhtaq yang suaminya telah dibunuh ketika dia masih seorang pengantin disebutkan kepada rasul Allah. Rasul allah memilih dia bagi dirinya sendiri, dan berangkat bersamanya, dan ketika kami mencapai tempat yang disebut Sidd-as-Sahba, Safiya menjadi bersih dari haidnya, lalu rasul Allah menikahi dia. Hais disediakan di sehelai kulit. Lalu nabi berkata kepadaku, "Undanglah orang-orang di sekitarmu." Maka itulah perjamuan pernikahan Nabi dan Safiya. Lalu kami terus menuju Medinah. Dan saya melihat Nabi telah menghijab dia hijab sedangkan dia dibelakang nabi. Lalu Nabi duduk di untanya dan memebiarkan Safiya kakinya di atas keningnya untuk mengendarai unta.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34


TIDAK ADA KATA ATAU KALIMAT DALAM BAHASA arab YANG MENYATAKAN DIA SUDAH BERSIH DARI MENSNYA ....

Yang ada cuma kata :

“Istafa” === فَاصْطَفَاهَا





Ini Bocah lagi lagi sok ngartiin Bahasa Arab, malah keliatan banget kamu nak kepintaran kebalik mu...
Hadis yang kamu kopas emang gak ada menerangkan tentang Iddahnya Safiyah nak, jangan keminteran ah..., malah keliatan banget itunya...., pengen tau saya, dari mana dapet terjemahan itu...?
Nih..., saya kasih terjemahan benernya.

"Telah menceritakan kepada kami 'Abdul Ghoffar bin Daud telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin 'Abdurrahman dari 'Amru bin Abi 'Amru dari Anas bin Malik radliallahu 'anhu berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memasuki Khaibar. Tatkala Allah menaklukan benteng Khaibar untuk kemenangan kepada Beliau, diceritakan kepada Beliau tentang kecantikan Shafiyah binti Huyyay bin Akhthob yang suaminya terbunuh sedangkan dia baru saja menjadi pengantin. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memilihnya untuk diri Beliau. Kemudian Beliau keluar bersama Shafiyah hingga ketika kami sudah sampai di Saddar Rauhaa', dia berhenti untuk singgah maka dibuatkanlah baginya makanan yang terbuat dari kurma, tepung dan minyak samin dalam wadah kecil terbuat dari kulit. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Persilakanlah orang-orang yang ada di sekitarmu!" Itulah walimah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan Shafiyah. Kemudian kami berangkat menuju Madinah. Dia (Anas bin Malik radliallahu 'anhu) berkata: "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengangkat dan memasukkan Shafiyah kedalam mantel dibelakang lalu Beliau duduk diatas unta Beliau dan Beliau letakkan kaki Shafiyah diatas lutut Beliau hingga kemudian berjalan mengendarai.
Kok beda ya terjemahannya... mana
Tuh...maksud dan arti tulisan yang kamu warnain...

Dan mengenai Hadis tentang masa Iddah nya Shafiyah, sudah di terangkan tuh sama mas Isaku dan bung Musicman.
Saran saya sudah lah Nak..., jangan selalu menebar Fitnah, yang hanya ngambil dari orang yang gak ngerti apa apa tentang sejarah Nabi, apalagi sok sokan ngartiin bahasa Arab. Hadeeeh..... (Tepokjidat)

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34

TIDAK ADA KATA ATAU KALIMAT DALAM BAHASA arab YANG MENYATAKAN DIA SUDAH BERSIH DARI MENSNYA ....

Yang ada cuma kata :

“Istafa” === فَاصْطَفَاهَا


Muslims try to give a positive spin on this situation. The word “Istafa” in Arabic is used to denote a privileged/positive status. It is an attempt to show that Safiyya was “very special” and one “lucky” woman, because Muhammad selected her for himself. They forget that she was a newlywed bride to Kinana, and Muhammad and his bandits attacked Khayber and killed her husband amongst others, and then, as Muslims say, “Istafaha” for himself.


Apakah dari kalimat : allah opeing PORT for him muhammad ... ???

Ini versi google translatenya :
Beritahukan kami Abdul Ghaffar bin Daud, Yakub mengatakan kepada kami bin Abdul Rahman, Amr bin Abi Amr, Anas bin Malik ra dengan dia mengatakan Nabi, saw Khyber, ketika Tuhan membuka benteng mengingatkannya deskriptif kecantikan gadis disambut Ben berkhotbah, suaminya tewas, dan pengantin, Vastafaha Rasulullah, saw sendiri berlalu, sampai kami mencapai bendungan Rawha dipecahkan, ia membangun mereka, dan kemudian membuat Hasa di Nta kecil, maka Rasulullah, saw "izin dari orang di sekitar Anda." . adalah pesta seperti Rasulullah, saw pada deskriptif, dan kemudian kami pergi ke kota, katanya, dan aku melihat Rasulullah, saw termasuk belakang jubah, lalu duduk di unta dan kemudian merumuskan lututnya, Vtda deskriptif suaminya di lututnya, bahkan naik .

Yang diBOLD di atas adalah KEMUNGKINAN :
"TELAH BERSIH DARI HAID ...." SLIM !!!

TIDAK ADA KALIMAT SAFIYAH SUDAH BERISH DARI HAIDNYA ... "
Apa mau bawa2x DAM RAHWA RESOLVE,
Yang diterjemahkan secara ngawur sbg : SUDAH BERSIH DARI HAIDNYA ... ?"

Makanya umat muslim itu cuma ada dua:
2. Fenifu
1. Balul
Semuat terbukti sudah .....



childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by ngayarana on Fri May 22, 2015 8:13 pm

@childs north wrote:
@ngayarana wrote:
@childs north wrote:
@dee-nee wrote:
@childs north wrote:
hadis sendiri mengatakan bahwa TAWANAN SEKALIPUN harus menunggu masa 'iddah:

Abu Said al-Khudri mengatakan: Rasulallah mengirim ekspedisi militer ke Awta ketika Perang Hunain. Mereka bertemu musuh dan bertempur. Mereka mengalahkan dan menawan musuh. Beberapa sahabat Rasul ragu utk berhubungan seks dengan tawanan wanita dihadapan suami2 mereka yang kafir. Jadi Allah, yang Mulia, menurunkan ayat Quran, “[4.24] dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki ...” Artinya, mereka itu sah bagimu JIKA MEREKA TELAH MELEWATI MASA IDDAH. (Sunan Abu Dawud Buku 11, Volume 2, nomor 2150, halaman 577, terjemahan inggris dengan catatan penjelasan oleh Prof. Ahmad Hasan [Sh. Muhammad Ashraf Publishers, Booksellers & Exporters; Lahore, Pakistan, 1984)


lagi-lagi muhammad saw sendiri MEMBOKONGI Qs 2 : 234

Ya ... dan masa iddah untuk tawanan adalah 1 kali masa haid

FAKTANYA ini Neng !!!

Sahih Bukhari, Volumn 003, Book 034, Hadith Number 437.
-----------------------------------------
Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:
Kami tiba di Khaibar, dan ketika allah membantu rasulnya membuka bentang, kecantikan Safiya bint Huyai bin Akhtaq yang suaminya telah dibunuh ketika dia masih seorang pengantin disebutkan kepada rasul Allah. Rasul allah memilih dia bagi dirinya sendiri, dan berangkat bersamanya, dan ketika kami mencapai tempat yang disebut Sidd-as-Sahba, Safiya menjadi bersih dari haidnya, lalu rasul Allah menikahi dia. Hais disediakan di sehelai kulit. Lalu nabi berkata kepadaku, "Undanglah orang-orang di sekitarmu." Maka itulah perjamuan pernikahan Nabi dan Safiya. Lalu kami terus menuju Medinah. Dan saya melihat Nabi telah menghijab dia hijab sedangkan dia dibelakang nabi. Lalu Nabi duduk di untanya dan memebiarkan Safiya kakinya di atas keningnya untuk mengendarai unta.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34


TIDAK ADA KATA ATAU KALIMAT DALAM BAHASA arab YANG MENYATAKAN DIA SUDAH BERSIH DARI MENSNYA ....

Yang ada cuma kata :

“Istafa” === فَاصْطَفَاهَا





Ini Bocah lagi lagi sok ngartiin Bahasa Arab, malah keliatan banget kamu nak kepintaran kebalik mu...
Hadis yang kamu kopas emang gak ada menerangkan tentang Iddahnya Safiyah nak, jangan keminteran ah..., malah keliatan banget itunya...., pengen tau saya, dari mana dapet terjemahan itu...?
Nih..., saya kasih terjemahan benernya.

"Telah menceritakan kepada kami 'Abdul Ghoffar bin Daud telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin 'Abdurrahman dari 'Amru bin Abi 'Amru dari Anas bin Malik radliallahu 'anhu berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memasuki Khaibar. Tatkala Allah menaklukan benteng Khaibar untuk kemenangan kepada Beliau, diceritakan kepada Beliau tentang kecantikan Shafiyah binti Huyyay bin Akhthob yang suaminya terbunuh sedangkan dia baru saja menjadi pengantin. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memilihnya untuk diri Beliau. Kemudian Beliau keluar bersama Shafiyah hingga ketika kami sudah sampai di Saddar Rauhaa', dia berhenti untuk singgah maka dibuatkanlah baginya makanan yang terbuat dari kurma, tepung dan minyak samin dalam wadah kecil terbuat dari kulit. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Persilakanlah orang-orang yang ada di sekitarmu!" Itulah walimah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan Shafiyah. Kemudian kami berangkat menuju Madinah. Dia (Anas bin Malik radliallahu 'anhu) berkata: "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengangkat dan memasukkan Shafiyah kedalam mantel dibelakang lalu Beliau duduk diatas unta Beliau dan Beliau letakkan kaki Shafiyah diatas lutut Beliau hingga kemudian berjalan mengendarai.
Kok beda ya terjemahannya... mana
Tuh...maksud dan arti tulisan yang kamu warnain...

Dan mengenai Hadis tentang masa Iddah nya Shafiyah, sudah di terangkan tuh sama mas Isaku dan bung Musicman.
Saran saya sudah lah Nak..., jangan selalu menebar Fitnah, yang hanya ngambil dari orang yang gak ngerti apa apa tentang sejarah Nabi, apalagi sok sokan ngartiin bahasa Arab. Hadeeeh..... (Tepokjidat)

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34

TIDAK ADA KATA ATAU KALIMAT DALAM BAHASA arab YANG MENYATAKAN DIA SUDAH BERSIH DARI MENSNYA ....

Yang ada cuma kata :

“Istafa” === فَاصْطَفَاهَا

Lha...., ini orang sok keminter banget ya, udah di bilangin, hadis yang kamu bawa itu tidak menerangkan suci haid shafiyah, tapi yang menerangkan itu ada di hadis lain yang di bawa mas Isaku dan bung MM, situ baca gak sih penjelasan saya...?
Isthafa itu artinya pilih, fasthafaha artinya maka memilihnya, sama seperti kalimat Musthafa, yang artinya yang terpilih.
Sedang kalimat "Fashthafaha rosulillah SAW linafsihi" artinya maka rosulullah SAW memilihnya (shafiyah) untuk dirinya sendiri (Rosulullah SAW).
Jadi emang seperti itu artinya, dan gak ada menerangkan bersihnya Haid, situ aja yang sok sokan ngartiin....
Ngerti ora Son.....!!!

Muslims try to give a positive spin on this situation. The word “Istafa” in Arabic is used to denote a privileged/positive status. It is an attempt to show that Safiyya was “very special” and one “lucky” woman, because Muhammad selected her for himself. They forget that she was a newlywed bride to Kinana, and Muhammad and his bandits attacked Khayber and killed her husband amongst others, and then, as Muslims say, “Istafaha” for himself.


Apakah dari kalimat : allah opeing PORT for him muhammad ... ???

Ini versi google translatenya :
Beritahukan kami Abdul Ghaffar bin Daud, Yakub mengatakan kepada kami bin Abdul Rahman, Amr bin Abi Amr, Anas bin Malik ra dengan dia mengatakan Nabi, saw Khyber, ketika Tuhan membuka benteng mengingatkannya deskriptif kecantikan gadis disambut Ben berkhotbah, suaminya tewas, dan pengantin, Vastafaha Rasulullah, saw sendiri berlalu, sampai kami mencapai bendungan Rawha dipecahkan, ia membangun mereka, dan kemudian membuat Hasa di Nta kecil, maka Rasulullah, saw "izin dari orang di sekitar Anda." . adalah pesta seperti Rasulullah, saw pada deskriptif, dan kemudian kami pergi ke kota, katanya, dan aku melihat Rasulullah, saw termasuk belakang jubah, lalu duduk di unta dan kemudian merumuskan lututnya, Vtda deskriptif suaminya di lututnya, bahkan naik .

Yang diBOLD di atas adalah KEMUNGKINAN :
"TELAH BERSIH DARI HAID ...." SLIM !!!

TIDAK ADA KALIMAT SAFIYAH SUDAH BERISH DARI HAIDNYA ... "
Apa mau bawa2x DAM RAHWA RESOLVE,
Yang diterjemahkan secara ngawur sbg : SUDAH BERSIH DARI HAIDNYA ... ?"

Makanya umat muslim itu cuma ada  dua:
2. Fenifu
1. Balul
Semuat terbukti sudah .....


Makanya baca penjelasan orang, kalo gak faham nanya!!, jangan sok tau, malah kamu keliatan Bahlulnya, dan si Bahlul mencoba untuk menipu!!!
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Fri May 22, 2015 8:26 pm

@atas
kamu ngerti gak sih ?  yang lagi dipersoalkan ini lho ...

Sahih Bukhari, Volumn 003, Book 034, Hadith Number 437.
-----------------------------------------
Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:
Kami tiba di Khaibar, dan ketika allah membantu rasulnya membuka bentang, kecantikan Safiya bint Huyai bin Akhtaq yang suaminya telah dibunuh ketika dia masih seorang pengantin disebutkan kepada rasul Allah. Rasul allah memilih dia bagi dirinya sendiri, dan berangkat bersamanya, dan ketika kami mencapai tempat yang disebut Sidd-as-Sahba, Safiya menjadi bersih dari haidnya, lalu rasul Allah menikahi dia. Hais disediakan di sehelai kulit. Lalu nabi berkata kepadaku, "Undanglah orang-orang di sekitarmu." Maka itulah perjamuan pernikahan Nabi dan Safiya. Lalu kami terus menuju Medinah. Dan saya melihat Nabi telah menghijab dia hijab sedangkan dia dibelakang nabi. Lalu Nabi duduk di untanya dan memebiarkan Safiya kakinya di atas keningnya untuk mengendarai unta.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم خَيْبَرَ، فَلَمَّا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِصْنَ ذُكِرَ لَهُ جَمَالُ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَىِّ بْنِ أَخْطَبَ، وَقَدْ قُتِلَ زَوْجُهَا، وَكَانَتْ عَرُوسًا، فَاصْطَفَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِنَفْسِهِ فَخَرَجَ بِهَا، حَتَّى بَلَغْنَا سَدَّ الرَّوْحَاءِ حَلَّتْ، فَبَنَى بِهَا، ثُمَّ صَنَعَ حَيْسًا فِي نِطَعٍ صَغِيرٍ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ آذِنْ مَنْ حَوْلَكَ ‏"‏‏.‏ فَكَانَتْ تِلْكَ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ، قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحَوِّي لَهَا وَرَاءَهُ بِعَبَاءَةٍ، ثُمَّ يَجْلِسُ عِنْدَ بَعِيرِهِ فَيَضَعُ رُكْبَتَهُ، فَتَضَعُ صَفِيَّةُ رِجْلَهَا عَلَى رُكْبَتِهِ، حَتَّى تَرْكَبَ‏.‏
http://www.sunnah.com/bukhari/34

jadi ... TIDAK ADA KALIMAT SAFIYAH SUDAH BERISH DARI HAIDNYA ... " yang diterjemahkan secara ngawur sbg : SUDAH BERSIH DARI HAIDNYA ... ?"

Makanya umat muslim  itu cuma ada  dua:
2. Fenifu
1. Balul

Semuat terbukti sudah .....


childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by ngayarana on Fri May 22, 2015 8:48 pm

Makanya saya tanya, kamu dapat terjemahan dari manaaaaaaaa......, ngambil d GOT yang banyak kotorannya!!!!!
Hadist diatas emang gak ada menerangkan suci haidnya Shafiyya, sedangkan yang menerangkan tentang suci haidnya Shafiyya ada di hadist lain, yang di diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang di bawa oleh Mas Isaku dan bung MM, situ FAHAM GAAAAAK!!!!

Dan terjemahan yang benar sudah saya posting di atas, kamu mau baca gaaaak???

FAHAM!!!!!!
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by dee-nee on Fri May 22, 2015 9:26 pm

@aliumar wrote:(Sahih Bukhari 1.367) Kami menaklukkan Khaibar, menangkap para tawanan, dan hartabenda rampasan dikumpulkan. Dihya datang dan berkata, ‘O Nabi Allah! Berikan aku seorang budak wanita dari para tawanan.’ Sang Nabi berkata, ‘Pergilah dan ambil budak mana saja.’ Dia mengambil Safiya bint Huyai. Seorang datang pada sang Nabi dan berkata, ‘O Rasul Allah! Kauberikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah yang tercantik dari suku2 Quraiza dan An-Nadir dan dia layak bagimu seorang.’ Maka sang Nabi berkata,’Bawa dia (Dihya) beserta Safiya.’ Lalu Dihya datang bersama Safiya dan ketika sang Nabi melihatnya (Safiya), dia berkata pada Dihya,’Ambil budak wanita mana saja lainnya dari para tawanan.’ Anas menambahkan: sang Nabi lalu membebaskannya dan mengawininya.”

Keliatan banget mata keranjangnya !!!

saya ulang aja deh : tulisan seperti apapun ... kalau otaknya udah diisi kotoran ... yang keluar dari mulut juga pasti kotoran

cuma bilang Safiyah adalah yang tercantik langsung dibilang mata keranjang ....
ketauan banget nih isi kepala manusia2 yang ga bisa liat perempuan cantik .... otaknya langsung mikir mau dijadikan budak sex

ck ck ck ... ternyata begini toh didikan ali sina >>> ga jauh2 dari fitnah, gosip, dan otak mesum

ehmm ehmm

ga heran sih
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Fri May 22, 2015 9:39 pm

@atas

GOSIP Neng !? perilaku nabimu yang MATA KERANJANG TERTULIS dalam Sahih Bukhari 1.367




Terakhir diubah oleh childs north tanggal Fri May 22, 2015 9:41 pm, total 1 kali diubah

childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by dee-nee on Fri May 22, 2015 9:40 pm

@childs north wrote:
@dee-nee wrote: jadi ngaku dong kalau anda memang cengeng ?? ngerengek2 sampai harus pake fitnah cuma demi eksistensi

point 1 dan 2 mungkin anda yang seperti itu .... kan anda memang cengeng
karena yang tidak cengeng rahmatan lil alamin (seperti kata anda)
pembunuh massal Neng !!! disisain janda doank

mana buktinya ?? wong jelas2 dalam aturan perang, prajurit Islam ga boleh bunuh orang tua, anak2, dan perempuan kok

situ kali yang emang mentalnya tukang ganyang semua orang dan cuma nyisain janda aja

@childs north wrote:
@dee-nee wrote:
mana ada kata2 sex disitu ?? ... ga ada tuh .... yang ada kan cuma kata budak dan mengawini

see ... tulisan seperti apapun ... kalau otaknya udah diisi kotoran ... yang keluar dari mulut juga pasti kotoran
samakan saja analoginya ... kata2 sex yang anda umbar2 di thread inipun ... memang CUMA datang dari otak anda yang selalu menilai budak wanita = korban sex

ck ck ck .... gimana rasanya jadi perempuan2 yang hidup disekeliling anda .... yang otak dan pikiran-nya ga jauh2 dari urusan jatah2an sex
pasti jijay banget kali ya

binar
perbuatan & perkataannya Neng !!! ketahuan MATA KERANJANG

menikahi budak baik2 kok mata keranjang ??
yang mata keranjang itu kalau di kepala isinya budak wanita = korban sex

see ....
karena di kepala isinya seperti itu .... yang kinclong di depan mata cuma .... ada perempuan cantik jadi budak ... ujung2nya "Oooohhh pasti jadi korban sex"

kata "menikah" langsung dibuang

binar binar
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Fri May 22, 2015 9:44 pm

@ngayarana wrote:Makanya saya tanya, kamu dapat terjemahan dari manaaaaaaaa......, ngambil d GOT yang banyak kotorannya!!!!!
Hadist diatas emang gak ada menerangkan suci haidnya Shafiyya, sedangkan yang menerangkan tentang suci haidnya Shafiyya ada di hadist lain, yang di diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang di bawa oleh Mas Isaku dan bung MM, situ FAHAM GAAAAAK!!!!

Dan terjemahan yang benar sudah saya posting di atas, kamu mau baca gaaaak???

FAHAM!!!!!!
tidak usah pura2 6360 SLIM !!! banyak informasi nan islami terjemahan bahasa Indonesia soal Sahih Bukhari, Volumn 003, Book 034, Hadith Number 437

childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by childs north on Fri May 22, 2015 10:05 pm

bias ....topik
Muslimin-mah... jika pihak kafir yang melakukan hal itu terhadap ANDA. Mau gak ANDA, jika ANDA diserang kafir, dibunuhi kaum SLIMINNYA, dan kaum SLIMAH dan anak2nya lalu diperbudak dan beberapa diperistri? Mau gak Neng Nong ?



childs north
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 20
Posts : 290
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 28.04.15
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Masa Iddah dalam Perkawinan Muhammad dan Safiyah

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 4 dari 7 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik