FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Halaman 4 dari 4 Previous  1, 2, 3, 4

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by sai_baba on Sat Dec 24, 2011 3:11 pm

First topic message reminder :

DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam


by AIR » Sat Mar 13, 2010 8:03 pm
Saya akan menuliskan dalam 5 bagian. Mengapa judulnya Dilema Muslim Indonesia: Pancasila VS Islam ?

Karena
keduanya bertentangan. Dan kita perlu belajar bagaimana kedua ideologi
ini saling berbenturan. Indonesia adalah negara berdasarkan Pancasila.
Ke-5 Sila itu adalah:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Dasar
negara ini disepakati bersama untuk menjaga tegaknya NKRI. Indonesia
harus dijaga karena sarat perbedaan dan kemajemukan bangsa ras di
dalamnya. Jika satu isu perbedaan dicuatkan kepermukaan dan diresponi
kekanak-kanakan, mungkin anda akan melihat perpecahan.

Di dalam
Indonesia terdapat berbagai agama dan kepercayaan. Saya percaya dan
menemukan mereka (agama dan kepercayaan) sungguh-sungguh memiliki nilai
toleransi antar sesama walau kita berbeda, KECUALI: Islam.

Mengapa?

Marilah kita menonton satu film laga berjudul "Pancasila VS Islam"

BAGIAN PERTAMA
"Ketuhanan YME"
Dari
sila pertama, Indonesia ialah negara kesatuan yang beriman atas
sesuatu; pemahaman akan Tuhan. Biarpun ada perbedaan kepercayaan, tetapi
sudah seharusnya kita sebagai bangsa Indonesia saling menghargai satu
sama lain.

Pada pelaksanaannya, Pancasila melahirkan UUD 45 Pasal 29:
(1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
(2)
Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya
masingmasing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya
itu.

Pertanyaannya:
Apakah
NKRI benar-benar menjamin kebebasan tiap penduduk untuk memeluk
kepercayaan masing-masing? Ya, negara melakukan itu tetapi Islam tidak!
Inilah ayat Alquran yang mendefinisikan apa itu KAFIR:
(saya ambil tidak dipenggal-penggal)

Terjemahan Indonesia:
[5:44] Sesungguhnya Kami
telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya
(yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang
Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang
alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan
memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya.
Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah
kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang
sedikit. ]Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.

PERHATIKAN:
Kalimat
terakhir dari alquran 5:44 ini jelas sekali mengatakan bahwa
orang-orang yang disebut kafir adalah orang-orang yang tidak menjalankan
perintah Allah. Dalam tulisan di sana ialah: tidak memutuskan menurut
apa yang diturunkan Allah. Artinya sama saja bahwa orang-orang yang
tidak menjalankan perintahnya allah swt = KAFIR!

Siapa orang-orang yang tidak menjalankan perintah allah swt? Yang pasti orang-orang non muslim, karena mereka menjalankan ibadah menurut kepercayaannya BUKAN MENURUT Allah SWT.

Kelihatan sangat nyata definisi KAFIR oleh alquran.

Lalu
dengan demikian apakah sebenarnya muslim menghormati kebebasan beragama
lain? Muslim yang tidak tahu apa-apa (Muslim abangan) pasti secara
spontan mengatakan: Kami menghargai kepercayaan anda!

Tetapi jika anda menengok ajaran mereka, anda akan mendapatkan:

مTerjemahan Indonesia:
[2:39]Dan
perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu
semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka
sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

TERNYATA allah swt memusuhi orang-orang non-islam. Karena itu allah swt memerintahkan dalam alquran:

Terjemahan Indonesia:
[66:9]Hai Nabi, ]perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.

Nabi
Muhammad SAW diperintahkan untuk memerangi orang-orang kafir yang
mereka sebut tidak melakukan hukum allah swt (non Islam). Jadi,
orang-orang muslim yang mengetahui keberadaan ayat ini terus menutupi
hati nuraninya. Jadilah mereka semacam orang munafik.

Seharusnya diperintahkan di alquran bahwa muslim harus memerangi kaum non islam. Itu bukti TIDAK ADANYA TOLERANSI BERAGAMA dalam Islam.
Jika anda seorang muslim YANG TAAT (KAFFAH), seharusnya anda
mempraktikkan ayat ini! Jika anda tidak mempraktikkan ayat ini, anda
adalah 1/2 muslim. Muslim ndablek dan munafik!

Saya tidak mencap
anda munafik hai muslim. Tetapi perbuatan anda yang tidak menjalankan
perintah agama andalah yang membuat anda jadi orang munafik. Saya hanya
mengatakan SECARA TEPAT posisi dimana anda berdiri sekarang.

Jadi bagaimana?

Anda
seorang yang harus menjalankan hukum Allah SWT atau harus nasionalis
cinta Indonesia? Jika anda mengamalkan Islam, anda harus bertempur
dengan Pancasila sila-1 ini.

Inilah dilema seorang muslim:
* Taat = Tidak Nasionalis
* Tidak mengamalkan ajaran Islam (Berusaha Nasionalis) = Munafik


BAGIAN KEDUA
"Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab"

Sila
kedua menuntun bangsa Indonesia menjadi bangsa beradab, hidup dalam
peradaban manusia modern yang mengenal kasih sayang. Hidup bermasyarakat
dan sosialisasi yang harmonis sehingga kerukunan antar penduduk
terjalin erat. Dengan demikian kuatlah Indonesia!

Beberapa sumber referensi umum mengatakan hal yang sama dalam implementasi sila ke-2 ini. Saya ambil dari sebuah sumber, yaitu:
http://pormadi.wordpress.com/2007/10/01 ... -uud-1945/

Makna sila ini adalah:
* Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
* Saling mencintai sesama manusia.
*Mengembangkan sikap tenggang rasa.
* idak semena-mena terhadap orang lain.
* Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
* Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
* Berani membela kebenaran dan keadilan.
*
Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari masyarakat Dunia
Internasional dan dengan itu harus mengembangkan sikap saling
hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

Pertanyaannya:
Apakah Islam mampu mempraktikkan Pancasila sila ke-2 ini?
Apakah Islam dididik menjadi manusia yang beradab dan berahlak mulia?
Tentu saja tidak.

Di
bagian pertama saya sudah menjabarkan bagaimana ajaran Islam mengadakan
pembedaan 2 golongan yaitu golongan yang mempraktikkan hukum allah swt
disebut muslim dan golongan kedua yang tidak mempraktikkan hukum allah
swt yang mereka sebut sebagai kafir.

Perintah-perintah Alqruan Islam kepada muslim hanyalah mengadakan permusuhan dengan kafir:

At Taubah 39.
Jika
kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu
dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan
kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah
Maha Kuasa atas segala sesuatu

QS 8:39
Dan perangilah mereka,
supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah.
Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha
Melihat apa yang mereka kerjakan.

QS 5:51
Hai orang-orang yang
beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani
menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi
sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka
menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.
Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

QS 5:33
Sesungguhnya pembalasan
terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat
kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau
dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik atau dibuang dari
negeri
(tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu
penghinaan untuk mereka didunia, dan diakhirat mereka beroleh siksaan
yang besar,

QS 8:12
(Ingatlah), ketika Rabbmu mewahyukan
kepada para malaikat,: Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah
(pendirian) orang-orang yang telah beriman. Kelak akan Aku jatuhkan rasa
ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah
kepala-kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.

QS 9:123
Hai
orang-orang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu
itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah,
bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa.

QS 9:29
Perangilah
orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) pada hari
kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah
Dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah),
(yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka
membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

QS 66:9
Hai
Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap
keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam dan itu
adalah seburuk-buruk tempat kembali.

QS 2:193
Dan perangilah
mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) agama itu
hanya untuk Allah belaka. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu),
maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang
zalim.

QS 8:39
Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah
dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti
(dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka
kerjakan.

Ayat-ayat di atas memang sangat-sangat jelas bahwa
aplikasi Alquran adalah permusuhan antar muslim dan non muslim.
Bagaimana mungkin muslim yang seharusnya mempraktikkan ayat-ayat perang
ini menjadi orang yang beradab. Setuju, kalau islam menciptakan peradaban. Ya, peradaban BARBAR! Dimana golongan satu memangsa golongan lainnya.

Justru
Islam bertentangan dengan peradaban modern yang seharusnya manusia
saling menghargai satu sama lain tetapi oleh Islam semua itu dirusak.

Jadi bagaimana?

Anda
seorang yang harus menjalankan hukum Allah SWT atau harus nasionalis
cinta Indonesia? Jika anda mengamalkan Islam, anda harus bertempur
dengan Pancasila sila ke-2 ini.

Inilah dilema seorang muslim:
* Taat = Tidak Nasionalis
* Tidak mengamalkan ajaran Islam (Berusaha Nasionalis) = Munafik


BAGIAN KETIGA
"Persatuan Indonesia"

Sila
ke-3 dari Pancasila adalah semangat perekat antar bangsa. Apa-apa yang
mengesampingkan SARA, menjunjung tinggi persaudaraan karena anda dan
saya adalah bagian dari Indonesia, menghargai kemajemukan bangsa, dan
spirit Bhineka Tunggal Ika.

Semangat persatuan Indonesia ditegaskan pula oleh Pasal 1 UUD 1945 sebagai perwujudan Pancasila:
(1) Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk Republik.
(2) Kedaulatan adalah di tangan rakyat, dan dilakukan sepenuhnya oleh MajelisPermusyawaratan Rakyat.

Bagaimana dengan Islam?

Justru
karena Islam sudah memisahkan Islam dan Non Islam dari awalnya sebagian
dari komando Alquran, Persatuan Indonesia tidak bisa dilaksanakan.
Islam bertentangan dengan Pancasila sila ke-3 ini. Tengoklah isi Alquran
QS 60:1

Terjemahan Indonesia :
[60:1]. Hai
orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu
menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka

(berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya
mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka
mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah,
Rabbmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad pada jalan-Ku dan
mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu
memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka,
karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan
dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang
melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang
lurus.

Dan ajaran Alquran di atas ditegaskan kembali pelaksanaan lapangannya di Hadist Sahih Muslim:
"Jangan
kalian memulai mengucapkan salam kepada Yahudi dan Nashrani. Apabila
kalian bertemu dengan mereka di jalan, maka desaklah mereka sampai ke
tempat yang sempit
" (HR. Muslim)

Sangat kelihatan bahwa
muslim dicekoki cara hidup yang tidak punya itikad baik kepada suatu
kaum. Contoh di sini adalah Yahudi dan Nashrani. Seharusnya sebuah ajaran baik mengajarkan SECARA PRO-AKTIF dan BERINISIATIF menyapa orang lain.
Ajaran Islam bukan untuk mempererat persaudaraan antar warga negara
Indonesia tetapi untuk menyudutkan orang lain sehingga persatuan itu
tidak bisa dicapai.

Bagaimana seorang muslim dapat mengamalkan
Islam dan Pancasila dengan bersamaan? Tidak akan bisa. Selama ia
mengamalkan Islam secara menyeluruh, ia tidak akan bisa mengamalkan
persatuan Indonesia. Islam menjadi inspirator pemecah Indonesia.

Anda
seorang yang harus menjalankan hukum Allah SWT atau harus nasionalis
cinta Indonesia? Jika anda mengamalkan Islam, anda harus bertempur
dengan Pancasila sila ke-3 ini.

Inilah dilema seorang muslim:
* Taat = Tidak Nasionalis
* Tidak mengamalkan ajaran Islam (Berusaha Nasionalis) = Munafik


BAGIAN KEEMPAT
"Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan"

Sila ke-4 Pancasila dimaksudkan sebagai landasan persamaan hak bangsa Indonesia dan semangat demokrasi.

Pasal yang mengatur pelaksanaan Pancasila sila ke-4 ini terlihat pada:
Pasal 27
(1)
Segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan
dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada
kecualinya.

Pasal 28
Kemerdekaan
berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan
dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.

Indonesia harus menjunjung sila ke-4 ini dimana demokrasi ditegakkan! Namun, Islamlah sumber penghalang penegakan Pancasila.

Terjemahan Indonesia:
[60:4] Sesungguhnya telah ada
suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang
bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka : "Sesungguhnya
kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah
selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan
kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman
kepada Allah saja
. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya:
Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat
menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah". (Ibrahim berkata): "Ya
Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada
Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali.

Bagaimana
mungkin Islam mampu menjunjung demokrasi jika untuk bersatu dengan
orang-orang diluar Islam saja tidak bisa dilakukannya. Islam adalah
agama gila! Ide menjayakan agama ini adalah ide bagi orang yang sakit
jiwa.

Islam tidak mungkin menerapkan demokrasi karena perintah berperang oleh Allah SWT pada Islam SAMPAI non Islam membayar Jizyah:

Terjemahan Indonesia:
[9:29] Perangilah
orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari
kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah
dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah),
(yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka
membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

Jadi bagaimana?

Anda
seorang yang harus menjalankan hukum Allah SWT atau harus nasionalis
cinta Indonesia? Jika anda mengamalkan Islam, anda harus bertempur
dengan Pancasila sila ke-4 ini.

Inilah dilema seorang muslim:
* Taat = Tidak Nasionalis
* Tidak mengamalkan ajaran Islam (Berusaha Nasionalis) = Munafik


BAGIAN KELIMA
"Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia"

Keadilan harus ditegakkan di Indonesia agar semua warga negara Indonesia mendapat perlakuan tidak sewenang-wenang.

Bagaimana
Islam mau memberlakukan keadilan terhadap semua rakyat Indonesia kalau
keadilan gender tidak ditegakkan dalam Islam. Ternyata ditemukan
diskriminasi dan tindak ketidakadilan dalam gender. Islam diskriminasi
wanita

1. Pria boleh poligami, wanita tidak boleh poliandri
Dasar poligami Islam:

[4:3] Dan
jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak)
perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah
wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat.

Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah)
seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu
adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

Pria muslim boleh
mengawini beberapa istri sampai batas maksimal 4 orang. Boleh juga
setubuhi budak-budak. Tetapi dalam alquran yang sama tidak diatur bahwa
jika wanita mampu berlaku adil, ia boleh mengawini beberapa pria batas
maksimal 4 orang.

2. Wanita boleh diceraikan paksa (SKAK MAT) dengan talak 3 sedangkan wanita tidak boleh mencerai paksa suaminya.
Inilah dasar talak (menceraikan) terhadap istri oleh suami:

Terjemahan Indonesia:
[2:230]
Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka
perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga dia kawin dengan suami
yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak
ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin
kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum
Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau)
mengetahui.

Tidak ditemukan hukum talak terhadap suami oleh istri dalam Islam.

3. Wanita boleh dipukul pria, tidak ditemukan ajaran bahwa wanita boleh memukul suaminya.

Dasar-dasar pria boleh memukul wanita:
fa'izhuuhunna wauhjuruuhunna fii almadaaji'i
waidhribuuhunna fa-in atha'nakum falaa tabghuu 'alayhinna sabiilan inna
allaaha kaana 'aliyyan kabiiraan

Terjemahan Indonesia:
[4:34].
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah
telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain
(wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari
harta mereka. Sebab itu maka Wanita yang saleh, ialah yang taat kepada
Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah
telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan
nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan PUKULLAH mereka. Kemudian jika
mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk
menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Sedangkan
untuk suami yang mabuk-mabukan, judi, dan tidak mau mendengar nasihat
istri; tidak ada hukum Islam yang memperbolehkan Istri memukul suaminya.

Sebagai tambahan:
Di
akhirat, pria muslim yang taat akan dihadiahi 72 bidadari sedangkan
untuk wanita tidak dijanjikan demikian. Muslim seringkali mengelak jika
dibuka matanya atas umbar seks di surganya muslim. Mereka mengatakan
bahwa itu hanya karangan kafir, hadist tidak sahih, dan tidak ada ayat
di alquran.

Tetapi hari ini saya tunjukkan ayat alquran dimana menjadi pedoman atas Hadist Sahih yang berlaku:

Terjemahan Indonesia:
[55:56]
Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan
pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka
(penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula
oleh jin.

DAN LAGI.............

[52:20]
mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan
mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.

Kalau anda membacanya dari 52:17-20

17. Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam surga dan kenimatan, (QS. 52:17)
18.
mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Rabb
mereka; dan Rabb mereka memelihara mereka dari azab neraka. (QS. 52:18)
19. Dikatakan kepada mereka): Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan, (QS. 52:19)
20.
mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami nikahkan
mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. (QS. 52:20)

Apakah anda mengerti?
Inilah
janji Allah SWT bagi orang-orang yang masuk surga karena bertaqwa (17)
dimana mereka akan diberi kenikmatan-kenikmatan termasuk dikawinkan
dengan bidadari (18-20).

Carilah ayat Alquran apakah akan diberikan kenikmatan-kenikmatan setara oleh Allah SWT kepada wanita bertaqwa? TIDAK!

Jelaslah Islam mengajarkan diskriminasi terhadap wanita, termasuk DISKRIMINASI TERHADAP WANITA ISLAM.

Bagaimana
muslim mau mengamalkan KEADILAN SOSIAL PANCASILA kalau diri mereka saja
tidak adil memperlakukan sesamanya (Diskriminasi Gender)?

Jadi bagaimana?

Anda
seorang yang harus menjalankan hukum Allah SWT atau harus nasionalis
cinta Indonesia? Jika anda mengamalkan Islam, anda harus bertempur
dengan Pancasila sila ke-5 ini.

Inilah dilema seorang muslim:
* Taat = Tidak Nasionalis
* Tidak mengamalkan ajaran Islam (Berusaha Nasionalis) = Munafik


PENUTUP

Dari
penjabaran di atas, ada perbedaan kontras antara dasar negara yang kita
cintai dengan agama Islam. Seorang pemeluk agama Islam yang seharusnya
mengamalkan ajaran agamanya harus mengalami pertentangan hati. Inilah
dilema muslim.

Mungkin seorang muslim akan mengatakan:
Saya
akan menjadi seorang Indonesia yang Nasionalis dan mengamalkan ayat-ayat
alquran yang lain saja (menutup mata terhadap ayat-ayat yang
bertentangan dengan Pancasila).

Ini tanda-tanda anda bukan Islam
murni. Anda memeluk Islam tetapi milih-milih ayat untuk diamalkan dalam
hidup. Bisa dikatakan anda ini setengah Islam setengah kafir. Jiwa anda
dibelenggu Islam tetapi anda tidak mau mengakui keberadaan dan
pelaksanaan ayat-ayat yang bertentangan dengan Pancasila.

Sudah seharusnya seorang pemeluk agama mengamalkan ajaran agamanya 100% bukan milih-milih.

Pertanyaan saya sudah saya tanyakan 5 kali.

Jadi bagaimana?

Anda
seorang yang harus menjalankan hukum Allah SWT atau harus nasionalis
cinta Indonesia? Jika anda mengamalkan Islam, anda harus bertempur
dengan Pancasila sila dari sila pertama sampai sila kelima.

Inilah dilema seorang muslim:
* Taat = Tidak Nasionalis
* Tidak mengamalkan ajaran Islam (Berusaha Nasionalis) = Munafik

Ada SOLUSI yang bisa menjadi pilihan, yaitu:
1. Hancurkan Pancasila dan dirikan negara Islam agar anda bisa mengamalkan Islam secara penuh.

2. Pergi saja ke Arab! "Syuh..Syuh...! Jauh-jauh sana ke Arab"
Anda tidak boleh berada di negara Pancasila dan Negara demokrasi.

Sebagai tambahan bahwa Indonesia bukan negara Islam.
"Hindu
dan Buddha telah dibawa ke Indonesia sekitar abad kedua dan abad
keempat Masehi ketika pedagang dari India datang ke Sumatera, Jawa dan
Sulawesi, membawa agama mereka.
Hindu mulai berkembang di pulau Jawa
pada abad kelima Masehi dengan kasta Brahmana yang memuja Siva. Pedagang
juga mengembangkan ajaran Buddha pada abad berikut lebih lanjut dan
sejumlah ajaran Buddha dan Hindu telah mempengaruhi kerajaan-kerajaan
kaya, seperti Kutai, Sriwijaya, Majapahit dan Sailendra.
Sebuah candi
Buddha terbesar di dunia, Borobudur, telah dibangun oleh Kerajaan
Sailendra pada waktu yang sama, begitu pula dengan candi Hindu,
Prambanan juga dibangun. Puncak kejayaan Hindu-Jawa, Kerajaan Majapahit,
terjadi pada abad ke-14 M, yang juga menjadi zaman keemasan dalam
sejarah Indonesia.
Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-14 M.
Berasal dari Gujarat, India, Islam menyebar sampai pantai barat Sumatera
dan kemudian berkembang ke timur pulau Jawa. Pada periode ini terdapat
beberapa kerajaan Islam, yaitu kerajaan Demak, Pajang, Mataram dan
Banten. Pada akhir abad ke-15 M, 20 kerajaan Islam telah dibentuk,
mencerminkan dominasi Islam di Indonesia."


Sejarah
Indonesia menunjukkan bahwa Islam adalah agama pendatang. Sebelum Islam
masuk ke Indonesia, Hindu dan Buddha telah ada! Jadi jangan
ngelunjak!!! Indonesia bukan negara Islam.


3. Kalau
muslim tidak mau ngungsi ke Arab dan tetap tinggal di Indonesia, lebih
baik anda MURTAD saja! Tinggalkan agama setan itu dan jadilah Nasionalis
Indonesia yang saling menghargai, tidak memusuhi agama-agama lain.
Karena Islam hanya sebuah VIRUS di Indonesia.

AIR

sai_baba
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Posts : 70
Join date : 09.12.11
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down


Re: DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by abu hanan on Mon Aug 27, 2012 11:43 am

@bimasakti wrote:
1.Ketuhanan YME
Non Muslim adalah Kafir tetapih kafirin tetap diperbolehkan menjalankan ibadah tanpah gangguan.
Jikah adah gangguan/teror darih muslim makah kesalahan adah padah pribadih muslim.
teror dari musim pada tempat ibadah kafir datang karena dorongan dari ajaran islam..
islam benci kafir dsb..kafir masuk neraka..islam satu2nya agama yg diridhoi aulloh..dorongan membenci yahudi dan nasrani..dll
gak ada gereja bisa bebas dinegara islam..
http://awie-doank.blogspot.com/2008/03/gereja-menjamur-di-negara-negara-teluk.html
Di Oman, tiga gereja yang berlokasi di Muscat, Sohar dan Salalah, malah dibangun atas donasi Sultan Oman, Sultan Qaboos. Menurut Sultan Qaboos, toleransi antar umat beragama sudah menjadi tradisi yang sejak lama hidup di Oman. Alasan toleransi antar umat bergama, menjadi alasan utama pemerintah negara-negara Teluk mengizinkan pembangunan gereja. Satu hal yang patut dibanggakan dari negara-negara Muslim, yang begitu toleran dengan penganut agama lain sementara umat Islam yang tinggal di negara-negara Barat masih mendapatkan perlakuan yang diskriminatif dan jauh dari sikap toleransi.



untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by bimasakti on Mon Aug 27, 2012 11:57 am

@atas..
diindo saja yg bukan negara islam ratusan gereja diBOM...oleh islam
berdirinya gereja dinegara muslim BUKAN tanda bhw islam itu toleransi pada kristen..tp itu hanya tanda masih byk muslim yg mengabaikan
ajaran islam yg fanatik..tidak mentaati ajaran islam yg anti yahudi dan kristen.

bimasakti
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 320
Kepercayaan : Lain-lain
Location : jakarta
Join date : 07.06.12
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by abu hanan on Mon Aug 27, 2012 12:07 pm

@bimasakti wrote:@atas..
diindo saja yg bukan negara islam ratusan gereja diBOM...oleh islam
berdirinya gereja dinegara muslim BUKAN tanda bhw islam itu toleransi pada kristen..tp itu hanya tanda masih byk muslim yg mengabaikan
ajaran islam yg fanatik..tidak mentaati ajaran islam yg anti yahudi dan kristen.
yg konsisten baba...dari negara islam eh lari ke endonesah...
@bimasakti wrote:gak ada gereja bisa bebas dinegara islam..

hahaha..islam yg fanatik tuh kayak apa seh bos??




untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by dee-nee on Mon Aug 27, 2012 2:52 pm

bimasakti dan saibaba itu sama ya ternyata ??
ya deh panggil baba aja sekarang :)
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by emulio on Wed Sep 26, 2012 8:58 pm

Yang namanya poligami udah salah, karena gak adil buat si istri.

Coba kamu yang dipoligami. Aturan sebaik apapun sebenarnya istri itu tetep sakit hati.

emulio
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 35
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta
Join date : 26.09.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by frontline defender on Wed Sep 26, 2012 10:19 pm

@emulio wrote:Yang namanya poligami udah salah, karena gak adil buat si istri.

Coba kamu yang dipoligami. Aturan sebaik apapun sebenarnya istri itu tetep sakit hati.
poligami ada di UU Perkawinan, dan yang namanya UU, sudah pasti batal kalau bertentangan dengan Pancasila!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by emulio on Wed Sep 26, 2012 10:36 pm

Saya tidak tahu ada UU yang mensahkan poligami.
Apa poliandri juga sah kalau begitu? Bila tidak, berarti masih tidak adil buat si wanita.

emulio
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 35
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta
Join date : 26.09.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by ssszzzhhm on Thu Sep 27, 2012 2:17 pm

joged
@emulio wrote:Saya tidak tahu ada UU yang mensahkan poligami.
Apa poliandri juga sah kalau begitu? Bila tidak, berarti masih tidak adil buat si wanita.

ssszzzhhm
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 3
Location : surabaya
Join date : 27.09.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by ssszzzhhm on Thu Sep 27, 2012 2:19 pm

@frontline defender wrote:
@emulio wrote:Yang namanya poligami udah salah, karena gak adil buat si istri.

Coba kamu yang dipoligami. Aturan sebaik apapun sebenarnya istri itu tetep sakit hati.
poligami ada di UU Perkawinan, dan yang namanya UU, sudah pasti batal kalau bertentangan dengan Pancasila!
kaget

ssszzzhhm
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 3
Location : surabaya
Join date : 27.09.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: DILEMA muslim Indonesia: Pancasila vs Islam

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 4 dari 4 Previous  1, 2, 3, 4

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik