FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

isim dhamir (kata ganti)

View previous topic View next topic Go down

isim dhamir (kata ganti)

Post by keroncong on Fri Dec 23, 2011 5:57 pm

Dhamir atau "kata ganti" ialah Isim yang
berfungsi untuk menggantikan atau mewakili penyebutan sesuatu/seseorang maupun
sekelompok benda/orang.


Contoh:

أَحْمَدُ
يَرْحَمُ
اْلأَوْلاَدَ
= Ahmad menyayangi
anak-anak

هُوَ يَرْحَمُهُمْ = Dia menyayangi mereka

Pada contoh di atas, kata أَحْمَدُ diganti dengan هُوَ (=dia), sedangkan الأَوْلاَد (=anak-anak) diganti dengan هُمْ (=mereka).
Kata هُوَ dan هُمْ dinamakan Dhamir atau Kata Ganti.

Menurut fungsinya, ada dua golongan
Dhamir yaitu:


1) DHAMIR RAFA'
(
ضَمِيْر
رَفْع
) yang berfungsi sebagai Subjek.
2) DHAMIR NASHAB ( ضَمِيْر نَصْب ) yang berfungsi sebagai Objek.

Dhamir Rafa' dapat berdiri sendiri sebagai satu
kata, sedangkan Dhamir Nashab tidak dapat berdiri
sendiri atau harus terikat dengan kata lain dalam
kalimat.


Dalam kalimat:
هُوَ
يَرْحَمُهُمْ
(= Dia
menyayangi mereka):

-
Kata
هُوَ (=dia) adalah Dhamir Rafa', sedangkan:
- Kata هُمْ (=mereka) adalah Dhamir Nashab.




DHAMIR RAFA' (Kata Ganti
Subjek)

Semua Dhamir dapat
dikelompokkan menjadi tiga macam:


1. MUTAKALLIM (
مُتَكَلِّم ) atau pembicara (orang pertama).

a) Mufrad:
أَنَا (= aku, saya) untuk Mudzakkar maupun Muannats.
b) Mutsanna/Jamak: نَحْنُ
(= kami, kita) untuk
Mudzakkar maupun Muannats.


2. MUKHATHAB
(
مُخَاطَب ) atau lawan bicara (orang kedua). Terdiri dari:
a)
Mufrad
: أَنْتَ (= engkau) untuk Mudzakkar
dan
أَنْتِ untuk Muannats.
b)
Mutsanna:
أَنْتُمَا (= kamu berdua) untuk Mudzakkar maupun
Muannats.

c) Jamak: أَنْتُمْ (= kalian) untuk Mudzakkar
dan
أَنْتُنَّ untuk Muannats.

3. GHAIB ( غَائِب ) atau tidak berada di tempat (orang ketiga). Terdiri dari:
a) Mufrad: هُوَ (= dia) untuk Mudzakkar
dan
هِيَ untuk Muannats.
b)
Mutsanna:
هُمَا (= mereka berdua) untuk Mudzakkar maupun
Muannats.

c) Jamak: هُمْ (= mereka) untuk Mudzakkar
dan
هُنَّ untuk Muannats.



DHAMIR NASHAB (Kata Ganti
Objek)

Dhamir Nashab adalah turunan
(bentuk lain) dari Dhamir Rafa' yaitu:


Dhamir Rafa'
Dhamir Nashab
Dhamir Rafa'
Dhamir Nashab
أَنَا
ي
أَنْتُنَّ كُنَّ
نَحْنُ
نَا هُوَ هُ
أَنْتَ
كَ هِيَ هَا
أَنْتِ
كِ هُمَا هُمَا
أَنْتُمَا
كُمَا هُمْ هُمْ
أَنْتُمْ كُمْ هُنَّ هُنَّ
Dhamir Nashab berfungsi sebagai objek dan tidak
dapat berdiri sendiri; ia terikat dengan kata lain dalam suatu kalimat, baik itu
dengan Isim, Fi'il ataupun Harf.


1) Contoh Dhamir Nashab yang terikat dengan Isim
dalam kalimat:


أَنَا
مُسْلِمٌ، دِيْنِيَ اْلإِسْلاَمُ
= saya
seorang muslim, agamaku Islam
نَحْنُ مُسْلِمُوْنَ، دِيْنُنَا
اْلإِسْلاَمُ
= kami
orang-orang muslim, agama kami Islam
أَنْتَ مُسْلِمٌ، دِيْنُكَ
اْلإِسْلاَمُ
= engkau
(lk) seorang muslim, agamamu Islam
أَنْتِ مُسْلِمَةٌ، دِيْنُكِ
اْلإِسْلاَمُ
= engkau
(pr) seorang muslim, agamamu
Islam
2) Contoh Dhamir Nashab yang terikat dengan
Fi'il dalam kalimat:


أَنْتُمَا مَخْلُوْقَانِ، اَللهُ
خَلَقَكُمَا
= kamu berdua adalah makhluq,
Allah menciptakan kamu berdua
أَنْتُمْ مَخْلُوْقُوْنَ، اَللهُ
خَلَقَكُمْ
= kalian (lk) adalah makhluq,
Allah menciptakan kalian
أَنْتُنَّ مَخْلُوْقَاتٌ، اَللهُ
خَلَقَكُنَّ
= kalian (pr) adalah makhluq,
Allah menciptakan kalian
هُوَ
مَخْلُوْقٌ، اَللهُ خَلَقَهُ
= dia (lk) adalah makhluq,
Allah menciptakannya
3) Contoh Dhamir Nashab yang terikat dengan Harf
dalam kalimat:


هِيَ نَاجِحٌ، لَهَا
شَهَادَةٌ
= dia (pr) lulus, untuknya
sebuah ijazah
هُمَا نَاجِحَانِ، لَهُمَا
شَهَادَتَانِ
= mereka berdua
lulus, untuk mereka berdua: dua buah
ijazah
هُمْ نَاجِحُوْنَ، لَهُمْ
شَهَادَاتٌ
= mereka (lk)
lulus, untuk mereka
ijazah-ijazah
هُنَّ نَاجِحَاتٌ، لَهُنَّ
شَهَادَاتٌ
= mereka (pr)
lulus, untuk mereka ijazah-ijazah


islam adalah anak-anak ismail, kristen dan yahudi adalah anak-anak ishak. semuanya diberkati dan menjadi bangsa yang besar. tapi terkadang kita lupa, merasa diri paling benar sendiri, saling membenci satu sama lain; memperalat kitab suci untuk dijadikan alat pembenaran diri sendiri dan menjatuhkan orang yang berbeda dengannya.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik. yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam (MAZMUR 1:1-2).



keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Total Like dan Thanks: 57
Age: 60
Posts: 4229
Location: di rumah saya
Job/hobbies: posting2
Join date: 2011-11-09

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum