FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Kenapa Jalur Gerhana Matahari Melengkung

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Kenapa Jalur Gerhana Matahari Melengkung

Post by dade on Sun Mar 06, 2016 8:43 am

Kenapa Jalur Gerhana Matahari Melengkung




Kemudian itu perhatikanlah pula daerah Umbra yang ditimbulkan gerhana Surya total yaitu daerah gelap sewaktu gerhana itu berlaku. Kalau benar pendapat Barat tentang posisi Bumi dalam orbit nya senantiasa dalam garis ekliptik, tentulah daerah Umbra itu berbentuk GARIS LURUS dari barat ke timur, tetapi kenyataannya melengkung ke UTARA atau ke SELATAN sesuai dengan gerak lenggang Bumi ke selatan dan ke utara garis ekliptik tersebut.
Tentang ini para sarjana barat tidak mungkin memberikan keterangan tentang alasan dan penyebab, sebagaimana mereka juga tidak menerangkan kenapa BULAN yang mengorbit keliling Bumi tidak selalu tepat di ATAS garis ekuator Bumi, tetapi terdorong ke UTARA dan ke SELATAN.

Kalau Bumi dikatakan mengorbit selalu dalam garis-garis ekliptik tentulah juga Bulan selalu berada di atas garis ekuator keliling Bumi.

Mengenai gerhana Surya penuh, The Book of PopuIar Science jilid 3 halaman 130 menerangkan antara lain maksudnya, bahwa:

a. Jarak Bulan dari Bumi rata-rata 239.000 mil, paling dekat 221.500 mil ketika mana dapat berlaku gerhana penuh, dan paling jauh 252.000 mil.

b. Gerhana total menyebabkan adanya Umbra yaitu daerah gelap penuh, dan gerhana partial menyebabkan adanya Penumbra yaitu daerah agak gelap.

c. Gerhana total selalu dimulai dengan gerhana partial dan disudahi juga dengan gerhana partial.

d. Penumbra dan Umbra itu bergerak dari barat ke arah timur permukaan Bumi dengan kecepatan melebihi 1.000 mil perjam.

e. Umbra ada sekira 167 mil diameter dan bergerak ke timur selama 7 ½ menit, didahului sekira 2.500 mil penumbra dan diakhiri dengan 2.500 mil penumbra.


Gerhana total hanya dapat berlaku pada waktu menjelang hilal Bulan atau pada tanggal 1 hari bulan Qamariah. Berdasarkan alinea a dan f di atas ini dapatlah diketahui bahwa Perihelion orbit Bulan berlaku pada setiap tanggal 1 hari bulan Qamariah , waktu mana Surya, Bulan dan Bumi berada dalam satu garis lurus, tetapi karena Bulan dan Bumi terdorong ke utara dan ke selatan sewaktu mengorbit, maka gerhana Surya TIDAK berlaku pada setiap tanggal 1 bulan itu. Lenggang Bumi tersebut dapat dibuktikan dari gambar daerah yang dilalui Umbra yang tidak dibicarakan dalam The Book of Popular Science tentang alasan dan penyebabnya:



Pada gambar di atas ini terdapat empat kali gerhana Surya total yang berlaku pada tanggal dan tahun yang berbeda.
Keempatnya tampak membentuk jalur gelap dari BARAT arah ke TIMUR dan kemudian membelok ke UTARA atau ke SELATAN. Keadaan pembelokan demikian harus mempunyai alasan dan salah satu cara untuk mendapatkannya hanyalah dengan menganalisa Ayat Suci Alquran.

Kita sudah mengetahui bahwa mulai tanggal 22 Desember setiap tahun, Surya tampak bergerak ke arah UTARA, Padahal yang kejadian ialah Bumi kita sendiri yang bergerak arah ke selatan. lngatlah, Surya adalah pusat orbit yang dikitari oleh sepuluh planet termasuk Bumi ini. Demikian pula mulai tanggal 21 Juni Surya tampak bergerak arah ke SELATAN, padahal Bumi kita yang bergerak ke utara.

Maka gerhana total yang berlaku pada tanggal 10 Juli 1972 dan tanggal 31 Juli 1981 sebagai tercantum pada gambar no. 5 ternyata membuat lajur Umbra yang MELENGKUNG ke SELATAN. Yang demikian berarti bahwa waktu itu Bumi sedang bergerak ke arah utara hingga bayangan Bulan tampak membelok ke selatan. Demikian pula yang berlaku pada tanggal 7 Maret 1970 dan 26 Maret 1979. Ketika itu Bumi sedang bergerak ke arah SELATAN maka bayangan Bulan tampak membelok ke utara.

Hal begitu tentulah menjadi masalah besar bagi ilmu astronomi, tetapi The Book of Popular Science tidak memperbincangkannya, tentang mana kita merasa bahwa penulisnya kelupaan atau belum mempunyai bahan analisa berdasarkan teori tentang orbit Bumi yang dianut.
Namun jalur Umbra gerhana total tersebut adalah satu di antara sekian banyak bukti yang menerangkan bumi terdorong ke SELATAN dan ke UTARA garis ekliptik dalam orbitnya kini. Demikian pula yang berlaku pada planet-planet lain dalam daerah Tatasurya kita.



Sesungguhnya besar sekali nilai ilmu tentang astronomi yang terkandung dalam beberapa Ayat Alquran, tetapi sayang, selama beberapa abad hanya disenandungkan tanpa penganalisan, dan kalau astronom Barat memakainya sebagai dasar perhitungan, akan meningkatlah pengetahuan mereka dengan cepat sekali.

Antara lain Ayat-ayat Suci bermakna sebagai berikut:

وَعَلامَاتٍ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ
16/16. Dan kompas, dan dengan bintang (surya) itu
mereka mendapat petunjuk.


أَوَ لَمْ يَرَوْاْ إِلَى مَا خَلَقَ اللّهُ
مِن شَيْءٍ يَتَفَيَّأُ ظِلاَلُهُ عَنِ الْيَمِينِ وَالْشَّمَآئِلِ سُجَّداً لِلّهِ وَهُمْ دَاخِرُونَ

16/48. Tidakkah mereka melihat kepada apa yang ALLAH ciptakan dari sesuatu?
Planet-planetnya (yang melakukan transit) melenggang dari selatan dan utara
bersujud bagi ALLAH dan semuanya patuh.


وَجَعَلْنَا فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ
أَن تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجاً سُبُلاً لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

21/31. Dan KAMI jadikan di bumi batang magnet untuk
memberi kekuatan pada mereka, dan KAMI jadikan padanya
garis orbit zigzag semoga mereka mendapat petunjuk.


أَلَمْ تَرَ إِلَى رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ الظِّلَّ
وَلَوْ شَاء لَجَعَلَهُ سَاكِناً ثُمَّ جَعَلْنَا الشَّمْسَ عَلَيْهِ دَلِيلاً

25/45. Tidakkah engkau perhatikan betapa TUHAN mu memperganda (planet) yang melindungi?
Kalau DIA menghendaki, DIA akan menjadikannya diam, kemudian KAMI
jadikan (bintik-bintik di) surya keterangan atasnya.


وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ بِسَاطاً
71/19. Dan ALLAH menjadikan untukmu bumi itu
TERULUR (keluar garis ekliptik).


لِتَسْلُكُوا مِنْهَا سُبُلاً فِجَاجاً
71/20. Agar kamu tempati daripadanya
garis orbit yang ZIGZAG.


Jika digambarkan Surya sebagai suatu titik segitiga dan kutub magnet selatan dan utara Bumi menjadi dua sudut lainnya, sebagai tercantum pada gambar no. 2, maka terbentuklah segitiga samakaki yang selamanya berlaku dalam tarik-menarik antara Surya dengan bumi. Hal inilah yang dimaksud pada Ayat 16/16. Itulah yang dimaksud dengan petunjuk pada akhir Ayat Suci itu dan pada Ayat 21/31.
Hubungan yang berbentuk segitiga samakaki tersebut tetap berlaku walaupun Bumi terdorong ke selatan dan ke utara garis EKLIPTIK.


Keadaannya sebagai berikut:



Pada Encyclopedia Americana 1975 buku 9 halaman 588 termuat keterangan yang artinya antara lain, bahwa tahun itu ternyata deklinasi rotasi Bumi 23°27’ dari garis ekliptik, dan penyimpangan demikian terus berkurang 0°75’ setiap 100 tahun, karena itu praktislah daerah kutub akan jadi SEMAKN LUAS.
Jika keterangan ini diambil menjadi dasar perkiraan maka nantinya, sesudah 1.125 abad, penyimpangan tadi akan habis sama sekali. Surya akan selalu berada tepat pada garis ekuator keliling Bumi, akan tiadalah pergantian musim dan berulanglah kembali pemakaian manusia purbakala tentang penanggalan.

Tetapi anehnya, buku itu tidak menerangkan sudah berapa lama deklinasi itu berlaku, berapa derajat dulunya, dan kenapa senantiasa berkurang setiap abad.



Pada hakekatnya, BUKANLAH Bumi berdeklinasi terhadap garis ekliptik, tetapi terdorong ke utara dan ke selatan, dan pengurangan 0°75’ setiap abad itu bukanlah pengurangan deklinasi tetapi pengurangan lenggang Bumi yang otomatis mengurangi waktu pergantian musim serta memperluas daerah kutub.
Untuk ini perhatikanlah kembali catatan dari Bussiness Times.

Pengurangan waktu pergantian musim dan perluasan daerah kutub demikian sudah menjadi ketetapan ALLAH sesuai dengan geologi termuat pada Ayat Suci yang artinya:

أَوَلَمْ يَرَوْاْ أَنَّا نَأْتِي الأَرْضَ نَنقُصُهَا
مِنْ أَطْرَافِهَا وَاللّهُ يَحْكُمُ لاَ مُعَقِّبَ لِحُكْمِهِ وَهُوَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

13/41. Tidakkah mereka perhatikan bahwa KAMI mendatangi bumi,
KAMI kurangi dia dari ujung-ujungnya (kutub-kutubnya)? Dan ALLAH memberi hukum,
tiada pemberi resiko bagi hukum NYA dan DIA cepat dalam perhitungan.


بَلْ مَتَّعْنَا هَؤُلَاء وَآبَاءهُمْ حَتَّى طَالَ عَلَيْهِمُ
الْعُمُرُ أَفَلَا يَرَوْنَ أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا أَفَهُمُ الْغَالِبُونَ

21/44. Malah KAMI beri kelengkapan orang-orang ini dan bapak-bapaknya
hingga panjang umur atas mereka. Tidakkah mereka perhatikan bahwa KAMI mendatangi bumi,
KAMI KURANGI dia dari ujung-ujungnya (kutub-kutubnya)?  Apakah mereka orang-orang menang?


وَآيَةٌ لَّهُمْ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظْلِمُونَ
36/37. Dan pertanda bagi mereka malam, KAMI hilangkan daripadanya
(bumi itu) siang, ketika itu mereka kegelapan.


وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
36/38. Dan Surya bergerak untuk yang ditentukan baginya (kegelapan)
itulah ketentuan Yang Mulia Mengetahui.



Kini Surya tampaknya telah mengurangi geraknya arah ke utara dan ke selatan, MEMPERLUAS daerah kutub-kutub dan memperpendek waktu musim, tetapi yang perlu diketahui juga ialah bahwa dengan itu bencana alam yang ditimbulkan oleh pembesaran radiasi Surya menjadi SEMAKIN BANYAK (GLOBAL WARMING/ Climate Change), melebihi kejadian pada abad-abad yang lampau.


Bukti lain yang dapat disajikan di sini bagi zigzag lenggang Bumi hingga terwujudnya pergartian musim ialah gerak edaran SUNSPOTS atau bintik-bintik di permukaan Surya, semuanya bergerak arah ke selatan dan ke utara sembari beredar keliling Surya sesuai dengan gerak orbit planet-planet dalam Tatasurya kita. Kita mengetahui bahwa antara planet-planet dan Surya berlaku saling bertarikan, begitu pula antara Bulan dengan Bumi. Jika yang terakhir ini menimbulkan pasang naik dan surut di lautan, maka hubungan planet-planet dengan Surya menimbulkan bintik-bintik atau Sunspots yaitu bagian-bagian permukaan Surya yang melambung tinggi hingga puncak apinya agak meredup dan tampaknya agak gelap.



Jadi dengan gerak edaran Sunspots demikian dapatlah diketahui aktifitas radiasi Surya yang sampai ke Bumi di mana perubahan cuaca berlaku atau mungkin pula gempa dan letusan gunung.



Dan dengan itu juga jelaslah bahwa Bumi bersama planet lain senantiasa melenggang dari garis ekliptik sewaktu mengorbit keliling Surya. Kalau misalnya Bumi dan planet-planet itu selalu dalam garis ekliptik maka Sunspots tadi tidak akan ikut melenggang tetapi akan selalu pula berada pada ekuator permukaan Surya.
avatar
dade
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 40
Posts : 207
Location : bEkAsi
Join date : 04.03.12
Reputation : 11

http://myquran.org

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kenapa Jalur Gerhana Matahari Melengkung

Post by dade on Sun Mar 06, 2016 3:04 pm



CINCIN MATAHARI (CORONA)




Bukanlah pula corona Surya yang pada Ayat 76/13 disebut dengan "zamhariir" sempat mencapai planet Mercury,
tetapi memang gravitasi Surya, sinar, dan radiasi magnetnya mencapai semua planet dalam daerah Tatasurya ini,
sebagaimana gravitasi Bumi mencapai Bulan.





ZAMHARIIR زَمْهَرِيْرُ
Corona. 76/13 yaitu sinar cemerlang keliling bulatan Surya. Keadaannya sama dengan lapisan bunga mawar yang berkembang dan karenanya juga istilah itu sehubungan dengan ZAHRAH tercantum pada 20/131.


مُّتَّكِـِٔينَ فِيہَا عَلَى ٱلۡأَرَآٮِٕكِ*ۖ لَا يَرَوۡنَ فِيہَا شَمۡسً۬ا وَلَا زَمۡهَرِيرً۬ا
76/13. Di sana mereka bersenang-senang di atas singgasana, tidak mereka
lihat surya di sana, juga tidak corona.



Jadi pendapat tentang Surya demikian harus dikoreksi seteliti mungkin, karena bukan saja berlawanan dengan ajaran Islam dan menjuruskan orang kepada naturalis atheism tetapi juga bertantangan dengan capaian logika wajar.

Jadi sinar atau panas yang sampai pada kita dari surya adalah SINAR LISTRIK yang TAKKAN PERNAH HABIS untuk SELAMANYA. Karenanya, tidaklah akan kita dapati udara di permukaan surya sebagai pernah dikatakan orang selama ini.

Maka benarlah keterangan ayat 24/35 yang menyatakan planet-planet tak pernah dijamah api dari surya.

ٱللَّهُ نُورُ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ
وَٱلۡأَرۡضِ*ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ
كَمِشۡكَوٰةٍ۬ فِيہَا مِصۡبَاحٌ*ۖ ٱلۡمِصۡبَاحُ
فِى زُجَاجَةٍ*ۖ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّہَا كَوۡكَبٌ۬ دُرِّىٌّ۬
يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ۬ مُّبَـٰرَڪَةٍ۬ زَيۡتُونَةٍ۬ لَّا شَرۡقِيَّةٍ۬ وَلَا غَرۡبِيَّةٍ۬
يَكَادُ زَيۡتُہَا يُضِىٓءُ وَلَوۡ لَمۡ تَمۡسَسۡهُ نَارٌ۬*ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ۬*ۗ يَہۡدِى
ٱللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُ*ۚ وَيَضۡرِبُ ٱللَّهُ ٱلۡأَمۡثَـٰلَ لِلنَّاسِ*ۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىۡءٍ عَلِيمٌ۬

24/35. Kepunyaan Allah tatasurya planet-planet dan bumi. Perumpamaan tatasurya-Nya
seperti ruang didalamnya pelita. Pelita itu dalam kaca . Kaca itu seolah-olahnya planet beriringan
dinyalakan dari pertumbuhan yang diberkahi beratmosfer tidak saja di timur dan tidak saja di barat.
Hampir saja atmosfernya menyala walaupun tidak disentuh api. Tatasurya di atas tatasurya.
Allah menunjuki orang yang Dia kehendaki bagi tatasurya-Nya . Dan Allah mencontohkan
permisalan itu bagi manusia dan Allah mengetahui tiap sesuatu.





Karena api surya itu api listrik maka dia tidak membutuhkan bahan bakar seperti selama ini dikatakan berbentuk pembakaran hydrogen hingga helium jadi tertimbun dalam tubuhnya.
Dengan api listrik itu juga maka bukanlah surya pernah berkurang beratnya, dan bukanlah surya itu membuang partikel yang ada padanya.



Akhirnya benarlah angkasa luas itu kosong hampa dari segala macam partikel yang datang dari surya begitupun dari bintang-bintang lain.

Maka respon dari pendapat kita ini ialah terbukanya kesempatan baru bagi penduduk bumi untuk mendapakan energi sangat besar yaitu menghubungkan kutub-kutub bumi dengan alat tertentu, karena memang bumi ini adalah DYNAMO RAKSASA yang senantiasa menghasilkan listrik.





avatar
dade
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 40
Posts : 207
Location : bEkAsi
Join date : 04.03.12
Reputation : 11

http://myquran.org

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kenapa Jalur Gerhana Matahari Melengkung

Post by njlajahweb on Wed Aug 30, 2017 12:48 pm

sekilasInfo untuk post #1

16/16. Dan kompas, dan dengan bintang (surya) itu 
mereka mendapat petunjuk.

Qs 16:16  dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk.

---
16/48. Tidakkah mereka melihat kepada apa yang ALLAH ciptakan dari sesuatu? 
Planet-planetnya (yang melakukan transit) melenggang dari selatan dan utara 
bersujud bagi ALLAH dan semuanya patuh.

Qs 16:48  Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka berendah diri?

---
21/31. Dan KAMI jadikan di bumi batang magnet untuk 
memberi kekuatan pada mereka, dan KAMI jadikan padanya 
garis orbit zigzag semoga mereka mendapat petunjuk.

Qs 21:31  Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.

---
25/45. Tidakkah engkau perhatikan betapa TUHAN mu memperganda (planet) yang melindungi? 
Kalau DIA menghendaki, DIA akan menjadikannya diam, kemudian KAMI 
jadikan (bintik-bintik di) surya keterangan atasnya.

Qs 25:45  Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu,

---
71/19. Dan ALLAH menjadikan untukmu bumi itu 
TERULUR (keluar garis ekliptik).

Qs 71:19  Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,


71/20. Agar kamu tempati daripadanya 
garis orbit yang ZIGZAG.

Qs 71: 20  supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu".


---
13/41. Tidakkah mereka perhatikan bahwa KAMI mendatangi bumi, 
KAMI kurangi dia dari ujung-ujungnya (kutub-kutubnya)? Dan ALLAH memberi hukum, 
tiada pemberi resiko bagi hukum NYA dan DIA cepat dalam perhitungan.

Qs 13:41  Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dialah Yang Maha cepat hisab-Nya.

---
21/44. Malah KAMI beri kelengkapan orang-orang ini dan bapak-bapaknya 
hingga panjang umur atas mereka. Tidakkah mereka perhatikan bahwa KAMI mendatangi bumi, 
KAMI KURANGI dia dari ujung-ujungnya (kutub-kutubnya)?  Apakah mereka orang-orang menang?

Qs 21:44  Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi negeri (orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari segala penjurunya. Maka apakah mereka yang menang?

---

36/37. Dan pertanda bagi mereka malam, KAMI hilangkan daripadanya 
(bumi itu) siang, ketika itu mereka kegelapan.

Qs 36:37  Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.


36/38. Dan Surya bergerak untuk yang ditentukan baginya (kegelapan) 
itulah ketentuan Yang Mulia Mengetahui.

Qs 36:38  dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
avatar
njlajahweb
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8787
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kenapa Jalur Gerhana Matahari Melengkung

Post by njlajahweb on Wed Aug 30, 2017 12:53 pm

sekilasInfo untuk post #2

76/13. Di sana mereka bersenang-senang di atas singgasana, tidak mereka 
lihat surya di sana, juga tidak corona. 

Qs 76:13  di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan.

---
24/35. Kepunyaan Allah tatasurya planet-planet dan bumi. Perumpamaan tatasurya-Nya 
seperti ruang didalamnya pelita. Pelita itu dalam kaca . Kaca itu seolah-olahnya planet beriringan 
dinyalakan dari pertumbuhan yang diberkahi beratmosfer tidak saja di timur dan tidak saja di barat. 
Hampir saja atmosfernya menyala walaupun tidak disentuh api. Tatasurya di atas tatasurya. 
Allah menunjuki orang yang Dia kehendaki bagi tatasurya-Nya . Dan Allah mencontohkan 
permisalan itu bagi manusia dan Allah mengetahui tiap sesuatu. 

Qs 24:35  Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat( nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
avatar
njlajahweb
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8787
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kenapa Jalur Gerhana Matahari Melengkung

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik