FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Gempa Nepal menghancurkan Kuil bersejarah, tapi Masjid tetap Utuh

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Gempa Nepal menghancurkan Kuil bersejarah, tapi Masjid tetap Utuh

Post by Mutiaraa on Wed May 13, 2015 7:24 pm

Gempa Nepal Hancurkan Kuil
Bersejarah, Masjid tetap Utuh.

Gempa berkekuatan 7,8
yang meluluhlantakkan Negara
Nepal pada 25 April 2015 lalu kini
menyisahkan sebuah tanya. Mengapa bisa?
Ya, mengapa bisa kuil hancur akibat gempa,
sedang masjid tidak.
Aneh, itulah yang kini di rasa oleh warga
Nepal khususnya. Namun, keanehan
tersebut berlaku juga bagi rakyat Indonesia
yang mayoritas Islam. Yang pasti, inilah
rahasia Allah mengapa hal tersebut bisa
terjadi.
Laman Liputan6 merilis judul berita:
“ Gempa Nepal Luluhlantakan Kuil
Bersejarah ” pada 30 Apr 2015 sembari
melampirkan gambar-gambar kuil yang
hancur akibat gempa.
Hal yang berbeda terjadi kepada masjid
yang berada di Nepal yang dekat dengan
area gempa. Di kabarkan masjid tidak
terjadi kerusakan, sehingga para jamaah
merasa tidak terganggu dalam beribadah di
masjid.
Dilansir laman Merdeka (5/3), memuat
judul berita “Warga Muslim Nepal
Bersyukur Tak Ada Masjid Rusak Akibat
Gempa” , sebuah laporan informasi dari
Nepal. Dan berikut sekilas isi beritanya.
Masjid Jami di Bag Bazaar, Ibu Kota
Kathmandu, Nepal itu masih berdiri tegak.
Tak ada dinding terkelupas atau bahkan
retak. Aktivitas di sekitar area masjid sangat
ramai. Pertokoan mulai buka, walau
madrasah masih tutup.
“Kami bersyukur, ini semua karena kuasa
Allah,” kata, anggota takmir Masjid Jami
Nepal Mohammad Rizwan kepada
merdeka.com kemarin.Rizwan menjelaskan
Masjid Jami Nepal ini bangunan yang relatif
lebih baru. Renovasi besar masjid ini
terakhir dilakukan pada 1995.
Tapi hanya berjarak 600 meter, ada Masjid
Khasmiri Taqiya yang dekat Universitas Tri
Chandra. Masjid itupun tidak mengalami
kerusakan apapun. Padahal tempat ibadah
itu sudah dibangun sejak 1524 Masehi.
“Ada beberapa masjid di seputaran
Kathmandu. Sebagian besar berusia lebih
dari 100 tahun dan tidak ada yang rusak,”
kata Rizwan.
Di Lalitpur, masjid jami masih berdiri tegak.
Demikian pula masjid di Kota Bharatpur,
Distrik Chitwan.
Masjid Jami’ Nepal di kota Kathmandu. Poto
Merdeka
Merujuk sensus terakhir, ada 1,1 juta
penganut ajaran Islam di Nepal, urutan
ketiga setelah Hindu dan Buddha. Itu
mencakup sekitar 10 persen total populasi
di negara lereng Pegunungan Himalaya
tersebut. Kebanyakan adalah warga India
keturunan etnis urdu.
Rizwan menyatakan setelah gempa 7,8
skala richter melanda pada 25 April lalu,
takmir seluruh masjid langsung berkumpul.
Mereka mencari info adakah warga muslim
yang jadi korban. Ternyata di seputar
Kathmandu hanya ada dua warga tewas
dan belasan cedera. Tapi mayoritas
keluarga muslim selamat, demikian
Merdeka.com
Tak ada dinding terkelupas atau bahkan
retak. Aktivitas di sekitar area masjid sangat
ramai. Pertokoan mulai buka, walau madrasah
masih tutup.
"Kami bersyukur, ini semua karena kuasa
Allah," kata, anggota takmir Masjid Jami Nepal
Mohammad Rizwan kepada merdeka.com
kemarin.
Rizwan menjelaskan Masjid Jami Nepal ini
bangunan yang relatif lebih baru. Renovasi
besar masjid ini terakhir dilakukan pada 1995.
Tapi hanya berjarak 600 meter, ada Masjid
Khasmiri Taqiya yang dekat Universitas Tri
Chandra. Masjid itupun tidak mengalami
kerusakan apapun. Padahal tempat ibadah itu
sudah dibangun sejak 1524 Masehi.
"Ada beberapa masjid di seputaran
Kathmandu. Sebagian besar berusia lebih dari
100 tahun dan tidak ada yang rusak," kata
Rizwan.
Di Lalitpur, masjid jami masih berdiri tegak.
Demikian pula masjid di Kota Bharatpur,
Distrik Chitwan.
Merujuk sensus terakhir, ada 1,1 juta
penganut ajaran Islam di Nepal, urutan ketiga
setelah Hindu dan Buddha. Itu mencakup
sekitar 10 persen total populasi di negara
lereng Pegunungan Himalaya tersebut.
Kebanyakan adalah warga India keturunan
etnis urdu.
Rizwan menyatakan setelah gempa 7,8 skala
richter melanda pada 25 April lalu, takmir
seluruh masjid langsung berkumpul. Mereka
mencari info adakah warga muslim yang jadi
korban. Ternyata di seputar Kathmandu hanya
ada dua warga tewas dan belasan cedera. Tapi
mayoritas keluarga muslim selamat.
Oleh sebab itu, kini Masjid Jami menjadi pusat
pengiriman bantuan logistik untuk korban
lindu. Mayoritas adalah beras, air bersih, dan
makanan siap saji. Tiga truk hilir mudik
mengangkut logistik sepanjang kunjungan
merdeka.com.
"Ini bantuan yang datang dari komunitas
muslim Nepal. Kami mengirim ke manapun
warga membutuhkan," kata Rizwan.
Pria 40 tahun ini pun mengkritik derasnya
bantuan gempa Nepal, tapi mengedepankan
bendera lembaga masing-masing. Dia
menyatakan bantuan masjid jami bahkan tidak
ditempeli stiker.
"Kami tidak memotret bantuan, kami yakin
Allah telah mencatatnya."

.
avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gempa Nepal menghancurkan Kuil bersejarah, tapi Masjid tetap Utuh

Post by dharma_senapati on Sun Jul 17, 2016 10:56 am

@mutiaraa: gempa kan fenomena alam, adakah hubungannya dgn hebatnya ajaran suatu agama/keyakinan?
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 46
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik